
ruang yang sepi dan hanya terdengar suara jam yang berbunyi sakira yang tertidur lelap di sofa dan menunggu Devan sadar dari komanya akibat kecelakaan,
alam mimpi Devan
"kamu siapa kenapa kalung itu ada padamu"ucap Devan yang kebingungan
"kalung ini kamu yang memberikannya pada ku "ucap orang misterius itu sambil memegang kalung
"kembali jangan pergi"Devan memanggil orang misterius itu yang perlahan hilang dari mimpinya
"kembali kembali kembali......!!" Devan teriak dan terbangun dari komanya
sakira yang sedang tidur pun bangun karena kaget dan langsung menghampiri Devan
"Devan kamu kenapa? dokter dokter"tanya sakira
Devan terdiam sejenak kemudian menjawab
"aku baik-baik saja tidak usah panggil dokter"jawab Devan sambil memegang kepala
" baiklah kamu lanjut tidur lagi ini masih malam"kata sakira
"sudah berapa lama aku disini?"
" sudah satu hari"
"hah! satu hari memang nya aku kenapa apa kata dokter?"
" kata dokter kepalamu mengalami cedera yang parah dan kamu syok "
"terus yang mengurus kantor siapa?"
"kamu tidak usah khawatir tappa yang mengurus semuanya "
"oh"jawab Devan dengan dingin dan kembali tidur
...1 HARI YANG LALU...
...jalanan yang sepi dan masih belum ada satu pun kendaraan yang melintas devan dengan tubuh lemah dan kesakitan akhirnya jatuh pingsan,...
"hah astagaa....! ada kecelakaan"dengan terkejut seseorang keluar dari mobil dan segera menghubungi rumah sakit
beberapa menit kemudian
ambulans pun datang dan segera membawa korban
sesampainya di rumah sakit korban pun langsung ditangani oleh dokter
pihak rumah sakit menghubungi salah satu keluarga pasien
pertama ibu Devan. karena ibunya sedang dinas ibu Devan tidak menjawab telpon lalu sakira ,
sakira yang sedang tidur mendengar suara HP-nya berdering pun langsung mencari hp dan langsung menjawabnya
"halo,, yh saya tunangannya devan apa..!! Devan kecelakaan dirumah sakit mana? makasih saya segera kesana"
sakira langsung bergegas ke rumah sakit dengan mobilnya
RUMAH SAKIT MELATI
kecelakaan yang terjadi telah menewaskan 2 anak laki-laki sedangkan yang selamat hanya Devan mengalami koma dan ayah anak tersebut mengalami luka-luka
sakira yang sedang duduk dan panik langsung menghubungi
ibu Devan tapi ibu Devan tidak menjawab telpon lalu sakira menelpon ke
rumah pratapvir
"kriiingg,,,,,,kringgg"
"halo"wanita paruh baya itu menjawab telpon
"halo ini Sakira"
" oh non Sakira ada perlu apa non?"
"ibu Devan dimana?"
" nyonya sedang dinas di luar kota non kenapa?"
" Devan kecelakaan"
"hah!! kecelakaan dimana?kapan ?"wanita paruh baya itu terkejut
"kecelakaan nya kemarin di jalan jati sekarang sekarang juga Sakira lagi di rumah sakit"
"terus keadaan den Devan gimana?"
"Devan sekarang koma dan lagi ditangani dokter kalo gitu Sakira mau telfon tappa dulu yh mbok nanti mbok tolong kasih tau ibu Devan kalo Devan kecelakaan dan mengalami koma "
"iya pasti non"
" makasih mbok assalamualaikum "
" sama-sama non waalaikumsalam "
Setelah menelfon rumah pratapvir Sakira langsung menghubungi tappa dan meminta bantuan untuk mengurus biaya perawatan Devan dan korban kecelakaan
"bagaimana bisa Devan mengalami kecelakaan kira?"tanya tappa pada sakira ditelepon
"aku juga nggak tau sekarang kamu kesini dulu ,Devan sedang koma kamu bantu aku urus semuanya dulu"
__ADS_1
"oke aku segera kesana "
sesampainya tappa di rumah sakit tappa langsung mengurus semuanya dan langsung menemui sakira di ruangan Devan
"bagaimana kondisi nya?" tanya tappa pada sakira
"kata dokter masih kritis oh iya tappa karena ibu Devan masih Dinas kamu tolong urus kantor yh"
"dih kamu siapa nyuruh-nyuruh saya?" tanya tappa dengan manyun
" eh saya ini calon nyonya
pratapvir" jawabnya dengan sombong
"belom jadi nyonya aja belagu"ucap tappa sambil pergi
"ih " jawab sakira dengan kesal
RUMAH SENA
SATU HARI YANG LALU
sesampainya di rumah Sena sena memapah Fina keluar dari mobil
"ini pak uang nya "kata Sena
"makasih mbak"ucap bapak itu
setelah mobil pergi
ibu Sena yang sedang tidur mendengar suara mobil pun terbangun dan segera membuka pintu dan langsung membantu Sena memapah Fina
"apa yang terjadi dengan Fina?" tanya ibu Sena
"nanti aku ceritakan didalam"jawab Sena
Sena dan ibunya membawa Fina kedalam dan membaringkan nya di kamar
" Sena apa yang terjadi kenapa Fina bisa pingsan ?"tanya ibu Sena penuh khawatir
"Fin... Fina hanya kecapean Bu"jawab Sena sambil berfikir
Sena berbohong kepada ibunya karena tidak ingin ibu nya merasa cemas dan khawatir karena takut penyakitGangguan psikosomatis nya akan Kambu lagi
"oh yh sudah kamu juga istirahat kamu pasti kecapean kan "
"iya Bu aku tidur dulu yh malam ibu"kata Sena sambil mendorong ibunya keluar dari kamarnya
"malam sayang"kata ibu sena
pagi harinya
sena yang sedang menyiapkan sarapan pagi bersama ibunya
"Sena Sena Sena,,,!!!" Fina berlari dari kamar Sena sambil teriak
"kamu kenapa Fina?" tanya ibu Sena
"Tante dimana Sena?"
"Sena ada di dapur "
"oh Sena...!!!"Fina teriak menghampiri Sena
"syuutttt ada apa kamu kenapa?" tanya Sena
"kamu kamu gak papa kan? " tanya Fina dengan cemas
sambil melihat dan memegang badan sena
"aku aku gak papa emang nya kenapa?"Sena pura-pura lupa tentang kejadian tadi malam
"tadi malam aku lihat dari tubuh kamu keluar cahaya merah"
"cahaya merah apa kamu kan abis bangun tidur kamu belum sadar yh?"
" aku udah sadar aku nggak bohong aku inget banget malam itu kita lagi makan terus dari leher kamu keluar cahaya merah gitu"
" udah udah cepet sana mandi abis itu makan udah jam berapa ini "
"tapi beneran aku "
"udah cepet mandi cuci muka dulu sana biar sadar"sambil mendorong Fina dena menyela pembicaraan
"Fina kenapa sen?" tanya ibu Sena sambil membawa sayuran dari kebun belakang
"oh gak Papa Bu Fina dia mimpi buruk "jawab Sena sambil seyum
" oh yh sudah ibu mau ke depan dulu yh"
"Iyah Bu"
Sena yang memikirkan kejadian malam itu pun teringat kalung liontin bulan yang mengeluarkan cahaya merah
Sena yang penasaran dengan kalung itu pun memakai nya kembali dan ingin tau apakah kalung nya masih akan mengeluarkan cahaya merah
setelah memakai nya Sena langsung menutup mata karena berfikir akan ada cahaya merah itu lagi tapi
"hey Sena kenapa kamu menutup matamu?" tanya Fina yang sudah berpakaian rapi
"aku aku hanya masih sedikit mengantuk hahaha "kata Sena sambil tertawa dan menguap
__ADS_1
"oh yh "jawab Fina dengan sedikit curiga
"udah cepet sini sarapan " kata Sena sambil menarik tangan fina
"iya iya "
"Bu kita berangkat kerja dulu yh "
"iya hati-hati yh "
"iya Bu "
"iya Tante"
"assalamualaikum"kata Sena dan Fina
"waalaikumsalam" jawab ibu Sena
sesampainya di kantor
Sena dan Fina melakukan tugas kantornya masing-masing
tappa memberi tau kepada semua karyawan kantor nya bahwa
"hari ini pak Devan tidak masuk kantor karna sedang ada urusan diluar jadi untuk sementara saya yang bertanggung jawab disini ada pe"kata tappa
"baik pak "semua karyawan menjawab
semua karyawan termasuk Sena pun melanjutkan pekerjaan
jam istirahat pun tiba
Sena dan Fina pergi ke kantin bersama
"fin emang pak Devan sering ada pekerjaan diluar yh?"tanya Sena
"emmmm kata temen-temen di kantor sih pak Devan lagi pacaran"Fina menjawab sambil mengunyah makanannya
"hah kata siapa?"
"sumber terpercaya di kantor "Fina berkata dengan tegas
"emang ada? "
"ada "
"siapa ?"tanya Sena dengan penasaran
"hely (kucing kesayangan tappa) hahahahha " jawab Fina dengan tertawa
"iiiihhh Fina aku serius tau" Sena kesal pada Fina sambil mencubit pipinya
"aa aduh kenapa kamu kwartir kayak kamu istri nya aja "
"yh nggak kan aku cuma nanya doank "
" yh untuk masalah itu yh mungkin benar pak Devan sedang ada kerjaan di luar soalnya belum ada informasi dari temen-temen"
"oooh "
"iya sena udah cepetan abisin kita balik ke kantor abis makan"
"iya Fina"
4 HARI KEMUDIAN
RUMAH SAKIT
"Devan kamu mau kemana ?" tanya sakira
Devan pergi berburu-buru dan mengabaikan sakira
"dia mau pergi kemana baru juga sembuh "
bip,,,bip,,,,bippp,,, HP sakira berdering
"halo Tante "
ternyata ibu Devan yang menelepon sakira
"bagaimana keadaan Devan ?"
" Devan dia baik-baik saja tan sekarang bisa pulang"
"dimana Devan Tante ingin bicara?"
"Devan dia sedang keluar "
"keluar,,!! keluar kemana hari mulai gelap dan dia juga baru saja sembuh "ibu Devan marah
"Devan juga tidak memberitahu aku Tante dan juga akhir akhir ini Devan sering mengabaikan ku Tan sakira kesal sekali sama Devan "
sakira mengadu kepada ibu Devan
"Devan memperlakukan kamu seperti itu ? nanti setelah Tante selesai dinas Tante akan marahi Devan "
"tidak usah Tan biar sakira yang urus sendiri "
"baiklah jika kamu berkata begitu Tante masih ada kerjaan "
"iya tan dahh"
__ADS_1
...****************...
hai guys menurut kalian gimana jangan lupa like dan komen yh terima kasih 🙏🏻😊😀