
Semua orang berada di bawah tekanan Ranah Raja selama beberapa detik saja hingga sampai Tang san meminta untuk Cao Que menarik kembali kekuatannya.
" Cao Que! Tarik kembali kekuatan mu " pinta Tang san yang merasa cemas melihat semua orang tersiksa.
" Tapi tuan muda, bajingan itu sudah menekan anda. " Balas Cao Que yang hanya ingin membalas perbuatannya.
Namun Tang san tidak membalas perkataan Cao Que dan hanya menatap nya dengan senyuman tanda ia baik-baik saja.
Syuuutt~ perlahan-lahan aura tekanan kepada semua orang mulai menghilang dan semua orang bisa bernafas lega kembali begitu juga dengan suasana di sekitar.
Orang-orang yang merasakan aura yang begitu kuat mulai bertanya-tanya siapa sebenarnya kedua orang bertopeng itu.
" Fiuh~ sungguh kekuatan yang gila " ujar Tetua sekte Feishin.
" Xu han, cepat cari tahu siapa identitas kedua orang itu, aku tidak menyangka bahwa ada kultivator kuat di kotaku ini" perintah Tuan kota kepada pengawal nya.
" Baik tuan! " Lalu pengawal itu pergi meninggalkan sisi Tuan kota.
...Hingga beberapa waktu~...
" Hahaha! Maaf maaf untuk hal yang terjadi tadi, saudari ku tidak bisa mengontrol emosinya, bagaimana jika aku memberikan kompensasi atas hal ini. " Teriak Tang san yang merasa bersalah, lalu kemudian Tang san menyuruh Cao Que untuk memberikan Pill Extraordinary kepada pihak paviliun untuk di lelang kembali.
Dan acara pelelangan pun sudah berakhir, Tang san dan Cao Que pergi bersama pelayan ke sebuah ruangan lain untuk memberikan barang yang telah Tang san beli.
Sesampainya di ruangan itu, Lao Jiu datang bersama pelayannya dan dengan segera memberikan buku teknik yang telah Tang san beli di pelelangan itu.
" Tuan san, ini adalah hasil dari penjualan Pill extraordinary Qi dan juga Buku teknik ' 5 jari dewa bintang ' nya " ucap Lao Jiu sambil memberikan cincin waktu dan sebuah buku kepada Tang san.
__ADS_1
Ketika mendapatkan pemberian dari Lao Jiu, Tang san memeriksa isi dalam dari cincin itu, sekiranya sudah pas Tang san kemudian memberikan Pill Extraordinary Qi kepada Lao Jiu sebagai hadiah.
Mendapatkan pemberian dari Tang san membuat Lao Jiu sedikit tak enak hati, jika di ingat kembali Pill ini adalah Pill yang bagus, namun Tang san tetap memaksanya untuk terima pemberian nya itu.
" Ambil saja manajer Jiu, jika kau menolaknya hubungan bisnis kita akan berhenti di masa depan. " Paksa Tang san kepada Lao Jiu.
Dengan berat hati Lao Jiu pun menerimanya, jika ia menolak pemberian Tang san tentu itu akan merugikannya.
" Kalau begitu terimakasih atas kemurahan hati tuan San, di masa depan Orang tua ini akan selalu mengingat kebaikan tuan " balasnya sambil memberikan sikap hormat.
Lalu Tang san bersama Cao Que pergi meninggalkan Paviliun lembah harta, di depan pintu masuk Tang san dan Cao Que menghentikan langkahnya ketika ia melihat ada rombongan dari Klan Tang.
" Ayah... " Ucap Tang su secara bisik-bisik kepada ayahnya Tang Hui ketika ia melihat orang-orang bertopeng itu.
Namun Tang Hui tidak memberikan tanggapan dan hanya melihatnya dengan tatapan waspada, atas apa yang telah ia rasakan sebelumnya membuat Tang Hui sedikit waspada kepada orang-orang bertopeng itu.
...Sementara di sisi lain~...
" Apa kalian masih ingat tempat di mana gubuk itu berada ? " Tanya seorang pria paruh baya sambil memegang janggutnya.
" Ya guru, apa kita akan pergi ketempat itu, tapi kata orang itu kita tidak di perbolehkan datang kesana lagi ? "
" Tidak apa-apa, kita akan kesana bersama " ucap Zhu Qinlan kepada ketiga murdinya.
...***...
Di perjalanan Tang san menyempatkan dirinya untuk makan siang di restoran terdekat dari paviliun dan setelah selesai mereka berdua kembali melanjutkan perjalanan nya.
__ADS_1
Ketika sedang berjalan Tang san di kejutkan oleh suara sistemnya yang secara bersamaan muncul sebuah layar hologram di hadapannya.
...Ding!...
...[ Misi perdana untuk tuan ]...
...[ Temukan dan selamatkan seorang kakak beradik Lu Luan dan Lu Yueyin ]...
...[ Hadiah ; Zirah Naga mistik dan Point' 10.000 ]...
...[ Kegagalan : Menjadi Kasim ]...
Tang san berhenti sejenak sambil menatap layar hologram ini, dia baru ingat bahwa ini kali pertamanya mendapatkan sebuah misi dari sistemnya.
" Hei sistem, kenapa kau baru saat ini memberikan ku misi ? Kenapa sedari awal kau tidak memberikanku misi pertama waktu tiba di dunia ini " ucap keluhan Tang san kepada sistemnya.
...{ Sistem tidak menerima keluhan apapun, kenapa tidak tuan tanyakan saja kepada pencipta sistem }...
Mendengar ucapan yang di lontarkan sistemnya membuat Tang san mendengus kesal, terlebih lagi bagaimana caranya dia berbicara dengan penciptanya.
Cao Que yang melihat gelagat aneh dari tuan mudanya pun hanya memandang dengan keheranan.
Jika di pikir lagi, Lu Luan? Tang san seperti nya ingat dengan nama itu, ah benar dia adalah seorang gadis kecil yang meminta pertolongan di depan halaman paviliun.
" Mari kita pergi ke suatu tempat terlebih dahulu sebelum pulang kerumah Cak Que " pinta Tang san sambil terus berjalan.
" Baik tuan muda! " Ucap Cao Que seraya mengikutinya dari belakang.
__ADS_1