Lelaki Pilihan Ibu

Lelaki Pilihan Ibu
Bab 7


__ADS_3

"mas.kamu mau aku buatkan kopi?"(ucap Mala masih fokus dengan masakannya).


"iya sayang ku.buatkan aku kopi jangan terlalu manis-manis ya?kalau perlu gak usah pakai gula"(ucap Dika sambil melihat Mala memasak).


"emangnya gak pait mas?"(ucap Mala bingung).


"gak pait lah kan kamu manis jadi buat apa pakai gula kalau liat kamu aja udah bikin manis.hahaa.."(ucap Dika tertawa terbahak-bahak).


"apaan sih kamu mas ada-ada saja.sudah buruan kamu makan dan ini Kopinya nanti kita ke rumah mamah ke sorean loh.ayo cepat makan?"(ucap Mala duduk di sebelah Dika).


selesai makan mereka pergi ke rumah orangtuanya yang berada di Jakarta Barat.


"assalamualaikum"(ucap Mala dan Dika).


"waallaikum salam.dika.mala.kok kalian datang ke sini gak bilang-bilang mamah dulu sih?kan mamah bisa buatkan makanan untuk kalian"(ucap Bu serly).


"gak papa kok mah lagi juga kita baru aja makan ya mas?"(ucap Mala dan mencium punggung tangan Bu serly begitu juga dengan dika).


"iya mah benar.baru aja kita makan tadi di rumah"(ucap Dika sambil tersenyum lebar).


"yaudah yu masuk sayang?"(ucap Bu serly mempersilahkan mereka berdua masuk).


"iya mah"(ucap mereka berdua).


"pah"(ucap Dika).


mereka berdua mencium punggung tangan pak Daniel.


"Dika.mala.apa kabar kalian nak?ayo duduk?"(ucap pak Daniel dan mempersilahkan mereka duduk).


"gimana sama pernikahan kalian hemm?Mala kamu bahagia tidak menikah sama Dika?"(kata pak Daniel membuka pembicaraan).


"Mala bahagia pah.mas Dika itu baik,setia, perhatian,ganteng lagi.hehehee.."(ucap Mala tertawa malu).


"Alhamdulillah syukurlah papah ikut senang dengan kebahagiaan kalian"(ucap pak Daniel).


tak lama kemudian Bu serly datang membawa 4 gelas berisi teh manis hangat."ayo Mala Dika di minum?"(ucap Bu serly).


"iya mah"(ucap dika dan Mala).

__ADS_1


"Tapi kapan kalian mau kasih papah sama mamah cucu hemm?"(ucap pak Daniel dengan wajah serius).


Uhukk..uhukk..(Dika yang sedang minum teh hangat seketika menyemburkan tehnya saat pak Daniel ngomong cucu buat mereka).


"mas.kamu hati-hati dong kalau minum bismillah dulu mas"(kata Mala langsung mengelap mulut Dika dengan tangannya dan mengambil tisu).


"liat tuh mah anak kamu papah baru ngomong kapan ngasih kita berdua cucu dia udah keselek aja.hahaa.."(ucap pak Daniel).


"astaghfirullah alazim pah-pah anak kita keselek kok malah di ketawain sih"(sewot Bu serly).


hari sudah semakin malam mereka berdua pamit pulang karena sudah sangat lelah mereka di sini.mereka sampai di rumahnya saat hendak turun Dika melihat Mala tertidur di dalam mobil.ia berfikir pasti istrinya itu sangat kelelahan sekali dan akhirnya Dika memutuskan untuk tidak membangunkan Mala dan langsung mengendong Mala ke kamarnya saat Dika menaruh Mala di ranjang Mala merintih kesakitan.


"mala.kamu kenapa Mala?"(kata Dika sambil memegang pipi mala).


"Aaa.. sakit.."(ucap Mala meringis kesakitan).


"apanya yang sakit sayang?ini?iya ini hemm..?"(ucap Dika panik).


Dika mengambil ponselnya yang ada di dalam sakunya dan menelfon dokter yang sudah jadi langganan keluarganya.tak lama kemudian seorang dokter datang dan langsung memeriksa Mala."bagaimana dok keadaan Mala dok?"(ucap Dika penasaran).


"ibu Mala hanya mah saja pak.mungkin Bu Mala telat makan jadi Bu Mala mah"(ucap seorang dokter).


"Bu Mala tidak apa-apa pak.nanti saya kasih resepnya nanti tinggal bapak tebus"(ucap dokter).


"baik pak".


"kalau begitu saya permisi pak?"(ucap seorang dokter dan beranjak pergi).


"aku dimana?ini kan kamar mas Dika.kok aku ada di sini?"(gumam Mala sambil melihat sekeliling).


"mas Dika kemana ya?"(ucap Mala dalam hati).


tak lama kemudian Dika masuk ke kamarnya ia melihat Mala sudah bangun."ehh..Mala kamu mau kemana?"(ucap Dika memegang tangan Mala).


"aku mau ke kamarku mas".


"kamu lagi sakit Mala kamu jangan banyak bergerak.memangnya kenapa kalau kamu di sini?"(ucap Dika sinis).


"kamu takut aku akan melakukan hal yang dilakukan seorang laki-laki hemm?"(ucap Dika sinis).

__ADS_1


"Bu..bukan gitu mas aaa..aku.."(ucap Mala tetapi ucapannya di potong oleh Dika).


"suttt...udah kamu di sini aja aku tidur di bawah.aku masih ingat perkataan kamu waktu itu kok.aku gak mau jadi laki-laki yang egois"(ucap Dika mengambil bantal dan keluar dari kamarnya).


"aku jadi gak enak sama mas dika"(kata Mala cemberut).


Mala bangun dari tidurnya ia melihat jam dinding menunjukkan waktu pukul 01.30 Mala keluar kamar menuju dapur.ia melihat Dika tidur di atas sofa hanya mengenakan bantal saja.mala masuk ke kamarnya dan mengambil selimut dari kamarnya dan menyelimutinya.tiba-tiba Mala melihat wajah dika berkeringat sangat deras Dika menggenggam tangan Mala dengan sangat erat."Jangan tinggalin aku Dita jangan aku janji aku akan menjaga kamu dan membahagiakan kamu sayang JANGAN..AWAS DITA.."(ucap Dika langsung memeluk Mala dengan sangat erat).


"Dita..siapa Dita?apa Dita masalalu mas Dika?"(gumam mala dalam hati).


"mala..kok kamu di sini?"(ucap Dika bingung).


"mas.kamu pindah ke kamar ya mas?"(ucap Mala dan menuntun Dika ke kamar atas).


"mas.kamu kenapa mas?kamu sakit?"(ucap Mala sambil duduk di pinggir ranjang).


"muka kamu pucat loh mas, tubuh kamu juga keringetan basah banget mas aku ambilkan baju dulu ya mas?"(ucap Mala langsung pergi ke lemari pakaian dan mengambil pakaiannya).


"ayo mas ganti baju dulu mas nanti kamu masuk angin loh.yu?"(ucap Mala langsung melepaskan pakaian Dika).


"sudah yu mas kamu tidur?besok kamu kesiangan loh kerjanya yu tidur mas?"(ucap Mala langsung tidur dan memeluk Dika).


mereka berdua tertidur sampai akhirnya mereka bangun jam setengah 5 untuk melaksanakan sholat subuh bersama.


"Sya lo ke ruangan gw sekarang?"(ucap Dika Kepada Hasya).


"baik".


"sya.semalam gw trauma lagi gw masih di hanyui rasa bersalah gw sama dita.gw gak mau sampai mati gw kaya begini terus sya gw udah berobat ke luar negeri tapi tetep aja gak ada hasilnya.gw mau Lo harus cari Dita kemanapun dia berada kalau gak Lo nyuruh orang ke apa ke gitu?"(ucap Dika).


"iya dik nanti gw suruh orang untuk cari Dita Lo tenang aja dik"(ucap Hasya).


"mas.."(ucap Mala di depan pintu).


"ma..mala.kamu kok ke sini ada apa?"(ucap Dika panik).


**yu dukung novel Thor terus yu?kalian tinggal dukung author dengan cara memberikan author Vote,like,and comen sebanyak-banyaknya.


dan follow juga ig: @oktaviyan_d.o

__ADS_1


jangan lupa like and comen makasih 😘**


__ADS_2