
"ya untung saja malam itu bi mar menelpon ku", rama membayangkan kejadian malam saat dia mengantarkan bi dian ke acara pesta pernikahan kakak nya dinda.
sambil menyiapkan susu buat anak nya , rama malah melamun dan membayangkan apa yang terjadi saat itu
----
"Rama kamu temani bibi masuk , buat mengasih ucapan ke kakak nya dinda ya"ucap bi dian.
"nggak usah bi , aku nunggu disini aja"tolak rama.
"ya udah bibi kedepan masuk dulu ya ".
"cepetan bi jangan lama lama , soalnya mawar takut kenapa kenapa nanti sendirian".
"iya , kamu ini belum juga bibi masuk udah bilang cepetan", bi dian pun berlalu berlalu masuk.
Untuk mengusir jenuh rama pun mainkan handphonenya , tiba tiba ada dinda , yang berdandan cantik , pakai baju bridesmaid.
"mas rama kok malah duduk disini , kenapa nggak masuk???, ayo masuk mas makan dulu, masak nggak makan pergi kepesta??".
"nggak usah din, aku disini cuman pergi temenin bi dian aja ".
"ya mas ayo lah, aku temenin ambil makan ya?" .
"nggak usah din".
Tapi dinda berlalu mengambil minuman , agak lama juga dinda mengambil minumannya , padahal di depan sini ada yang dekat.
"mas ini minuman buat kamu".
"nggak usah din , kamu nggak usah repot repot ".
"nggak repot kok mas, ayo ni minum aja".
Awalnya rama sempat nolak tapi karena selalu di paksa dinda akhirnya rama pun mau.
__ADS_1
" bagus abiskan kan minum nya mas , biar sesuatu yang aku masukin tadi biar cepat beraksi", lirih dinda dalam hati.
"ternyata kamu haus mas, kok tadi malah sok menolak, kaya sama siapa aja aku , padahal aku kekasih mu" mata rama melotot ke dinda "eh maaf mas mantan kekasih maksud aku" dinda meralat perkataan nya tadi, awalnya emang benar dia mau mengucapkan itu, tapi sayangnya malah di pelototin oleh rama karena tak suka.
Karena malas berduaan sama dinda dan orang yang lihat salah artian makanya rama ingin pindah posisi duduk, tapi sayang tiba tiba kepala rama puyeng, dan seperti ngantuk berat, dinda dengan sigap memapah rama supaya tidak jatuh , mumpung masih bisa berjalan dinda menuntun rama kesuatu tempat yang sepi jauh dari orang yang lewat, sekilas melihat dinda yang dalam penglihatan dia itu adalah mawar.
"mas kita kesana ya, tempat itu cocok buat kita berduaan ".
Dengan mengangukkan kepala rama
"ayo sayang mas pengen selalu berduaan sama kamu, terserah mau tempatnya dimana".
Dinda kaget selama menjadi pacar nya rama , sama sekali rama tak pernah mengucapkan kata romantis apa lagi sekedar ucapan sayang.
"mas kamu panggil aku sayang?? Aku senang banget mas , akhirnya kamu memanggil aku sayang, mas aku mau kita seperti ini selalu berduaan seperti ini mas, mas aku mau kamu jadi suami mu", dinda bergelantung mesra sama rama.
dinda udah percaya kalo rama udah mulai suka sama dia teryata dugaan dinda salah, rama begitu tiba tiba bisa romantis , teryata dalam fikiran nya dinda adalah mawar sang istri yang tersayang.
"iya dong sayang mas romantis sama istri dan memanggil istri sendiri nggak ada yang salah kan , selama ini mas juga sering seperti itu kamu nggak protes dan bilang mau jadi istri mas, kamu kok malah ngomong nya aneh sekarang ".ujar rama.
" ya nggak apa apa kali mas aku nanya , sayang aku kangen banget sama kamu, aku merinding kalo kamu sentuh aku", dinda sudah seperti cacing kepanasan mendapatkan sentuhan lembut dan mesra dari rama , yang selama ini dia ingin kan tapi rama selalu menolak untuk melakukan itu.
"seperti ini rasanya nikmatnya sentuhan dari orang yang kita sayang, seandainya mas rama tidak menikah dengan perempuan itu pasti aku mendapatkan mas rama seutuhnya" disaat dinda masih ingin selalu disentuh dibelai oleh rama dan perlakuan lain nya.
" mawar sayang istri mas emang cantik banget, mas boleh kah melakukannya"???,di saat rama mencium dan membelai lembut, dia ingin mendapatkan sesuatu yang lebih lagi.
"tapi sayang kenapa perut kamu kempes?? Dan nggak bincit seperti biasanya, mas nggak salah pegangkan dan apa cuman perasaan mas saja".rama mengeluarkan hp nya dari saku celananya dan menghidupkan senter lalu menyenterkan ke arah perut ya itu perut emang datar , karena itu perut dinda bukan istrinya, dan menyenterkan ke arah wajah , alangkah kagetnya teryata di hadapan nya itu bukan istrinya tapi mantan kekasihnya, yang barusan mereka saling memadu kasih , bercumbu mesra walaupun tak sampai melakukan hal yang lebih itu.
"dinda kenapa kamu kesini di tempat yang gelap ini, apa yang telah kamu lakukan , apa kamu memasukan sesuatu kedalam minuman aku tadi dan menyebabkan aku kehilangan kesadaran?". Ya kesadaran rama sempat hilang dan melayang , yang di hadapan nya udah jelas jelas dinda malah dia beralusinasi itu adalah mawar makanya dia mau melakukan sama dinda karena mengangap itu istrinya, dan sekarang dia sadar dan marah besar kepada dinda dan memaki.
"dasar wanita murahan kamu dinda kamu melakukan hal yang sangat licik untuk bisa mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan, berani berani nya kamu menjebak aku " ya kali ini rama mengeluarkan kemarahannya.
"mas maafin aku, cuman itu yang bisa aku lakukan supaya bisa bersama mu selama ini kamu selalu menolak aku, dengan berbagai alasan, padahal aku sangat pasrah dan akan aku berikan semua nya untuk kamu, tapi kamh sedikit pun tidak peka mas", dinda mengeluarkan unek unek nya selama ini , dia juga minta maaf supaya rama tidak lagi marah.
"terlalu drama kamu dinda", pembicaraan rama terhenti dia melihat hp nya ada yang manggil.
__ADS_1
"rama kamu dari mana aja sich dari tadi ditelponin nggak di angkat".
"ada apa bi kok tumben nelpon kayak gitu seperti orang panik?".
" gimana nggak panik rama istri mu lagi dirumah sakit darurat rama sekarang dia lagi di ruang operasi mau melahirkan dan tadi dia pingsan dan pendarahan, kamu bagaimana sih istri lagi bunting tua nunggu waktu lahiran malah pergi ditinggal aja".
"bi dian tadi minta anterin kondangan ke rumah kakak nya dinda bi, sekarang mawar di rumah sakit mana bi biar saya segera langsung kesana".
"rumah sakit xxx, kamu segera kesini"
"iya bi saya akan kesana ".
rama pun pergi meninggalkan dinda disana sendiri.
"mas kamu kemana ?? Kok tinggalin aku?". Dinda masih aja ingin di perhatikan rama
"kamu bisa jalan sendiri kan", jangan harap saya mau mengurus kamu, ada hal yang lebih penting dari pada kamu, istri saya mau melahirkan anak saya ".
Rama pun berlalu.
"uh sial padahal sedikit lagi kami mau melakukan tadi, malah keburu mas rama sadar, apa tadi aku cuman meneteskan sedikit diminuman mas rama , sekarang mas rama malah pergi .
----
"Mas rama dari tadi bikin susu dedek kok nggak kelar kelar ya ?" mawar pun menyusul suami nya kedapur
Mas....!
Mas....!
"mas itu kok kamu malah melamun aja , mana susu buat dedek? Lama banget bikin susunya, bisa bikinnya nggak?, sini aku aja yang bikin nya mas pegang dedek aja.
"eh , iya maaf , mas aja yang bikinin kamu tunggu aja di depan sama dedek, tunggu sebentar ya nak ayah bikinin susu kamu dulu", mas rama mengecup pipi anaknya , berusaha menghilangkan muka yang masih seperti orang binggung.
"kamu kenapa sih mas kok melamun gitu".
__ADS_1
"nggak kenapa -kenapa sayang , ayo kedepan ni susu buatan ayah udah selesai sayang kamu pasti suka sama susu buatan ayah biar cepat gede ya nak , supaya bunda mu nggak nanggis mulu "mas rama berusaha mencairkan suasana biar mawar tidak menanyakan apapun tentang tadi.