Lily & Nathan

Lily & Nathan
4. Kecelakaan


__ADS_3

Seminggu telah berlalu, Lily semakin sibuk dengan tugas kuliahnya yang menumpuk. begitu juga dengan Nathan yang waktunya semakin padat karena harus membagi waktu untuk kuliah dan mulai membantu ayahnya di perusahaan.


" Ma, Nathan nanti bakal pulang terlambat. Mama gak perlu tunggu Nathan pulang, istirahat aja langsung " ucap Nathan berjalan keluar pintu menuju kampusnya


" sibuk banget ya kamu sekarang nak, udah kayak papa aja. gimana kalau udah kamu yang ambil alih perusahaan, bisa bisa kita gak pernah ketemu lagi. Mama jadi sedih " ucap Mamanya sedih


" Gimana lagi Ma, udah jadi kewajiban Nathan untuk urus perusahaan kalau Papa udah mau istirahat " jawab Nathan sambil memasang jaketnya karena ia ingin menggunakan motornya yang sudah lama tidak terpakai


" tapi Nathan janji selalu usahain bagi waktu untuk keluarga dan Mama, jangan sedih lagi ya Ma " ucap Nathan menenangkan Mamanya


Mama Nathan pun senang mendengarnya sambil melihat kepergian Nathan dengan motornya ke kampus.


«»


Clara terlihat sedikit murung di kelas


" lo kenapa Clara? " tanya Lily yang baru saja datang


" Gapapa kok :) " jawab Clara sambil menunjukkan senyumnya yang tidak terlihat ikhlas


" yang bener? cerita aja. gw pasti bantu kalau bisa " ucap Lily


" lo emang sahabat gw banget, tau aja sih " ucap Clara sedikit senang sambil memeluk Lily


" apaan sih, kok peluk peluk di liattin nih. dikira lesbian kita nanti " ucap Lily sambil mendorong Clara menjauh darinya


" apaan sih, enggaklah. kitakan sahabatan " jawabnya


" gw sedih Li. biasalah orang orang itu gak ada yang bener, berantem terus " ucap Clara sedih


"maksud lo... " Lily berhenti karena sudah mengerti


" sabar Ra, gw juga sedih dengernya. jangan di pendam sendiri ya, gak baik buat lo. Kalau lo butuh bantuan gw, bilang aja pasti gw bantu " ucap Lily pengertian


" gw nginep rumah lo ya? " tanya Clara sambil menunjukkan wajah imutnya

__ADS_1


" okay. tapi kita beli makanan dulu sebelum pulang, biar ke ribet kuluar keluar lagi " jawab Lily semangat


" siap! " jawab Clara sedikit berteriak


kelas Lily dan Clara pun selesai pada pukul 14.00 siang. Lily yang tidak membawa mobilnya, iapun pulang bersama dengan Clara menggunakan mobil Clara


" btw kita makan apa nih Li? ke Japenese Restaurant aja yuk? " Tanya Clara sambil mengemudi


" Ayuk, gw juga udah lama kesana " jawab Lily


karena lokasi Restaurant yang cukup jauh dari kampus mereka membuat Clara sudah merasa sangat kelaparan


" btw nanti dirumah lo, bonyok lo dirumah Li? " tanya Clara


" enggak Ra, biasa diluar kota ngurus cabang perusahaan" jawabnya singkat


" berarti kita free dong nanti? " tanya Clara semangat


" mungkin, paling ada kakak sama adek gw aja " jawabnya


Setelah selesai makan, kedua wanita inipun mampir ke supermarket untuk sedikit berbelanja makanan ringan


Lily yang bertugas membawa troli, menabrak punggung seorang wanita yang usianya tidak jauh beda dengan dirinya dan Clara. Lily tidak fokus karena Clara selalu bercerita lucu padanya.


" aduh sakit " ucap wanita itu sedikit kesal


" maaf, saya gak sengaja" ucap Lily meminta maaf


" kamu gak punya mata ya? sakit tau " ucap wanita itu memarahi Lily yang telah menabraknya


" saya minta maaf, saya sama sekali tidak sengaja" ucap Lily sekali lagi


wanita itu tidak menjawab dan hanya pergi meninggalkan Lily yang sedang meminta maaf dengannya


Lilypun hanya diam saja karena wanita itu telah pergi walau sikap wanita itu sedikit tidak sopan.

__ADS_1


karena telah selesai berbelanja mereka memutuskan untuk pulang kerumah Lily, namun dijalan mereka menemukan sebuah mobil menabrak pinggir trotoar hingga mobilnya penyok dan berasap dan tidak ada yang menolongnya karena jalanan sepi


merekapun berhenti dan mengecek keadaan pengendaranya yang sepertinya masih berada di dalam.


" Clara, ada orangnya " teriak Lily histeris karena terlalu banyak darah didahinya


Clarapun menghampirinya dan langsung menelfon ambulans. Lily yang sudah bisa mengendalikan dirinya, langsung membuka pintu mobilnya dan mengecek keadaan orangnya. Lily sedikit terkejut karena yang mengendarai mobil ini adalah seorang wanita yang ia tabrak di super market tadi.


Tak lama ambulanspun datang dan membawanya kerumah sakit, Lily yang melihat handphone wanita itu di dalam mobilnya langsung mengambilnya untuk menghubungi keluarganya


di rumah sakit seorang wanita yang terlihat sedikit tua dan seorang lelaki datang menjumpai Lily dan Clara yang masih menunggu wanita itu di luar ruang IGD


" apa kalian keluarganya? " tanya Clara


" Benar, dia anakku dan ini kakaknya" ucap wanita


" dia kecelakaan di jalan, kami menemukan mobilnya karena kebetulan lewat disana dan jalanan itu sepi" ucap Clara menerangkan


" apa Lukanya parah? " tanya lelaki itu khawatir, sedangkan wanita itu susah terlihat sangat sedih mendengar ucapan Clara


" ada banyak darah di dahinya " ucap Lily pelan karena merasa bersalah melihat wanita itu sedih dan lemah. Clara hanya diam saja


" semoga Anak anda tidak kenapa kenapa dan itu hanya luka ringan " ucap Lily pelan untuk menenangkan wakita itu


wanita itu hanya diam tidak menjawab. karena mereka sudah lama menunggu akhirnya Clara mengajak Lily untuk pulang


" kita pulang yuk Li, gw capek banget" ajak Clara


" tapi kita belum tau keadaan dia Ra" ucap Lily


" capek" ucap Clara pelan dengan suara sedih


" kalian pulang saja, adik saya juga sudah sudah tangani, jangan khawatir. saya berterima kasih dengan kalian yang sudah menolongnya " ucap lelaki itu


"sebagai ucapan terima kasih, tolong terima ini. mungkin saja kalian membutuhkan pertolongan kalian bisa menghubungi saya dan saya akan membantu semampu saya " ucap lelaki itu sambil memberikan kartu namanya pada Lily dan Clara.

__ADS_1


__ADS_2