
Rey yang bertemu dengan pedang yang bisa bicara. Dia menenangkan dirinya dan mendekatinya.
“Aku Aru dan jiwaku adalah Rey juga Aru. Terima salam kami.” Rey memberikan salam dan membungkukan badannya dengan tangan kedepan seperti pendekar yang pernah Rey lihat.
“Menarik, selama 200 tahun aku hidup baru kali ini melihat ada manusia yang memiliki dua jiwa,” ucap Pedang tersebut.
“Jika, boleh tahu siapa nama Senior? Dan kenapa anda bisa disini teruji rantai seperti itu?” tanya Rey.
“Hmm … kau cerewet tapi aku senang sudah lama sekali aku sendiri disini. Baik, aku akan memperkenalkan diriku. Aku Xiao Lee dan pedang ini dibuat oleh diriku sendiri,” ujar bangga Xiao Lee.
“Bagaimana bisa senior berada di pedang itu?” tanya Rey
“Jika, aku bercerita maka, aku juga harus bercerita kisahmu!” ujar Xiao Lee.
“Aku janji, senior,” jawab Rey.
Rey duduk bersilang dan Xiao Lee mulai menceritakan tentang kehidupannya. 160 tahun yang lalu Xiao Lee adalah seorang putri tunggal dari Klan Gunung Putih. Dia yang sangat menyukai ilmu pedang membuatnya berlatih setiap hari di belakang perguruannya hingga disuatu hari seseorang dari murid perguruan melihatnya berlatih dan Xiao Lee yang merasa terharu akan hal itu membuatnya mereka berlatih bersama hingga cinta tumbuh diantara mereka.
Cinta mereka tumbuh semakin besar hingga diketahui oleh Ayahnya yang merupakan ketua dari Klan Gunung Putih. Ketuanya murka akan hal itu membuat Xiao Lee dan pemuda bernama Kim Shu itu diusir dari perguruan. Mereka menjelajahi dunia membantu orang dan bahkan berperang melawan ketidak adilan sebagai petualang.
Hingga suatu saat, Xiao Lee dan Kim Shu disewa untuk berperang di Hutan Kegelapan oleh Duke kerajaan Exodia namun, peperangan itu berakhir dengan kegagalan. Aku yang kehabisan energy membuatku tewas di medan perang. Kim Shu yang selamat pada peperangan itu tidak menerimakan kematian Xiao Lee. Dia kembali ke gua ini dan membuat sebuah pedang yang terkuat serta merencanakan untuk membangkitkan Xiao Lee kembali. Sihir itu dia dapatkan dari ras bayangan Klan Iblis. Menurutnya, jika kekuatan jiwa dan kekuatan pedang disatukan maka, Roh yang sudah meninggal bisa kembali lagi.
Kim Shu membuat lingkaran sihir serta bahan-bahan yang diperlukan untuk pembangkitannya namun, semua usahanya itu gagal. Jiwa Xiao Lee tidak kembali ke tubuhnya melainkan kepada pedang yang dibuatnya. Kim Shu yang merasa ditipu menjadi murka juga jiwa Xiao Lee yang belum stabil menambah kemarahan Kim Shu.
Dia pergi keluar gua serta membantai seluruh penduduk desa yang berada tidak jauh dari gua ini. Kejadian itu membuat gempar dunia. Beberapa petualang kelas tinggi pun tidak bisa menghentikannya hingga Klan Gadis Suci menghadapinya. Klan Gadis Suci merupakan Klan yang ternama karena yang berada dalam Klan itu merupakan utusan Dewa sendiri.
Salah satu prajurit yang datang dan mengunakan sihir tingkat tinggi yaitu Unlimited Prison. Serangan sihir itu membuat Kim Shu dan Xiao Lee terikat oleh rantai dan tidak bisa mengeluarkan tenaga fisik dan sihirnya. Klan Gadis Suci menepatkan mereka di gua ini menjadi tempat untuk mengurung mereka berdua. Waktu terus berlalu hingga Kim Shu meninggal terlebih dahulu dan Xiao selama 160 tahun ini terjebak didalam pedang.
Xiao Lee menyelesaikan ceritanya dan Xiao Lee meminta cerita juga dari kisah hidup Rey. Rey yang berjanji maka, dia menceritakan semuanya dari kehidupan Rey juga Aru serta pertemuan mereka.
\*
“Hmm … Rey, maukah kau membantuku?” tanya Xiao Lee.
“Tentu, aku merasa terhormat untuk membantu Senior. Bantuan apa yang bisa aku berikan?” ujar Rey.
“Bebaskanlah aku dan satukanlah aku dengan senjata milikmu!” seru Xiao Lee.
Rey terkejut dengan permintaan yang tidak terduga dari Xiao Lee. Rey yang ragu dengan kemampuannya membuatnya bertanya kepada Aru yang berada didalam dirinya.
“Aru, apa aku bisa melakukannya?” tanya Rey.
“Aku belum bisa memastikan namun, dengan energy sihir yang berada dalam tubuh ini bisa saja kau memecahkan sihir yang mengikat Xiao Lee,” jawab Aru.
__ADS_1
“Baik. Aku akan mencobanya,” jawab Rey.
Rey kembali melihat Xiao lee, “Senior, aku tidak janji bisa membebaskanmu tapi, aku akan mencoba sebaik mungkin,” ujar Rey.
“Terima kasih Rey,” ucap Xiao Lee.
Rey membuat lingkaran Induk dan lingkaran anak pada Xiao Lee. Rey membuat lingkaran dibawah Xiao Lee yang tergantung antara dua tiang dengan terikat rantai dan disambungkan kepada tongkat bambu milik Rey.
Persiapan ritual Synthesis selesai. Kedua tangan Rey diluruskan menghadap tongkat.
“Senior, kau siap?” tanya Rey.
“Kapanpun,” jawab Xiao Lee.
Rey menutup matanya dan berkonsentrasi, “All Synthesis,” ucap rapalan Rey.
Setelah merapal itu pedang beserta rantai menjadi cair dan menjalar ke tongkat bambu Rey hingga tongkat bambu itu berubah warna menjadi hijau pekat.
Setelah Rey merasakan bahwa ritualnya telah selesai. Dia membuka matanya dan terkejut melihat perubahan yang terjadi pada tongkat. Rey mengambil tongkat itu dan bertanya kepada tongkat itu didalam batinnya.
“Senior, kau ada disana?”
“Kau memang luar biasa Rey, kamu berhasil memecahkan sihir Unlimited Prison. Terima kasih, Rey.”
“Senior tidak perlu sungkan. Aku hanya membantu apa yang bisa aku bantu,” jawab Rey.
“Aku tidak begitu mengerti. Tapi, aku lebih suka jika kita berteman saja. Bagaimana?” ujar Rey.
“Haha … aku sudah lama sekali tidak mendengar kata-kata seperti itu, Baik. Kita berteman!”
“Hmm … terima kasih Senior,” ujar Rey.
Tiba-tiba Aru memotong pembicaraan, “Terima kasih Senior, aku Aru salam kenal,” ujar Aru.
Rey dan Xiao Lee terkejut saat mendengat Aru yang bisa berkomunikasi antara mereka.
“Ohh … aku sangat senang bisa berkomunikasi denganmu Aru dan kalian jangan panggil aku Senior, panggil saja Xiao Lee,” ujar Xiao Lee.
“Baik, Xiao Lee.”
“Baik.”
Rey dan Aru serempak menjawab.
“Rey, kenapa kau tidak memeriksa kekuatanku didalam tongkatmu?” ujar Xiao Lee.
“Baik, aku akan memeriksanya.”
__ADS_1
Rey pun berkonsentrasi dan merapalkan, “Archive.”
Tidak lama kemudian muncul perubahan data yang mengejutkan,
[Nama: Xiao Lee],
[Kekuatan: +578],
[Daya tahan: tidak terpatahkan],
[Kualitas: S],
[Sihir: Pelahap tingkat 1, Steam tingkat 1, Unlimited Prison tingkat 1, tidak terdeteksi],
[Kemampuan: Kebal Sihir +10%, Kecepatan +45%, Kultivasi +60% ],
[Synthesis: 34].
Rey yang melihat itu banyak hal yang membingungkan atas perubahan pada tongkat.
“Xiao Lee, aku tidak mengerti dengan tidak terdeteksi, Kultivasi, dan pedang?!” ujar Rey.
“Rey, tenangkan pikiranmu! Nanti, aku akan mengajarkanmu,” jawab Xiao Lee.
Rey menghela nafas panjang, “Aku mengerti,” jawab Rey.
“Aru, apa memang Rey seperti ini?” tanya Xiao Lee.
“Memang seperti itulah Rey,” ujar Aru.
Mereka pun saling tertawa senang didalam pemikiran Rey.
“Rey, aku ada satu permintaan!” ujar Xiao Lee.
“Apa itu?” tanya Rey.
“Pertemukan aku dengan jenazah Kim Shu disini,” jawab Xiao Lee.
“Baiklah, tidak masalah,” ujar Rey yang menganggukan kepalanya.
Ilustrasi Xiao Lee (Sumber: Pinterest)
\\*
__ADS_1