
setelah keributan yang tidak berkesudahan Hayashi mulai jengkel dengan sikap mereka dan berteriak " apa kalian berdua mencoba membunuhku..............!!!!!!!!!!! " suara Hayashi sampai membuat burung-burung pergi karena emosi yang tidak bisa dikendalikan .
" kalau kalian ingin membunuhku kenapa tak sekarang saja hah ...!! " gumam Hayashi dengan nada marah besar
" hmph " Hayashi memalingkan wajah nya sambil menurunkan alisnya yang membuat mereka mencoba menenangkan Hayashi
" bukan itu maksud kakek Hayashi hanya saja untuk melatih jiwa iblis murni mu itu memang harus bisa melatih keseimbangan pikiran mereka agar bisa menaklukkan jiwa iblis itu " gumam imura
" benar Hayashi itu maksud kami " gumam Nagami " ciiihhh . aku tak percaya " gumam Hayashi sambil menggembungkan pipinya
" bagaimana kalau kita langsung saja melatih jiwa itu . sedangkan energi spiritual kita salurkan kedalam tubuh Hayashi " gumam imura
" baiklah tapi kalian harus berjanji padaku selama aku latihan tidak ada yang boleh bertengkar mengerti " gumam Hayashi
" latihan ku bisa terganggu " gumam Hayashi
mereka berdua langsung mengerti
Mereka berdua menyuruh Hayashi untuk duduk secara bersila lalu mereka berdua mengalirkan energi spiritual yang cukup besar Hayashi terlihat kesakitan karena jumlah energi yang melebihi kapasitas ruangan energi nya
sedikit penjelasan
ruang energi adalah tempat menyimpan energi Roh spirit dan energi spiritual . ruangan energi akan membesar jika pemiliknya sering melatih jiwa Roh mereka
" bertahanlah Hayashi sedikit lagi akan selesai " gumam imura " arrrrrgghhhh .......!!!!"
teriakan Hayashi menunjukkan kalau ruang energi sudah melampaui batas
" wuuussshhh........ wuuussshhh.....!!!!!! "
energi spiritual pun mulai membentuk sebuah hewan, hewan itu akan akan menjadi hewan spiritual
hewan spiritual biasanya akan muncul ketika mereka mengambil energi spiritual dari yang lain. walaupun energi spiritual adalah energi yang sangat langka
__ADS_1
hewan itu berbentuk seperti singa yang berwarna putih keunguan dan memiliki sebuah batu inti Roh di jidat mereka
Nagami dan imura terkejut dengan jiwa hewan spiritual yang dimiliki Hayashi . singa itu bernama Tokushima si kaisar hewan spiritual
jiwa hewan roh itu sangat teramat langka . bahkan yang mulia Shinra tidak bisa menemukan hewan spiritual itu
" Hayashi benar-benar beruntung tak ku sangka dia seberuntung ini kalau hal ini sampai diketahui oleh klan magasaki mereka mungkin akan melakukan apapun untuk bisa mendapatkan warisan ini " gumam imura dalam hatinya
" baiklah kami berhasil membuka segel energi spiritual mu sekarang keluarkan buku iblis itu Hayashi " gumam Nagami
Hayashi sambil membalikkan badannya mengeluarkan buku itu dari cincin penyimpanan mendadak buku itu keluar dari cincin tersebut
" aroma iblis ini sangat pekat untung saja tidak ada orang di sekitar sini kalau ada akan sangat berbahaya " gumam imura sambil memengang dagunya
Hayashi yang penasaran dengan perkataan kakek imura bingung " apa maksud kakek imura . " gumam Hayashi imura langsung menatap ke arah Hayashi dan menjelaskannya dengan rinci " tekanan yang diberikan oleh buku ini sangat kuat orang yang masih pada tahap energi dalam bisa langsung pingsan
itu sebabnya kenapa kakek memasang mantra pelindung disini " gumam imura
" begitu ya " gumam Hayashi
" aku punya tempat yang cocok untuk mu melatih jiwa iblis murni " gumam Nagami sambil menunjuk sebuah hutan yang cukup gelap " tempat itu memangnya ada apa ? " gumam Hayashi kebingungan karena tidak mengerti apa yang dikatakan oleh kakek imura
" benar. banyak sekali orang yang tak menyadari kalau di dalam tempat gelap itu ada goa yang sangat sepi . jadi kami pikir akan lebih baik kalau melatih jiwa itu ketempat yang sepi agar tidak terganggu oleh dunia luar " gumam Nagami
" baiklah " gumam Hayashi secara singkat Hayashi pun masuk kedalam dan tak terlihat lagi
" apa kakek imura dan kakek Nagami yakin di sana aman entah kenapa aku merasa kalau ada yang ingin membunuh Hayashi " gumam seorang perempuan yang terlihat berusia 20 tahun-an dan dia adalah kakak kedua Hayashi Saori Harugawa
" Saori kenapa kau ada disini " gumam Imura terkejut karena dia memasang mantra pelindung agar tidak ada yang menganggu
" padahal aku sudah memasang mantra pelindung kenapa bisa ditembus begitu saja oleh mu " gumam imura dengan nada bingung
" ya ampun tak ada gunanya kau berlatih selama bertahun-tahun, memasang sebuah mantra pelindung saja mampu ditembus oleh anak berusia 20 tahun-an benar-benar payah "
__ADS_1
gumam Nagami meledek imura
" apa katamu dasar tua Bangka Belitung " gumam imura " hah...mereka mulai lagi . aku kesini karena disuruh oleh ibu untuk menyuruh Hayashi pulang sudah lama ibu tidak melihat Hayashi " gumam Saori
mereka yang sedang bertengkar langsung terhenti karena bingung harus mengatakan apa imura menarik nafas panjang dan berkata " Hayashi sedang berlatih jiwa iblis murninya jadi mungkin tak pulang kerumah untuk beberapa bulan dan beritahu kan kepala akademi kalau Hayashi sedang pergi bersama si tua Bangka Belitung ke luar desa "
Nagami yang mendengar imura menyebutnya Bangka Belitung langsung marah " berhenti menyebutku Bangka Belitung. apa kau tahu aku ini salah satu dewa pembunuh apa kau lupa " gumam Nagami
imura tidak mempedulikan perkataan Nagami
" apa kalian lupa janji yang kalian buat dengan Hayashi sebelum dia masuk kedalam gua tersembunyi " gumam Saori mendengar perkataan Saori membuat mereka berdua kaget bagaimana Saori tahu tentang janji itu
" bagaimana kau tahu Saori . " gumam imura
" sebenarnya aku mengikuti Hayashi karena khawatir sudah bertahun-tahun tidak kembali ke rumah " gumam Saori menaikkan alisnya
mereka berdua menghela nafas pendek namun terdengar berat karena kejadian pembunuhan berantai itu mereka sangat mengingat sikap Hayashi yang berubah
180 derajat yang awalnya periang menjadi sangat dingin
" aku mengerti maksudmu . tapi apa kalian yakin Hayashi akan memaafkan perbuatan Kalian 2 tahun yang lalu "
2 tahun yang lalu
" untuk apa kau masih ada disini dasar pembunuh!!!!!!.." teriak ayamura
setelah beberapa hari yang lalu setelah tragedi pembunuh berantai itu
Hayashi yang masih berusia 2 tahun hanya bisa diam karena dia masih sangat kecil
" ayamura jangan terlalu kasar padanya dia itu masih sangat kecil " gumam Nagami mencoba menenangkan ayamura yang emosi
setelah tragedi pembunuhan berantai itu . Hayashi semakin di benci karena dianggap membunuh seluruh orang yang ada di sebuah desa kecil di sekitar wilayah klan Harugawa
__ADS_1
" ayah kenapa selalu saja membelanya padahal sudah dipastikan kalau dia adalah orang yang membunuh 500 orang itu " gumam ayamura
Hayashi yang sudah tidak tahan dengan kata-kata keluarga nya mengepalkan tangannya sampai berdarah dan berteriak " tak perlu selalu membela ku kakek . kakek apa kau tahu apa yang membuatku menyesal hidup di dunia ini apa kakek tahu karena hal yang paling membuat ku sangat menyesal hidup di dunia ini karena hidup di dengan kalian para banjinggan seperti kalian "