
"apa ini kenapa kalung ini mengeluarkan cahaya aneh lagi apa akan terjadi sesuatu padaku tidak aku harus menupinya agar tidak ketahuan"gumam Sena dalam hati yang melihat kalung nya mulai memancarkan cahaya merah yang pekat,
Fina dan pak sopir mencari dari mana asal cahaya itu
"silau sekali ini cahaya merah apa ini , dari mana asalnya"kata fina
"aduh perutku sakit Pak tolong cepat pak "kata Sena yang berpura-pura membungkukkan badan sambil memegang perutnya
"aku harus melepas kalung ini"gumam Sena yang berusaha melepas kalungnya
"ah baik "kata pak sopir
"akhirnya lepas"gumam Sena yang merasa lega
"ah hilang kemana sinar merah itu pergi nya"ucap Fina yang kebingungan
"iya aneh cahaya apa tadi itu"kata pak Supir
"ah mungkin itu cahaya dari mobil polisi yang sedang mencari pak Devan Fin"Sena mengalihkan pembicaraan
" hah apa iya mana "tanya Fina yang meragukan Sena
"itu Fin mana tadi wah udah pergi Fin"kata Sena yang beralasan pada fina
"ooh, sen menurut kamu pak Devan hilang kenapa yh kok bisa apa jangan-jangan pak Devan di jual kan dia ganteng ah aku kangen melihat dia"ucap Fina dengan lesu
"aku nggak tau mungkin pak Devan memiliki masalah dengan dirinya sendiri " kata Sena
"masalah apa "tanya Fina
"yh aku tidak tau lagian aku hanya menebak saja Fin"
"mba kita sudah sampai "
"baiklah Fin aku duluan yh"kata Sena
"sen besok kan libur kamu ada acara nggak"
"aku "
"bagaimana ini aku harus alasan apalagi "gumam Sena dalam hati
"aku punya urusan besok dadah Fin"
"ah baiklah dada "
...****************...
Rumah sena
Sena masuk rumah setelah mengatakan dadah pada fina setika Sena masuk Devan membuat kaget sena
"aaaahhh astaga Devan kaget tau"kata Sena dengan nada tinggi
"hahahaha kamu terkejut yh aku minta maaf "kata Devan sambil tertawa
"lagian kenapa kamu seperti orang ketakutan seperti itu ada apa"kata Devan yang cemas
"apa kamu tau aku denger kabar kalau kamu sedang dicari oleh polisi "
__ADS_1
"yh aku tau "
"apa kamu sudah tau berarti aku doank yang baru tau ,kamu tau dari mana"Sena terkejut Devan sudah tau tentang dirinya yang sedang dicari oleh polisi
"
tadi pagi aku melihat polisi yang bertanya pada ibu-ibu di depan rumah dan polisi itu menunjukkan foto pada mereka dan aku pun melihat fotonya dari kejauhan aku langsung
menutup pintu dan menguncinya"kata Devan
"polisi itu tidak kesini "
"kesini tapi aku mengabaikanya dan akhirnya polisi itu pergi "kata Devan yang merasa tidak ada apa-apa
"aku khawatir tau aku takut.."kata Sena dengan rintih
Devan melihat Sena dengan senyuman jail
"takut kenapa kamu menghawatirkan aku sampai segitunya "ucap Devan yang senang
"GeEr , aku takut kalo semisalnya aku di tuduh nyulik kamu atau Meres kamu gimana aku kan juga kena nanti kalo aku di penjara gimana"kata sena yang makin kesal sama Devan yang tersenyum jahil Sena lagi
" sudahlah kamu pasti lapar kan ayo makan dulu tapi ganti baju dulu oke"kata Sena yang mengalihkan pembicaraan
"Devan kamu tau kamu makin lama makin kaya ibu aku tau "ucap Sena
"oh yh "
"iya tunggu tangan kamu kenapa ini "kata Sena yang melihat luka ditangan Devan
"ah ini aku terlalu bersemangat menyimpan Makan malam jadi terkena pisau"
"apa sudah di obati"
"kenapa nggak di perban duduk disini aku ambil kotak p3k dulu"kata Sena yang bergegas mencari kotak itu
"Sena aku akan pergi besok"kata Devan pada Sena
...****************...
Sena berhenti dan menoleh ke arah Devan
"apa kamu akan pulang"kata Sena
"yh aku akan pulang semua orang menghawatirkanku terutama tappa"
"kenapa tappa yang paling menghawatirkanmu bukan ibumu"
"ibu dari dulu selalu mengutamakan pekerjaannya dari pada anak dan tappa dia seperti kakak ku dia slalu ada di saat aku membutuhkannya dan juga perusahaan membutuhkan bosnya"kata Devan yang merasa tidak rela untuk pergi meninggalkan Sena
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
aku lupa bahwa Devan adalah bos perusahaan RK ,aku juga lupa dia adalah impian semua wanita dan aku lupa dia dari keluarga yang sempurna,dalam sekejap hatiku merasa sesak dan menerima kenyataan yang begitu pahit Devan adalah orang kedua yang membuat ku hari-hariku penuh warna setelah ayahku
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"baiklah jika itu keputusanmu "kata Sena dan pergi mengambil kotak p3k
"baiklah berikan tanganmu"kata Sena sambil tersenyum
__ADS_1
"ini , Sena jika aku tidak ada kamu jangan bangun kesiangan kamu harus pasang alarm dan sempat kan untuk sarapan dan juga jika sudah pulang kerja langsung kunci pintunya"kata Devan yang memberikan tangan sambil menasehati Sena
"aku mengerti"kata Sena sambil memasang perban dengan hati-hati
"sudah selesai aku mau makan dulu"kata Sena Tampa melihat Devan
di dalam kamar sena
"apa ini kenapa hatiku sakit aku aku... "kata Sena yang merasa tidak rela air mata pun jatuh satu persatu
"aku aku mengharapkan apa dari dia , dia baru tinggal beberapa hari disini dan dia sudah mengambil hatiku atau aku yang terlalu terbawa perasaan "gumam dalam hati Sena sambil Manahan tangisnya sambil memukul-mukul bantal
" sebenarnya aku juga ingin slalu bersamamu tapi aku harus menyelesaikan semua urusanku dulu lalu menjemputmu aku tidak mau kamu terkena masalah gara-gara aku ,aku akan kembali pasti"gumam Devan dalam hati yang duduk di meja makan
**meja makan **
hening
Sena dan Devan Duduk di kursi mereka masing-masing dan makan bersama Tampa ada sedikit pun pembicaraan
"Sena apa kamu mau tambah lagi "Devan menawarkan daging sapi pada Sena
"tidak aku sudah kenyang"kata Sena yang langsung pergi dari ruang makan
"Sena tunggu "Devan mengejar sena
"ada apa"
"aku akan pergi jam 5 pagi nanti "
"baiklah "
pagi harinya
Sena bangun dengan pikiran sadar kalau Devan sudah pergi dari jam 5 pagi Sena melihat satu catatan di dalamnya tertulis
"Sena aku akan kembali saat waktu nya tiba "dalam surat kecil itu air mata Sena pun jatuh bahwa rasa dalam hati nya senang
"kenapa dia memberikanku harapan seperti ini "kata Sena yang menangis
rumah Devan
"Devan akhirnya kamu pulang kamu dari masa saja aku menghawatirkanmu"kata tappa yang masuk ke kamar Devan dengan cemas
"aku sakit dan di tolong seseorang aku baru sembuh bagaimana keadaan di kantor maaf aku merepotkanmu beberapa hari ini "kata Devan sambil memakai jas kantor nya
"itu tidak merepotkan itu adalah tugas ku sebagai orang kepercayaan mu"kata tappa
Devan makin tidak senang pada tappa
"apa ibu masih dinas"
"iya nyoya masih dinas"
"apa ada masalah di kantor"
"tidak ada semua berjalan lancar"
"bagus kamu melakukannya dengan baik"kata Devan yang sudah siap²berangkat ke kantor
__ADS_1
...****************...
hai teman-teman 😊 mohon dukungan yh untuk like dan komentar nya maaf jika ada kata-kata yang salah atau alurnya nggak nyambung yh