
Devan dengan wajah marah pergi dari rumah dengan membawa sepeda motornya dengan kecepatan tinggi Devan melaju cepat,
setelah Devan pergi tanpa disadari ada seseorang yang memperhatikannya dari jauh,
***
^CAFE^ RINDU ^
"waaah Fin cafe ini bagus banget"puji Sena sambil melihat sekeliling tempat dengan wajah bahagia
"tentu saja "ucap Fina dengan wajah sombong
"sudah lihat-lihatnya ayo kita duduk disana"
"ayo Fin"jawab Sena penuh semangat
"wah lihat Fin bunganya bagus tapi kok keras yh?" tanya Sena dengan wajah polosnya
"ini itu bukan bunga beneran sen cuma hiasan doank" kata Fina
"oh kirain beneran hahaha"ucap Sena sambil tertawa
pelayan pun datang dengan membawa pena dan buku kecilnya "mau pesan apa "tanya pelayan itu dengan senyum manisnya
Sena membuka buku menu dan memilih makanannya "saya mau nasi goreng spesial sama jus jeruk "
"saya juga sama nasi goreng spesial sama jus jeruk"
"ooh oke "ucap pelayan itu sambil mencatat pesanan
sambil menunggu makanan datang fina bercerita tentang Devan pada Sena.....
Rumah keluarga pratapvir
ruangan yang dijaga oleh dua bodyguard yang kuat lalu datanglah seseorang dari kejauhan menuju ruangan itu
"ada keperluan apa kamu kemari"ucap salah satu bodyguard itu pada seorang pelayan wanita paruh baya
"saya ingin bertemu nyonya"kata pelayan wanita paruh baya
" nyonya tidak ada diruangannya dia sedang dinas diluar kota"ucap bodyguard
"lalu kapan saya bisa menemuinya"
"saya tidak tau, nyonya tidak memberitahu saya kapan dia akan pulang"
pelayan itu pun pergi
"padahal aku ingin memberitahu nyonya kalau den Devan tadi keluar rumah dengan membawa motor, aku takut terjadi sesuatu padanya " gumamnya dalam hati
5 tahun yang lalu
" ayah jangan lupa helmku "
"iya sini ayah pakein"ayah Devan memakaikan helm pada Devan
ayah Devan mengajak Devan untuk pergi mengelilingi taman dengan motornya
ayah Devan pun mulai menghidupkan motor dan melaju mengelilingi taman
"ah......ah.....ah..."disepanjang jalan Devan mengatakannya karena sangat bersemangat
sedangkan ayah nya hanya tersenyum karena mendengarnya, karena terlalu bersemangat ayah Devan pun makin menambah kecepatan motornya, tempat tujuan mereka pun sudah kelihatan dekat
"ayah kita udah mau nyampe"
__ADS_1
"iya Devan" kata ayah Devan sambil tersenyum
ayah Devan pun menarik remnya tapi setelah ditarik dengan kuat motor mereka tidak berhenti-berhenti karena panik dan motor mereka tidak terkendali motor pun menabrak pohon besar yang berada di samping jalan
,"brrakkkk" suara hantaman motor
semua orang berdatangan untuk menolong mereka
"cepat telfon ambulans" kata bapak-bapak
"iya pak"
2menit kemudian
ambulans pun datang Devan dan ayah pun dibawah ke rumah sakit bersama ayahnya
rumah sakit anggrek
diruangan yang dingin dan bau obat-obatan yang tidak asing Devan yang sudah sadar membuka matanya secara perlahan
"ayah"ucap Devan dengan pelan
"Devan kamu udah sadar, cepat panggil dokter"ucap ibu Devan yang khawatir,berlari dari pintu luar menuju devan
"baik nyoya"kata sekertaris itu
dokter pun datang dan memeriksa Devan "anak ibu sedikit mengalami trauma,jadi saya sarankan untuk menjalani hipnoterapi bagaimana Bu?" tanya dokter
"iya lakukan apapun untuk menyembuhkan anak saya dok" jawab ibu Devan dengan khawatir
"nggak aku mau Ayah, ayah dimana Bu"rintih Devan
"ayah ada di ruangan ICU"
"Devan ingin bertemu ayah Bu"
"tapi kamu baru bangun kamu istirahat dulu yh nanti kita ke ruangan ayah oke"ucapnya sambil mengelus kepala
"nggak ,Devan mau ketemu ayah sekarang "bantah Devan pada ibunya
"yh sudah ayo "
ibu Devan mengiyakan keinginan Devan yang ingin bertemu ayahnya,
ruangan ICU
Devan melihat ayahnya yang sedang kritis
"ayah cepet sembuh yh nanti Devan traktir ayah kalo ayah cepet sembuh "ucapnya sambil mengeluarkan air mata
"ayah pasti sembuh ayo kita pergi biarkan ayah istirahat "kata ibu Devan dengan lembut
1 Minggu kemudian
ibu Devan menjenguk ayahnya Devan ke rumah sakit,ayah Devan masih belum sadarkan diri dan masih berbaring di tempat tidurnya ,
sesampainya dirumah pratapvir
ibu Devan masuk kerumah dan memarahi Devan yang tidak mau melakukan hipnoterapi untuk mengobati trauma nya
"Devan kenapa kamu tidak mau menjalani hipnoterapi?"tanya ibu Devan dengan marah
"aku baik-baik saja Bu aku tidak mau menjalani hipnoterapi "bantah Devan pada ibunya
ibu Devan yang mendengar jawaban Devan pun langsung pergi meninggalkan Devan Tampa basa basi.
__ADS_1
"bu aku tidak mau menjalani hipnoterapi itu Bu ibu dengar aku baik-baik saja "ucap Devan dengan lantang pada ibunya
CAFE RINDU
"oh jadi ayah pak Devan yaitu Ali pratapvir dan ibunya Reni Indriyani dan pak Devan itu anak tunggal dari keluarga pratapvir " ucap Sena dengan keras memukul meja
semua orang melihat ke arah Sena dengan tatapan sinis
Fina yang duduk didepan Sena hanya berpura-pura memainkan hpnya untuk menutupi rasa malunya
"maaf - maaf "ucap Sena secara perlahan sambil mengayunkan tangannya ke bawah pada semua orang ,
"kenapa reaksi kamu berlebihan begitu sen?"tanya Fina
"hehehe maaf yh Fin aku baru tau soalnya aku kira pak Devan bukan anak tunggal yang aku liat dia tidak sesibuk itu"Sena menjawab dengan tawa bersalah karena telah membuat malu Fina
Fina yang kesal pada Sena hanya bisa menghela nafas panjang
"silahkan dinikmati "seorang pelayan datang dengan membawa makanan
"makasih"kata Sena dan Fina
pelayan pun pergi dengan tersenyum
mereka pun makan bersama
****
JALAN POHON JATI
"dia sudah dijodohkan dengan wanita pilihan saya yaitu sakira jangan sampai dia mencintai wanita lain" dalam pikiran Devan
Devan yang terus mengingat perkataan ibunya pun makin kesal dan menambah kecepatan motornya
Tanpa disadari ada sebuah mobil yang hendak menyeberang Devan yang panik menarik rem nya dengan kuat tapi remnya tidak bisa menahan karena kecepatan motornya yang tinggi kecelakaan pun terjadi Devan terpental dari motornya sedangkan mobil yang di tabrak Devan hanya diam di tempat dengan banyak pecahan kaca
Devan yang terpental pun jatuh pingsan sambil berkata "bulan"
^CAFE^ RINDU ^
Sena dan Fina yang sedang menikmati makanannya tiba-tiba di kejutkan oleh leher Sena yang mengeluarkan cahaya merah
" Sena leher kamu kenapa"tanya Fina dengan wajah sedikit takut
"aku nggak tau ini cahaya dari mana?"
Sena yang juga ketakutan hanya berdiam diri dan melihat ke arah leher nya
Sena melihat kalung bulan itu mengeluarkan cahaya merah yang aneh
semua orang yang melihat cahaya itu pun bergegas keluar dari cafe karena ketakutan
cafe pun sepi karena semua orang pergi kini hanya tinggal Sena dan Fina di cafe
Fina yang ketakutan setengah mati pun pingsan
Sena memberanikan diri untuk mengambil kalung yang ada di lehernya itu dan melepaskan nya cahaya yang ada di kalung itupun tiba-tiba memudar dan hilang
Sena yang melihat itu pun merasa lega ,karena cahaya itu sudah hilang Sena pun menyimpan kalung itu didalam tasnya
Sena keluar untuk memanggil taksi tapi jalanan di luar sepi ,hingga akhirnya ada satu taksi yang lewat taksi pun berhenti sena yang menggendong Fina yang pingsan untuk masuk ke dalam taksi, taksi pun jalan menuju rumah sena,
......................
hai teman-teman menurut kalian gimana alur ceritanya nyambung nggak jangan lupa like dan komen yh mohon dukungannya untuk Devan dan Sena
__ADS_1
Terimakasih 😊