Lelaki Pilihan Ibu

Lelaki Pilihan Ibu
Bab 17


__ADS_3

Mala keluar dari kamarnya ia ke dapur menyiapkan makanan untuk suaminya pulang tak lama kemudian Dika sampai di rumahnya."Assalamualaikum"(ucap Dika dari pintu luar rumah).


"waallaikum salam eh mas udah pulang tumben-tumbenan kamu pulang cepet mas ada apa mas?"(ucap Mala mengambil tas kantor Dika dari tangan suaminya itu).


"emangnya aku gak boleh pulang cepat ya kamu gak seneng aku pulang cepet?"(ucap Dika menatap Mala).


"bukan begitu mas aku seneng kok kamu pulang cepat.seharusnya kamu telfon aku dulu kalau kamu mau pulang cepat mas kan masakannya belum matang"(ucap Mala melanjutkan memasak).


"kalo begitu kita makan di luar aja ya sayang?"(ucap Dika sambil duduk di kursi meja makan).


"gak..gak mas.ini masakan aku nanti mubazir kalau tidak di makan mendingan kamu mandi aja dulu mas wangi asem mu sampai ke sini Lo"(ucap Mala masih fokus memasak).


"ohh..jadi kamu udah berani ya sama aku hemm?"(ucap Dika memeluk Mala dari belakang dan menaruh dagunya di atas pundak Mala).


"enggak mas aku cuma bercanda kok.udah sana kamu mandi nanti makanannya jadi gak matang-matang nih"(ucap Mala sambil mendorong tubuh dika).


"aku gak mau mandi sendiri sayang aku mau mandi bareng sama kamu ayo?"(ucap Dika menarik-narik tangan Mala).


"mas jangan sampai wajan panas ini melayang di kepala mu ya mas"(ucap Mala kesal).


"ampun ampunn..iya aku mandi dulu ya sayang?"(ucap Dika beranjak naik ke kamarnya yang berada di lantai dua).


"dasar suami manja"(gumam Mala sendiri).


setelah selesai mandi Dika turun ke bawah melihat semua makanan sudah jadi di atas meja.dika mencari keberadaan Mala tetapi tidak ada ia masuk ke kamar bawah dan ia melihat Mala sedang memakai pakaiannya."subhanallah sungguh indah pemandangan yang engkau berikan di sore hari ini ya Allah"(gumam Dika dalam hati).


"mas ngapain kamu ke sini mas?"(ucap Mala sambil memakai celana dalamnya).


"kamu sudah gak malu aku liatin seperti ini?".


"buat apa aku malu mas kan kamu suami aku jadi gak ada salahnya dong suami melihat istrinya sendiri ya kan?"(ucap Mala).


"sudah bisa menjawab kamu ya siapa yang mengajarkan kamu hemm?".


"kan kamu sendiri yang bilang begitu mas masa kamu lupa".


"yaudah yu ah mas kita makan?"(ucap Mala beranjak pergi ke meja makan).


***

__ADS_1


"pak bapak kenapa menangis?"(ucap mesaya).


"sya bapak sebenarnya sedih melihat mala.bapak sebenarnya tidak setuju dengan perjodohan Mala dengan Dika.bapak takut Mala gak bahagia dengan pernikahan ini"(ucap pak Mala).


"tapi kenapa bapak sama ibu menjodohkan ka Mala sama ka Dika pak? bukannya Bu serly itu temannya ibu pak?"(ucap Mesya).


"jadi tuh begini sya dulu ibu meminjam uang sama Bu serly 500 juta buat usaha tapi usaha kami berdua bangkrut karena kami di tipu sama orang yang kerjasama sama ibu sama bapak dan kami tidak bisa mengganti uang pinjaman itu.makannya pak Daniel ingin sekali anak pertamanya itu cepat-cepat menikah agar keluarga mereka mendapatkan warisan dari keluarga sultan yang terkaya di berbagai negara"(ucap pak Mail).


"ka Mala ka Dika"(ucap mesya bangkit dari duduknya).


"ternyata kalian menjodohkan kami berdua karena kepentingan kalian semua? seharusnya saya gak semudah menerima perjodohan ini saya benar-benar kecewa"(ucap Dika kesal dan pergi ke luar).


"jadi bapak sama almarhumah ibu membohongi Mala demi kepentingan bapak sama ibu kalian memang egois"(ucap Mala kesal dan keluar dari ruangan itu).


"kenapa ini terjadi di saat kami berdua sedang bahagia?Hiksss..hikss.."(gumam Mala di depan kaca kamar mandi ruang sakit).


uwee..uwee..uwee..


"aduh aku kenapa ini kok semuanya gelap?"(gumam Mala dalam hati).


tiba-tiba Mala tergeletak di lantai kamar mandi."TOLONG.. TOLONG... TOLONG..".


"mas tolong mas ada yang pingsan di dalam mas?".


Mala di bawa ke sebuah ruangan tiba-tiba Dika melihat Mala di gotong oleh beberapa orang."Mala apa yang terjadi sama dia?"(gumam Dika).


"Mas-mas tunggu sebentar.mas ini istri saya apa yang terjadi sama istri saya mas?"(ucap Dika).


"sayang kamu kenapa? bangun sayang jangan bikin aku khawatir ayo bangun sayang?"(ucap dika memegag pipi Mala).


"tadi pas saya ke kamar mandi saya melihat Perempuan ini sudah tergeletak pingsan di kamar mandi mas"(ucap seseorang ibu-ibu).


"dok apa yang terjadi sama istri saya dok?"(ucap Dika).


"bapak belum tau kalau istri bapak sedang hamil?"(ucap dokter).


"apa dok hamil? istri saya hamil dok?"(ucap Dika melihat dokter itu dengan tatapan bahagia).


"iya pak.umur kandungan istri bapak sudah ada seminggu selamat ya pak?"(ucap Dokter sambil menyalami Dika).

__ADS_1


"mas aku Kenapa?"(ucap Mala).


"sayang kamu sekarang lagi hamil umur kandungan kamu udah ada seminggu"(ucap Dika bangkit dari duduknya).


***


"pak Mesya jujur nih ya Mesya kecewa sama bapak sama almarhumah ibu.ka Mala pasti sangat kecewa banget mendengar ucapan bapak tadi"(ucap mesya).


"Mesya pernah melihat ka Mala bertengkar tapi Mesya tau ka Dika itu baik.ka Dika benar-benar sangat mencintai ka Mala"(ucap mesya duduk di kursi ruangan itu).


***


"sayang kita ke bapak kamu aja ya?"(ucap Dika).


"gak mas aku gak mau ketemu bapak.bapak sama ibu itu egois dia hanya memikirkan dirinya sendiri"(ucap mala kesal).


"astaghfirullah alazim Mala kamu gak boleh bicara seperti itu.mungkin ini jalan yang terbaik yang diberikan Allah untuk mempertemukan kita berdua.seharusnya kita berterima kasih sama mereka karena mereka kita bisa bersatu sampai kita diberikan kebahagiaan yang lebih"(ucap Dika sambil memegang perut Mala).


"tapi aku kesel banget sama bapak ku mas"(ucap Mala kesal).


"tadinya aku memang kesal sama bapak kamu tapi aku salah seharusnya aku yang berterima kasih sama beliau karena aku diberikan seorang perempuan yang sayang sama aku tulus tanpa penolakan"(ucap Dika).


"yu ke bapak kamu?"(ucap Dika keluar dari mobil).


"assalamualaikum"(ucap Dika).


"waallaikum salam.dika Mala"(ucap pak Mail).


"kakak".


"pak maafin Mala ya pak.gak seharusnya Mala bentak-bentak bapak Mala minta maaf pak"(ucap Mala menangis sambil mencium tangan pak Mail).


"iya pak Dika juga minta maaf ya sudah keterlaluan sama bapak?"(ucap Dika mencium tangan pak Mail).


"iya bapak sudah memaafkan kalian berdua bapak juga minta maaf ya?"(ucap pak Mail).


"YU GUYS TOLONG BANTU DUKUNG CERITA INI YA DAB JANGAN LUPA BERI DUKUNGAN AUTHOR DENGAN MEMBERIKAN LIKE YANG SEBANYAK-BANYAKNYA,COMEN SEBANYAK-BANYAKNYA,DAN BERIKAN VOTE BERUPA KOIN ATAU PUN POIN YANG SEBANYAK-BANYAKNYA, MAKASIH 🙏🙏😘


YU FOLLOW IG AUTHOR YU: @ Oktaviyan_d.o

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE AND COMEN JUGA YA? MAKASIH 😍😍


__ADS_2