
"Ohh..jadi ini Perempuan yang kamu omongin Dikantor itu.jadi kamu pindah karena takut ketahuan sama dia kalau kita berdua akan menikah?"(ucap Jesy).
Jesy mendekati Mala tetapi Dika menariknya keluar."Jesy kamu ngapain ke sini?"(ucap Dika dengan suara pelan).
"mas aku mau kalau kita nikah nanti aku diperlakukan seperti Perempuan itu?"(ucap Jesy manyun).
"iya aku akan memperlakukan kamu lebih yang aku berikan kepadanya tapi kamu janji sama aku gak akan ke sini lagi? dan kamu jangan pernah bilang apa-apa tentang hubungan kita berdua"(ucap Dika).
"cuma itu doang?kalo cuma itu doang mah aku bisa mas"(ucap Jesy).
"iya.kalau perlu akan ku berikan semua hartaku buat kamu"(ucap Dika dan menutup pintu rumahnya).
***
"gw harus mikirin cara bagaimana cara gw bisa menyelesaikan masalah ini"(gumam Dika dalam hati).
"aku di mana?"(ucap Mala dengan suara lemas).
"sayang kamu mau kemana biar aku bantu ya?"(ucap Dika memegag lengan Mala).
Mala langsung menyingkirkan tangan Dika dari lengannya."gak usah kamu megang-megang aku mas?"(ucap Mala kesal).
"awww..."(ucap Mala ketika merasakan sakit di area perut Mala).
"sayang kamu gak papa?"(ucap Dika memegag perut Mala).
"AKU SUDAH BILANG MAS JANGAN SENTUH-SENTUH AKU"(ucap Mala kesal ia beranjak pergi menuruni anak tangga).
TING NUNG..(bel rumah berbunyi).
"iya sebentar"(ucap Mala membukakan pintu rumahnya).
"mamah papah mari masuk mah pah?"(ucap mala mempersilahkan mereka berdua masuk).
"Mala mamah dengar dari Dika kalau kamu lagi hamil?"(ucap Bu serly duduk di sofa ruang tamu).
"i..iya mah benar Mala lagi hamil"(ucap Mala malu-malu).
"umurnya sudah berapa Sayang?"(ucap Bu serly kembali bertanya).
"Kemarin sih kata dokter sudah dua minggu.oh iya mah pah mau minum apa?"(ucap Mala).
"apaan aja deh"(ucap Bu serly).
__ADS_1
"iya apaan aja yang ada pasti kita minum ya mah?"(ucap pak Daniel).
"iya".
"yasudah Mala kebelakang dulu ya?"(ucap Mala beranjak pergi ke dapur).
"mamah papah udah lama?"(ucap Dika duduk di sofa).
"gak kok baru aja sampai ya pah?"(ucap Bu serly).
"terus Mala kemana mah?"(ucap Dika mencari sosok sang istri).
"Mala lagi bikinin minuman buat papah sama mamah di dapur"(ucap pak Daniel).
"silahkan di minum pah mah?"(ucap Mala sambil meletakkan minuman di atas meja).
"terima kasih ya menantu mamah yang cantik?"(ucap Bu serly).
"kalian lagi bertengkar ya?"(ucap pak Daniel).
"eh..ee.. enggak kok pah ya kan sayang?"(ucap Dika melihat ke arah Mala sambil memberi kode).
"i..iya pah kami tidak bertengkar kok"(ucap Mala).
Dika langsung duduk di sofa yang ditempati oleh mala.mala merasa kesal dengan suaminya."kalo gak ada mamah sama papah gw gak mau duduk sebelahan sama kamu mas"(ucap Mala sinis dalam hati).
waktu sudah berlarut malam pak Daniel dan Bu serly pamit pulang kepada mereka berdua.mala langsung beranjak pergi mengambil pakaiannya yang berada di lantai atas."kamu mau kemana?"(ucap Dika bingung melihat Mala membereskan pakaiannya ke dalam ranjang baju).
"aku mau pindah ke kamar sebelah"(ucap Mala ketus).
"Gak kamu gak boleh pindah ke kamar lain sayang"(ucap Dika memegang pundak Mala).
mala menyingkirkan tangan Dika dari pundaknya."lepasin mas"(ucap Mala beranjak keluar membawa pakaiannya).
Dika mengejar Mala dan menarik tangan Mala."KAMU INI KENAPA SIH DIKIT-DIKIT BERTENGKAR DIKIT-DIKIT BAIKAN".
"BAGAI MANA GAK BERTENGKAR MAS SETIAP HARI KAMU PULANG SELALU GAK ADA KABAR APA INI YANG DINAMAKAN SUAMI ISTRI?aku buatin kamu kejutan ulang tahun kamu tapi kamu malah gak tau kemana mana pas balik bawa-bawa lipstik"(ucap Mala kesal).
"aku minta maaf sayang?"(ucap Dika memohon-mohon).
"aku cape ya mas setiap hari kamu melakukan ini semau kamu mas aku cape"(ucap Mala kesal).
"sayang aku mohon banget ya sama kamu mohon maafin aku ya?kasian nanti kamu jadi stres nanti bayi kita kenapa-kenapa ya jangan kaya begini lagi ya?"(ucap Dika memohon-mohon memegang tangan Mala).
__ADS_1
"aku mau tanya sama kamu mas.kamu itu sebenarnya mau menikah sama aku itu karena terpaksa atau hanya memanfaatkan aku seperti orang tua kamu itu hemm?"(ucap Mala menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya).
"aku ngomong jujur nih ya sayang gak ada yang aku benar-benarkan.dulu memang aku terpaksa menikah sama kamu tapi semenjak aku kenal kamu dan diberikan seorang bayi yang ada di dalam perut kamu itu aku jadi tau apa arti keluarga.aku benar-benar mencintai kamu sayang"(ucap Dika dengan wajah melas).
"apa yang kamu katakan itu benar mas? tidak bohong?"(ucap Mala menatap Dika dengan wajah memerah seperti ingin menangis).
"iya aku beneran sayang sama kamu Mala".
"maafin aku ya sayang aku gak bermaksud menduakan kamu tapi aku harus bertanggung jawab tentang apa yang aku perbuat sama Jesy aku minta maaf aku gak bisa bilang sama kamu aku gak mau kamu kepikiran sayang"(gumam Dika dalam hati).
"kamu balik ke kamar ya?"(ucap Dika memohon-mohon).
"mas bangun mas iya aku akan balik lagi ke kamar"(ucap Mala mengangkat Dika berdiri dari atas lantai tepat di hadapannya).
***
"sya gw minta tolong sama gw minta tolong selama gw menikah sama Jesy tolong jagain Mala ya sampai gw kembali"(ucap Dika).
"iya dik.tapi kalau mala nanyain tentang lu ke gw gimana?"(ucap Hasya).
"nanti gw bilang ke mala kalau gw ada tugas di Jepang jadi lu Yakinin aja kalau gw ke Jepang ada bisnis dari sana?"(ucap Dika).
"oke dik".
***
"sya.mesya.."(ucap pak Mail).
"iya pak ada apa pak?(ucap Mala).
"sya bapak kangen sama Mala apa Mala sama bayinya sehat?"(ucap pak Mail).
"bapak kangen sama ka Mala pak?nanti Mesya telfon ka Mala ya pak?"(ucap Mesya beranjak pergi).
"assalamualaikum ka".
"waallaikum salam iya ada apa sya?".
"ka tadi bapak bilang katanya kangen sama kakak nanyain kabar kakak sama bayi kakak apa ka Mala sama bayinya sehat ka?"(ucap mesya).
"Alhamdulillah baik sya.yaudah nanti kakak bilang dulu sama mas dika dulu ya?"(ucap Mala mematikan ponselnya).
"**guys yu bantu terus novel ini agar dapat upload terus berikan vote like and comen yang sebanyak-banyaknya agar Thor semangat terus updatenya yu jangan lupa dukung terus ya?"
__ADS_1
"yu follow ig Thor ke @oktaviyan_d.o kalau kalian mau tanya-tanya boleh kok di ig Thor dan jangan lupa like and comen oke**?"