KUGAPAI CINTAMU DALAM DOA

KUGAPAI CINTAMU DALAM DOA
Pertemuan dengan kakak senior


__ADS_3

Dikantin begitu ramai karena mereka ke kantin pas waktu istirahat. Jadi, semua mahasiswa berkumpul disana. bermacam tingkatan ada disana dan mereka sibuk dengan teman teman setingkatan mereka.


Mulai dari alumni, senior sampai pada junior berkumpul disana karena di kampus hanya ada satu kantin tempat nongkrong mahasiwa.


Walaupun hanya terdapat satu kantin namun lokasinya begitu luas dan bermacam menu disajikan disana.


Zahira mengambil tempat duduk paling pojok karena dia memang sangat suka bersandar ketika dia sedang lelah. Dia mulai mengenang masa-masa pertama masuk ke kampus ini.


Mengenang bagaimana perjuangannya sama teman-temannya mengikuti tes sampai lulus dan menjadi mahasiswa dikampus ini. Dia tidak menyangka bawa waktu begitu cepat berputar. Terasa baru kemarin dia melepas putih abu-abu dan kini dia akan menjadi sarjana.


Panggil fera membuyarkan lamunannya.


" Zahira... jangan gelamun. mau pesan apa kamu, sekalian aku ambilin.." seru fera dari jauh.


"aku pesan sama kayak kamu"jawab zahira.


"aku juga ya..." sambung rahmi


"iya bawel.... " jawab fera yang sedang menuju untuk memesan makan mereka.


fera kembali setelah memesan makanan. Dia duduk pas di depan zahira. karena fera anaknya kepo abis, tidak menunggu waktu lama dilangsung menanyakan perihal kenapa zahira melamun tadi dan tidak mendengar saat dia panggil.


"ra, kenapa kamu melamun tadi.. jangan sampai kesambet kamu. aku tinggalin kamu kalau sampai kek gitu hahaha..." tanya fera dengam ciri khas usilnya.


" siapa yang kesambet, aneh-aneh aja pikiran fer. Aku hanya mengenang masa lalu. Bentar lagi kita kan mau selesai karena inikan semester terakhir" jawab zahira.


" jadi memangnya kenapa" sambung rahmi.


"aku hanya teringat masa-masa yang telah kita lalui disini. rasa-rasanya aku sudah sangat rindu kampus ini. padahal kita masih kuliah. belum juga selesai" jawab zahira lagi.


" ya ampun zahira.... aku pikir ada masalah lagi dirumah, ternyata cuma itu doang. alah... kalau cuma itu doang gampang. nanti kita kan bisa ke kampus bareng-bareng jika kangen." jawab rahmi ceplas ceplos dengan suara


cemprengnya.

__ADS_1


"heemmmm kasian zahira....., lagi baper.... tu lihat alumni di depan kita itu, mereka bisa kan kumpul di kampus rame-rame, nanti kitakan juga bisa kayak gitu...." sambung fera menenangkan zahira yang lagi baperannya itu kambuh.


" iya tahu... cuma orang lagi baper. kan gak bisa nutupin...." jawab zahira sambil memanyun kan bibirnya.


" ya udah dari pada baper-baperan. tu abisin makannya udah datang" kata fera sambil mengambil mie goreng favorit mereka. mereka menyantap mie goreng dengan sangat lahap tanpa meninggalkan sisa dipiring sedikitpun. bagi mereka bertiga mie goreng dikampus selalu menjadi favorit.


"ayok ke perpustakaan, kita cari judul buat skripsi.." ajak zahira sambil bangun dari tempat duduk. Dia tak memperhatikan jalan sehingga dia menabrak orang yang ada di belakangnya.


" bruuuk" buku yang dibawa laki-laki itu terjatuh semua karena tersenggol lengan zahira. zahira yang merasa bersalah buru-buru memberesin buku tersebut.


"maaf, maaf, maaf,... aku gak lihat ada orang di belakang tadi..." kata zahira sambil mengembalikan buku pada lelaki tadi


"gak apa apa zahira... aku juga gak hati-hati jalannya tadi" jawab lelaki itu sambil menyunggingkan senyum manis di bibirnya dan memperlihatkan lesung pipinya....


" kak putra.... ya ampun kak.... ngapain kakak disini..." tanya zahira penasaran.


"hemm.. hemm... biasa aja kali... gak usah syok kayak gitu..." seru rahmi yang membuat zahira tersipu malu.


"apaan sih kamu mi... orang lama gak jumpa, kan wajar penasaran. lagian kak putra kan udah lama lulus.. iya kan kak...? sambung zahira membela diri.


"iya... aku kesini cuma iseng aja... kangen dah lama gak ke kampus." jawab putra


"ohhh iseeeng.... iseng apa iseng. kadang ada yang mau di isengin di sini" sambung rahmi sambil menggoda kakak seniornya itu.


" boleh juga tu idenya. kali aja ada yang mau aku isengin" sambung putra sambil ketawa dan matanya melirik ke zahira.


"cieeee... ternyata... hahahaha" sambung fera dan rahmi kompak. dan mereka berhasil membuat zahira salah tingkah.


"apaan sih kalian ne.... jadi ke perpustakaan gak. kalau gak jadi aku tinggalin" sambung zahira mengalihkan pembicaraan. Dia takut kalau makin lama disitu mukanya akan semakin memerah karena malu.


"jadilah... yok kak putra kita kesana" jawab fera sambil mengajak kakak seniornya.


"oh ea... aku kan mau antar buku ini tadi. hampir aja lupa" sambil berlalu mengikuti mereka dibelakang.

__ADS_1


Ruang perpustakaan tidak terlalu jaih dari kantin, sekitar 15 menit udah sampai. putra langsung meletakkan buku-buku yang dibawanya di atas meja penjaga. Karena buku tersebut belum ada nomornya karena masih baru.


Sedang zahira sama kedua sahabatnya sibuk mencari buku-buku untuk persiapan skripsi mereka.


"sudah dapat buku yang di cari" tanya putra pada zahira


"sudah kak. ne udah ada semua" jawab zahira


"kalian bagaimana, udah dapat juga ? kalau udah ayok aku antar pulang" sambung putra


"udah kak " jawab fera dan rahmi kompak.


Mereka pun meminjam buku yang telah mereka pilih. Dan mereka pun diantar oleh putra kembali kerumah. Namun zahira tidak langsung pulang melainkan dia ikut kerumah fera yang tidak jauh tinggalnya dari rumah pamannya.


Dia tidak mau sampai paman dan juga bibinya melihat dia di antar sama cowok. walaupun itu hanya teman kampusnya. karena dia tahu betul sifat mereka. karena dia pernah mengalaminya waktu sma.


Zahira pernah kena marah hanya karena di antar sama teman cowok satu sekolah. padahal pada saat itu zahira terpaksa pulang dengan dia karena memang mereka baru siap mengerjakan tugas kelompok.


Namun bibinya tidak peduli. dia tetap marahi zahira karena bikin malu katanya. padahal itu hanya alasan buat di bisa marah- marah sam zahira.


Mobil putra pun berhenti di depan rumah fera. zahira turun disana bersama fera sedangkan rahmi tadi sudah dijemput sama bapaknya.


"makasih kak putra ea.... sudah mau antarin kami" kata fera


"sama-sama. zahira gak mau aku antat sampai rumah" tanya putra


"gak usah kak" jawab zahira


"kami masih mau belajar kak. cari judul buat skripsi" sambung fera


" ya udahlah, saya pergi dulu ya..." kata putra


Putra melajukan mobilnya hingga menghilang diujung tekongan. zahira dan fera hanya menatap mobil itu kemudian mereka berlalu masuk kerumah.

__ADS_1


__ADS_2