Lord System

Lord System
Chapter 24 : Berburu di tengah malam


__ADS_3

Tang san tidak membutuhkan waktu lama agar bisa sampai ketempat dimana binatang buas serigala berkumpul.


Sekawanan serigala yang melihat kedatangan tang san mulai mengerang kepadanya menandakan ada ancaman darinya.



...[ Serigala berbulu perak ]...


...[ Tingkatan Spiritual bintang 3 ]...


" Cih hanya bintang 3 bukan apa-apa nya bagiku, tapi yah mereka tetaplah poin,, baiklah saatnya berburu mereka "


Tang san dengan segera mengambil pose pemanasan dan selang beberapa detik langsung mengeluarkan pedang hitamnya.


Clinkkk! tang san mengeluarkan niat pedangnya dan menciptakan cahaya ungu kebiruan di pedang nya.


Growlll! Sekawanan serigala yang melihat tang san sudah bergerak dengan cepat mulai menyerangnya secara bersamaan.


Srakk!


Srakkk!


Groowwll!


Tang san berhasil membunuh sekawanan serigala yang jumlahnya sekitar ratusan dengan begitu mudahnya.


Bersamaan dengan terbunuhnya para serigala ini suara dentingan mulai terdengar di kepala tang san berulang kali.


...Ding...


...Ding...


...Ding...


Hanya membutuhkan beberapa menit bagi tang san membunuh seluruh kawanan serigala ini, banyak mayat-mayat dari serigala itu yang bertebaran di mana-mana.


" Saatnya bagimu untuk memakan jiwa-jiwa itu "


Lalu pedang tang san mengeluarkan bayangan berkabut ungu dan mulai mendekati mayat-mayat dari serigala itu dan menyerap jiwanya.


Whuuusss! Seperti namanya pedang jiwa, bahkan bisa menyerap jiwa dan raga serigala itu, dan di hadapan tang san saat ini hanya sebuah tanah lapang kosong yang penuh dengan darah.


Setelah pedangnya berhasil menyerap jiwa dari serigala itu, kedua mata tang san melirik ke arah belakangnya, ia merasa bahwa ada seseorang yang sedang mengawasi nya.


...Di sisi lain....


Du Guo yang sedang berdiri di atas pohon tengah melihat aksi yang tang san lakukan, ia sangat takjub melihat tang san membunuh sekawanan serigala bintang 3 seorang diri bahkan tanpa luka sedikitpun.


Dan terlebih lagi, pedang yang ia gunakan mengeluarkan bayangan aneh yang menyerap serigala itu dan bahkan saat proses menyerap jiwa kedua mata tang san mengeluarkan cahaya ungu.


" Sungguh gila! Apa ini kekuatan asli tang san !? Bahkan aku yang seorang kultivator pedang tidak akan bisa membunuh sekawan serigala itu "


Ketika Du Guo sedang mengamati tang sa yang membunuh sekawanan serigala itu, tiba-tiba saja sosok tang san yang ia lihat sudah menghilang.


" Loh kemana di-.. "


Tap


" Ku pikir siapa, ternyata kamu Du Guo, kenapa kamu bisa berada di sini ? Apa kamu mengikuti ku ? " ucap tang san yang saat ini sudah berada di belakangnya.

__ADS_1


!!


Du Guo tentunya sangat terkejut ketika melihat tang san sudah berada di belakangnya, bagaimana bisa ia berada di belakangnya padahal sebelum itu ia berada di sana. Jarak tempat tang san berada sebelumnya terbilang cukup jauh.


" Yah bisa di bilang begitu, karena sebelumnya aku melihat mu pergi di tengah malam begini, karena penasaran aku pun mengikuti mu "


" Ahh jadi begitu, aku hanya sedang ingin berburu saja " ujar tang san dengan segera turun melompat dari atas pohon.


Lalu tang san menoleh ke atas pohon lagi " apa yang kau lakukan berdiam diri di sana ? Cepat turun dan kita berburu bersama, cukup menyeramkan jika aku berkeliaran seorang diri di tengah malam " pinta tang san kepada du guo yang memintanya untuk segera turun.


Mendengar ajakan tang san membuat Du Guo tersenyum senang, dengan segera ia melompat turun dan ikut berlari bersama tang san mencari binatang buas untuk di buru.


Selama di perjalanan menjelajahi lembah youming lebih jauh lagi Tang san dan juga Du Guo membabat habis binatang buas yang mereka temukan di jalan.


...Beberapa jam kemudian....


" Aku sudah tidak ingat lagi berapa banyak binatang buas yang telah kau bunuh tang san " ucap Du Guo sambil terus berjalan di samping Tang san.


" Hahaha, tidak perlu memikirkan itu, anggap saja kita sedang membersihkan area lembah youming ini dari binatang buas "


Ketika mereka sedang berjalan-jalan dengan santai, Du Guo merasakan ada seekor binatang yang berada tak jauh dari mereka.


Ketika ia merasakan kekuatan yang membuatnya merinding, Du Guo menarik lengan Tang san kearah semak-semak untuk bersembunyi.


Lalu tak jauh dari tempat mereka sebelumnya, muncul seekor binatang buas yang tingginya hampir 3 meter.


Du Guo yang melihatnya sangat terkejut dan berkata, " oi oi oi itu... ituu Beruang merah loh... Berada di tingkat Bumi bintang 2! " Bisik Du Guo kepada tang san.


" Dia terlihat sangat kuat yah " balas Tang san sambil mengelus dagunya.


" Tentu saja kuat! Setidaknya beruang merah itu setara dengan grand master bintang 1 loh! Mari kita pergi, kita tidak bisa menghadapinya " pinta Du Guo yang memilih untuk melarikan diri karena mustahil untuk melawannya.


" Kenapa kau jadi takut begitu ? Semakin kuat musuhnya maka semakin seru " ujar tang san penuh dengan percaya diri sambil bersiap untuk menyerangnya.


" Tentu saja aku takut! Tingkatan kita saat ini sangat tidak memungkinkan untuk melawannya! " Setelah menimbang baik buruknya situasi ini, jalan yang terbaik adalah untuk segera pergi dari sini.


" Tidak ada yang tahu sebelum kau mencobanya " tang san lalu keluar dari semak-semak dan menampilkan kehadiran nya kepada beruang merah itu.


Du Guo hampir di buat jantungan dengan sikap tang san yang menolak untuk pergi dan memilih untuk menghadapinya.


Mau tidak mau Du Guo juga mengikuti Tang san dari semak-semak.



...[ Beruang merah ]...


...[ Tingkatan Bumi bintang 2 ]...


Tap!


" Yo.. beruang madu! Kau adalah target buruan kami selanjutnya! " Tang san mengarahkan pedangnya kepada beruang merah itu.


Sang beruang yang merasa tahu apa maksud dari Tang san yang mengarahkan pedangnya itu menandakan ancaman.


Growllllll!


Sang beruang merah berteriak sangat keras dan mampu memberikan tekanan yang kuat hanya dengan teriakannya saja.


Whuusss!

__ADS_1


Pakaian Tang san dan Du Guo berkibar karena terpaan angin yang besar yang di keluarkan oleh teriakannya saja.


" Hoho~ seperti nya kau cocok untuk target buruanku! "


Teknik bayang!


Syuut!


Tang san dengan langkah cepat mulai menghilang dari pandangan beruang itu dan secara tiba-tiba muncul di depan beruang merah, dan langsung melayangkan teknik pukulannya.


Pukulan penghancur!


Bammmm!


Beruang merah yang mendapatkan pukulan telak dari tang san tanpa sempat untuk menghindar, dengan sekali pukul beruang merah itu terhempas beberapa langkah.


" Wahh kau mampu menahan teknik pukulan ku yah " ujarnya sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


Si beruang merah langsung berlari dengan kencang ke arah Tang san dan juga Du Guo.


Gwaaah!


Meskipun badannya beruang besar dan tinggi, namun beruang itu mampu berlari sangat cepat.


Bam!


Bam!


Beruang melayangkan cakarnya yang besar kepada Tang san dan Du Guo dengan kuat dan mampu membuat sayatan di atas tanah.


Untungnya Tang san dan Du Guo memiliki reflek yang tinggi, sebelum binatang buas itu mendarat kan serangannya.


" Mari kita serang bersama Du Guo, dan percayalah bahwa kita akan mengalahkannya. " Kata-kata semangat yang di lontarkan Tang san membuat Du Guo hanya bernafas kasar dan tetap fokus pada binatang tingkat bumi ini.


" Hahh... Sepertinya tidak ada jalan lain bagiku untuk ikut membantumu melawannya "


" Tenang saja semuanya akan aman terkendali kok, dan sekarang mari kita berpesta atas target baru kita ini " Tang san tersenyum dan sangat bersemangat untuk melawan Beruang itu.


Tidak hanya mendapatkan point' yang besar, dan tentunya akan mendapatkan exp yang banyak juga.


Tap! Tang san menepuk punggung Du Guo untuk memberikannya semangat untuk bertarung.


" Apa kau sudah siap !? " Tanya Tang san kepada Du Guo sambil tersenyum dan meletakkan sebuah pedang di pundaknya.


Lalu Dua kultivator ranah master ingin bertarung melawan beruang merah satu lawan dua.


" Ayo maju! Du Guo! "


Whuuusss!


" Baik! "


Pertarungan besar pun sudah tercipta dan di mulai antara binatang buas tingkat bumi melawan 2 kultivator hebat.


Hyaaaaaa!


Hyaaaaa!


" Teknik hujan pedang! " Du guo mengarahkan pedangnya ke atas langit dan dari sana muncul banyak sekali pedang dengan aura biru di setiap pedangnya.

__ADS_1


__ADS_2