
Setibanya di tempat tujuan, yaitu perusahaan "X10T" ada seseorang yang berlari dengan sangat cepat dan tidak sengaja menabrakku. Aku sangat jengkel dan merasa sial.
"Maaf, Nyonya saya buru-buru." langsung pergi dengan wajah tanpa dosa.
(Apaaa! dia hanya minta maaf? kurang ajar! siapa dia? awas saja nanti.)
Saat ingin menyuruh Cleo membereskan semua ini, aku lupa. jika Cleo sedang di beri tugas di kantorku. Jadi, aku segera masuk. Dan pas saat aku masuk, memang sedang ada keributan. Terdengar suara sangat keras dari atas.
"Cepat tangkap anak sialan itu! dia sudah mencuri uang perusahaan..."
(Suara ini... seperti tidak asing. ah, suara direktur perusahaan X10T, apa mungkin orang yang telah menambrakku tadi? ah, bukan urusanku)
"Tolong antarkan saya ke ruangan meeting. Saya dari perusahaan SHinea Group!"
"ah, baik Nona silahkan Ke arah kiri sebelah sana."
"Tidak adakah yang mengantarkan saya? sungguh jelek pelayanan di sini."
"Maaf Nona, biar saya panggilkan asisten Bapak direktur untuk mengantar anda."
"Tidak perlu!" jawabku lalu langsung bergegas ke arah yang di tunjuk resepsionis tersebut.
Suara bisik-bisik...
"ah, Nona itu sangat mengerikan."
"Untung bukan aku yang menanganinya."
"benar, sangat membuatku lapar. Ingin sekali memakan wajahnya yang angkuh dan sombong itu."
"Dia bener-bener tidak suka senyum kah?"
***
Ruang Meeting
~ Inilah para investor perusahaan untuk proyek Gedung XX.
__ADS_1
1. Nona Shinea dari perusahaan Shinea Group.
2. Tuan Qinx dari perusahaan QINA.
suara bising para investor...
"Jika ada Nona Shinea, sangat menguntungkan."
"iya, dia orang terkaya di sini."
"tapi apa mungkin dia menyetujui untuk menjadi investor di proyek ini?"
"Semoga saja bersedia."
Tiba-tiba, seseorang mendobrak pintu ruang meeting. Dan saat itu pula... orang yang tidak asing itu, dia yang menambrakku di bawah. apa dia malingnya? entahlah, aku hanya ingin menyaksikan drama ini dengan tenang dan seru.
"Maaf semua, saya mengganggu. Saya adalah Andre, saya penanggung jawab proyek ini, namun saya sudah mengundurkan diri dari proyek gedung XX tersebut. karena awalnya saya yang menghendel semua. dan sekarang, uangnya sudah dicuri. saya membatalkan proyeknya."
"oh, begitu. bahkan anda adalah orang tadi kan? orang yang menambrak saya."
"Nona siapa ya?"
"Tidak perlu anda tahu saya siapa... hanya di sini sangat buruk dalam bersikap, bahkan dalam pelayanan. Jadi, saya perwakilan dari perusahaan Shinea Group, tidak akan menyutujui untuk menjadi investor proyek ini."
(Apaa... dia Nona Shin. Apa aku sudah melakukan kesalahan. Ayah, bagaimana ini. Jika dia mengetahui kebenarannya. atau jangan-jangan?)
Andre, Anak dari perusahaan X10T, sungguh mudah membaca isi pikiranmu, Nak. Tapi, lebih baik aku tidak terlibat.
__ADS_1
"Kalau begitu, saya permisi pamit." senyum sinisku merasa kemenangan yang sangat indah.
Suasana mulai membisu...
Aku tidak peduli tentang semua ini, aku hanya peduli tentang keberanan akan diriku. bahkan di sini, aku tidak menemukan apa-apa. Hanya gosip dan drama murahan!
Setelah selesai meeting, aku langsung bergegas kembali ke perusahaan. Namun, saat ingin memanggil Supir yang mengantarku. Aku lupa Handphone-ku ditinggal di mobil. Hasilnya, aku harus berjalan menuju parkiran. setelah mobilnya ketemu aku langsung menyuruh supir untuk membukakan pintu mobil. Namun, Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang berteriak menuju ke arahku.
"Hey, tunggu. Syarla...?"
(Syarla? kenapa dia memanggilku dengan nama itu?)
"Akhirnya, aku bisa melihatmu lagi Sya. Apa kabarmu?"
Aku hanya diam terpaku, kebingungan. Mungkin, orang sok akrab. dan hanya asal memanggil nama. Aku tidak menghiraukannya.
"Maaf anda siapa? jangan ganggu waktu saya. pak, ayo jalan. Dasar sampah!"
"Syarla, kenapa kamu pura-pura lupa? Bahkan sekarang kamu sangat sombong!"
(Teriaklah sesuka hati, aku tidak peduli. Bahkan, jika matipun. Bukan urusanku!)
~To be contineu
__ADS_1