Lord System

Lord System
Chapter 23 : mengambil misi di tengah malam


__ADS_3

Mendengar ada kehebohan dari dalam kediamannya, Tang san baru menyadari bahwa di kediamannya itu ada aura yang ia kenal, aura keberadaan itu sama seperti waktu saat ia berada di paviliun lembah harta.


" Sepertinya ada tamu yang datang " ujar Tang san sambil turun dari atas kuda dan membantu LuanLuan untuk turun.


" Baiklah kita sudah sampai, maaf jika rumah ini terlalu kecil yah "


" Apa yang tuan katakan ? Rumah ini bahkan lebih bagus dari pada rumah kami sebelumnya. " Balas Lu Yuelin.


Lalu mereka berempat masuk kedalam rumah itu.


" Lien'er.. aku kembali " ucap Tang san yang membukakan pintu dan berjalan masuk.


Xiao Lien yang mendengar ada suara kekasihnya sudah datang dengan sigap berdiri untuk menyambut nya.


" San-gege kamu sudah kembali ? "


Tang san dengan sigap mendekat ke arah Xiao Lien dan kemudian memeluknya dengan mesra. Namun Xiao Lien memeluk Tang san dengan sangat erat.


" Hei hei kamu memelukku begitu erat, apa kau sangat merindukan ku Lien'er ? "


" Tentu saja aku sangat merindukanmu, bagaimana urusanmu di kota ? Apa berjalan lancar ? " Ujarnya sambil terus memeluk tang san.


" Tentu saja, ngomong-ngomong kenapa anda bisa berada di sini ? " Tanya Tang san yang menoleh ke kelima orang ini.


Sementara Yun Mei, yang sedari awal melihat Tang san masuk, ia mulai terpana dengan ketampanan yang Tang san miliki, seandainya saja Xiao Lien mampu melihat, sudah pasti ia akan cemburu.


" Pak tua ini tidak menyangka, bahwa orang-orang bertopeng yang saya lihat di paviliun saat itu adalah tunangan dari putri angkat pak tua ini. "


Tang san merasa bingung dengan kata 'Putri angkat' yang Zhu Qinlan ucapkan itu.


" Putri angkat ? Apa yang anda maksud senior.. " tanyanya dengan rasa penasaran, ia tidak pernah tahu bahwa Xiao Lien memiliki ayah angkat sebelumnya.


Mendengar kebingungan yang Tang san rasakan, Xiao Lien pun menyuruhnya untuk duduk terlebih dahulu, dan kemudian menceritakan alasan kenapa Zhu Qinlan berkata demikian.


...Setelah bercerita.....


" Ahh jadi begitu, anda adalah saudara dari Ayah mertuaku sewaktu di sekte pedang suci, lalu apa aku harus memanggil anda dengan ayah mertua angkat ? "


" Hohoho, aku senang mendengarnya, tapi apa kalian sudah menikah ? Pak tua ini dengar kalian baru bertunangan "


Tang san mulai berfikir sejenak, dan kemudian ia menoleh ke arah Xiao Lien dan tersenyum.


" Kita akan segera menikah, setelah Lien'er bisa melihat kembali "


Xiao Lien yang mendengar ucapan dari tang san sontak murung, karena ia merasa bahwa tidak ada cara untuk menyembuhkannya, dan meskipun ada itu pasti akan sulit, di dalam hatinya apakah tang san enggan menikahi seorang gadis yang buta sepertinya ini.


Tang san yang melihat kemurungan dari kekasihnya pun mengusap kepalanya. Sambil ia bertanya kepada sistemnya.


" Sistem, apa kau punya obat apapun untuk menyembuhkan kebutaan Xiao Lien ? "

__ADS_1


...{ Tentu saja ada, apapun yang tuan inginkan ada di sistem }...


" Hahah baiklah kalau begitu, tunjukkan padaku "


Lalu Tang san melihat sebuah layar hologram yang ada di hadapannya, di layar itu tertera satu obat yang bernama ' Air Mata Dewi ', namun tang san terkejut ketika melihat harganya.


...( Air mata dewi memiliki khasiat untuk menyembuhkan segala macam penyakit ataupun luka, baik fisik maupun mental )...


" Hei sistem! Harga ini tidak masuk akal, dari mana aku bisa mendapatkan 25 juta point'! Beri aku diskon! " Teriak kesal Tang san dalam hati kepada sistemnya.


...{ Maaf sistem tidak melayani diskon apapun, silahkan berburu point }...


Tang san menghela nafasnya sambil berfikir berapa banyak binatang buas yang harus ia bunuh untuk mendapatkan 25 juta point itu.


Selang beberapa waktu, Tang san memperkenalkan Lu Luan dan juga Lu Yuelin kepada semua orang.


Ketika ingin Yuelin ingin memperkenalkan diri nya, ia terkejut dengan sosok wanita yang tengah memeluk Tang san.


Yuelin ingat dengan sosok wanita itu sewaktu berada di tempat ibunya bekerja di kediaman klan Xiao.


" B-bukankah anda nona muda Xiao Lien !? " Yuelin tergagap, tidak bisa mengekspresikan keterkejutan nya.


" Ehh suara ini .. apa itu kamu Yuelin!? " Xiao Lien yang kaget mendengar suara yang familiar pun dengan segera melepaskan pelukannya dan melangkah ke asal suara itu.


" Hiks.. syukurlah anda masih hidup Nona muda! " Tak terasa Yuelin berderai air mata ketika melihat sosok yang di hadapannya itu adalah orang yang ia anggap sebagai kakaknya.


Walaupun ia adalah putri dari seorang pelayan, namun Xiao Lien dan juga Lu Yuelin sering bermain bersama, bahkan saking akrabnya mereka saling menganggap kakak dan juga adik, begitu juga dengan Lu Luan yang imut menangis dan langsung memeluk Xiao Lien.


Waktu berlalu begitu cepat, dan hari menunjukkan sudah hampir senja, semua orang sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.


Xiao kang yang sibuk di bagian dapur, Cao Ren dan Cao Que sibuk bebersih rumah dan menyiapkan untuk makan malam.


Xiao Lien, Lu Yuelin dan Lu Luan sibuk dengan bercerita dan tertawa bersama, sementara Zhu Qinlan dan keempat muridnya sedang berbicara di pekarangan rumah. Dan Tang san sedang berkultivasi di dalam kamarnya.


Di malam hari, mereka semua pun mengadakan acara makan bersama, dan tentunya Tang san mengajak Zhu Qinlan dan juga para muridnya untuk ikut makan bersama.


Karena di meja makan tidak cukup luas untuk acara makan malam ini, Cao ren memindahkan meja makan dan menggelar alas di atas lantai dan duduk bersama.


Dan acara makan bersama pun berlangsung sangat khidmat. Setelah makan bersama Zhu Qinlan mengeluarkan satu botol arak yang ia bawa dari sektenya.


Lalu mereka kemudian memulai kembali pestanya yang hanya di ikuti oleh para pria saja.


...----------------...


Di tengah malam, kamar Tang san dan Xiao Lien.


Tang san membuka kedua mata dan menolehkan kepalanya ke samping, ia melihat Xiao Lien sedang tertidur pulas sambil memeluknya.


Dengan perlahan Tang san mengangkat tangannya Xiao Lien dan di pindahkan ke bantal guling, lalu ia sedikit demi sedikit mulai menggeser kan badannya.

__ADS_1


" Tidurlah yang nyenyak.. Gege mu ini pergi keluar sebentar " ujar tang san dengan suara yang sangat pelan kepada Xiao Lien dan kemudian mencium keningnya.


Lalu Tang san dengan segera pergi ke luar rumah dengan cepat. Tang san merasa tidak akan ada yang menyadari kepergian nya karena ia sudah menyembunyikan aura kehadirannya, dan lagi semua orang juga sedang mabuk.


Tapi, ada satu orang pemuda yang melihat Tang san pergi ke luar tengah malam begini. " Hemm, kemana saudara Tang san pergi di tengah malam begini, apa aku harus mengikutinya. " Du Guo dengan cepat mengikuti Tang san dari belakang.


Di pedalaman lembah Youming Tang san berjalan dan menoleh ke kiri dan kanannya.


" Sistem, coba lihat fitur misi berburu "


...Ding!...


...[ Misi berburu ]...


...[ Membunuh binatang buas tingkat Spiritual ( 10.000/binatang) ]...


...[ Membunuh binatang buas tingkat bumi ( 50.000/binatang) ]...


...[ Membunuh binatang buas tingkat bencana ( 100.000/binatang ) ]...


...[ Membunuh binatang buas tingkat langit ( 200.000/binatang ) ]...


...[ Membunuh binatang buas tingkat Surgawi ( 10.000.000 )...


Tang san melihat dari atas sampai bawah terdapat banyak sekali misi berburu yang di tampilkan oleh sistemnya, saat ini tingkatannya masih berada di master menengah.


Dan misi berburu berburu binatang buas tingkat spiritual saja yang cocok dengannya saat ini, ya meskipun dengan berburu juga ia akan mendapatkan exp.


" Okay, kita akan berburu monster yang terlemah dahulu, sistem tunjukan tempatnya para binatang buas tingkat spiritual yang sedang berkelompok. " Ujar Tang dan sambil meregangkan badannya.


...{ 1 km di Utara dari posisi tuan saat ini, ada segerombolan serigala yang sedang berkelompok }...


" Baiklah, terlebih dulu pilihkan aku teknik yang cocok untuk kecepatan berlari dan tolong pelajari itu "


...Ding!...


...[ Selamat tuan berhasil membeli teknik tingkat bumi ( menengah ) Langkah Kilat, point' tuan di kurangi 15.000 ]...


...Ding!...


...[ Selamat tuan telah berhasil memahami teknik Langkah Kilat, point teknik di kurangi 10.000 ]...


Setelah berhasil membeli teknik langkah kilat, Tang san dengan cepat mulai berlari.


Whusss!


Kecepatan lari yang luar biasa, bahkan dari langkahnya menciptakan hentakan angin yang cukup kuat.


" 4ku h4ru5 m3nd4patk4n p0int untuk m3mbeli 41r m4ta d3wi! " Ucap tidak jelas tang san akibat terpaan angin yang begitu kencang saat ia berlari

__ADS_1


( Aku harus mendapatkan point untuk membeli air mata Dewi )


__ADS_2