Lelaki Pilihan Ibu

Lelaki Pilihan Ibu
Bab 3


__ADS_3

"SIAPP PAKKK.."(ucap semua mahasiswa dan mahasiswi).


"Baik anak-anak hariini sudah siap ulangan ya?"(ucap dosen).


"SUDAH PAKKK.."(ucap semua mahasiswa dan mahasiswi).


selesai pelajaran pak Joko semuanya keluar bahwa kuliah hariini sudah selesai.


"Mala.."


"Eh Tasya.kenapa tas?"


"Mal ikut main sama anak-anak yu??".


"Sorry Tas gw gak bisa".


"Kenapa gak bisa mal?"(ucap seseorang yang masuk di tengah-tengah pembicaraan mereka).


"Riko"(ucap Tasya setelah melihat dari sumber suara).


"kenapa gak bisa la?"(Riko kembali bertanya).


Mala melihat ke arah tasya.tasya tau semua masalah tentang Mala.


"Gak papa Rik.gw mau jaga nyokap di rumah sakit"(ucap Mala).


"sayang banget ya kita kumpul tapi kamu gak bisa ikut!"(ucap Riko sedih).


Mala melihat mobil Dika di parkiran kampus ia langsung pamit pulang.


"Sorry ya gw duluan?"(ucap Mala beranjak pergi).


"Mala kenapa sih Tas kaya ada yang disembunyiin dari gw?"(ucap Riko bingung).


"Rik gw duluan ya?gw udah di jemput.Buyy..Rik?"(kata Tasya beranjak pergi).


"Sepertinya ada yang disembunyikan dari Mala.tapi apa ya?".


***


Mobil Dika.


"Laki-laki tadi itu siapa?"(Dika membuka pembicaraan diantara keheningan diantara mereka).


"yang mana mas?".


"yang tadi ngobrol sama kamu?".


"oh itu.dia teman kuliahku mas tapi beda jurusan.namanya Riko dan yang satunya Tasya.tasya itu teman sejurusan ku mas".


"aku mau kamu gak sedekat itu sama teman laki-laki yang namanya siapa itu?".


"Riko mas".


"nah iya Riko.aku gak suka liat kamu sama dia oke?".


"iya mas".


"Jenguk orang tua kamu yu di rumah sakit?".


"Yaudah terserah kamu aja mas".


kini mobil Dika menuju rumah sakit.


"assalamualaikum"(ucap Dika dan Mala).

__ADS_1


"waallaikum salam.eh Mala sama nak Dika mari masuk nak?"(ucap pak Mail).


"gimana keadaan Bu Jenap pak?"(ucap Dika mencium tangan pak Mail dan Bu Jenap ).begitu juga dengan Mala.


"Dik.gimana kamu kapan kasih Ibu cucu?"(ucap Bu Jenap).


"Ibu apa-apaan sih?"(ucap Mala kesal).


"iya Bu doain aja ya semoga cepat diberikan momongan bu?"(timpal Dika).


"Iya nak dika.ibu selalu doa buat kalian kok semoga kalian berdua cepat-cepat diberikan momongan"(ucap Bu Jenap yang masih terbaring lemah).


"ini tadi Dika beliin buah buat ibu"(ucap Dika sambil memberi parsel buah untuk mertuanya).


"aduh Dik ibu jadi ngerepotin kamu deh?"(ucap Bu Jenap).


"makasih ya?"(kata Bu Jenap sambil mengambil parsel buah yang diberikan oleh Dika).


"iya sama-sama Bu".


"bagaimana keadaan Bu Jenap Pak?"(ucap Dika melihat Pak Mail).


"Alhamdulillah agak mendingan Dik"(ucap pak Mail).


"sukur deh pak".


"Pak bu.Dika pamit pulang ya?maaf gak bisa lama-lama?"(ucap Dimas mencium tangan Kedua orangtuanya Mala).


"iya gak papa nak.ibu sudah dijengukin kamu aja udah senang".


"Mala pamit ya Bu pak?"(ucap Mala mencium punggung tangan mereka).


***


"Jih.mala kenapa sih gak mau ikut kalian ke sini?"(ucap Riko).


"Tas.."(ucap Jihan kepada Tasya).


"kenapa Jih?".


"gw rasa Riko bener-bener suka sama Mala deh?"(ucap Jihan).


"Kemana aja Lo baru tau?".


"beneran Tas?"(ucap Jihan penasaran).


"iya beneran jih.kapan sih gw pernah bercanda".


pembicaraan mereka berhenti ketika acaranya dimulai.


***


Rumah Dika.


"Mala kapan kita melakukan kewajiban suami istri?"(ucap Dika melihat Mala).


"Maaf mas.aku belum siap.aku mau selesain kuliah ku dulu mas.maaf ya mas?"(ucap Mala menundukkan kepalanya).


Dika tidak menjawab perkataan Mala ia langsung masuk ke kamarnya.


Mala langsung masuk ke dalam kamarnya dan membaringkan tubuhnya di atas ranjang.


"Mala.."(ucap Dika mengetuk pintu kamar Mala).


Tokk..tokk..tokkk..

__ADS_1


"iya mas?".


"mari sholat Maghrib bersama?".


"iya mas aku ambil air wudhu dulu ya?".


"Aku tunggu di ruang tengah ya?".


"iya mas".


selesai Mala mengambil air wudhu ia mengenakan mukenah dan menuju ruang tengah.mala dan Dika melakukan sholat Maghrib bersama.selesai sholat mereka kembali ke kamarnya masing-masing.


***


Rumah Riko.


Tuttt...tuttt...tuttt...


"Mala kenapa sih, belakangan ini dia jarang banget ngangkat telfon dari gw"(sewot Riko).


"Rik ayo makan malam bersama Rik?"(ucap seseorang dari luar kamar Riko yaitu Ibunya Riko Bu Shiva).


"Iya Bu nanti Riko nyusul".


***


Rumah Dika


waktu sudah pukul 9 malam Mala sudah menyiapkan makanan di atas Meja makan.


"Harum sekali.masak apa kamu Mala?"(ucap Dika saat mencium bau masakan yang sangat-sangat lezat).


"Aku buatkan mu Ayam Kecap dan sambal Jeruk Limo mas"(ucap Mala sambil memberikan piring tepat di depan Dika).


"Sepertinya enak sekali masakan kamu mala.ternyata aku sangat beruntung punya istri kaya kamu mala.tapi sayangnya kamu belum mau menjalankan tugas mu untuk memuaskan suami mu ini"(ucap Dika).


Mala yang mendengar ucapan suaminya langsung bertunduk malu."maafkan aku ya mas.maafkan aku yang belum bisa melakukan selayaknya suami istri.aku minta maaf mas?"(ucap Mala sedih).


"Udah-udah ayo makan aku cuma bercanda saja kok Sayang"(ucap Dika ).


"biar aku saja mas"(ucap Mala mengambil centong nasi dari tangan Dika dan memberinya beberapa centong nasi ke piring Dika).


"subhanallah.ternyata Mala lebih cantik ketika melihatnya dari dekat"(ucap Dika dalam hati).


"Mala.maaf aku besok tidak bisa menjemput mu.kamu besok naik ojek aja ya?".


"tidak usah mas.aku bawa motor yang ada di dalam garasi aja mas biar kamu tidak repot-repot menjemput ku"(ucap Mala).


"ya sudah besok kamu hati-hati ya sayang?".


"iya mas".


selesai makan Dika masuk ke dalam kamarnya sedangkan Mala membersihkan piring dan gelas kotor.selesai mencuci Mala masuk ke dalam kamarnya.mala tidur hanya memakai pakaian piamanya seperti biasanya ia tidak menggunakan Branya saat tidur.mala masuk ke kamar mandi seperti biasanya ia membersihkan giginya sebelum tidur.


"Mala...Malaaa.."(ucap Dika sambil teriak).


"ada apa ya mas Dika panggil aku malam-malam begini?"(gumam Mala).


"IYA MAS"(ucap mala beranjak ke kamar Dika yang ada di sebelah kamarnya).


Mala terkejut melihat Dika duduk di lantai kamar mandi nya."Ya Allah mas kamu kenapa mas?"(ucap Mala membantu Dika ke atas ranjangnya).


"Tadi aku terpeleset mala.aku rasa lantainya licin hingga aku terjatuh saat aku menggosok gigi ku mal".


"astaghfirullah mas.apa ada yang terluka mas?"(ucap Mala melihat sekeliling tubuh Dika).

__ADS_1


Terimakasih buat para pembaca setianya Thor.jangan lupa beri dukungan Thor ya?karena dukungan kalian itu sangat penting sekali buat Thor kalian cukup memberi dukungan Thor dengan cara memberikan Vote sebanyak-banyaknya,beri like dan beri Komentar yang banyak supaya Thor semangat terus updatenya.


yu mampir juga ke Novel baru Thor yang berjudul "Bodyguard Ganteng" dan jangan lupa like and comen jangan lupa juga beri Vote.Makasih🙏🙏


__ADS_2