
Devan yang terkejut melihat Sena tidur di samping nya pun langsung bangun dan menyuruh Sena untuk merahasiakan kejadian kemarin malam
Devan langsung pergi ke luar kamar sedangkan Sena merapikan diri dan langsung menghampiri Devan
"siapkan makanan aku lapar"ucap Devan
"dih ini itu rumah aku bukan rumah bapak"bantah Sena
"aku ini bos kamu kamu mau saya pecat "Devan mendekat dan mengancam Sena
"apa tapi itu di kan kantor bukan di sini"
"kamu.! baiklah baiklah kamu menang, dirumah kamu ada makanan tidak? "
"ada ibu menyimpan nya di kulkas"
"ibu kamu memangnya kemana?"
"ibu ke rumah nenek dikampung "
"ohh kalau begitu biar aku yang lihat ada apa di kulkas kamu kamu mandi dulu sana " kata Devan
"memangnya bapak bisa masak?"tanya Sena
"tentu saja kamu ngeremehin aku?"
"baiklah aku percaya sama bapak"
Sena langsung mengambil handuk untuk mandi
"ternyata pak Devan orang nya nggak cuma ganteng doank tapi juga bisa masak"gumam Sena dalam hati sambil tersenyum
Devan yang langsung memasak seperti chef profesional membuat Sena terpanah setelah keluar dari kamar mandi, Sena terdiam melihat Devan yang tinggi dan tampan kulit yang putih badan yang kekar hidung yang mancung
"wah kenapa dia begitu sangat sangat sangat tampan aaahhh aku sangat ingin sekali memeluknya dari belakang "gumaman Sena dalam hati sambil menggigit ujung handuknya
" hey cepat pergi ke kamar dan pakai bajumu..!" Devan berteriak pada Sena
"ah iya ini juga mau ke kamar awas masakannya gosong nanti nggak jadi sarapan"ucap Sena dengan nada tinggi karena salting pada Devan
"apasih"ucap Devan sambil senyum tipis karena melihat tingkah Sena
Sena langsung masuk kamar dan pakai baju
sedangkan Sakira memberitahu tappa bahwa devan pergi dari rumah sakit tanpa memberi tau tujuan nya dan HP-nya tidak bisa dihubungi karena tertinggal di rumah sakit dan tappa terus mencari keberadaan Devan
"bagaimana sudah ketemu?"ucap sakira
" belum sebenarnya dimana Devan apa jangan-jangan Devan "ucap tappa karena kebingungan
"kamu jangan asal ngomong Devan pasti baik-baik saja kita harus terus mencari dia sampai ketemu mengerti" Sakira mengatakan nya dengan tegas
"baiklah -baiklah aku akan ke kantor dulu untuk mengurus semuanya "kata Tappa
"baiklah "
Tappa pergi langsung menuju kantor
sakira yang sudah mencari Devan semalaman pun merasa pusing dan kecapean langsung pergi ke kamar dan istirahat
seperti biasa Sena memakai pakaian kerja yang elegan dan rambut terurai dengan menggunakan sedikit lipstik dan bedak membuat nya tampak cantik
"mpa mpa selesai"Sena meratakan lipstiknya
"wah makanan nya keliatan nya enak "puji Sena pada Devan
"tentu saja siapa dulu yang masak" Devan membanggakan diri
"yh yh bapak memang bisa masak tapikan saya belum di cicipi"
"ah iya silahkan duduk dan cicipi"
__ADS_1
Sena mulai mengambil sendok dan mulai mencicipi makanan yang Devan buat
"emmm...." sena mengunyah makanan dengan teliti
"bagaimana?" Devan menunggu jawaban Sena
"emm... enak"Sena mengatakannya dengan tersenyum dan membuat Devan bahagia karena Sena menyukai masakan nya
"ah baguslah kalau enak "kata Devan penuh semangat
"pak apa boleh saya bertanya?"ucap Sena
"tentu saja boleh"
"hmm tadi malam kenapa bapak bisa mabuk?"
"hhmm maaf aku nggak bisa cerita "
"iya gapapa pak seharusnya saya yang minta maaf maaf pak saya udah lancang "
"nggak sama sekali nggak saya harusnya berterima kasih sama kamu karena kamu mau nampung saya disini"
" iya sama-sama hah.! apa nampung nggak saya perasaan nggak bilang "
"udah cepet makan abis itu ke kantor "Devan mengalihkan pembicaraan
" tapi kan "
"udah cepet makan nanti telat ke kantor nya "
"bapak nggak ke kantor? "
"nggak "
" kenapa"
Devan mendekat pada Sena dan mengatakan"kepo udah cepet makan oh yh dan satu lagi jangan panggil saya bapak panggil Devan saja yh oke"
"baiklah aku udah selesai makan aku mau berangkat kerja dulu yh assalamualaikum "
"waalaikumsalam"
perusahaan RK
semampai Sena di kantor Sena langsung di hampiri Bram dengan membawa setumpuk berkas
"Sena kamu kerjakan semua berkas- berkas ini yh"
"bukanya ini bagian yang dikerjakan Fina "kata Sena sambil melihat berkas
" yh seharusnya Fina tapi Fina hari ini nggak masuk"
"kenapa?" tanya Sena pada Bram
" dia sakit udah aku tinggal dulu yh"
" apa Fina sakit kenapa dia tidak memberitahu aku yh sudah aku akan menanyakannya langsung nanti"gumam Sena yang sedikit kesal pada fina
"hah baiklah hari ini kita lembur semangat Sena " Sena menyangati dirinya sendiri
jam 10 malam
"akhirnya selesai juga baiklah mari pulang"
Sena akhirnya menyelesaikan pekerjaannya
"hah aku lapar sekali aku rindu kasurku "gumam Sena yang sedang duduk di halte bus
bus pun akhirnya datang Sena pun langsung masuk dan duduk sambil mendengarkan musik dengan headset
sena pun tiba di rumah
__ADS_1
"assalamualaikum"
"waalaikumsalam" jawab Devan
"hari ini lembur yh? " tanya devan
"iya.. eh iya kamu udah masak belom aku lapar banget nih"
"enak aja emang gue pembantu loh apa "
"idih udah numpang nggak tau diri lagi"sindir Sena
"kenapa Loh nggak beli aja ?"
"yh kirain aku mah kamu masak di rumah yh lagian jam segini juga udah pada tutup mungkin"
"yh sudah gue siapin makanan buat lo sekarang lo mandi dulu sana bau"sindir balik Devan
" yh baiklah makasih "
"yh "
Sena pun langsung mandi dan memakai baju tidur sedangkan Devan menyiapkan makanan untuk Sena
"emmm baunya enak masih lama kah " Sena tidak sabar ingin mengisi perut nya
"sebentar nih mau matang "
"aku menunggu"Sena duduk di meja makan
"ini dia mie goreng spesial ala Devan tampan"Devan memuji dirinya
"dih yh Devan tampan baik hati dan tidak sombong terimakasih makanannya"
"yh sama-sama makanlah"
Sena pun makan dengan lahap Tampa bicara
"pelan-pelan makan nya" kata Devan
lalu Devan pun melihat ada mie yang menempel di pinggir bibir Sena dan Devan pun langsung membersihkannya
Sena yang sedang makan pun terdiam sambil menatap Devan Devan pun ikut terdiam
"ah ah ada apa?"tanya Sena sambil mencair kan suasana yang canggung
"ah tadi ada mie disini"Devan mengatakan nya sambil menunjukan letak mie nya pada pinggir bibir sendiri
"oh "kata Sena yang masih canggung
"baiklah aku mau tidur dulu kamu lanjutkan saja makannya"kata Devan sambil menghindari kecanggungan
"baiklah"
kantor polisi
sakira dan Tappa pergi ke kantor polisi untuk membuat laporan bahwa Devan hilang karena sakira dan Tappa yang sudah mencari kemana-mana tidak bisa menemukan Devan
"baiklah pak mohon bantuannya"kata Tappa
"Anda tenang saja kamu akan mencari nya dengan teliti"kata pak polisi
"baiklah kami pergi dulu terimakasih pak "kata sakira
"yh sama-sama"
...****************...
hai guys mohon dukungannya yh jangan lupa like dan komen
terima kasih
__ADS_1