
‘’ Baiklah, baiklah, aku tak akan menganggu, ’mu. Tapi jawab satu hal, bisa? ‘’ Ucap pria itu yang tak lain adalah Dewa peracik obat, Yamazhi.
Dari raut wajah Hayashi dia sudah bisa menunjukkan wajah tak senang dan kesal, ditambah urat syaraf yang langsung terlihat seusai Yamazhi mengatakan itu.
Mau tidak mau, ia harus menerimanya menjawabnya dengan wajah datar.
‘’ Apa yang berdiri tapi bukan keadilan? ‘’ Tanya Yamazhi, Urat syaraf yang terlihat di wajah Hayashi makin menjadi-jadi.
‘’ Jawabannya adalah....‘’
‘’ DIAM BRENGSEK!! ‘’
a few moments later
Hayashi pun kembali fokus ke buku yang ia ambil, sambil menghela nafas panjang diapun kembali duduk saat tadi sempat kejar-kejaran dengan Yamazhi.
“ Benar-benar tua bangka. ”
Setelah semua keadaan kembali tenang dan sunyi, Hayashi segera membuka buku itu.
Setelah membersihkan debu-debu yang berterbangan kemana-mana, ia langsung membacanya dengan serius.
**
Klan Magasaki adalah Klan yang sangat misterius, karena mereka jarang sekali terlihat di dunia luar, mereka sama sekali tak tersentuh oleh benda-benda dunia luar, mereka melakukan semuanya sendiri.
hingga salah seorang pria yang berasal dari dunia luar masuk ke Klan Magasaki, banyak orang yang menyayangkan sikap pria itu. karena mereka menganggap pria mengantarkan nyawanya ke arah kematian.
sebenarnya mereka mengatakan itu bukan tanpa alasan karena mereka sering sekali mendengar suara jeritan manusia, mau itu suara wanita atau pria mereka mendengarnya dengan sangat jelas.
setiap malam purnama di wilayah Klan Magasaki selalu saja ada hewan-hewan aneh yang keluar dari pintu masuk Klan Magasaki.
__ADS_1
hingga mereka menganggap bahwa Klan Magasaki adalah orang yang melakukan sebuah penelitian yang bisa dibilang ilegal.
banyak sekali anak-anak yang memiliki trauma masa kecil selalu dijadikan alat percobaan untuk dibuatnya sebuah EXPERIMENT.
warga yang sudah geram dengan tindakan Klan Magasaki langsung menyuruh mereka keluar, namun sayangnya yang mereka lihat adalah tanah yang kosong dengan penuh bercak darah.
***
Saat sedang serius-seriusnya membaca Hayashi terkejut saat melihat bab selanjutnya hilang, ia juga melihat bekas robekan yang terlihat sangat jelas.
“ Sepertinya sudah ada orang yang melihat buku ini. ” Gumam Hayashi.
Hayashi pun menutup buku itu dan meletakkannya di lemari tempat semula.
diapun keluar dan meninggalkan seorang pria yang sudah ada di belakangnya dengan tatapan yang sangat sangar sambil mengambil buku itu dan membakarnya.
“ Jika kau memang ingin tahu maka kau harus ke kembali ke sisi kami, Hayashi. ” ucap pria misterius itu dan langsung menghilang entah kemana.
APA!!
“ Hayashi kau jangan bercanda!! ” Teriak seorang bocah berambut perak sedang meneriaki seorang bocah berambut putih.
“ Untuk apa aku bercanda! dan bisakah kalian tidak sehisteris seperti itu?! ” Ucap seorang bocah berambut putih sambil menutup kedua telinganya.
“ Kalau tidak salah, buku tentang Klan Magasaki bukannya terlarangnya untuk dibaca oleh umum. ” Kata bocah berambut hitam.
“ Aku tidak tahu, yang pasti buku itu sudah ada di rak yang bisa dibaca oleh orang umum. ” Jawab bocah berambut putih tadi sambil mengangkat kedua bahunya.
“ Lagipula kenapa kau sepertinya sangat penasaran dengan Klan Magasaki? ” Tanya bocah berambut emas gelap.
“ Ada seseorang yang harus aku minta penjelasan. ”
__ADS_1
**
Di sebuah lorong yang sangat gelap, dan pencahayaan mereka hanya sebuah lilin yang di tempel di dinding.
Seorang wanita berusia 23an sedang duduk di sebuah kursi yang cukup megah, ia terlihat sangat cantik.
Sedangkan di depannya ada tiga orang sedang menunduk ketakutan saat wanita itu menatap mereka dengan tatapan dingin.
“ Apa sebenarnya rencana kalian untuk menyerang Hayashi? ” Tanya wanita itu dengan nada datar.
“ Ka..Kami hanya disuruh yang mulia permaisuri, sebenarnya kami tidak berani, namun keluarga kami di ancam akan dibunuh oleh mereka. ” Jawab pria paruh baya yang berada di tengah.
Wanita misterius itu menghela nafas panjang dan berdiri dari singgasananya sambil menatap langit malam.
“ Pergilah. Tapi ingat jika kalian berani-berani menyentuh Hayashi Walaupun hanya sehelai rambut, nyawa kalian yang akan pergi dari permukaan ini! mengerti! ” Kata wanita itu dengan nada mengancam.
MENGERTI!!
Suara mereka begitu menggelegar di ruangan itu, dan setelah mereka mengatakan-Nya mereka langsung berlari-lari terbirit-birit keluar dari ruangan yang mereka anggap sebagai neraka itu.
Wanita misterius itu tak mempedulikan kepergian ketiga pria muda dan tua itu, dia masih menatap langit malam dan secara tak sadar langsung mengeluarkan air mata.
“ Maafkan kakak, Naga kecil. Maafkan kakak karena tidak tahu menahu kalau kau saat itu dijadikan alat percobaan oleh Klan Magasaki, andai aku tidak melakukan hal itu, kau tidak akan pernah menderita seperti ini. ” Kata-kata wanita misterius itu seperti di tunjukkan oleh seseorang.
Setelah mengatakan itu ia menangis keras, sambil memengangi sebuah kalung yang tadi ia keluarkan dari saku bajunya.
“ Aku tidak akan, membiarkan Klan Magasaki mendapatkan mu lagi, itulah janji ku padamu. Hayashi. ”
######
Jangan lupa like komen dan vote 🙏😘😊😍🤗
__ADS_1