Lelaki Pilihan Ibu

Lelaki Pilihan Ibu
Bab 24


__ADS_3

"maaf ya sayang tadi mobil ku mogok jadinya aku lama deh"(ucap Dika mengelus pipinya Mala).


"yaudah yu mas?nanti keburu dokternya pulang lagi"(ucap Mala mengambil tasnya yang berada di atas sofa ruang tamu).


sesampainya di rumah sakit Bunda and Baby mereka ke ruangan khusus USG."selamat sore pak Bu mari?"(ucap seorang dokter).


"sore dok iya terima kasih"(ucap Mala dan Dika sambil duduk di kursi Depan meja seorang dokter).


"di data dulu ya?di timbang dulu ya?"(ucap seorang dokter).


"mari bu sini kita mulai USG nya ya?"(ucap seorang suster).


"ini bayinya ya?ini kepalanya di sini"(ucap dokter sambil memegang alat USG).


"jenis kelaminnya belum ketahuan ya dok?"(ucap Dika melihat ke arah mesin USG).


"ini seharusnya sudah ada tapi ketutupan sama kakinya"(ucap dokter).


***


"mas aku kepingin itu mas?"(ucap Mala sambil menunjuk ke arah gerobak yang ada di pinggir jalan).


"apaan itu rujak?"(ucap Dika melihat ke arah yang Mala tunjukkan).


"hemm aku kepingin banget itu mas"(ucap Mala).


"yaudah kamu tunggu di sini ya sayang?"(ucap Dika melepaskan sabuk pengamannya dan pergi ke sebuah gerobak rujak).


"aduh mas Dika lama banget sih"(gumam Mala dan beranjak pergi ke luar mobil menuju tukang rujak).


"mas lama banget sih?"(ucap Mala).


"iya sebentar ini lagi nganteri sayang"(ucap Dika).


"romantis banget sih mba sama masnya"(ucap seorang pembeli).


"bisa aja ibunya"(ucap Dika).


"eh masnya.nambah lagi mas?"(ucap seorang pedagang rujak).


"apa nambah lagi? perasaan baru baru ini kepingin rujak"(gumam Mala dalam hati).


"rujaknya satu ya pak bumbunya di pisah?"(ucap Dika mengalihkan pembicaraan).


"apa maksud perkataan tukang rujak tadi ya?"(gumam Mala dalam hati).


"sayang kamu kenapa?sakit?"(ucap Dika fokus menyetir mobilnya).


"gak kok mas".

__ADS_1


sesampainya di rumah Dika langsung mengambilkan piring dan menuangkan rujaknya ke piring."sayang ayo makan?"(ucap Dika).


"iya mas"(ucap Mala sambil mengunyah rujak).


"hey..kamu ngelamunin apa sih?ayo buka mulut kamu?"(ucap Dika menyodorkan rujak ke arah mulut Mala).


selesai makan mala masuk ke kamarnya." sepertinya ada yang disembunyikan dari aku"(gumam Mala dalam hati).


Mala membaringkan tubuhnya di atas ranjang.tak lama kemudian handphone Dika berdering Mala mendengarkan Dika sedang telfonan dari seseorang yang setiap malam menelfonnya.mala melihat Dika keluar membawa mobilnya ke luar dari rumahnya Mala langsung mencari sebuah taksi.ia mengikuti Suaminya mengungkapkan taksi."kemana mba?"(ucap supir taksi).


"ikutin mobil itu pak"(ucap Mala sambil menunjuk ke arah mobil Suaminya).


Mala melihat mobil Dika berhenti di sebuah rumah yang lebih besar dari rumahnya."mas Dika ke rumah siapa malam-malam begini?"(ucap Mala dalam hati).


"pak matikan lampunya pak?"(ucap Mala).


"baik mba".


"siapa perempuan itu?"(ucap Mala dalam hati).


"mba ini sudah hampir pagi?"(ucap seorang supir taksi).


"tunggu aja pak nanti saya bayar lebih"(ucap Mala).


Mala mengambil ponselnya dari dalam sakunya."halo mas kamu di mana?"(ucap Mala).


"aku di kantor Sayang ada tugas mendadak"(ucap Dika).


"ternyata dugaan ku benar mas.apa yang kamu lakukan di sini mas?kamu bilang kamu di kantor setau aku kantor kamu gak di sini kapan kantor kamu pindah ke sini mas?"(ucap Mala).


"aku bisa jelasin sayang-"(ucap Dika).


"gak perlu mas aku udah tau semuanya"(ucap Mala berlari ke arah taksi).


"kemana mba?"(ucap seorang supir taksi).


"jalan aja pak terserah bapak jangan sampai berhenti sampai saya suruh"(ucap mala).


Mala menangis tersedu-sedu di dalam taksi."Yang sabar ya mba?"(ucap supir taksi).


"orang jaman sekarang itu gak ada yang setia mba".


***


"Mala kemana sih jih?katanya kemarin dia bilang bisa dateng wisuda"(ucap Tasya).


"gak tau gw juga tas"(ucap Jihan).


"coba lu telfon dia aja tas?"(ucap Jihan).

__ADS_1


"iya juga ya tumben lu pinter jih"(ucap Tasya sambil mengeluarkan ponselnya dari sakunya).


"gak di angkat jih"(ucap Tasya).


***


"sayang?"(ucap Dika teriak).


"ARGHHH..."(ucap Dika kesal).


"Mala kemana sih?"(ucap Dika kesal dan memukul tembok rumahnya).


Dika menelfon-nelfonin Mala tetapi ponsel Mala tidak aktif.tak lama kemudian orang tua Dika datang membawa beberapa kantong plastik berisi buah-buahan."assalamualaikum"(ucap Bu serly).


"loh kamu kenapa dik?"(ucap Bu serly melihat tangan Dika berdarah).


"iya kamu kenapa dik?Mala kemana?"(ucap pak Daniel).


"aku gak tau Mala ke mana pah"(ucap Dika).


"loh emangnya ada apa sama kalian?"(ucap Bu serly).


"nah tuh dia Mala"(ucap pak Daniel sambil menunjuk ke arah taksi).


"Alhamdulillah sayang kamu pulang"(ucap Dika).


Mala menepis tangan Dika dan beranjak ke kamar.ia membereskan pakaiannya ke dalam koper."Mala kamu mau ke mana?"(ucap pak Daniel).


"aku mau pergi pah mah aku udah gak kuat di sini"(ucap Mala mencium punggung tangan Bu serly dan pak Daniel).


"memangnya apa yang terjadi sama kalian sih?"(ucap pak Daniel).


"iya ini ada apa sih?"(ucap Bu Serly).


"papah sama mamah gimana perasaan kalian kalau istrinya lagi hamil tiba-tiba Suaminya selingkuh sama perempuan lain?sakit hati aku pah mah"(ucap Mala menangis tersedu-sedu).


"mala tunggu.aku gak ber-"(ucap Dika).


"cukup mas kamu itu sudah terciduk basah mas gak perlu menghelak lagi mas aku sakit mas sakit perasaan aku di main-mainin begini mas sakit"(ucap Mala kesal dan beranjak pergi ke taksi itu).


"sayang"(ucap Dika kesal).


"apa benar yang dikatakan mala Dika?"(ucap pak Daniel).


"gak mungkin pah pasti Mala bohong gak mungkin dong Dika selingkuh sedangkan Dika punya isteri apa lagi dia lagi mengandung bayi"(ucap Bu serly).


"papah kecewa sama kamu dik.papah gak pernah mendengar Mala Semarah ini"(ucap Pak Daniel).


"guys yu bantu terus novel ini agar dapat upload terus berikan vote like and comen yang sebanyak-banyaknya agar Thor semangat terus updatenya yu jangan lupa dukung terus ya?"

__ADS_1


"yu follow ig Thor ke @oktaviyan_d.o kalau kalian mau tanya-tanya boleh kok di ig Thor dan jangan lupa like and comen oke?"😍😍


__ADS_2