
saat berada di kantor kepala akademi
" tok...tok...tok.."
" siapa "
" sensei ini aku "
" masuklah "
" kreeekkk.."
" sensei ini Hayashi harugawa " Hamura sensei yang sedang melihat ke belakang langsung menatap ke arah Hayashi
" kau boleh pergi ada hal yang ingin ku bicarakan pada Hayashi berdua "
kepala akademi langsung menganggukkan kepalanya dan pergi
" silakan duduk tuan muda Hayashi " gumam Hamura-sensei . " sebenarnya apa yang ingin dikatakan oleh tetua besar "
" boleh jujur saja aku sangat tertarik dengan cahaya jiwa Tuan muda Hayashi . karena cahaya jiwa itu teramat langka "
" maksud tetua besar " Hayashi bingung dengan yang dikatakan tetua. besar
tetua besar tersenyum sambil bergumam
" apa Tuan muda Hayashi tertarik masuk ke pasukan elit "
pasukan elit adalah pasukan khusus yang biasanya menerima misi rahasia sekaligus berbahaya hanya orang yang terpilih saja yang di perbolehkan masuk ke pasukan Elit
mereka biasanya menerima misi seperti menjadi mata-mata terkadang melakukan pengawalan kerajaan . terkadang juga mendapat misi untuk menggagalkan penyerangan . seperti penyerangan ras iblis dan ras siluman . dan hal-hal berbahaya lainnya
" tetua besar anda yakin " tanya Hayashi sedikit meragukan
saat berada di pemandian air panas dimana tempat teman-temannya Hayashi berkumpul
Kazuya menghela nafas panjang
__ADS_1
" kau kenapa ? " tanya Riku
" aku tidak apa-apa " gumam Kazuya dengan nada malas
" kyaaa Runa hentikan " teriak Natsui yang sedang mandi
Kazuya yang mendengar suara itu langsung punya niat kotor " hei teman-temannya aku punya ide . hehehe " teman-teman nya langsung mengerti niat Kazuya . Daisuke yang otak sedikit kotor langsung menyetujui
yang ikut adalah Nathan . Daisuke . dan Kazuya . sedangkan Taiga memang sudah lama berada di bak jadi dia memutuskan untuk pergi . Taiga sendiri juga tidak menyadari
ide Kazuya . Riku yang tidak sempat mendengar rencana merasa aneh dengan senyuman mereka " kenapa kalian tersenyum sendiri " mereka terkejut mereka sempat lupa dengan ada Riku . Riku pasti tidak akan setuju dengan rencana mereka
" tidak apa-apa " ucap mereka semua secara bersamaan . Riku yang masih polos tidak mengerti sama sekali dengan ucapan mereka.
" hehehe. tenang saja Riku itu masih polos tidak mengerti apa soal ' cuci mata ' jadi tenang saja " gumam Kazuya
" Riku kami duluan ya "
Riku yang tidak menyadari hanya mengangguk dan tersenyum
" Hayashi kau sudah kembali " Hayashi yang sejak tadi melihat ke bawah langsung menengok ke arah Riku
" kau sendirian Riku . bukannya kau bersama dengan yang lain " gumam Hayashi
belum sempat Riku menjawab pertanyaan Hayashi tiba-tiba ada suara di pemandian air panas wanita " bruuuaaaakkkk ....." Hayashi dan Riku refleks langsung pergi mereka takut kalau itu adalah ulah musuh
" ada apa . apa kalian baik-baik saj- ....a "
Riku tidak menyelesaikan perkataannya karena terkejut dengan apa yang terjadi
Hayashi dengan muka datar . Taiga yang pada awalnya berada di depan langsung ke tempat pemandian air panas wanita
" Miya-sama anda baik-baik saja " gumam. Taiga
" dasar kalian cabul apa hanya itu yang ada di pikiran kalian hah " gumam Runa dengan nada kesal . sedangkan Natsui dan Miya berusaha menutupi pakaian mereka
Hayashi menghela nafas panjang sambil menepukkan jidatnya sedangkan Riku hanya tersenyum . Tiba-tiba mereka merasakan energi pembunuh yang sangat kuat itu adalah energi Taiga
__ADS_1
" Miya-sama apa aku perlu melakukan perawatan khusus pada mereka " gumam Taiga sambil mengepalkan tangannya dengan senyuman iblis nya
" aaaarrrrrggggghhhhhhh " suara mereka bertiga sampai terdengar ke ke kantor pemimpin desa Basara " suara apa itu "
pemimpin desa Basara yang sekarang adalah ayah Miya yang bernama Inuma Nayugi sedang bersama penjabat desa dia adalah paman Hayashi KAMIRO
mereka bertiga babak belur hasil pukulan Taiga yang sangat kuat .
dan lagi-lagi mereka merasakan hawa pembunuh yang lebih kuat dari Taiga yang pasti hawa pembunuh itu punya . Miya . Natsui . dan Runa .
" kalian belum kami kasih pelajaran sudah mau pergi hah " Ucap Runa sambil menggerettakkan tangan . mereka bertiga kembali berteriak sekarang teriakan itu lebih keras lagi
" suara apa sih itu sepertinya sangat menyakitkan " gumam ayah Miya . paman Hayashi tersenyum mendengar perkataan itu
Hayashi dari tadi hanya melamun karena teringat kata-kata tetua besar
saat masih di kantor bersama tetua besar
" tentu saja aku yakin tidak mungkin aku bercanda dengan hal seperti itu "
" tapi apa alasannya " gumam Hayashi
Hamura-sama tersenyum sambil bergumam
" karena aku ingin kau untuk meningkatkan kemampuan mu . agar kau membawa nama baik desa Basara "
Hayashi tak mengerti .
" baiklah akan aku jelaskan . beberapa hari yang lalu desa Basara di kenal dengan sebutan desa terlemah karena akhir-akhir ini banyak sekali
generasi muda yang memilih pindah ke negara lain . apalagi sekarang ancaman penyerangan desa lain juga sudah mulai terlihat "
saat bersama temannya
Runa yang sangat marah masih mengomel sedangkan Hayashi masih memikirkan tentang perkataan apa ia harus setuju atau tidak . Riku yang melihat Hayashi langsung bertanya padanya " kau kenapa melamun Hayashi . kau seperti orang kebingungan "
Hayashi langsung menoleh kearah Riku dan bergumam " aku tidak apa-apa "
__ADS_1