
"Putrikuu" teriak lelaki yang menggunakan baju bersulam naga.
'apakah ini ayah ku' batin Li'er.
"Tabib...cepat periksa keadaan putriku jika terjadi sesuatu maka kepalamu akan ku penggal" ucap pria itu yang bernama Li Yuan.
"Ba...baik yang mulia" Ucap tabib Yu gugup dan dibalas deheman singkat.
'Yang mulia? Wah..aku seorang putri raja senangnya' Senyum tipis terbit diwajah Li.
Tabib Yu pun memeriksa denyut nadi Li dan dengan gugup tabib berkata "Mohon ampun yang mulia kaisar...Tuan putri hanya membutuhkan istirahat yang cukup saja karna kondisi tuan putri sangatlah lemah" kemudian dia berkata kembali "dan...ra..racun yang ada ditubuh tuan putri " ucapnya pelan.
"BAGAIMANA MUNGKIN PUTRIKU TERKENA RACUN!!!" Teriak Li Yuan "PENGAWAL!!!" Tiba tiba beberapa pengawal datang dan berlutut
" Hamba yang mulia" Teriak mereka serentak. "BUNUH PARA PELAYAN DAN PENGAWAL PUTRIKU YANG TIDAK BECUS MENJAGANYA!!" Ucapnya menahan emosi tapi kemudian seorang wanita cantik menggunakan hanfu merah bersulam burung poenix "Salam yang mulia kaisar semoga hidup 1000 tahun lamanya" ucapnya. Panggil saja dia Sie Ju Min, seorang permaisuri. "Bangunlah permaisuriku..." titah Li Yuan, saat Sie Ju Min akan berkata terdengar suara imut yang lucu "Ayahanda....Ibunda..."Panggilnya lemah, suara itu adalah tak lain tak bukan Li Jhi Sie. mendengar suara putri kesayangan mereka langsung lari mendekati Li dan bertanya "Ada apa putriku?" tanya mereka serentak. "Ananda ingin jalan malam" Ucapnya penuh harap dan mata pup eyesnya yang membuat siapa saja gemas.
'Dewa...cobaan apa lagi yang kau berikan pada kami sehingga mendapatkan tuan putri yang sangat imut dan menggemaskan, ingin rasanya aku mencubit tuan putri' Batin mereka serentak saat melihat wajah tuan putri mereka.
'oh...astaga putriku sangat imut ingin rasanya aku menggigitnya pipi cabi putriku ini huhu ' Batin permaisuri.
"Tapi putriku kau masih sakit...lain kali aja yah jika kau sudah sembuh ayahanda akan mengajakmu berjalan jalan"Ucap kaisar dengan lembut dan mengelus pucuk kepala sayang dan jangan lupakan senyum indah yang terukir diwajah kaisar Li Yuan.
Li menggelengkan kepalanya seraya berkata " Tidak ananda tidak mau ananda hanya ingin keliling taman bersama ayahanda dan ya pelayan dan pengawal Li'er menjaga ananda dengan baik kok jadi ayahandaku yang tampan jangan membunuh mereka ya" Mereka yang mendengar ucapan dan pembelaan tuan putri mereka kepada pelayan dan pengawal rendahan terkejut karena tuan putri mereka yang masih berumur 3 tahun memiliki pemikiran dewasa. Disaat semua anak seusianya hanya diam tak mengerti apapun tapi tuan putri mereka melakukan pembelaan kepada mereka yang rendahan, bukan hanya mereka bahkan Kaisar dan Permaisuri pun sama terkejutnya.'Terima kasih tuan putri karena telah menyelamatkan hidup kami yang rendah ini, kami berjanji akan selalu setia padamu' Batin pelayan dan pengawal Li Jhi Sie. Kemudian kaisar tersenyum "Baiklah ayahanda akan mengajak putriku ini ke taman" dia pun langsung menggendong Li menuju taman meninggalkan permaisuri yang tersenyum melihat putrinya yang tersenyum bahagia "Ibunda harap kamu akan selalu tersenyum" Ucapnya lirih.
"Kalian kembalilah..." Titah Sie
"Baik yang mulia permaisuri...kami undur diri" Ucap mereka serentak dan tak lupa memberi salam tanda hormat mereka. Tinggallah Permaisuri dan pelayan setianya.
"Yang mulia permaisuri hamba turut bahagia melihat tuan putri kembali seperti biasa lagi setelah kejadian itu" Ucap pelayan setianya yang bernama Ni Liao.
" Kau benar pelayan Ni aku bahagia setelah melihat dia kembali tersenyum, tertawa dan berbicara lagi"
#f**lashback**
__ADS_1
seorang anak kecil berumur 2 tahun sedang berlari ditaman mengejar kupu-kupu. Namun, tiba-tiba datang 5 orang berbaju hitam menghadang anak itu.
"Hai anak kecil...main sama kita yok" Sapa salah satu dari mereka.
"Hai paman...tapi maaf ya Li'er gak boleh main sama orang yang gak dikenal kalau mau ajak
main sama yang lain aja ya" ucap anak itu dengan suara imutnya dan anak itu yang tak lain adalah Li Jhi Sie.
"Kamu ikut secara baik baik apa secara kasar" Ucap ketua kelompok itu.
"Paman..kata ayahanda itu tidak boleh maksa kalau dia tidak mau ya sudah biarin saja" Nasihat Li yang membuat kelima orang berbaju hitam itu geram dan langsung mengangkat paksa Li namun Li memberontak dan berteriak kencang.
"Lepaskan aku...AYAHANDAAAAA!!!!TOLOOONG!!" Teriak Li membuat para pengawal langsung datang.
"Lepaskan tuan putri kami..." Teriak pengawal Li. Tak lama datanglah terdengar suara langkah kaki tergesa gesa dia adalah seorang kaisar dan permaisuri dari Kerajaan Li.
"LEPASKAN PUTRIKUU!!!" Teriak Li Yuan.
"Jangan mendekat atau dia akan kami bunuh" ucap ketua pakaian hitam.
"Ayahanda...hiks hiks...Ibunda...hiks Ananda takut...hiks hiks" lirihnya. Kaisar yang melihat putrinya menangis pun tersulut emosinya dan langsung menyerang mereka dengan membabi buta. 3 orang itu telah terbunuh Li yang melihat darah dimana mana langsung gemetar ketakutan sambil menangis sesegukan. Saat Li Yuan sedang melawan pria berbaju hitam itu tiba tiba dia melihat salah satu mereka menyerang anak ke-2 yaitu pangeran Li Duan.
"Putrakuuu...!!"
"Pangeraaaan!!!"
"GEGE AWAAAAAS!!!" Teriak mereka bersamaan.
JLEEB
Sebuah pedang menancap tepat dijantung Li Duan. Li Jhi Sie yang melihat kakak yang selalu bersamanya mati didepan matanya sendiri, dia pun membelalakkan matanya terkejut dan gemetaran, Li Jhi Sie pun langsung berlari memeluk kakaknya.
"gege....hiks hiks jangan tinggalkan Li'er hiks hiks...Li'er janji akan patuh pada gege"
__ADS_1
#Gege itu artinya kakak laki-laki di china
"Mei...mei...ge..ge..huh huh..a..khaaan...huh huh...sel..la..lu..men..nya...yangimu huhh.." ucap Li Duan terbata dan penuh kasih sayang sambil mengelus sayang pipi Li Jhi Sie. Li'er pun yang melihat gegenya meninggal menangis sejadi jadinya.
"Huwaaaaa......GEGEEEEE!!!!!JANGAAN TINGGALIN LI'ER!!" Teriakan menggema ditempat itu. Tiba-tiba keanehan terjadi, mereka melihat seorang anak kecil yang memiliki mata merah, rambutnya berterbangan karena kekuatan qi yang keluar dari tubuhnya, samar samar mereka melihat warna biru muda mengelilingi tubuhnya lama kelamaan berubah menjadi biru tua yang sangat silau kemudian terdengar teriakan dan tawa lantang yang membuat siapa saja merinding sekaligus terpukul mendengarnya.
"AAAAAAAA......HAHAHAHA.....KALIAN MAKHLUK KOTOR BERANI MEMBUNUH GEGEKU MAKA AKAN KUHANCURKAN KALIAAAAN HAHAHAH...." Ucapnya lantang, dia adalah Li Jhi Sie. Semua orang terkejut melihat penampilan tuan putri mereka layaknya iblis pencabut nyawa, tawanya seperti lonceng kematian, teriakannya memekakkan telinga.
"Put..putriku.."Panggil lirih dari permaisuri dan kaisar.
CRAS
CRAS
CRAS
JLEB
Arrrrgggg
Pria berbaju hitam langsung tergeletak tak bernyawa dan teriakkan salah satu dari mereka yang tangan dan kakinya dipotong. Semua orang langsung bergidik ngeri melihat mereka dalam keadaan mati mengenaskan. Setelah membunuh mereka Li'er terjatuh pingsan dan digendong oleh kaisar Li Yuan. Dia langsung membawa putrinya kekediaman naga dan memanggil tabib.
"Ampun yang mulia...tuan putri dalam keadaan syok dan juga..." ucapan tabib Meng terhenti karena takut membuat sang junjungannya marah.
"Ada apa tabib meng? APAKAH PUTRIKU TERLUKA PARAH?" Tanyanya dengan menahan emosi dan khawatir.
"Me...Meridian dan...dan dantian putri hancur yang mulia" ucapnya terbata, 'Syukurlah jika hanya itu aku tidak mempermasalahkan itu yang penting putriku tidak terluka parah' batin kaisar.
Setelah kejadian itu Li Jhi Sie jadi pendiam dan tertutup bahkan ia tak mau bertemu dengan putra mahkota.
#flashback off
maaf ya kalau ada typo atau yang lain jangan lupa like, komen, vote and rate ya guys😊😊
__ADS_1