
saat Hayashi sampai di hutan spiritual dia melihat kakek Nagami dan kakek imura sedang berdebat " apa kau mengerti Resiko melatih kekuatan jiwa iblis murni dengan keadaan seperti itu hah. apa kau tahu energi spiritual Hayashi belum cukup untuk bisa mengaktifkannya jiwa iblis itu " gumam Nagami
" kau itu cerewet sekali . tentu saja aku tahu makanya aku meminta nya untuk melakukan latihan fisik " gumam imaru yang tidak mau kalah
" kakek Nagami dan Kakek imura sepertinya tidak akur " gumam Hayashi . sugitsu-sensei Hanya menghela nafas panjang dan mencoba menceritakan bagaimana imaru dan Nagami menjadi tidak akur
" sebenarnya mereka berdua adalah teman masa kecil mereka berdua lahir pada hari yang sama bulan yang sama dan tahun yang sama . mereka berdua sangat dekat sehingga mereka menjadi tak terpisahkan
saat mereka berdua menikah juga pada hari yang sama . hanya saja anak mereka berdua lahir pada hari yang beda . sehingga mereka semakin dekat . ayahmu ayamura dan ibu mu Layla juga di nikahkan karena hubungan baik mereka .
namun saat ibumu melahir kakak mu Shizuma mereka mulai bertengkar hanya karena nama bayi mereka . sama seperti seterusnya sampai kau lahir hubungan mereka semakin buruk . sampai-sampai mereka hampir menghancurkan desa Basara karena di tantang oleh Nagami-sensei " gumam sugitsu-sensei
Hayashi hanya bisa menghela nafas panjang sambil bergumam dalam hatinya
" sikap mereka kekanak-kanakan sekali
" baiklah aku kalah . Hayashi kau lakukan latihan fisik dari sekarang ........!!!!!! " gumam imura dengan nada kesal
" ehhh . se-sekarang kakek imura " gumam Hayashi " tentu saja !!!! " bentak mereka berdua
a few moments later
saat berada di kelas Terlihat beberapa perban di muka tangan dan juga jidat nya Hayashi
Riku mencoba menanyakan keadaan Hayashi namun Hayashi sudah bergumam
" apa kau ingin menanyakan soal luka-luka ini Riku " gumam Hayashi dengan pandangan yang dingin
" memangnya kenapa " gumam Riku
Hayashi yang sedang tiduran di meja bangun dan mendekatkan wajahnya ke muka Riku pandangan yang sangat mengerikan
__ADS_1
" aku di latih oleh dua iblis itu . "
sementara di tempat mereka yang masih bertengkar
" haccchiiiiuuuu........!!" mereka berdua bersin karena ada yang membicarakan mereka berdua
" sepertinya ada yang membicarakan kita "
" sudahlah sepertinya hanya firasat mu saja "
sementara di kelas
" dua iblis siapa yang kau maksud Hayashi " gumam Riku yang sedikit keheranan dengan tatapan Hayashi yang sedikit menakutkan
" tentu saja kakek imura dan kakek Nagami "
gumam Hayashi yang sedikit marah dengan perlakuan mereka berdua
" aku lupa kalau kau adalah cucu dari dua dewa pembunuh " gumam Riku sambil menenangkan Hayashi
semua teman-teman Hayashi terkejut karena menurut rumor yang beredar hubungan imura dan Nagami sangat baik " tapi kenapa ? " gumam mereka semua secara bersamaan
" karena saat kak Shizuma lahir mereka mulai berdebat karena hal nama itu juga sampai Laura lahir " gumam Hayashi yang memikirkan pertengkaran mereka semalam
Emma yang sejak tadi menoleh ke arah buku Tiba-Tiba menoleh ke arah Hayashi. Hayashi yang menyadari pandangan Emma hanya pura-pura tidak tahu dengan terus menatap ke temannya " Hayashi apa kau baik-baik saja kenapa di mukamu di penuhi perban " gumam Miya Khawatir dengan keadaan Hayashi
" aku tidak apa-apa. hanya luka kecil " gumam
Hayashi " Tiba-tiba Natsui juga datang " boleh aku bergabung " Hayashi hanya menganggukkan kepalanya . " bos apa kau membiarkan wanita pujaan mu di ambil oleh Hayashi " gumam teman sebangku Soju
Soju tersenyum sinis " hehehe. kita akan lihat seberapa beruntungnya Hayashi . kalau kita memanggil ' mereka ' "
__ADS_1
saat jam pelajaran selesai
Hayashi kembali ke hutan spiritual untuk bisa melatih jiwa iblis murni ya itu sama seperti sebelumnya imura dan Nagami masih bertengkar . sugitsu-sensei yang mencoba melerai pertengkaran mereka terlihat kewalahan menghadapi mereka
Hayashi hanya bisa menepuk jidatnya karena pertengkaran mereka yang tidak berkesudahan " kakek Nagami kakek imura latihan kali ini aku harus melakukan apa " gumam Hayashi
imura yang sejak tadi bertengkar dengan Nagami tidak menyadari keberadaan Hayashi
" oh . kau sudah datang Hayashi .kali ini kau harus mengangkat batu itu sambil naik bukit itu sampai puncaknya "
Hayashi melongo dengan apa yang dikatakan oleh kakek imura karena batu itu sangat besar bahkan lima kali lipat dari tubuh Hayashi " tunggu batu itukan lebih besar dari tubuhku " gumam Hayashi tak percaya karena batu itu lumayan besar
" untuk bisa melatih keseimbangan mu Hayashi jadi kau harus terima latihan ini " gumam imura . Hayashi hanya bisa menghela nafas panjang . dia mengangkat batu itu di punggung nya dan mulai mendaki bukit sampai puncak nya
Natsui yang sempat melewati kawasan bukit itu melihat Hayashi yang sedang mengangkat batu sedang menaiki bukit yang cukup juram
sedikit Khawatir dengan Hayashi karena bisa saja Hayashi terjatuh
di kediaman keluarga Ryuuji
" ayah. Hayashi mencoba mengambil wanita Pujaan ku " ayah Soju adalah kepala keluarga Ryuuji yang bernama inozaki Ryuuji
ayah Soju yang sedang meminum sebuah sake tiba-tiba langsung terkejut dan langsung melemparkan gelas kecil yang berisi sebuah sake " praaakkkk.......!!!!! "
" sepertinya Hayashi meremehkan kekuatan keluarga Ryuuji " gumam inozaki " ayah apa kita harus memanggil ' mereka ' untuk menghabisi Hayashi " gumam Tenzhi
yang juga geram dengan pertandingan beberapa hari yang lalu " tak perlu terlalu terburu-buru anakku kalau kita memanggil mereka sekarang untuk menghabisi Hayashi pasti dua dewa pembunuh itu tak akan segan-segan untuk membunuh kita semua kita harus mempunyai startegi untuk melenyapkannya dari dunia ini "
di hutan spiritual
" hah...hah...hah...hah..hah..." Hayashi yang sedang mengatur nafasnya mulai bergumam dengan kedua kakeknya " kakek aku ingin......"
__ADS_1
belum sempat Hayashi menyelesaikan pembicaraan nya mereka berdua sudah bergumam " Hayashi lakukan push up 10.0000 kali " gumam mereka secara bersamaan Hayashi yang sudah tidak tahan dengan tingkah laku mereka berdua mulai jengkel
" apa kalian berdua mencoba membunuhku........!!!!!!!!!!!! " suara Hayashi sampai membuat burung-burung pergi karena emosi Hayashi yang tidak bisa di tahan membuat kedua orang tua itu ketakutan .