Lga Bisa

Lga Bisa
4.membantu Natsui


__ADS_3

Hayashi tadi sempat terkejut dengan kedatangan Natsui " apa yang kau lakukan disini " tanya Natsui sambil menyodorkan sebuah belati dengan nada marah " te-tenanglah Natsui aku disini hanya mengikutimu " jawab Hayashi " apa yang kau inginkan dariku " tanya Natsui semakin marah


" aku disini hanya tersesat " jawab Hayashi sambil menurunkan belatinya ". tersesat ? "


Hayashi menjawabnya sambil menganggukan kepala nya Natsui menyimpan kembali belatinya . Hayashi memehartikan kaki Natsui .Natsui sadar akan pandangan Hayashi " apa yang kau pandangi Hayashi " tanya Natsui " Natsui apa kau sering merasakan panas dingin ditubuhmu " Natsui terkejut bagaimana Hayashi tahu " ba-bagaimana kau tahu ' jawab Natsui dengan nada sedikit canggung " ohh sebenarnya saat kau pulang tadi aku merasa sedikit janggal dengan kakimu itu . kau berjalan sedikit pincang ' Natsui memang berjalan sedikit pincang namun banyak orang yang tidak mempedulikan hal itu ' sebenarnya aku memiliki riwayat penyakit ' nada Natsui sedikit sedih . Hayashi merasa kasihan pada Natsui ' penyakit apa ? mungkin aku bisa membantumu '


Natsui terkejut mendengar jawaban Hayashi . karena penyakit yang diderita oleh Natsui bisa dibilang adalah penyakit yang langka nama penyakit tersebut dinamakan penyakit racun malam . penyakit racun malam biasanya akan diderita oleh orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah dan sering keluar pada malam hari dan juga memiliki beban pikiran yang berat . Hayashi mengerti keadaan Natsui sekarang dia dijodohkan oleh orang yang dia tidak sukai


'. kau jangan bercanda Hayashi . penyakit yang kuderita adalah penyakit yang sulit dia atasi bahkan oleh tabib terkenal pun ' ' aku mengerti maksudmu Natsui tapi belum coba belum tahu . dan apa kau tahu ada dua resiko jika kau tidak. segera mengobati penyakit itu

__ADS_1


pertama adalah kau akan jadi lumpuh selamanya dan energi roh mu juga akan hilang kedua adalah kau tidak bisa melihat untuk selamanya ' Natsui sedikit terkejut mendengar perkataan Hayashi . belum sempat Nasui bertanya padanya Hayashi bilang ' dan resiko terbesarnya adalah kematian mungkin saat malam kau tidak bisa tidur dengan nyenyak bukan dan setiap malam kau akan merasakan panas dingin yang membuat seakan akan ada dineraka


dan kau bangun setiap malam untuk tidak bisa merasakan panas dingin walaupun kau tak bisa merasakan itu setiap hari tapi aku yakin setelah di tiga hari setelah itu kau merasakan sesak napas dan kau mencoba untuk mengobati penyakit itu dengan mengeluarkan hawa racun itu dengan energi rohmu tapi itu tidak membantumu justru itu akan mempercepat penyebarannya '


Natsui hanya bisa diam mendengar perkataan Hayashi ' Hayashi apakah kau benar - benar tahu bagaimana mana cara menghilangkannya apakah benar kalau aku-aku-aku akan mati ' Hayashi merasa kasihan mendengar hal itu Natsui mengeluarkan air matanya ' Hayashi kumohon padamu untuk menghilangkan penyakit ini aku...aku sangat menderita dengan ini ' ' baiklah aku akan membantumu ' jawab Hayashi sambil memberikan senyuman yang hangat Natsui merasa beruntung bisa bertemu dengan Hayashi


setelah Hayashi menenangkan Natsui Hayashi bertanya kepada Natsui ' dimana letak memar tersebut ' Natsui menunjuk ke arah kaki kirinya dengan muka sedikit memerah karena walaupun Natsui dikenal dengan kecantikannya Natsui belum pernah disentuh oleh laki - laki lain selain ayahnya paman nya dan kakeknya ' huuuffttt baiklah ayo kita mulai ' Hayashi mengangkat kaki kirinya dengan tangan kanannya. sedangkan tangan kirinya mengeluarkan sebuah cahaya biru seperti sebuah api


Natsui melihat reaksi Hayashi yang begitu tenang ' sepertinya aku berpikir terlalu berlebihan kepadanya ' batin Natsui setelah beberapa menit akhirnya selesai warna dari memar yang ada di kaki Natsui mulai memudar yang awalnya berwarna ungu tua menjadi ungu sedikit ungu muda ' kalau begitu coba kau berdiri ' Natsui memengang tangan Hayashi agar tidak jatuh kalau Natsui kehilangan keseimbangan beruntung Natsui berdiri tegap walaupun kaki kirinya belum sembuh sempurna Natsui terlihat senang

__ADS_1


' kalau ada memar itu ditempat lain katakan saja padaku ' Hayashi bingung melihat reaksi Natsui yang sedikit aneh yang juga menimbulkan perasaan aneh padanya


' hei . Natsui kalau tidak ada aku pergi dulu ' belum sempat Hayashi melangkah Natsui berteriak padanya ' Hayashi tunggu . se-se-se-sebenarnya ada satu lagi ' Natsui mengatakan hal itu dengan muka memerah


' kenapa aku punya firasat buruknya ' batin Hayashi walaupun hatinya agak sedikit kacau tapi dia tidak ingin menunjukan ekspresi kacaunya itu Hayashi mencoba tenang


' dimana ' tiba tiba Natsui melepaskan kancing bajunya membuat Hayashi tidak habis pikir ' memar keduanya ada di punggungku ' jawab Natsui dengan muka memerah bagai tomat . Hayashi menghela napas yang panjang dan mencoba agar tidak tergoda


' maaf Natsui kalau aku sedikit tidak sopan ' batin Hayashi ' batin Hayashi . sekitar 15 menit semua sudah selesai Natsui merapikan pakaian nya Hayashi mencoba agar tidak melihat hal itu ' a-anu Hayashi aku sangat berterima kasih padamu aku berhutang budi padamu ' kata Natsui sambil membungkukkan badannya ' sama-sama kalau begitu aku perginya ' Hayashi menghilang dari pandangan Natsui

__ADS_1


__ADS_2