
" ya udah kalo gitu mas pamit pulang dulu ya , tapi mas izin mau main dulu sama anak kita , mas kangen udah dua hari nggak bertemu ganteng mas".
"ya udah mas , itu fadil lagi main sama mami"
Karena keasyikan main sama anaknya , rama lupa waktu hari sudah sore dan waktunya untuk di mandikan".
"mas aku izin dulu mandiin fadil, dengan berat hati rama melepas putra nya pergi bersama bundanya untuk mandi.
Selesai mandiin fadil mawar pun ke depan ngasih makan , karena anak nya mulai rewel mawar izin mau tidurkan anaknya
"kalo gitu mas pamit dulu ya sayang, udah mendung ni takutnya kehujanan, mami saya pamit ya .
"Ya mas hati hati ".mawar pun masuk ke kamar.
Loh kok kamu pulang kenapa nggak nginap disini saja?" jawab mami.
"lain kali aja mi , itu tadi saya nggak pamit ke ibu tadi",
"oh ya udah hati hati bawa motornya".
Namun cuaca tidak mendukung rama untuk pulang, tiba tiba saja datang hujan yang sangat lebat, sudah jam delapan malam hujan tak kunjung reda.
"apa mami bilang rama , hujan tidak membolehkan kamu pulang, udah kamu nginap disini saja, mawar itu walaupun hanya anak angkat tapi saya menganggap dia sebagai anak kandung jadi kamu jangan anggap saya orang lain ini mertua kamu juga kamu paham kan?"ujar mami yang dari tadi menemani rama.
"aku paham mi".
"ya udah sana kamu masuk, jangan di depan terus nanti masuk angin, kalo mau bersih bersih silahkan " "mawar tolong siapkan suami mu untuk mandi
Lama menjawab pangilan mami nya karena ketiduran , mawar pun bingung ,bukannya mas udah pamit ya kok masih ada di sini
"hujannya gede banget dari pada kenapa kenapa nanti mami suruh nginap aja nanti, yq udah mami mau pinjam baju fatah dulu buat rama , kayak nya badan mereka tak jauh beda".
"ayo mas masuk" ajak mawar ke suaminya.
"baju aku?buat apa mi?, tiba tiba saja fatah muncul di depan rumah bawa gorengan yang masih panas.
" wah panjang sekali umur kamu fatah , baru aja mami omongin kamu udah muncul, itu mami pinjam baru rumah kamu sepasang dulu ya buat salin suami mawar".
"suami mawar mi? Emang tau dari mana suami mawar kalo mawar lagi di sini padahal aku udah berharap loh mi biar mawar nggak ditemuin , dan aku aku mau nikahin dia bisik fatah?".
" kamu apa apaan sih, waktu kamu di spbu , dia melihat mawar , makanya dia ikutin kita dari belakang, mau nyamperin dia malah cemburu lihat kamu sama mawar maka nya dia langsung pulang, awalnya dia putus asa mawar akan meninggalkan dia dan berselingkuh sama kamu , tapi mertuanya nelpon dan menjelaskan semua nya".
"ya pake di bilang lagi , jadi mereka udah damai lagi mi?".
"iya masalah di kampung , si rama itu di jebak sama bibi dan perempuan yang jadi mantan rama itu , dia sepertinya susah move on dari rama" .
"ya sayang banget mi aku kehilangan mawar lagi buat yang kedua kalinya"canda fatah.
"kamu jangan aneh aneh fatah , besok kamu udah mau tunangan, sana ambil baju nya "usir mami lagi.
__ADS_1
"iya mi ini gorengan mi tadi ibu yang bikin, masih panas lo".
"sini makasih ya,kalo kamu kesini bawa ibu kamu juga ya , itu bawa payung buat ibu kamu nanti , kita bahas persiapan kamu lamaran besok".
***
semua sudah berkumpul di ruang tamu termasuk rama dan mawar, itu lah yang membuat mawar senang bersama mami warni, tidak ada membeda beda kan tidak seperti keluarga kandungnya , tidak pernah merasakan kedamaian.
"jadi bagaimana persiapan untuk lamaran besok eri apa masih ada yang kurang".mami memulai pembicaraan dan makan gorengan,
"saya rasa sih nggak ada lagi mbak tapi ini 1 pakaian seragam tinggal satu lagi cowok yang jadi pendamping fatah".
"oh iya si adi tu janji mau menemani fatah malah mendadak ada urusan"
" bagaimana kalo suami mawar aja bu", usul fatah ke ibu nya".
"bagaimana menantu apa kamu setuju dan mau mendampingi fatah besok?", tanya mami
"insyaallah siap mami,,tapi jam berapa ya soalnya saya nggak punya pakaian sini.
"berangkatnya sih siang , tapi kamu tenang saja kalo kamu mau nanti saya akan siap kan semua nya kamu tinggal pake aja ". ucap fatah sambil mencuri pandang ke arah mawar, "andaikan aja aku bisa menikahi mawar pasti aku akan bahagia,,tidak terpaksa nikah sepeti ini" gumam fatah
"baik lah mas ".
"ok kayak nya buat persiapan besok udah selesai , sekarang karena udah malam aku mau istirahat dulu "pamit fatah dan ibu nya juga megekor di belakang.
"aku pamit dulu ya selamat istirahat "pamit bu eri.
"ya udah mawar mami izin masuk kamar dulu ya, ajak juga suami mu istirahat".
"iya mi aku mau bereskan gelas dan piring ini baru tidur" ucap mawar.
pekerjaan pun selesai mawar pun masuk kamar
"sayang kamu kok malah tidur di sofa?, kamu jijik ya tidur sama aku?".
"kamu ada ada aja mas, aku cuman mau tidur di sini , kamu tidur aja disana ".
"nggak aku nggak mau tidur kalo kamu tidak di samping aku".
rama pun menghampiri mawar yang lagi duduk di sofa
"kok malah geser sih sayang?, aku ini suami mu loh?, jangan siksa mas kayak gini sayang, kamu udah tinggalin mas selama 5 hari loh, tadi mas udah minta maaf, apa kurang maaf dari mas?"
"nggak kok mas"
rama pun memeluk istrinya , namun tak ada respon apa apa dari mawar, dia cuman pasrah saja,segala cara telah di lakukan rama namun reaksi dingin tetap saja di tunjukan istrinya.
"ya udah kalo gitu, kamu masih marah sama mas, mas izin pulang aja sekarang ya".
__ADS_1
"kamu jangan aneh aneh mas ini udah malam , lagi pula di luar masih hujan, kalo kamu sakit bagaimana, kamu tidur aja disini".
"lebih baik mas dingin kena air hujan yang , dari pada mas kamu melihat sikap dingin kamu seperti ini" rama pun menuju ke arah pintu
"mas tunggu, kamu jangan pergi, maafkan aku, maaf atas sikap ku yang dingin seperti tadi sama kamu, sebenarnya hati ini menolak melakukan mas namun ketika aku melihat mu selalu terbayang poto wanita itu bersama kanh, sakit mas , sakit rasa nya " . Tangis mawar pecah mencurahkan isi hati yang belum sempat dia keluarkan tadi.
sambil memeluk istrinya"sayang kamu percaya kan kalo mas tidak akan pernah melakukan itu sama wanita lain, kemaren mas cuman di jebak".
"mas malam ini kita tidur bareng disini ya kamu jangan pergi".
" iya sayang mas mau, tapi kamu jangan bersikap dingin seperti tadi , tersiksa mas yang".
"ya udah ayo kita tidur" ajak mawar.
"sayang ini kan cuaca nya dingin banget, boleh nggak mas minta obat biar anget?"
"kamu mau aku bikinin wedang jahe mas?"
"kok malah wedang jahe sih sayang, kamu kok malah nggak peka sih?".
"terus apa dong mas?
"sayang mas yang cantik yang gemes , dan yang nggak peka ini, mas mau makan".
"aduh mas tadi kamu minta obat anget badan aku tawarin wedang jahe nggk mau , sekarang minta makan, kalo dingin ini cuman enak makan mie instan mas , sayangnya stok mie di rumah ini nggak ada mas , karena rumah ini udah lama nggak ditempatin , semenjak aku di sini aja di huni, gimana dong mas?? Mawar tampak binggung.
Sambil urut dada rama "aduh istri mas yang lugu, bukan itu maksud mas , mas pengen obat hangatkan badan pengen pelukkan sama kamu, dan mas makan itu pengen makan kamu, coba ni lihat senjata mas udah siap tempur" .
"nggak mau ah mas nanti malah kamu kasarin aku lagi kayak waktu itu".
"waktu itu kan efek obat sayang, mas janji, kali ini mas akan pelan pelan "
anggukan kepala bukti tanda setuju, rama pun melancarkan aksinya, mereka saling memuaskan, setelah 7 bulan tidak melakukannya, sampai dititik puncak kenikmatan masing masing akhirnya rama dan mawar pun tidur karena capek setelah bertukar slavina dan peluh , walaupun cuaca dingin namun menjadi gerah karena mereka.
---
walaupun tidur udah tengah malam namun mereka tetap bangun pagi bersuci lagi dan lanjut beribadah.
"semua sudah kumpul?, kalo sudah kita berangkat, sebelum berangkat kita berdoa dulu supaya diberi kelancaran dan keselamatan".
" selesai ? , oke sekarang kita berangkat" lirih mami.
hampir pukul dua belas mereka sampai, baik fatah dan dinda, mereka belum pernah sama sekali bertemu, cuman orang tua mereka saja yang saling bertemu.
dinda mengintip ke arah jendela kamarnya ada sekitar 5 mobil yang datang, kebetulan mobil yang didepan adalah mobil yang di tumpangi rama dan dinda, awalnya rama keluar cepat dari mobil , ingin membantu mawar keluar mobil, dia ingin juga mempraktekkan apa yang pernah ia lihat perlakuan romantis mawar dan fatah.
" dalam kamar dinda yang penasaran siapa calon suaminya mengintip dari balik jedela, alangkah kagetnya dia ternyata yang keluar dari mobil adalah rama.dengan cepat dinda menutup jendela lagi dia sangat senang yang melamar dia teryata rama.
"aku nggak nyangka ternyata mas rama mempercepat lamarannya sama aku, aku mau menerimanya langsung kalo gitu ".lirih dibda kepedean,
__ADS_1
ya lamaran dinda dan fatah emang di percepat sehari.