Ladang Bayangan

Ladang Bayangan
“Bandit Pada Dasarnya Hanyalah Bonus Stage berjalan”:v


__ADS_3

Sepertinya sekitar 10 tahun telah berlalu.


Sihir sungguh luar biasa. Dengannnya, aku dapat dengan mudah membuat pergerakan yang jauh melampaui batasan manusia.


Menghancurkan batu? itu mudah.


Berlari dengan dua kali lipat kecepatan kuda? seperti membalik telapak tangan.


Melompat lebih tinggi dari perumahan? Tentulah bisa.


Tapi aku takut karena ‘taepodong’ masih melebihi batasanku. Sihir mungkin dapat meningkatkan ketahanan fisik ku, tetapi ‘taepodong’ adalah senjata dari Bumi.


Pemikiran tentang “Tidak ada ‘taepodong’ di dunia ini, jadi hal itu tidak perlu di permasalahkan?” sempat terlintas dipikiranku, tapi apa artinya jika ‘kekuatan di balik layar’ yang mendapatkan posisinya dengan berkompromi?


Tidak, tentu saja Tidak.


Dengan demikian, aku terus berjuang untuk mendapatkan tubuh yang dapat menang melawan ‘taepodong’.


Demi tujuan itu, aku harus menghabiskan hari-hariku dalam penelitian dan latihan. Belakangan ini, sebuah kemungkinan muncul ke dalam pikiranku, dan saat ini aku sedang bereksperimen dengan hal itu.


Oh dan ngomong-ngomong, keluarga tempatku dilahirkan sepertinya adalah keluarga bangsawan. Berasal dari keturunan yang terus menghasilkan kesatria yang bertarung menggunakan sihir untuk memperkuat dirinya – yang biasa disebut dengan istilah ‘Magic Swordmen’. Dan aku dijadikan sebagai pewaris keluarga yang sangat diharapkan dan dihormati… bukanlah yang terjadi. Hah, mereka hanya memperlakukanku seperti ‘apprentice swordman’.


‘Kekuatan di balik layar’ hanya menunjukan kekuatan sebenarnya pada orang dan tempat tertentu. Sampai saat itu tiba…


Walaupun aku menahan diri, latihan sebagai ‘apprentice swordman’ cukup berguna untuk ku. Aku dapat mengetahui bagaimana pertarungan menggunakan sihir di dunia ini, dan ini juga merupakan kesempatan untuk mengulas kembali gaya bertarung ku.


Jujur saja, teknik bertarung yang telah ku pelajari di kehidupan sebelumnya beberapa kali lipat lebih terpoles dan rasional.


Hal ini dapat dilihat dengan mudah, cukup dengan menonton pertandingan seni beladiri moderen. Teknik dan gerakan yang tidak perlu semuanya telah dihilangkan, dan sekolah yang berbeda saling mengadopsi teknik terbaik sekolah itu. Hal itulah yang membawa semua sekolah itu ke jalur yang lebih sempurna.


Tentu saja, seni beladiri moderen memiliki batasan yang disebut ‘peraturan’, tapi itu tidak mengubah fakta bahwa berbagai macam teknik itu dipoles untuk saling berlawanan dan menjalani proses seleksi.


Tetapi jika dibandingkan dengan dunia ini. Pertama-tama, tidak ada peluang sebuah negara saling mengadopsi teknik. Tidak ada juga teknik yang dapat diadopsi dari sekolah lain. Karena sepertinya teknik yang dipelajari oleh muridnya tidak boleh diperlihatkan selain dalam lingkungan sekolah. Bahkan jika sebuah teknik diperlihatkan, tidak ada media yang menyebarkannya. Jadi, jika disederhanakan dalam dua kata, “belum terpoles” adalah kata yang tepat.


Tetapi pertarungan di dunia ini jelas berbeda dari pertarungan di duniaku sebelumnya. Tentu saja, penyebabnya adalah sihir.


Karena sihir, patokan status fisik orang-orang di dunia ini berada pada tingkat yang sangat berbeda.


Sebagai contoh, kekuatan fisik. Seseorang dapat dengan mudah mengangkat orang lain dengan menggunakan hanya satu tangan. Karena hal itu semua teknik bergulat menjadi hal yang usang. Bahkan ketika aku mengunci seseorang dengan cara mendudukinya, dia dapat melompat ke udara hanya dengan merenggangkan otot perutnya. Walaupun aku dalam posisi bertahan, mereka dapat dengan mudah membuatku terbang hanya dengan menggunakan kakinya. Jadi yah, teknik bergulat, lupakan saja.


Seseorang bertarung menggunakan cara orang bertarung, dan goblin bertarung dengan cara goblin. Hanya itu saja.


Terlebih lagi, kecepatan dan jarak dari setiap langkah itu berbeda, jadi ‘maai’ dianggap berbeda. Dan sebenarnya, ini hal yang paling penting.


(TN : ‘Maai’ \= Jarak Bertarung, maksudnya adalah tidak hanya jarak musuh yang dipertimbangkan, tapi waktu yang ditempuh untuk mencapai musuh, sudut dan ritme serangan. Terlebih posisi dimana musuh dapat menyerang)


Seni beladiri, intinya adalah ‘Maai’. Jarak, sudut, posisi, itu semua adalah hal yang penting dalam pertarungan.


Hal itu membuatku menghabiskan waktu yang cukup lama untuk menentukan ‘Maai’ ku di dunia ini. Maksudku, ‘Maai’ di dunia ini jaraknya cukup luas. Mereka mulai bertarung dengan jarak 5m. Dan tentu saja, setiap langkah mereka cukup jauh dan cepat, jadi bukannya aku tidak mengerti. Saat pertama melihatnya, aku kagum dengan hal itu “Ohh, jadi ini gaya bertarung di dunia ini”… tapi hah, ternyata itu semua karena teknik untuk bertahan mereka yang masih belum berkembang.


Aku sering melihat seseorang seperti itu di dunia ini – seseoran yang buruk dalam bertahan jadi mereka hanya membuat jarak dari musuhnya sejauh mungkin.


Apa serangan musuh mengerikan? apa berada di tempat di mana seranganya tidak sampai kau akan aman? Karena itulah pertarungan ini menjadi pertarungan lunak yang berulang dimana musuh berlari untuk menyerang sebelum berlari untuk kembali. Apa itu ‘hit and run’? maaf, pergerakan maju dan mundur yang simpel dan tak berguna itu tidak terhitung sebagai ‘hit and run’.


Bagiku, 5m dan 100m sama tidak berarti. Karena, serangan yang benar tidak dapat di keluarkan dari jarak itu. 6m, 7m, 10m, juga sama. Hal itu tidak ada artinya, jadi lebih baik mendekat dan menghampirinya, iya kan?


Tapi, pada jarak tertentu, hal itu menjadi penting yaitu ketika berjarak sekitar 1m, karena itu adalah ‘maai’. Apakah seranganku akan mengenai musuh, ataukah musuhku dapat bereaksi tepat waktu, mempertimbangkan sudut dan berbagai hal lainnya, mendapatkan atau menghilangkan kesempatan hanya karena berpindah setengah langkah ke samping atau hanya karena miring beberapa derajat. Tidak seperti hanya berlari untuk menyerang dari jarak 5m sebelum melompat mundur sejauh 6m.


Semua prasangka tentang dunia lain dan sihir, itu semua membuatku bingung untuk beberapa saat, tapi belakangan ini aku akhirnya dapat menentukan ‘maai’ ku, jadi semuanya baik-baik saja, kurasa.


Jadi yah, seperti itulah bagaimana latihanku sehari-hari dirumah. Hanya ada aku, kakak perempuanku, dan ayahku – yang melatih aku dan kakak ku, dan kakaku yang berlatih tanding melawanku. Kakak ku berusia 2 tahun lebih tua, dan sepertinya memiliki cukup bakat, dan mungkin dapat menjadi pewaris dari keluarga. Di dunia ini, dimana sihir dapat digunakan, wanita pun dapat menjadi sangat kuat, jadi wanita sebagai kepala keluarga bukanlah hal yang asing.


Dan karena hal it, aku dipukuli oleh kakak ku hampir setiap hari. Maksudku, aku tidak dapat menang, kan? karena, untuk menjadi ‘kekuatan di balik layar’, aku harus bersikap seperti karakter figuran A.


⊕⊗⊕


Jadi, seperti itulah keseharianku. Ketika siang hari, aku juga mempelajari hal yang di perlukan bangsawan, dan juga berbagai tugas lainnya yang ku perlukan untuk berperan sebagai karakter figuran A, jadi aku tidak mempunyai banyak waktu luang.


Karena itulah, latihan khusus ku berakhir dilakukan pada malam hari, setelah semuanya tertidur. Itu juga berarti mengurangi waktu tidurku, tapi dengan menggabungkan efek dari meditasi dan kekuatan pemulihan dari sihir, aku berhasil mengembangkan metode tidur yang unik yang sangat singkat tetapi sangat efektif.


Baiklah, ayo berlatih dengan serius hari ini juga. Untuk hari ini aku memiliki menu spesial setelah latihan lari di hutan seperti biasa.


Akhir-akhir ini, sepertinya ada beberapa berandalan yang menempati sebuah desa terlantar di sekitar sini. Setelah ku selidiki, ternyata mereka adalah geng bandit yang cukup besar. Yup, mereka sepertinya target yang sempurna untuk ‘tameshikiri’.


(TN : tamesihikiri \= mitos tentang pendekar pedang pada periode Edo dimana ia akan mengetes pedang barunya dengan menyayat orang di jalanan secara acak)


Aku memang membunuh perampok yang secara acak kutemui, tapi hal seperti tingkatan dari sebuah geng bandit kelas kakap adalah kesempatan sekali setahun untuk ku, jadi aku cukup gembira. Sepanjang tahun aku kekurangan rekan latihan yang sepadan, jadi aku menyukai adanya para penjahat itu. Aah, apakah bisa ketertiban umum lokal di hilangkan?


Di daerah pedesaan di dunia ini, para penjahat umumnya akan langsung dibunuh tanpa melewati pengadilan. Dan sepertinya, hanya di kota-kota besar saja yang memiliki hakim, jadi masyarakat pedesaan tidak terlalu memikirkan tentang hal ini. Oleh karena itu, akulah yang akan menghakimi kalian semua, kekeke.


Hari ini adalah untuk memperingati senjata yang baru ku coba – yaitu ‘slime bodysuit’.


Baiklah, akan kujelaskan apa itu ‘slime bodysuit’.

__ADS_1


Dunia ini memiliki sihir. Penduduk di dunia ini bertarung menggunakan sihir itu untuk memperkuat diri dan senjata mereka masing-masing. Namun, selalu ada kerugian ketika menggunakan sihir. Contohnya, sebuah pedang besi hanya akan memberikan efisiensi 10% ketika menuangkan 100 poin dari sihir ke dalamnya, dan efek yang didapatkan hanya meningkat 10 poin. Yang berarti 90% dari sihir tadi hilang dalam proses. Bahkan untuk mitril, yang dipuji karena tingkat konduktivitasnya yang tinggi, hanya dapat memberikan efisiensi 50% sudah dikatakan sebagai ‘high grade item’. Jadi singkatnya, selalu ada jumlah kerugian yang besar.


Lalu aku mulai mempertimbangkan slime. Slime, seperti dapat dilihat, adalah makhluk sihir. Mereka dapat berubah bentuk dan bergerak hanya dengan menggunakan sihir. Ketika aku mempelajarinya lebih jauh, aku menyadari bahwa konduktivitas sihir dari slime benar-benar luar biasa yaitu 99%. Terlebih lagi, ketika dalam bentuk cair, mereka dapat mengubah bentuknya dengan bebas. Jadi aku berburu slime, mengancurkan ‘core’nya dan bereksperimen menggunakan sisa jelly dari slime itu. Jumlah dari ‘core’ slime yang sudah kuhancurkan sudah mencapai ribuan. Hal itu bahkan sudah mencapai tingkat dimana area sekitar mulai menderita karena kekurangan slime, yang akhirnya membuatku harus mencari tempat yang lebih jauh.


Jelly dari slime ini sangat mudah untuk diproses. Setelah menguatkan dan memadatkannya, aku bahkan bisa membuat ‘bodysuit’ seluruh tubuh darinya. Tidak seperti baju besi, ‘bodysuit’ tidak menimbulkan suara, nyaman dipakai, dan dapat membantu semua pergerakan yang kulakukan. Dan tentu saja, kemampuan bertahannya juga terjamin.


(TN : Bodysuit \= Pakaian yang benar-benar pas dibadan, seperti pakaian GANTZ)


Saat ini aku menggunakan ‘bodysuit’ berwarna hitam polos yang terbuat dari jelly slime yang dicampurkan dengan zat pewarna hitam. Tanpa hiasan, setelan yang sangat pas di badanku, dan tidak mengganggu penglihatan dan pernafasan ku. Aku terlihat tepat seperti penjahat dalam suatu serial manga detektif.


Sepertinya aku perlu memikirkan desain yang lebih pantas sebagai persiapan hari dimana aku akan menjadi dalang dari balik layar.


⊕⊗⊕


Sambil memikirkan hal itu, aku telah sampai di desa terlantar. Walaupun sudah larut malam, mereka masih menyalakan obor disekitar tempat itu. Sepertinya mereka baru saja berhasil merampok sebuah karavan pedagang, jadi mereka sedang berpesta. Yup, aku sangat beruntung. Bandit biasanya tidak memiliki rencana, jadi mereka biasanya menghabiskan apa saja yang mereka dapatkan. Mereka baru saja berhasil merampok, tentu saja mereka banyak barang berharga.


Apa yang dimiliki oleh bandit, adalah milik ku. Ini adalah cara bagaimana aku mengumpulkan modal untuk menjadi ‘kekuatan di balik layar’ di masa depan.


Dengan penuh semangat, aku menerobos ke pesta itu. Aku tidak perlu bersembunyi, karena hal itu tidak dapat dihitung sebagai latihan.


“Hyaha~! Keluarkan semua uang dan barang berhargamu!!”


Aku meneriakan hal itu sambil berdiri di tepat tengah-tengah mereka.


“Apa-apaan bocah ini?”


Aku berumur 10 tahun, jadi jika dikatai ‘bocah’ tidak sepenuhnya salah.


“Oraa, aku bilang keluarkan semua uangmu!”


Setelah menendang pria yang memanggilku bocah, bandit lainnya mulai mengeluarkan senjata mereka.


“Oi, jika kau terlalu menganggap remeh kami, jangan harap kami akan mengampunimu hanya karena kau seorang b…!”


“Oraa!”


Karena perkataannya yang terlalu klise, aku jadi tidak dapat menahan untuk memotong kepalanya. Tentu saja, senjataku terbuat dari material slime; dan merupakan senjata yang luar biasa, jadi hanya akan ku gunakan pada saat yang dibutuhkan.


Terlebih lagi, pedang slime ini masih memiliki beberapa fungsi praktis.


Fungsi Praktis 1 : Bisa memanjang.


“Ora ora ora ora oraaaAAA!”


Aku memanjangkan pedang slime dan mengayunkannya secara mendatar untuk menghabisi semua bandit yang berada disekitarku.


“ORA ORA ORA ORAAA… hmm?”


Saat terlena dan menebas semuanya tanpa ragu, aku tersadar karena disekitarku sudah menjadi sangat sunyi. Eh, hanya tersisa satu orang saja?


“K-, kau, kau sebenarnya siapa…?”


“Huh, sepertinya tak ada pilihan lain. Aku akan mencoba Fungsi Praktis 2 padamu.”


“Ap-, apa yang kau katakan…?”


“Sepertinya kau sedikit lebih kuat dari yang lainnya, jadi mungkin kau adalah boss atau sejenisnya, kan? Sayangnya, kau tidak memiliki peluang untuk menang melawanku, tapi jika kau menjadi rekan latihanku kau mungkin dapat hidup 2 menit lebih lama. Jadi, berjuanglah sebaik mungkin, oke?”


“Persetan dengan mu, yang menganggapku remeh! Aku akan memperlihatkanmu, aku… !”


“Haah, kalimat yang tidak penting tidak diperlukan!”


“SIALAN KAUU!!!!!”


Boss A menyerangku dalam kemarahannya. Dihadapan tebasan yang membosankan itu, aku… memilih untuk tidak menghindar.


Lalu pedang Boss A mengenai dadaku, dan karena benturannya membuatku terlempar dan berguling di tanah.


“Haha, inilah yang akan terjadi jika kau menganggap remeh diriku! Aku sudah menguasai ‘Royal Capital Bushin Style’… ap-, APA?”


“Hmm, bahkan tidak tergores”.


Aku berdiri seperti tidak ada yang terjadi.


Aku benar-benar puas dengan kemampuan bertahan pakaian ini. Sepertinya pakaian ini dapat menghilangkan dampak dari serangan setidaknya setingkat dengan serangan Boss A.


“Ooo, ‘Royal Capital Bushin Style’? bukannya itu sekolah yang sedang populer di ibu kota kerajaan saat ini? Hey, perlihatkan lebih banyak padaku!”


“Sial, kau yang memintanya!”


Boss A menyerang.


Er, um, yah, mudah. Dia telah mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menyerangku, tapi aku bahkan tidak perlu menggunakan pedangku. Hanya dengan mengatur posisi dengan melangkah saja, aku dapat dengan sangat mudah menanganinya.

__ADS_1


Jadi ini adalah ‘Bushin Style? Sepertinya aku cukup menyukainya.


Tidak seperti hal yang biasa di dunia ini, aku dapat melihat gaya bertarung ini tidak terikat oleh idealisme atau tradisi, tapi menggunakan cara yang rasional untuk mendekati musuh. Aku dapat mengetahuinya bahkan dari ayunan pedang Boss A yang sangat buruk. Percepatan seketika, maju setengah langkah, dan berbagai metode untuk menghadapi musuh sangat cocok denganku.


Tapi, Boss A benar-benar buruk.


Ketika serangan Boss A berhenti, aku dapat dengan mudah keluar dari ‘maai’nya.


“Pe-, Pedangku… kenapa kau tidak terluka sedikit pun!”


“Kau lebih lemah dari ayahku, dan kau mungkin saja lebih kuat dari kakak ku saat ini, tapi ku pikir dia mungkin akan melampauimu dalam setahun?”


“DASAR BOCAH SIALAAAAANN!!!”


Setelah menangkis serangan Boss A, aku menendang tulang keringnya dengan pelan. Pelan, tapi tajam, itu adalah tendangan di bawah lutut.


Yang…


“Gu, aa, apa yang terjadi…?”


Boss A jatuh dan berlutut, memegang tulang keringnya. Darah mengalir melalui jarinya dan membekas ke tanah.


Apa yang terjadi sangatlah mudah; ada pedang keluar dari sepatuku. ‘Slime Bodysuit’ Fungsi Praktis 2: dapat mengeluarkan pedang dimanapun dan kapanpun yang ku inginkan.


Cara yang aku pikirkan untuk menggunakan fungsi ini adalah untuk menendang kaki musuh menggunakan pedang yang keluar dari kakiku. Akan sangat sulit untuk bertahan melawan serangan yang menargetkan kaki. Menahan pedang musuh menggunakan pedangku, membatasi pergerakannya, dan menendang kakinya.


Biasa saja, tapi sangat efektif.


“Sepertinya sudah saatnya mengakhiri semua ini.”


“Tu-, tunggu!”


“Haah, Kau bahkan tidak bertahan hingga 2 menit.”


Aku menendang ke atas dengan pedang yang keluar dari sepatuku, yang menusuk kepala Boss A dari bawah dagunya. Kematian melalui penyulaan.


Menendang tubuh Boss A yang masih bergerak, aku menuju ke perkemahan untuk menjarah.


“Aku tidak tahu penadah yang bisa menangani karya seni ini… eh, aku tidak memerlukan makanan juga… ayo lah, dimana kau, uang, berlian, dan logam mulia~”


Ada beberapa gerobak yang dapat dijarah, dan juga mayat dari para pedagang.


“Aku sudah membalaskan dendam kalian, dan barang milikmu akan digunakan untuk hal yang baik, jadi beristirahatlah dengan tenang, oke?”


Aku mengumpulkan hasil jarahan yang lumayan kualitasnya dan diam sebentar. Jika semuanya di konversi kedalam uang tunai, aku taksir harganya sekitar 5 juga Zeny. Oh, 1 Zeny harganya mungkin sekitar 1 Yen. Semua ini akan menjadi sumber pendanaan aktifitas ‘kekuatan di balik layar’.


Jika saja seluruh di seluruh dunia memiliki ketertiban umum yang buruk pasti akan ada banyak bandit. Mungkin akan seperti dalam game, dimana kita akan menemukan merekan hanya dengan berjalan beberapa langkah dijalan.


“Berusahalah lebih giat agar menjadi Raja Bandit di kehidupan selanjutnya, oke?”


Itulah yang ku katakan pada Boss A yang sudah tak bergerak… sebelum menyadari ada sesuatu di sana.


“Kerangkeng…?”


Dengan ukurang yang cukup besar dan juga terlihat kuat.


“Budak? Aku tidak dapat menjualnya, jadi pass~”


Tetapi mungkin, mungkin saja, ada hal bagus didalamnya. Jadi hanya untuk memastikan, aku membuka terpal yang membungkus kerangkeng itu.


“Ini… Aku tidak menyangka.”


Di dalamnya adalah, um, bagaimana mengatakannya… sebuah tumpukan daging yang membusuk? aku hanya bisa mengetahui tumpukan daging itu berbentuk seperti manusia, tapi aku tidak tahu jenis kelamin, umur, dan hal lainnya.


Tapi, itu masih hidup. Bahkan mungkin masih memiliki kesadaran. Ketika aku mengintip ke dalam kerangkeng itu, aku melihat tumpukan daging itu bergerak.


Aku pernah mendengar hal ini sebelumnya. Hal ini disebut ‘Demon Possession’, dan gereja mengeksekusi mereka. Pada mulanya mereka lahir seperti manusia pada umumnya, namun suatu saat tubuh mereka mulai membusuk, dan pada akhirnya mereka akan mati jika dibiarkan, tetapi gereja secara aktif membeli mereka dan mengeksekusinya dengan sebutan ‘penyucian’. Penyucian terhadap ‘Demons’ ini sama halnya dengan membunuh secara masal para pasien, tetapi gereja malah mendapat pujian dari masyarakan karena melindungi masyarakat dari ‘demons’. Hal yang dapat ku katakan hanyalah, ini benar-benar seperti Eropa pada abad pertengahan.


Jika aku menjual tumpukan daging ini kepada gereja, aku mungkin akan mendapatkan harga yang lebih tinggi dari semua hasil jarahanku hari ini. Tapi, aku tidak bisa pergi menjualnya, jadi tidak ada artinya.


Sepertinya aku harus membuatnya beristirahat dengan tenang.


Aku menyelipkan pedang slime diantara jeruji besi kerangkeng… dan menyadari sesuatu.


Terdapat jumlah sihir yang sangat besar di dalam tumpukan daging ini. Walauppun aku selalu melatih sihirku sejak masih bayi, jumlah yang ku miliki masih sedikit jika dibandingkan. Benar-benar jumlah sihir yang sangat besar, dan lagi…


“Gelombang ini… bukannya ini penyimpangan sihir…?”


Apa mungkin penyebab tumpukan daging ini menjadi seperti ini karena penyimpangan sihir? Sebelumnya, aku pernah menderita dari penyimpaban sihir. Jika aku tidak berhasil mengontrol sihirku saat itu, apa mungkin aku menjadi seperti ini?


Sihir memiliki efek yang tak terbantahkan pada tubuh fisik. Suatu ketika, aku memikirkan suatu kemungkinan. Apakah mungkin melalui penyimpangan sihir, aku dapat melatih tubuhku agar menjadi lebih terbiasa pada sihir, seperti menjadi lebih mudah mengendalikan sihir? Tapi menyebabkan penyimpangan sihir dengan sengaja terlalu berbahaya, dan pada akhirnya aku menyimpan ide itu.


Tetapi jika tumpukan daging ini benar-benar hasil dari penyimpangan sihir, dan jika aku dapat melakukan percobaan pada tumpukan daging ini… tentunya aku akan menjadi lebih dekat pada ‘kekuatan di balik layar’ tanpa resiko pada diriku sendiri.

__ADS_1


“Daging ini, sepertinya bisa berguna…”


Aku meraih tumpukan daging itu, dan mulai menuangkan sihirku kedalamnya.


__ADS_2