
...……...
...Kediaman Keluarga Zhu...
...…………...
"Cepat! Cepat! Apa Kau sudah menemukannya?"
"Be-belum nona"
"Aish! Cepat cari!" Zhu Lian memijit pelipisnya merasa bingung tatkala mengetahui adik iparnya, dan Rong Hua menghilang.
"Bagaimana ini... Kenapa mereka berdua bisa menghilang?" Ia mondar-mandir kebingungan. Tiba-tiba, dibelakangnya muncul seseorang.
"Nona!"
"Bagaimana? Apakah sudah ketemu?"
"Belum nona, tapi..."
"Cepat katakan!"
"Itu, Saya menemukan sebuah jejak kaki kecil disekitar hutan persik..."
"Hutan persik...?" Zhu Lian tampak berpikir, dengan raut wajah serius, Ia segera berkata, "Selidiki di sana! Temukan adik ipar ku secepat mungkin!" Perintahnya lagi.
"Baik nona!" Jawab orang itu lalu menghilang.
"Yue'er, dimana sebenarnya Kau..." Gumamnya penuh gelisah. Ia sangat takut jika adik ipar kesayangannya kenapa-kenapa.
"An'er, ada apa sebenarnya..? Kenapa Kau begitu gelisah?" Tanya sesosok wanita cantik yang tidak lain adalah ibu dari Zhu Lian. Wanita itu datang untuk mengecek anaknya, Ia kira Zhu Lian akan gugup atau apa, nyatanya anaknya tengah gelisah dengan alasan tidak Ia ketahui.
"Ibu..." Wajahnya tampak rumit dan juga cemas. Intinya, suasana hatinya berada di keadaan buruk.
"Hm.. Ada apa? Coba katakan" Tanya perempuan itu mengernyit bingung.
"Ini... Ini tentang adik ipar ku..." Jawabnya.
"Shangguan Yue? Ada apa dengannya? Dan apa hubungannya dengan dirimu yang gelisah?"
"Tentu saja ini ada hubungannya ibu... Dia dia menghilang semalam? Tidak Aku tidak tahu. Intinya saat ini Yue Yue dan juga Rong Hua menghilang!" Ujarnya dengan nada serius.
Ibu Zhu Lian menegang, Ia pun juga mulai cemas layaknya sang anak, "Shangguan Yue adalah nona muda kesayangan patriark. Jika... Jika Dia menghilang ini akan berimbas buruk kepada kita."
"Aku tahu Ibu! Tapi, Aku lebih mengkhawatirkan keadaan Yue Yue. Dia masih kecil Aku takutnya-
"Nak, gunakan sebagian penjaga rahasia untuk mencari Nona Shangguan."
"Apakah boleh?"
"Iya, cepat! ini token nya, Ibu akan menemui Ayahmu terlebih dahulu. Setelah selesai kembalilah ke kamar, dan segera bersiap-siap untuk pertunangan!"
"Baik ibu!"
"Yun Gege ... maafkan Aku karena tidak becus menjaga Yue Yue," Gumamnya berbalik lalu pergi.
Berbeda dengan anggota keluarga Zhu yang tengah cemas akan keberadaan Shangguan Yue, di keluarga Shangguan sendiri mereka masih sibuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk hari pertunangan. Mereka pun juga belum mengetahui bila nona muda mereka telah menghilang entah kemana. Sedangkan, para penjaga yang mengawal gadis mungil itu juga kini tengah tidak sadarkan diri yang membuat situasi kian lama kian gawat.
...………...
...Kediaman Utama Keluarga Shangguan...
...………………...
"Letakkan yang benar, jangan sampai benda itu terjatuh!"
"Ya ya berikan karpet merah ditengah!"
"Hey! Kau yang di sana, geser sedikit lampionnya! jangan sampai tidak simetris dengan yang lain!"
"Kalian letakkan meja perak disebelah vas!"
"Oh, hey! Ganti ikan ini dengan ikan roh bercahaya!"
Tampak Shangguan Shu berteriak ke sana kemari. Ia benar-benar sibuk untuk hari ini. Esok, merupakan hari pertunangan keponakannya, tentu Ia perlu turut andil sebagai bentuk ikatan antar anggota keluarga.
__ADS_1
"Hah... ini benar-benar melelahkan" Ujarnya seraya mengipasi diri menggunakan kipas lipat. Padahal pria ini tidak berkeringat sedikitpun, tapi yah... mungkin hanya ingin menyejukkan badan.
"Nah, nanti Aku perlu meminta imbalan" Ujarnya lagi sendirian. Ia tersenyum. Saat ini di kepalanya telah tersusun rencana hantu yang akan Ia minta kepada saudara pertamanya yang tak lain adalah Shangguan Qingshui.
"Imbalan apa?" Tiba-tiba dibelakangnya muncul sesosok pria tampan dewasa.
Shangguan Shu menegang, dengan perlahan Ia berbalik. Terdapat senyuman manis dibibir nya. Dia yakin, rencananya kali ini akan gagal lagi.
Hah... Aku sungguh kena sial... Batinnya penuh nada mengeluh.
"Tidak ada... Kakak~ Hehe"
"Mencurigakan, jelas-jelas kemarin Kau sendiri yang menawarkan diri untuk membantuku" Cibir Shangguan Qingshui menaikkan bibirnya jijik. Entah kenapa, pria ini merasa bahwa adik bungsunya teramat cocok dengan pepatah yang berbunyi, 'Ada udang di balik batu.' Sangat tidak bisa dipercaya, dan akan melakukan segala cara demi mendapatkan keuntungan.
Terlihat baik memang, tapi pasti ada maunya, "Ck, dasar pria udang!" Cibirnya lagi.
"Hah...?"
"Sudahlah, kerjakan pekerjaanmu. Nanti akan Aku beri sesuatu. Tapi, dengan satu syarat!"
Shangguan Shu berbinar, dengan cepat Ia bertanya, "Apa itu Kak! Katakan saja, pria tampan ini akan melakukannya!"
Shangguan Qingshui tampak puas dengan balasan adiknya. Ia lalu menyeringai lebar yang membuat Shangguan Shu entah mengapa merasakan bulu kuduknya berdiri. Intuisinya mengatakan bahwa kali ini, kesialannya akan bertambah beberapa kali lipat. Dan pasti ini buruk untuknya.
"Bunuh beberapa hewan roh tingkat 7, minimal 100. Hewan-hewan itu akan dibuat untuk sajian makanan... Bisa..?"
...……...
[Untuk tingkatan, baik itu Kultivasi, hewan dan sebagainya, akan saya tulis setelah bagian ini selesai. Mungkin Cp 22/23 atau 24]
...……………...
Sudah dia duga, Shangguan Shu mengerang sebelum pada akhirnya menatap kakak prianya dengan raut memelas, "Kakak~ Kenapa begitu sulit~ Tidak adakah yang lebih mudah? Misal, hewan roh tingkat 5?"
"Tidak! Jika kau tidak membawanya hari ini, perjanjian kita akan kadaluarsa!"
Shangguan Shu rasanya ingin menangis tanpa air mata, apa ini namanya perjanjian? Bukankah sama saja dengan barter? Ia memberikan hewan roh, sedangkan kakaknya memberikan sesuatu hal yang tidak Ia ketahui. Dan ada tenggat kadaluarsanya pula.
"Huhu~ Nenek! leluhur! Kenapa Aku begitu sial~" Ujarnya menundukkan kepala dengan raut yang sangat menyedihkan.
...………...
...…………………...
Hari pertunangan akhirnya tiba. Shangguan Yun yang berada di kamarnya tampak sedikit gugup. Ia terlihat bercermin dan mulai merapikan beberapa anak rambutnya yang agak mengganggu. Padahal, tanpa dirapikan pun itu tidak akan berdampak banyak kepada penampilannya. Wajar, orang tampan.
"Ekhem..! Bagaimana apakah ini bagus?" Tanyanya kepada pemuda yang tengah menyeruput teh.
"Oh saudaraku, kenapa Kau begitu gugup dan... sedikit narsis?" Balas Shangguan Xiu mengernyit. Ia menggelengkan kepalanya, memang jika sudah dibutakan oleh cinta akan seperti ini. Mengerikan.
"Aku tidak ingin jatuh cinta" Gumamnya pelan.
"..."
Walaupun hanya gumaman, Shangguan Yun tetap bisa mendengarnya. Ia menatap sepupunya dengan pandangan aneh.
"Hais, sudahlah... Ngomong-ngomong, Aku merindukan Zhu Lian, sudah lama Aku tidak bertemu dengannya. Terakhir kali bertemu saat Ia menemui Yue'er..."
Shangguan Xiu memutar bola matanya malas, "Oh ayolah, itu baru beberapa hari yang lalu... Jangan menjadi alay seperti paman Shu!"
"Huh! Pria sepertimu tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya!" Cibir Shangguan Yun cemberut.
Shangguan Xiu hanya menjulurkan lidahnya, "Tidak peduli."
Tiba-tiba Ia teringat sesuatu, dengan segera Ia membalikkan badannya di atas kursi agar bisa menghadap Shangguan Yun, "hey, lalu... di mana Yue kecil? Kenapa Aku tidak melihatnya sejak tadi?"
Pria yang ditanya menaikkan salah satu alisnya, "Hmm... Kalau tidak salah sedang berada di kediaman Zhu."
"Kota Teratai?"
"Hm... Ya, nanti Yue'er akan pulang saat Keluarga Zhu kemari"
"Oh..."
Ini ... Kenapa perasaanku tidak enak ya...? Apa ada sesuatu yang buruk terjadi kepada Yue'er? Batin Shangguan Yun, tapi Ia segera menggelengkan kepalanya merasa tidak mungkin.
__ADS_1
"Tidak, dia pasti baik-baik saja" Gumamnya.
.
.
.
Saat ini pertunangan telah berlangsung. Pertunangan antara Keluarga Shangguan dan Keluarga Zhu, Shangguan Yun dan Zhu Lian. Mereka berdua adalah bintang pada siang ini.
Para tamu undangan pun juga terus berdatangan, mulai dari keluarga aristokrat kekaisaran, Keluarga kaisar, dan bahkan beberapa keluarga kelas satu lainnya.
Ini merupakan hari baik dan perayaan yang teramat meriah. Barang-barang serba perak juga terlihat di seluruh penjuru kediaman utama Keluarga Shangguan. Hiasan berwarna merah juga tidak luput dipasang sebagai bentuk ciri khas dari pertunangan.
"Pasang cincin untuk pasangan...!" Ujar sang pemandu.
Shangguan Yun tersenyum, Ia kemudian memasangkan cincin berukiran bunga yang rumit di jari telunjuk Zhu Lian.
Berbeda dengan Shangguan Yun, Zhu Lian, perempuan itu memasang wajah setengah cemas karena adik iparnya masih belum ketemu. Dan sayangnya, Shangguan Yun tidak menyadari itu semua karena baginya wajah Zhu Lian tampak biasa saja.
"Sekarang giliran mu..." Ucap pria ini tersenyum lembut kepada Zhu Lian.
"I.. Iya" Kemudian, Ia memasangkan cincin pasangan di jari telunjuk Shangguan Yun. Tangannya tampak bergetar tatkala ingin memasangkan cincin tersebut.
Perempuan itu menggigit bibirnya sedikit ragu, Ia takut tidak pantas menjadi pendamping Shangguan Yun karena tidak becus dalam menjaga adik iparnya.
"Ada apa...?" Tanya Pria itu mengernyit, Ia juga terlihat memegang pergelangan tangan Zhu Lian agar tidak bergetar lagi.
Perempuan itu menggeleng sebentar. Dia menghembuskan napas pelan dan mulai memasangkan cincin tersebut dengan benar.
Tapi, mendadak...
BOOMMM!!
"Akh!" Zhu Lian terkejut setengah mati. Untung saja cincinnya telah terpasang. Jika, tidak? Mungkin benda ini akan terjatuh.
Shangguan Yun memeluk Zhu Lian hingga memunggungi kursi penonton. Ia lalu melirik kebelakang. Tatapannya menajam, seolah tidak suka.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Zhu Lian khawatir.
"Aku tidak tahu" Jawab pria itu menggeleng.
Sedangkan, di kursi penonton. Semua orang telah berdiri menghadap arah suara. Mereka was-was jika terjadi sesuatu hal yang buruk. Pasti, ada niat terselubung dari Serangan tadi, pikir beberapa dari mereka.
"LINDUNGI PANGERAN!" Teriak para pengawal Keluarga kaisar dan segera mengelilingi seorang pemuda tampan yang dipanggil pangeran itu.
"Ada apa ini, bagaimana bisa ada suara ledakan?"
"Kurasa ada yang sedang menyerang Keluarga Shangguan.."
"Apa mereka tidak tahu bahwa disini telah terkumpul orang-orang penting dan terkuat di seluruh kekaisaran?"
"Entahlah, pasti mereka tahu, tapi...-"
BOOMMM...!!!
..._________________...
...🌙[Bersambung...]🌙...
...……………………………………...
...Maaf Guys, sebenarnya Update Chapter ini itu harusnya kemarin. Tapi, yah.. karena banyak tugas yang bikin kepala pusing tujuh keliling jadinya update hari ini....
...Maaf Yah~😳...
...……………………………………...
...Jangan lupa like dan komennya~...
...It's easy guys~...
...See U~...
...-Marionatte Rose-...
__ADS_1