
Seorang wanita sedang duduk dan asyik membolak-balikan kertas. Dia seperti orang kebingungan yang sedang memikirkan apa yang harus dia pilih. Dia asyik dengan kertas ditangannya itu, tanpa peduli orang sedang memperhatikannya.
Dia adalah Putri Zahira mahasiswa Fakultas Ekonomi semester terakhir. Zahira adalah seorang anak yatim piatu. Orang tuanya sudah lama meninggal saat dia masih berumur 5 tahun. Dia dibesarkan oleh adik ayahnya yang merupakan wali sah nya secara hukum. Tapi sayang nasibnya tak begitu beruntung, baik paman maupun bibinya yang sudah dia anggap sebagai orang tua sendiri hanya menganggap dia sebagai pembantu yang harus melakukan semua pekerjaan rumah.
Tapi zahira tidak pernah komplen dengan semua sikap mereka di tambah lagi dengan sepupu nya yang begitu sangat membencinya. Namanya laila. laila tak pernah suka dengan zahira karena tentang selalu membandingkannya dengan zahira. ditambah lagi zahira lebih cantik daripada dirinya. Sehingga apapun yang dulakukan zahira selalu salah di mata laila dan dia juga selalu menindasnya.
Namun zahira tidak mempermasalahkan semua perlakukan laila padanya. Bagi zahira dapat tinggal dirumah pamannya merupakan suatu berkah tersendiri karena dia tidak memiliki saudara lain selain mereka.
__ADS_1
Zahira adalah gadis yang cantik dan juga pintar. meskipun dia memiliki beban hidup yang begitu berat namun itu tidak memudarkan semangatnya untuk menempuh pendidikan. walaupun bibi bersama pamannya selalu mencemoohkannya dan tidak memperdulikan pendidikannya.
Kini zahira sedang disibukkan dengan tugas semester terakhir. Dia harus menyusun skripsi tepat waktu untuk dapat lulus sesuai keinginannya. Dia sibuk mencari revensi untuk judul skripsinya. Dia duduk di bangku taman belakang kampus dan sibuk membolak balikan kertas yang ada ditangannya.
"Hy Zahira" seru suara yang ada di belakangnya. dia menoleh kearah sumber suara itu. Ternyata Fera dan rahmi yang memanggilnya. Fera dan rahmi adalah sahabat zahira dari kecil. mereka tau semua tentang zahira karena dia menceritakan semua pada mereka.
" kek mana mau tau kami lewat... kalau yang di perhatiin kertas itu mulu.." sahut fera.
__ADS_1
"ngapain sih.. serius amat..." timpal rahmi yang cemprengnya luar biasa.
"ohhh ini... bahan untuk ajulan judul buat dosen nanti. kalian udah ada judul buat ajukan bahan skripsi.."tanya zahira
" Belum..."jawab mereka serentak.
" judulnya nanti aja di carai lagi... udah laper ne ke kantin yuk..." ajak fera yang dari tadi perutnya teris berbunyi minta untuk diisi. zahira hanya mengangguk. Dan mereka bertiga ke kantin sambil melempar canda masing masing
__ADS_1