
Saat mendengar teriakan kedua putranya itu dia hanya diam tak mengubris, hingga membuat mereka kesal. Li hanya terkekeh melihat wajah kesal kedua kakaknya itu. Kaisar yang melihat putri kecilnya terkekeh membuatnya bahagia dan kedua pangeran itu tertegun melihat adik mereka yang terkekeh karena sudah lama tak melihat adik mereka seperti itu semenjak meninggalnya pangeran kedua.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=Keesokan pagi\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Tuan putri....bangunlah....Matahari sudah muncul.." Ucap dayang Mei (author lupa siapa nama dayang Li jadi kita ubah aja jadi Mei yaππ) membangunkan Li Jhi Sie selama 1 jam lebih tapi tak digubris olehnya, karena kesal akhirnya dayang Mei pun berteriak.
"TUAN PUTRIIII!!!"
"AAAA mana ayam mana ayam " Teriak Li yang langsung terduduk dan melakukan pergerakan tangan layaknya seekor ular sedangkan dayang Mei melongo melihat tingkah ajaib sang junjungannya dan langsung tertawa terbahak bahak. Li yang melihat dayangnya tertawa pun kesal dan mengerucutkan bibirnya.
"KAKAK MEIIIII!!!! AWAAAS KAU YAA AKAN KU TANGKAAAAP KAUUU!!!" Teriak Li Jhi Sie menggema hingga keluar kediaman mawar, semua pelayan dan pengawal yang berlalu lalang terkejut mendengar teriakan itu.
"HAHAHA...MAAF LI'EEER AKU TAK BERMAKSUD HAHAHA!!"
Terjadilah aksi kejar kejaran antara Li dan dayangnya. Semua orang tersenyum bahagia melihat junjungan mereka kembali ceria seperti dulu lagi.
__ADS_1
Aksi kejar kejaran ini pun terus berlanjut hingga melewati arena latihan para prajurit. Karena tawa Li dan dayang Mei yang terbilang cukup kencang hingga mereka yang latihan menghentikan kegiatan mereka dan melihat asal suara.
"HAHAHA...AMPUN LI'ER....HAHAHA AKU JANJI TIDAK MELAKUKAN ITU LAGI...HAHAHA"
"tidak mau aku akan membuat kakak mei kena hukuman karna membuatku terkejut"Ucap Li sambil berkacak pinggang hingga terlihat sangat imut.
Semua orang terkejut melihat tingkah tuan putri mereka ditambah lagi ia yang hanya menggunakan pakaian tidur dan mengejar dayangnya seperti bukan seorang putri. Tapi mereka bahagia karena tuan putri mereka sudah kembali seperti semula, orang yang ceria, sopan, baik, aktif, dan imut. ( owh...iya kalian jangan salah ya walaupun Li Jhi Sie itu jendral yang berdarah dingin tapi dia itu aktif dan ceria jika dilingkungan keluarganya ya ditambah lagi dia akan serius di waktu tertentu buat sekarang karna umur dia yang masih kecil dia bertingkah layaknya anak kecil...makasiππ)
Kedua pangeran terkejut melihat kelakuan adik mereka yang tak layak di sebut tuan putri.
Li pun berbalik badan " Hehehe gege kau disini?" tanya Li canggung dan dibalas anggukan oleh mereka berdua.
"Apakah kau ingin ku hukum karena tak berperilaku seperti seorang putri meimei?" tanya putra mahkota.
"haihh gege kau sunggu tega menghukum adikmu yang imut ini hmmm?" Balas Li dengan tatapan pupps eyes nya membuat semua orang gemes melihat kelakuan tuan mereka ini.
__ADS_1
"Baik .... SINI BIAR GEGE TANGKAP!!" Ujar Li Daiyi sambil mencoba menangkap Li Jhi Sie. Pangeran Li Xiaoyi dan yang lain terkejut melihat putra mahkota mereka kejar kejaran dengan tuan putri mereka. Akhirnya Pangeran ketiga pun memutuskan ikut mengejar adik kecilnya itu.
Karena Li yang takut tertangkap pun lari menuju aula pertemuan, ia berlari sambil tertawa sama halnya kedua pangeran itu. Para pelayan dan pengawal tersenyum bahagia melihat mereka yang tertawa lepas semenjak tuan putri mereka tidak mengurung diri lagi.
'Semoga kalian semua akan selamanya bahagia yang mulia" itu lah batin mereka.
BRUAAK
Suara pintu aula ditendang dengan keras oleh Li dan membuat semua yang berada diaula terkejut.
"HAHAHA....AYAHANDA TOLONG LI'ER!!HAHAHA" Tawa Li menggema membuat seisi aula terkejut terutama permaisuri yang menangis bahagia melihat putrinya tertawa lagi dan kaisar yang tersenyum lebar saat melihat kelakuan putrinya.
***Like, komen, vote, and rate ya ππ***
**maaf ya aku up nya gak panjang lain kali panjang deh aku buat kayak dari sabang ampeeeee meraukeππππ see you guys**
__ADS_1