
"bapak ku mas.bapak masuk ke rumah sakit mas"(ucap Mala hampir saja menangis).
"astaghfirullah alazim.sakit apa bapakmu?".
"aku gak tau mas gimana kalo kita ke sana sekarang?"(ucap mala).
"yaudah kamu mandi duluan sana?"(ucap Dika).
"iya mas"(ucap Mala sambil masuk ke dalam kamar mandi).
"loh mas kamu mau ngapain?"(ucap Mala ketika melihat Dika masuk ke dalam kamar mandi).
"ya aku mau mandi bareng sama kamu lah yu buruan mandi nanti terlambat loh?"(ucap Dika).
"ih mas malu aku mas".(ucap Mala menutupi tubuhnya menggunakan handuknya).
"malu kenapa sih kan aku udah liat semua postur tubuh kamu semalam.jadi buat apa malu"(ucap Dika langsung mengendong Mala ke bathtub).
"mas geli ah ahahahaaa...mas geli ahahaa.."(teriak Mala karena dirinya merasa geli dikelitiki oleh Dika).
selesai mandi mereka memakai pakaiannya.mala turun ke bawah menuju dapur ia membuat makanan untuk Bapaknya dan adiknya.selesai memasak mereka mampir ke sebuah mini market membeli buah-buahan yang tersedia di sana.tak lama kemudian mereka sampai di rumah sakit."maaf apa di sini ada yang dirawat kemarin malam namanya pak Muhammad Mail Ibrahim?"(ucap Mala bertanya kepada seseorang petugas rumah sakit).
"sebentar ya mba saya lihat data pasien dulu ya?".
"benar pak Muhammad Mail Ibrahim ada di lantai 4 ruang 4012 C"(ucap seorang petugas rumah sakit).
"makasih ya pak?".
mereka pergi ke lantai empat menggunakan lift setelah sampai di lantai empat mereka memasuki kamar 4012 ia mencari yang bertulisan huruf C."assalamualaikum"(ucap mala dan Dika).
"waallaikum salam"(ucap Mesya).
"Mesya gimana keadaan bapak?"(ucap Mala kepada adiknya).
"ya seperti itu ka belum ada perubahan sama sekali.ka Mesya mau ngomong sama kakak di luar?"(ucap Mesya kepada kakaknya).
"mas kamu tunggu bapak di sini sebentar ya mas?aku sama Mesya keluar sebentar?"(ucap Mala pamit kepada suaminya).
Dika menganggukkan kepalanya itu tandanya Dika memperbolehkannya.
"ada apa sya?"(ucap Mala duduk di sebelah Mesya).
"ka semalam dokter bilang sama aku ka kata dokter itu bapak kena kangker otak selama 5 tahun kata dokter bapak harus di bawa ke rumah sakit yang lebih bagus untuk melakukan operasi ka tapi uang tabungan aku gak cukup buat bayar Operasi bapak ka aku bingung harus bagaimana?"(ucap Mesya menangis).
__ADS_1
"ya Allah bapak-bapak kenapa bapak menyimpan penyakit ini sendirian bahkan ibu juga gak pernah bilang sama kakak kalo bapak punya penyakit yang seganas begini kenapa bapak gak bilang sama kita-kita gitu?"(ucap Mala meneteskan air matanya).
"terus kata dokter biaya operasi bapak berapa sya?"(ucap Mala memegag tangan Mesya).
"kata dokter kemungkinan biaya sekali operasi bisa 50 juta itupun hanya sekali kata dokter harus rutin operasi setiap enam bulan sekali ka"(ucap Mesya).
"apa 50 juta sekali operasi.aduh gimana ya dek kakak juga bingung nanti kakak bilang ke mas Dika dulu deh tentang masalah ini".
selesai menjenguk bapaknya Mala dan Dika kembali ke rumahnya.sesampainya di rumah nya mereka masuk ke dalam kamar."mas kamu mau kopi?"(ucap Mala membawa gelas kotor ke bawah).
"boleh deh".
Mala turun ke bawah menuju dapur ia mencuci gelas kotor setelah mencuci gelas ia membuatkan kopi untuk Dika."mas ini Kopinya mas"(ucap Mala meletakkan kopinya di atas meja).
"makasih ya sayang?".
"iya sama-sama mas.mas?"(ucap Mala duduk di sebelah Dika).
"kenapa sayang?"(ucap Dika sambil menyeruput Kopinya).
"mas aku boleh gak pinjam uang kamu 50 juta?"(ucap Mala memegag tangan Mala).
"mau buat apa uang sebanyak itu sayang?"(ucap Dika bingung).
"ja..jadi tuh begini mas tadi Mesya bilang sama aku kalau bapak kena kangker otak sudah dari 5 tahun mas aku sama Mesya gak pernah tau tentang penyakit bapak.soalnya bapak gak pernah ngeluh sakit di depan kami berdua mungkin yang tau ini hanya ibu sama bapak.makannya aku mau bantu menyembuhkan bapak dengan cara operasi itu"(ucap Mala menangis).
"apaan sih kamu mas"(ucap Mala kesal dan memukul dada Dika).
"aduh sayang aku sakit dong dipukulin kaya begini"(ucap Dika).
"iya nanti aku bakalan bawa bapak kamu ke rumah sakit yang bagus kalau perlu bapak kamu aku bawa ke Singapura di sana tempat rumah sakit yang terbaik".
"seriusan mas?"(ucap Mala).
"iya aku serius".
"makasih banyak ya mas?"(ucap Mala memeluk erat Dika).
"kamu gak usah minjem uang sama aku Mala kan kamu sekarang sudah menjadi istri aku jadi uang aku uang kamu juga.lagi juga aku memberi uang itu masih kurang buat Nebus kamu dari orang tua kamu Mala aku sangat beruntung bisa mempunyai istri secantik kamu"(ucap Dika).
"bisa aja kamu mas".
"yaudah yu tidur nanti aku yang urus masalah ini kamu fokus aja sama kewajiban kamu sebagai istri"(ucap Dika).
__ADS_1
"iya mas".
Dika menyelimuti tubuh mala dan memeluk Mala dengan erat.semenjak kejadian malam itu Mala jadi terbiasa di peluk oleh Dika.
"Sya gw minta sama lu tolong urus paspor gw, Mesya,sama bapaknya Mala pak Mail sama Mala juga untuk ke Singapura ya?ini data-data mereka"(ucap Dika duduk di kursi kantornya).
"emangnya Lo mau ngapain sih ke sana? tumben-tumbenan banget Lo ke luar negeri"(ucap Hasya).
"pak Mail sakit dia kena tumor otak stadium 3 makannya gw mau bawa pak Mail berobat mungkin dengan cara ini Mala bisa berubah ke gw"(ucap Dika).
"yaudah nanti gw juga bantu urus semuanya dah dik buat Lo sama Mala bahagia"(ucap Hasya).
"makasih ya Sya Lo bukan cuma sekertaris gw doang tapi Lo sahabat gw yang paling terbaik di dunia ini"(ucap Dika).
"gw serahin urusan ini sama Lo sya gw balik dulu ya?"(ucap Dika).
***
"halo sya?".(ucap Mala).
"iya ka ada apa?"(ucap Mesya).
"sya kakak punya kabar gembira".
"kabar gembira?".
"iya kabar gembira".
"kabar gembira apa ka?".
"jadi tuh kemarin kakak bilang sama mas Dika terus kata mas Dika mau bantu kita sya".
"Alhamdulillah ka syukur kalo begitu ka aku ikut seneng".
"eh sya tau gak kata mas Dika bilang dia bakalan bawa bapak berobat ke rumah sakit yang terbaik di Singapura sya".
"apa ka seriusan ka?".
"iya kakak serius".
"oh iya ka udahan dulu ya ka ada dokter yang meriksa bapak dah".
"**YU GUYS TOLONG BANTU DUKUNG CERITA INI YA DAB JANGAN LUPA BERI DUKUNGAN AUTHOR DENGAN MEMBERIKAN LIKE YANG SEBANYAK-BANYAKNYA,COMEN SEBANYAK-BANYAKNYA,DAN BERIKAN VOTE BERUPA KOIN ATAU PUN POIN YANG SEBANYAK-BANYAKNYA, MAKASIH 🙏🙏😘
__ADS_1
YU FOLLOW IG AUTHOR YU: @ Oktaviyan_d.o
JANGAN LUPA LIKE AND COMEN JUGA YA? MAKASIH 😍😍**