
Tang san dan Cao Que berkeliling di sekitaran kota Lin'an untuk mencari seorang gadis yang waktu itu di bantu oleh nya.
Karena merasa bingung entah mau dimana ia mencarinya, lalu ia pun bertanya-tanya kepada orang-orang di sekitar dan dan salah satu warga mengatakan bahwa ada dua orang gadis yang tinggal agak terpelosok dari kota di sebelah Utara.
Setelah mendapatkan informasi yang sekiranya mirip dengan identitas gadis kecil waktu itu, dengan segera Tang san Dan Cao Que bergegas ke sana.
Dan waktu pun berlalu, setibanya di sana Tang san melihat kondisi sebuah rumah yang terlihat sama seperti rumah Tang san di lembah youming, sebuah gubuk kecil yang sudah agak reot.
Dan dari kejauhan, Tang san melihat ada satu orang wanita yang sekiranya berumur 15 tahun sedang membersihkan halaman rumahnya.
Lalu Tang san pun mendekati rumah itu dengan berjalan kaki, dan tidak lupa untuk melepaskan Topengnya, agar tidak terjadi kesalahpahaman.
" Permisi nona.. " ujar Tang san dengan lembut menyapa wanita itu.
" Ahh iya tuan ? Apa ada yang bisa saya bantu ? " Ujarnya sambil menghentikan aktivitas nya.
" Bolehkah saya bertanya satu hal ? "
" Silahkan tuan .. "
Lalu Tang san menanyakan apakah benar rumah ini kediaman dari seorang gadis kecil bernama Lu Luan kepada wanita itu.
Dan wanita itu sedikit heran kenapa dia bisa tahu tentang adiknya, dan lagi dia tidak tahu siapa kedua orang itu.
" Dia adalah adikku, dan kenapa tuan mencarinya ? "
Kemudian Tang san pun memperkenalkan dirinya dan juga Cao Que kepada wanita itu, dan ternyata wanita itu adalah Lu Yuelin.
Lalu Tang san menceritakan tentang Lu Luan kepadanya, mengenai dia meminta bantuan orang-orang di Paviliun lembah harta dan Tang san lah yang memberikan pertolongan padanya.
Mendengar cerita dari Tang san membuat Lu Yuelin teringat ucapan dari adiknya yang bahwa ada dua orang bertopeng yang memberikan ia sebuah cincin yang mana di dalamnya berisikan Obat dan juga koin emas.
" Terimakasih atas bantuannya tuan! Saya Lu Yuelin sangat bersyukur atas kedermawanan tuan dan nona " ucapnya sambil membungkukkan kepalanya.
Lalu kemudian ia mempersilakan Tang san dan Cao Que masuk kedalam rumahnya, dan ia merasa segan memperlihatkan kondisi rumah yang terlihat kecil dan agak usang.
Tang san menoleh ke kiri dan kanan namun ia tidak melihat Lu Luan berada, dan ia pun menanyakan nya.
" Dimana Lu Luan ? Aku tidak melihatnya "
__ADS_1
" Ahh dia sedang pergi keluar mengambil beberapa buah "
" Bukankah akan berbahaya jika seorang gadis kecil berkeliaran di luar rumah sendirian " ujar Cao Que yang merasa demikian.
Lu Yuelin menghela nafasnya, lalu ia berkata bahwa ia sudah mencegahnya untuk tidak pergi keluar rumah, namun dia tetap memaksa dan menyuruhnya untuk istirahat, karena Lu Luan tidak mau kakaknya yang sedang terluka pergi mencari makanan untuk mereka.
" Tapi seharusnya Luanluan sudah kembali, hari sudah mulai sore. " Ujar Yuelin yang merasa cemas melihat Adiknya tidak kunjung pulang.
Namun tiba-tiba ada sebuah teriakan keras dari luar rumah.
" Oi ****** sialan!! Keluar kau! " Ucap teriakan itu dengan keras.
Mendengar ada teriakan dari seseorang di luar, Lu Yuelin bergegas pergi keluar untuk melihatnya. Dan sesampainya di luar ia terkejut ketika melihat orang itu.
" T-tuan Pang.. " ucapnya dengan tubuh yang bergetar takut dengan orang itu.
Mereka adalah bandit yang sering datang ke rumah Lu Yuelin, karena Li Yuelin pernah meminjam uang kepada mereka, selama ini dia mencoba untuk menghindarinya karena belum mampu untuk melunasi hutangnya.
" Cepat... Bayar hutang mu sekarang! Aku sudah mencari mu selama ini dan kau selalu saja menghilang sialan! " Pang Long datang bersama 4 anak buahnya yang masing-masing mereka membawa senjata.
" I-itu.. untuk sekarang aku belum mempunyai uangnya.. tolong berikan saya waktu lagi.. " balas Lu Yuelin dengan nada memohon di berikan keringanan kepada Pang Long.
" LuanLuan!! ... " Ucap terkejut Yuelin ketika melihat adiknya berada di tangan Pang Long, ia melihat ada beberapa luka memar di tubuh adiknya itu.
" Jika kau ingin mengambil kembali adikmu ini, maka kau harus membayarnya! "
" K-kumohon lepaskan adikku.. di masa depan aku janji untuk melunasinya! " Yuelin memohon dengan sangat kepada Pang Long.
Lalu Pang Long memberikan sebuah ide yang bagus kepada Yuelin sambil menampilkan wajah mesumnya itu, begitu juga dengan ke-4 orang yang datang bersamanya.
Yuelin melihat tatapan orang-orang itu yang kemudian merasa gemetar takut, namun jika di pikir lagi ini semua demi menyelamatkan adiknya.
" Pada akhirnya.. memang tidak ada kebahagiaan lagi pada kehidupan kami " ia merasakan kepedihan dalam hidupnya.
Ketika sedang berada di ujung keputusasaan antara menyelamatkan adiknya atau menyerahkan dirinya kepada bandit itu, sebuah harapan muncul, seseorang yang tidak ia kenal mau berdiri di hadapannya.
" Bukankah kau sudah kelewat batas " ujar seseorang sambil melangkahkan kakinya dengan di ikuti oleh seorang wanita bertopeng.
Para bandit itu pun melihat ada dua orang bertopeng yang berada di sana.
__ADS_1
" Siapa kau !? Jangan ikut campur dengan urusan kami "
" Bagaimana bisa aku tidak ikut campur ketika melihat kejahatan di hadapan ku " jawab orang itu yang tak lain adalah Tang san.
" Kau tidak ada hubungannya dengan kakak beradik ini, jadi pergilah atau kau ingin ku bunuh! " Ucap seorang bandit lainnya.
" Aku adalah orang yang bertanggung jawab pada kakak beradik ini, dan tentu saja aku ada hubungannya dengan mereka, berapa hutang yang ia punya ? "
" Cih! Mereka berhutang 5 koin emas pada ku, di tambah karena waktu yang cukup lama hutangnya menjadi 10 koin emas "
Yuelin tak menyangka atas apa yang mereka katakan, bagaimana bisa mereka menaikkan hutangnya begitu besar.
Lalu Tang san merogoh sakunya dan melemparkan kantong berisikan 20 koin emas.
Setelah mendapatkan kantong yang berisi uang Pang Long tersenyum lebar, lalu dia menyuruh anak buahnya untuk melepaskan Lu Luan.
Setelah melepaskannya Pang Long pun pergi meninggalkan rumah Lu Yuelin, namun di berhentikan oleh Tang san.
" Oya.. kau sudah ingin pergi? "
Tap! Para bandit itu berhenti dan memutar badannya dengan rasa kesal.
" Apa lagi yang kau inginkan bocah!? " Ucap Pang Long yang merasa kesal.
" Aku sudah membayar kan hutang mereka,, tapi kau belum membayar hutang padaku.. "
" Omong kosong apa yang kau bicarakan!? Kapan aku berhutang padamu! "
Lalu Tang san berjongkok untuk melihat kondisi LuanLuan, di sana terdapat beberapa luka memar di bagian tangan dan wajahnya.
" Ini adalah hutang yang ku maksud, dan kau harus membayarnya.. " ujar Tang san sambil menunjuk beberapa luka Luanluan kepada Pang Long.
Pang Long semakin di buat kesal oleh Tang san, " jika kau mengatakan omong kosong lagi! Kau akan ku bunuh! " Ucapnya sambil balik kanan pergi meninggalkan rumah itu.
Namun...
Sringg!
Tiba-tiba saja Cao Que sudah berada tepat di samping Pang Long dengan menempelkan pisau kecil ke lehernya Pang Long.
__ADS_1
" Tuan mudaku belum meminta mu untuk pergi! Tetap diam di tempatmu! " Ancam Cao Que dengan aura yang membunuh kepada Pang Long yang dengan seketika membuatnya takut.