KUPILIH KAU DIANTARA YANG LAINNYA

KUPILIH KAU DIANTARA YANG LAINNYA
05.kepagian


__ADS_3

'astaga!pasti tas gue ketinggalan di mobil tadi, keterlaluan banget tu driver,terus gimana cara bayarnya orang duit gue di tas semua'batinnya,


kemudian dia melihat ke sakunya karna kemungkinan di sana ada beberapa uang terselip


'huhh untung aja ad duit di saku gue' bantinya lagi


"ini pak"sambil menyodorkan Uang 50rb an"lebihnya ambil aja"lanjutnya


"makasih neh, ehh udah tau neng di mna tasnya"pak muh bertanya kembali memastikan agar tidak terjadi apa apa dengan dinda


"udah inget kok pak,yaudah sya pamit yah"dinda memilih untuk tidak memberi tahukan pak muh tentang kejadian itu karna dia berpikir nanti pak muh akan khawatir dan lagi pula di dalam tasnya hanya ada buku buku,dompet yg isinya cuma beberapa lembar uang 50an juga ponselnya,serta kartu kredit yg pastinya ngak bakal bisa di ambil duitnya karna ngak tau sandinya dan dinda juga sudah mengiklaskan kalau misalkan driver itu mengambil barang barang berharganya lagian dia bisa beli lagi kok tas yg seperti itu,dia hanya menghawatirkan kartu kartu penting yg ada dalam tasnya seperti ktp dan dan juga kartu kartu lainya


sesaat kemudian dinda baru memikirkan bagaimna caranya ia pulang kalau tidak ad ponsel yg bisa dipakai memesan driver atau menelpon sopir untuk menjemputnya


"kenapa sih ni hari bawaanya sial mulu"gumamnya karna merasa kesal dengan keadaan"jalan kaki aja deh lagian udah ngak terlalu jauh juga anggap aja olaraga,semangatt din!!"lanjutnya bergumam sambil menyemangati dirinya sndiri


untung saja dinda didik dengan cara tidak boleh manja karna ibunya meminta pengasuh untuk tidak memanja manjakan dinda kalau dia mau sesuatu,jadi sekarang dia bisa mandiri meskipun 50% lainnya masi dilakukan oleh asisten rumah tangganya


setelah berjalan kurang lebih 2 kilo meter dinda akhirnya sampai di rumahnya dengan keringat yg menetes netes di dahinya serta mengeluarkan bau yg tidak sedap tanpa ba bi bu dinda langsung masuk ke rumah dan berbaring di sofa ruang tamu akibat kecapeean lalu ketoprak itu ia taro di atas meja


"anak bunda udah pulang yah"sapa bunda meli karna melihat anaknya berbaring di sofa "kenapa tiduran di situ sayang,kenapa ngak langsung aja ke kamar?"lanjutnya karna heran melihat anaknya yg biasanya kalau pulang sekolah langsung menuju kekamarnya untuk membersihkan diri lalu makan


"dinda cape banget bun abis jalan kaki 2 kilo"ucap dinda dengan nada lemas sedang bunda meli kaget mendengar pernyataan putrinya itu


"hah!kok bisa sih?"tanya bunda meli sambil mengerutkan keningnya tanda heran


"nanti ajah ya bun dijelasin soalnya. ceritanyaaa panjangggggggg bangettt"ucap dinda sambil membuka lengannya seperti sedang mengukur cerita hari ini yg penuh dengan masalah


"yaudah gih sana mandi,kamu tuh bau keringat tauu!"seru bunda meli karna mulai mencium aroma aroma tidak sedap dari arah putrinya itu


"ih bunda mah gitu,yaudah deh dinda ke kamar dulu yah,btw di stu ada ketoprak bun nanti dinda mau makan itu aja"ucapnya sambil menunjuk ke arah atas meja lalu berjalan tapi baru satu langkah kemudian ia mengigat sesuatu"ehhh lupa umm"baru saja dinda ingin mencium pipi bundanya tapi bundanya segera memundurkan badannya"kok bunda gitu sih?"kesalnya karna itu adalah kebiasaan dinda setiap pulang sekolah yaitu mencium pipi bundanya


"kamu bau sayang,mandi dulu gih sana baru setelahnya kamu boleh cium bunda hehhe dan nanti ketopraknya bunda siapin di atas meja yah"ucap bundanya sambil cengegesan


"ihh males ah sama bunda,dinda ngambek huuu"sambil memajukan bibirnya,dinda memang manja ketika bersama bundanya tapi ketika bersama temanya dia adalah yg pling berani dan tidak takut apapun


setelah itu dinda langsung menuju ke kamarnya untuk membersihkan diri karna sebenarnya dia juga risih kalau badannya berkeringat begitu,30 menit kemudian dinda turun untuk makan dan pastinya badannya sekarang sudah wangi juga tidak berkeringat lagi


"akhirnya kamu turun juga sayang"sapa bunda meli saat melihat anaknya menuruni anak tangga"sini bunda cium"lanjutnya


"ngak ah dinda masih ngambek"dengan muka yg pura pura marah


"ihh kok jahat banget sama bunda,ummahh"karna tau anaknya itu cuma pura pura marah jdi bunda meli langsung saja menciumnya tanpa mempedulikan kata dinda


"ihh bunda main cium cium ajah"


"cium anak sendiri emang salah gitu?"bela bunda meli"dan itu ketoprak kamu sayang udah bunda panasin tadi "jelasnya

__ADS_1


"okey bun! dinda makan yah"tanpa menunggu jawaban dari bundanya dinda langsung melahap ketoprak yg baru saja disuguhkan oleh bundanya


"em em en nak... em bangett bunnn"ucapnya dengan mulut penuh dengan ketoprak


"sayang,itu makanannya ditelen dlu baru ngomong"kemudian dibalas anggukan oleh dinda


"abisnya bun enak banget"jawabnya setelah berhasil menelan ketoprak yg ada di mulutnya


"yaudah kamu makan dlu yah bunda mau duduk di ruang keluarga nanti kamu nyusul ke sana soalnya bunda mau denger cerita kamu yg tadi soal jalan kaki itu"pinta bunda meli


"siap bun"sambil tanganya memeragakan seperti orang yg sedang hormat


dinda langsung melahap makanannya dan bunda meli berjalan ke arah ruang keluarga yg jaraknya tidak terlalu jauh dari dapur


setelah dinda menghabiskan makanannya ia lalu minum dan menuju ke ruang keluarga seperti yg diperintahkan oleh bundanya tadi,saat sampai di ruang keluarga dinda langsung duduk di samping bundanya sambil menyenderkan kepalanya di bahu bundanya


"kamu cerita dong sayang,bunda udah penasaran banget ni soalnya baru kali ini putri bunda jalan kaki sejauh itu"


"hmm gini bun"bla bla bla bla bla bla bla(dinda sedang bercerita)"jadi gitu bun"ucapnya setelah menjelaskan dari A smpe Z yg dia alami hari ini termasuk bertemu dengan cwok yg namanya riko


"nih minum dulu sayang,panjang banget kayanya cerita kamu aus kan pasti"tawar bunda meli


"makasih bun"dinda lalu meraih segelas air putih yg diberikan oleh bundanya


"masalah tas nya iklasin ajah ya sayang lagiankan isinya juga ngak seberapa kartu kredit kamu juga bisa mama blok kok biar ngada yg bisa ngambil isinya nanti kita bikin kartu kredit yg baru"


"bangga banget bunda punya anak kayak kamu tau"


"kok bisa?"


"ya karna kamu tuh bisa maafin orang yg udah berlaku jahat sama kamu sayang"


"heheh biasa aja bun"


setelah perbincangan itu dinda lalu pamit untuk kembali ke kamarnya berhubung karna ini sudah malam jadi seperti kebiasaan yg ia lakukan setiap malam adalah membaca novel fiksi remaja


………………………………………………………………………


kukuruyukkkkk


pagi haripun tiba kali ini dinda udah ngak terlambat bangun lagi jadi dia ngak usah buru buru buat siap siap,setelah siap siap dinda lalu turun untuk sarapan dan kebetulan disana ada ayahnya yg duduk di ruang makan


"pagi bun,ayah"sapanya


"pagi sayang"balas bundanya sedangkan ayahnya hanya membalas senyuman ke dinda


"dinda sarapan roti aja yah bun lagi buru buru soalnya"dinda lalu mengambil roti yg sudah disiapkan bundanya kemudian pamit"dinda prg yah bun,ayah dahhh"

__ADS_1


"hati hati sayang"balas bundanya yg dibalas senyuman oleh dinda sedangkan ayahnya masih fokus dengan makanannya tanpa menghiraukan putri semata wayangnya itu


sebenarnya dinda tidak sedang buru buru tapi berhubung karna ayahnya ad di sana selera makannya tiba tiba hilang entah kemana


sesampainya di sekolah dia langsung menuju ke kelasnya karna kemarin sudah diberi tahukan di mna letak kelasnya jadi dia langsung masuk dan ternyata belum ada orang di dalam kelas


"apa gue kepagian yah prgnya?"gumamnya sambil menuju ke arah bangku tengah pojok agar bisa bersandar di dinding"duduk sini aja lah lebih strategis"karna ia seorangdiri jadi dia memutuskan untuk menelpon putri karna kebetulan mereka sekelas sedangkan santi dan amel berada di kelas lain


tuttuttuttt


dering telpon tandaa sedang menghubungkan


'halo'(jawab putri di sebrang sana)


'lo dimana put?'


'di jalan kenapa?'


'cepetan gih!gue sendiri nih dikelas'


'kesambet apa lo pagi banget ke sekolah biasanya juga lo datang saat detik detik terakhir bel masuk tuh'


'udah deh cepetan awas aja lo ngak nyampe dalam 10 menit kedepan'


tutuututuutt(tanda sambungan terputus)


belum juga di jawab oleh putri,dinda langsung mematikan telponya karna capek mendengar bacotan dari sahabatnya itu.karna bingung mau ngelakuin apa di kelas dia mengingat kalau dia bawa novel di tasnya


"oh iya gue kan bawa novel yg tdi malam blum sempet gue baca semua"seru dinda"baca aja deh sambil nunggu putri dateng"dia langsung membuka tasnya dan megambil novel itu lalu membacanya


baru 5 menit setelah dia memutuskan untuk membaca novel tiba tiba saja terdengar langkah kaki menuju ke arah dinda


'paling juga temen sekelas yg baru dateng'pikir dinda,tanpa menghiraukan langkah itu dia melanjutkan bacaannya


brukkkk


dinda kaget setengah mati karna ada yg memukul mejanya sedangkan dia lagi serius seriusnya membaca novel


"APAA...."ucapnya dengan nada tinggi karna ad yg berani menganggunya membaca dan juga ucapanya mengantung" an sihh"lanjutnya dengan nada rendah serta syok melihat seseorang yg ada di depanya


dinda seketika mengubah ekspresinya dari yg kaget langsung ke muka biasa aja"ngapain lo pukul meja gue?"bentaknya kepada laki laki itu,yang tidak lain laki laki itu adalah riko


"tas lo kan?"sambil menunjuk ke arah meja


dinda hanya mengerutkan kening karna tas yg dibawa riko adalah tas kemarin yg tertinggal di driver yang kabur itu


"kok bisa sama lo?,lo yg ngambil yah!"ucapnya dengan nada nyolottt

__ADS_1


__ADS_2