
☀LIKE DAN VOTE NOVEL INI YA 🌵
Setelah selesai makan bersama
" Li, kamu sekarang masih sibuk kuliah kan? " tanya Mama sambil mengelap pinggir mulutnya setelah selesai makan
" iya mah, emangnya ada apa? " jawab Lily
" Papamu ini mau kamu cepet - cepet gantiin dia di perusahaan kita " jawab Mama
" ma, Papa kan masih memikirkan nya, belum ada keputusan" jawab papa menyanggah ucapan istrinya itu
" alah papa , kan emang iya yang mama bilang " sebut mama
" tapikan nanti ma, belum sekarang. Lily juga belum lulus kuliahnya " tambah papa
" udah pah mah. pah aku kan udah pernah bilang ke papa kalau Lily mau kerja di perusahaan lain dulu sebelum Lily gantikan papa. Lily mau rasain gimana susahnya cari kerja seperti orang lainnya. Lily mau belajar terlebih dahulu" jawab Lily menerangkan
" aku yakin papa ngerti yang aku maksud " tambahnya
" iya papa mengerti sekali yang kamu maksud. tapi jangan lama - lama, papa pengen istirahat dan papa yakin kamu mengerti maksud papa apa " jawab papa pada Lily
Lily yang tidak bisa menjawab ucapan papanya hanya bisa diam. Sementara Sam yang berada disitu jauh lebih bungkam lagi karena tidak mau mencampuri percakapan papa dan kakaknya itu
" sudahlah pa, Kita bahas nanti saja. Kita disini mau dinner bukan mau bahas kelanjutan bisnis kita, lebih baik kita bahas yang lain saja " jawab mama menengah kan
Papa yang mengerti langsung mengiyakan ucapakan istrinya itu
Setelah selesai mereka pun kembali ke rumah. Sam dan Lily pulang bersama menggunakan mobil Lily, dengan Sam yang mengemudi.
Di mobil
" kak, orang yang panggil kakak kemarin itu siapa? " tanya Sam sambil mengemudi
" kemarin kapan? " tanya Lily bingung
" waktu kita di restaurant kemarin, dinner bareng kak Clara dan Devin" ucap Sam
" oh, itu temen kampus kakak, tumbenan aja dia manggil temen kampusnya, biasanya juga enggak " jawab Lily santai
" kenapa gitu? " tanya Sam kembali
" kakak juga juga gak tau kenapa tapi dia udah terkenal begitu, ganteng - ganteng tapi kurang ramah " jawab Lily
" ganteng?! terus kenapa dia kemarin nyapa kakak? " tanya Sam lagi lebih dalam
" gak tau, biasanya juga gak gitu" jawab Lily
" eh bentar, kenapa kamu tanyain dia mulu sih" ucap Lily kesal
__ADS_1
" kenapa kakak jawab juga " jawab Sam sambil tersenyum melihat reaksi kakaknya itu yang tidak suka membahas Nathan
Lily yang sudah kesal hanya bisa diam dengan memanyunkan bibirnya ke arah jendela
Sam yang melihat tingkah kakaknya itu hanya bisa semakin tertawa
" kemarin dia keliatan gak suka banget sama aku, emangnya dia siapa kakak sih? " tanya Sam penasaran, semakin membuat kakaknya jengkel
" gak suka gimana, kamu kan adik kakak lagian kita juga temen aja " jawab Lily
" tapi dia gak tau kalau aku adik kakak kan" ucap Sam sambil tertawa
" gak tau deh " jawab Lily kesal
setelah beberapa menit, akhirnya mereka sampai di rumah
" nih kak" ucap Sam mengembalikan kunci mobil Lily dan mengejar kakaknya yang meninggalkannya sendirian di dalam mobil
Tidak ada jawaban dari Lily, hanya menerima Kunci itu dan pergi masuk ke kamarnya
Besok harinya, Lily yang tidak memiliki kelas pagi hanya turun dari kamar dan ikut sarapan pagi bersama keluarga
" kamu gak ada kelas pagi ini Li? " tanya Papa
" pagi ini kosong pa tapi kalau siang ada " jawab Lily sambil hanya memakan roti yang sudah ada di depannya karena ia tidak memakan sarapan yang sama dengan yang lain
" kalau gitu kamu mau bantu Papa di kantor? " tanya Papa
" tidak lama, Papa pagi ini akan pergi ke singapore untuk menghadiri undangan pembukaan hotel rekan bisnis Papa, Di kantor masih ada sedikit kerjaan. jadi kamu mau bantu Papa untuk menyelesaikan itu? " tanya Papa menunggu jawaban dari puterinya
" Pah, Lily kan masih kuliah, dia" belum selesai Mama berbicara, Papa sudah memotong ucapan Istrinya itu
" tidak sulit Ma, hanya mengecek beberapa laporan dari cabang perusahaan kita di bali saja " ucap Papa
" Baik pa, Lily pasti bantu Papa. setelah ini Lily akan ke kantor " jawab Lily sambil tersenyum
" baik terima kasih Lily. Papa pergi dulu" ucap Papanya pada semua orang
Mama yang biasanya selalu menemani suaminya ini untuk perjalanan bisnis atau hal lainnya tetapi kali ini Mama tidak ikut karena Papa hanya pergi sebentar
" Mama gak papa tidak ikut kan pa? " tanya Mama memastikan sambil membenarkan kerah kemeja suaminya ini di teras rumahnya
" tidak masalah ma, Mama bisa istirahat dirumah. Papa gak mau liat mama sakit, lagian papa tidak pergi lama" jawab Papa meyakinkan istrinya ini
Papa pun memasuki mobil yang sudah menunggunya untuk mengantarkan nya menuju bandara
Setelah siap - siap, Lily pun pamit pada Mamanya karena ingin menuju kantor untuk menggantikan Papa di kantor
" Ma, aku pergi dulu ya" ucap Lily sambil menyalam tangan Mamanya untuk meminta izin pergi
__ADS_1
" iya, semangat ya sayang! " ucap Mama menyemangati
" Iya ma, tenang aja. aku pasti bisa" jawab Lily lalu pergi menuju kantor
Dikantor Lily di sambut oleh Diana, sekretaris ayahnya untuk mengarahkan Lily mengerjakan tugasnya
Lily pun menyelesaikan tugasnya dengan tepat waktu. Setelah mengerjakan tugasnya, Diana datang menemui Lily
" Nona, 10 menit lagi kita akan meeting dengan kolega Tuan di hotel Ritz Carltin" ucap Diana
" Meeting? " tanya Lily bingung
" maaf Diana tapi disini aku hanya mengerjakan beberapa file ini saja tidak dengan meeting" ucap Lily bingung sambil menunjukkan file yang berada di depannya
" tapi tuan besar baru saja memberi tahu saya bahwa nona yang akan menggantikan tuan untuk meeting ini nona" sebut Diana
" Diana aku tidak bisa, bagaimana aku bisa mengambil keputusan tanpa sepengetahuan Papa dan aku rasa aku harus menghubungi Papa sekarang " jawab Lily sambil mencari ponselnya
" maaf nona, mungkin tuan tidak akan menjawab panggilan anda sekarang. pesawat tuan sudah berangkat beberapa menit yang lalu nona " ucap Diana
" lalu aku barus bagaimana Diana, aku tidak bisa mengambil keputusan sendiri nanti. aku tidak ingin mengambil langkah yang salah " jawab Lily bingung
" anda bisa meminta waktu beberapa hari jika perlu nona, saya rasa kolega tuan akan mengerti. Nona ayo lah, waktunya tinggal sebentar lagi, tuan tidak pernah terlambat untuk meeting begitu juga dengan kolega ini nona " ucap Diana menjelaskan
setelah berpikir panjang
" Baiklah, ayo pergi. tolong kamu jelaskan siapa dan bagaimana orang ini Diana, aku tidak ingin membuat kesalahan" Jawab Lily berdiri sambil membawa tasnya keluar dari dalam kantor
mereka pun pergi dari kantor, diikuti Diana yang berada di belakang Lily sambil menjelaskan tentang rekan bisnisnya ini
Setelah sampai di hotel, Lily dan Diana langsung menuju ruang meeting yang sudah ditentukan. Diana yang memimpi jalan karena Lily belum pernah meeting di hotel ini walaupun ini merupakan hotel biasa yang digunakan Papa nya jika ingin bertemu klien atau kolega bisnisnya di luar perusahaan
" sebelah sini nona, silahkan masuk " ucap Diana mengarahkan
" baik Diana, beri aku bantuan jika aku mulai gugup nanti" ucap Lily pelan berbisik pada Diana
Lily pun masuk
" selamat siang tuan, ternyata anda sudah datang terlebih dahulu" ucap Lily tersenyum menatap wajah rekan bisnisnya ini
" LILY?! "
" Kamu?! " ucap Lily terkejut
* Jangan lupa Like dan Komen ya, tolong dukungannya ❤
* Mohon maaf jika ada typo, lama up atau hal lainnya, ini novel pertama author dan belakangan ini author sangat sibuk :)
mohon dukungannya serta kritik dari pembaca yang tercinta
__ADS_1
-------------------- BERSAMBUNG -----------------------