lahir batin kami tersiksa

lahir batin kami tersiksa
bab 16


__ADS_3

"maafkan aku mas kemaren itu aku terbawa emosi mas, makanya aku langsung kirim poto kita ke istri mu, andaikan kamu tidak menolak, aku tidak akan senekat ini".


"kamu sadar ? karena kecerobohan kamu?kamu wanita tak punya hati dinda".


"aku tau aku salah mas, tapi tolong kamu maafin aku".


"kamun pikir, dengan memaafkan kamu istri dan anak saya akan bisa kembali lagi?, nggak dinda nggak mungkin , kamu jangan konyol.


"mas kau dengar aku , aku akan bantu kamu cari istri dan anak kamu, kita sama sama cari mereka mas".


" kamu yakin bantu aku buat cari anak dan istri aku?".


"iya mas , aku nggak bohong, semua demi cinta dan sayang aku pada mu mas".


" kamu yakin kan niat nya cuman bantu aku saja tampa ada niatan lainnya dan minta imbalan lain nya, kalo iya lebih baik kamu nggak usah bantu aku, dan kamu pergi saja dari sini".


"aduh mas ya nggak mungkin lah"." belum tau kamu mas aku akan mengambil kesempatan sekecil pun demi mendapatkan kamu, semoga saja anak dan istri mu tidak pernah bertemu lagi" lirih dinda dalam hati.


" aku pamit sama ibu aku dulu".


"silahkan mas bilang sama ibu mu kamu pergi bersenang senang dengan calon menantu baru nya"lirih mawar dalam hati.


"kenapa kamu senyam senyum gitu?ada yang aneh dari saya , atau kamu senang orang yang aku sayangi dan aku cintai pergi?".


"eh ya nggak lah mas "aku cuman membayangkan kalo aku jadi istri kamu, pasti aku sangat bahagia".


"jangan ngarang kamu dinda , ayo kita berangkat" kata rama ketus.


"naik motor kamu mas?"


" iya emang kenapa kamu nggak suka?".


"bukan nggak suka mas , tapi nanti kira kan cari istri dan anak kamu, kalo kita menemukan mereka nggak mungkin kan kita boncengan rame rame satu motor, bahaya mas".


"terus kita berangkat pake apa?".

__ADS_1


"tu aku bawa mobil tadi, ya udah mas kita berangkat, kamu yang nyetir ya".


rama hanya diam tanpa berkata sedikitpun.


"hei mas kok malah bengong?, ini kuncinya".


"kamu tau kan aku nggak bisa nyetir mobil?".


"ups aku lupa sayang jangan cemberut gitu dong nanti ganteng nya hilang".


"udah ah kita berangkat "ajak rama dan langsung duduk di bangku penumpang,


"mas" panggil dinda .


"apa lagi ? Ayo jalan ".


"dengar ya mas aku ini bukan sopir kamu jadi lebih baik kamu pindah duduk ke depan samping aku".


"biarin nggak usah aku di sini saja".


"ya udah oke, dasar bawel ini aku yang nggak suka dari kamu yang suka mengatur ngatur"gerutu rama.


"aku akan buat benci kamu itu jadi cinta mas"lirih mawar dalam hati sembari melajukan mobilnya.


"sayang kamu lagi dimana sekarang , aku rindu kalian, pulang lah sayang, aku janji tidak akan menghianati kamu lagi".


Sambil selangak celongok rama memperhatikan setiap sudut jalan tampa ada yang terlewat.


Sampai waktu makan siang pun datang.


"dinda membelokkan mobilnya ke sebuah restoran karena perutnya udah lapar"mas kita makan siang dulu ya , biar ada tenaga lagi buat cari istri mu".


"ya udah terserah kamu saja".


"mbak!!.

__ADS_1


"ya bu mau pesan apa?"seorang pelayan menghampiri meja dinda dan rama.


"aku mau ini dan ini, sambil menujukkan gambar pada sebuah daftar menu".


"mas kamu mau pesan apa ?"


"terserah aja"jawab rama dingin.


"ok aku samain aja mas".


"mbak bikin masing masing dua aja ya".


"baik buk, oh ya minumnya mau apa?".


"jus alpukat aja 2 dan air mineral juga dua".


"baik bu saya pamit dulu , untuk membuatkan pesanan nya".


"iya silahkan".


"mas kamu ini gimana sih?, dari tadi diam terus?".


"nggak kenapa kenapa, aku cuman lagi kepikiran anak istri aku saja , mereka lagi dimana tinggal nya dimana dan udah makan apa belum".


"sabar ya mas habis makan kita akan cari mereka lagi".


Tak lama pesanan pun datang, namun rama tidak menyentuh makanan tersebut.


"mas ayo di makan ".


"aku lagi nggak selera makan".


"tapi kamu harus ada tenaga mas , ayo makan nanti kamu sakit mas".


"udah nggak apa apa kamu nggak usah peduliin aku, habisin cepat makanan kamu, kita lanjut cari lagi".

__ADS_1


__ADS_2