
di rumah fatah
Seperti biasa azan subuh mawar dan anak nya sudah bangun, di kasih susu fadil akan tidur lagi , mawar melanjutkan sholat subuh dan berberes rumah, dan lanjut masak , tapi karena sekarang bukan tinggal dirumah suaminya mawar binggung mau mengerjakan apa.
Tak lama bu eri keluar dari kamar nya dan menuju dapur.
"mawar ??"
" eh iya bu, ada yang bisa saya bantu??"
"nggak usah repot repot mawar biar ibu aja yang kerja kan nanti anak mu naggis".
" fadil barusan tidur lagi bu paling bangun jam 8 nanti".
"oh ya udah kamu bantu potong sayur aja kita bikin nasi goreng buat sarapan".
setelah berkecimpung selama tiga puluh menit nasi goreng mereka pun matang dan segera makan".
karena pekerjaan rumah selesai, mawar dan bu eri lagi santai santai di depan rumah, sambil mengasuh anak nya ,sedangkan fatah lagi sibuk di depan laptopnya mengurus pekerjaan.
" mawar sabtu besok fatah akan melamar seorang perempuan , dia itu sahabat lama mendiang ayah nya fatah , sebenarnya fatah menolak tapi mau gimana lagi itu udah perjanjian mereka ketika masih hidup"
"maksud bibi kak fatah di jodohkan?".
"ya begitulah, makanya sekarang rama pulang kesini , oh ya aku mau hubungi mami kamu dulu , apa dia jadi pulang kampung, kemaren ibu menghubunginya dia mau pulang".
"benar kah bu ?aku kangen banget sama mami".
"nah ini dia mengangkat telpon ".(hallo mbak gimana kabarnya ?oh ya jadi nggak pulang kampung?)".
("hallo juga eri , ini aku udah di bandara , setengah jam lagi pesawatnya mau berangkat").
"(serius mbak?, aku suruh fatah jemput sama mawar ya?)"
"(mawar?? Dia ada di sana ? )".
"(iya mbak nanti pas mbak nyampe aku akan ceritakan semuanya?)"
"(ya udah kebetulan aku mau masuk kepesawat ni)".
"(hati hati mbak semoga selamat sampai tujuan)".
__ADS_1
" gimana bu mami jadi pulang kampungnya?"
"iya sekarang dia udah di bandara , kamu siap siap nya jemput mami mu sama fatah".
"baik bu".
Fatah dan mawar pun berangkat ke bandara.
selama di ruang tunggu , fatah tak berhenti untuk memandang mawar, sebenarnya semenjak dia kuliah dan rama masih smp fatah mulai suka sama mawar namun perasaan itu dia pendam sampai mawar pergi melanjutkan sekolah nya ke tempat kampung bapaknya, dan perasaan itu muncul lagi kemaren ketika bertemu lagi sama mawar.
"wajah mu yang ayu dan cantik seperti ini , kamu di sia sia in sama suami mu mawar, suami mu malah bermain api dalam pernikahan kalian, ingin rasanya bahu aku ini menjadi sandaran oleh mu, aku rela mengantikan suami dan ayah pada anak mu, namun apa daya aku udah di jodohkan"lirih fatah dalam hati sembari memandang wajah mawar.
"mawar, apa kamu sangat mencintai suami mu?"tiba tiba saja pertanyaan konyol keluar dari mulut fatah.
"maksud mas? Mas kalo aku nggak cinta nggak mungkin aku mau menikah dengan mas rama ".
"ya maksud aku apa setelah perlakuan suami mu saat ini kamu akan mencintainya?".
"aku nggak tau kak , rasa nya sakit banget atas penghianatan yang telah di lakukan pada aku , nggak cuman itu kak bibi mas rama juga sering menghina aku serta anak aku juga ".
" apa kamu yakin dia akan mencari kamu?" .
"bisa jadi kak dia cari aku , karena mas rama itu sangat peduli sama kami, paling dia cari aku ke tempat orang tua aku dan nenek, kalo kesini dia sepertinya tidak tau karena aku tidak pernah membawa dia kerumah mami, dan aku juga tidak pernah memberi tahu".
"mana ada yang mau sama aku kak, sudah punya anak dan aku hanya orang miskin".
"nggak ada yang mungkin mawar, dia ada du sekitar kamu".
"kakak jangan mengada ada kak, di sini tidak ada siapa siapa selain kakak".
"aku mau jadi ayah bagi anak kamu nanti, kalo suami mu pergi meninggakkan kamu dan memilih perempuan itu".
" mustahil kakak mau sama aku, kakak aja sebentar lagi akan bertunangan dengan perempuan lain".
"cuman di jodohkan mawar, lagi pula kalo nanti nya aku kurang suka aku bisa menolak ".
"itu mami kak"mawar menujuk kesebuah arah dimana keberadaan orang tua angkatnya .
" benar ayo kita samperin mereka".
mereka pun saling berpelukan , walaupun hanya sebatas anak angkat tapi mawar sudah di anggap anak kandung sama maminya.
__ADS_1
"ini cucu mami mawar?tampan sekali cucu oma, sini oma gendong cu".
"iya mi".
"fatah kita mampir kerumah makan dulu mami lapar nih pagi tadi cuman sarapan roti aja".
"siap mi".
Mobil mereka pun melaju dan mencar rumah makan terdekat.
"ayo kita makan dulu"ajak mami saat mereka sampai dirumah makan .
"kita langsung pulang atau mau mampir le yang lain dulu mi?".
"kita pulang aja ".
"bagaimana suami mu mawar? Rumah tangga kalian nggak kenapa kenapa kan "pertanyaan mami membuat mawar kelagapan.
"nggak kenapa kenapa mi"elak mawar.
"kalo nggak kenapa kenapa nggak mungkin kamu pergi dan bersembunyi , kalo ada masalah atau salah paham sebaiknya kalian selesaikan , jangan seperti ini, nanti nya takut ada pihak pihak yang tidak bertanggung jawab, yang berusaha menghancurkan hubungan kalian".
"mami mengangap aku orang lain mi"cerocos fatah.
"kamu merasa fatah?, kamu jangan berfikir aneh aneh, kamu kira nggak tau kamu naksir mawar selama ini kan, kamu mau mawar pisah sama suami nya nggak kasian kamu ini lihat bayi kecil harus di pisahkan sama bapaknya".
"nggak gitu juga mi, kalo jodoh apa salah nya, jodoh nggak ada yang tau mi".
"alah kamu nyetir aja dulu yang benar sana ".
"iya mi tapi kita mampir ke spbu dulu ya , ini bahan bakarnya tinggal sedikit ".
"ya udah sekalian isi full aja biar mami yang bayar".
"siap laksanakan mi".
Sesampai di spbu , mawar izin ke fatah dan mami nya untuk ke toilet .
"mawar?, siapa laki laki itu? Kemana dia ? , tega sekali kamu mawar semudah itu kamu menggantikan aku" , rama cemburu melihat perlakuan fatah ke mawar.
"dinda lama banget sih, itu mawar udah mau berangkat , ah iya aku ikutin mereka sama ojek aja , bodo amat sama dinda , yang penting aku tidak kehilangan jejak mawar lagi.
__ADS_1
" pak ojek".
Rama menyetop ojek buat mengikuti mawar.