Lost my heart(kehilangan hatiku)

Lost my heart(kehilangan hatiku)
Rahasia besar!


__ADS_3

-Rumah kakek-


(Apakah hari ini Syarla baik-baik saja? Sebaiknya aku melihatnya ke kamar.)


“Shin, kamu sudah bangun?”


“Masuk aja kek!”


“Cucuku, kakek sangat khawatir padamu. Bagaimana sekarang, sudah baikan?”


“Sangat kek, aku sangat merasa nyaman di sini.”


(Lina, lihatlah dengan jelas putri kandungmu. Dia sudah sangat mirip dirimu.)


Tok...tokk..tokk... -mengetuk pintu-


“Sebentar! Cu, kakek buka pintu dulu ya.”


Krekk...


“Oh, kamu nak.”


“Pah, aku membawa kejutan untukmu! Ke marilah!” mengajak seseorang di dalam mobil.


“Di..dia Lina? Putriku?” (memeluk Lina)


“Ayah... aku sangat mengkhawatirkanmu.”


“Kamu tahu, Shinjilah yang sudah membawa ayah ke sini. Oh, iya mari masuk! Akan kukenalkan seseorang padamu.”


Sebuah ruangan yang begitu hangat. Apakah ini keluarga yang seutuhnya? Siapa yang mengira akan menemukan kebahagiaan yang sebenarnya setelah mengalami penghianatan itu. Namun, perasaan itu tidak bisa digambarkan oleh kata-kata.


“Shin... kemarilah! Ada tamu spesial untukmu.”

__ADS_1


“Iya kek, siapa?” berjalan menghampiri ruang tamu.


“Ayo sini...”


“Papah... aku kangen sekali sama papah.” Menghampiri Tuan Shinji.


“Kamu...”


“Nyonya Lina?”


“Lina, dia itu cucu kesayanganku.”


“Ayah, dia kan orang yang paling dimusuhi oleh Rinella.”


“Kamu sudah salah selama ini, nak.” Jelas kakek.


“Kek, maksud kakek?”


“Dengar kalian semua, ini cerita yang sebenarnya.”


Fedro mengetahui kejadian 1 malam itu, dan kamu mengandung anak dari Shinji. Dan laki-laki yang mengambil kesucianmu malam itu adalah tuan Shinji. Aku mengetahui saat Fedro sengaja bertanggungjawab dan ingin merebut kekuasaan dariku.-


“Tidak, kenapa ayah tidak mengatakan dari sejak dulu?” menangis bersalah.


“Iya pah, aku sering membuat terluka Shin, dan menekan dia. Kenapa papah diam saja?”


“Kek... tidak mungkin!”


“Kalian bertiga, diamlah. Aku sengaja merahasiakan hal ini, sekarang mungkin saat yang tepat untuk memberitahukan kebenarannya. Jika kalian tidak percaya, silahkan untuk test DNA sekarang juga. Namun, jangan sampai ada orang yang mengetahui hal ini. Karena akan berbahaya buat cucuku. Mengerti?”


Semua ini seperti mimpi, entah mimpi buruk atau mimpi indah. Hanya ada rasa sesal dan bahagia yang bercampur. Cinta yang belum bersemi ini akan terus mekar dan berbuah. Biarkan rasa hangat terus membuat hati ini bergetar.


Selama ini, Shinji sangat mencintai Lina. Yang ternyata memang telah memberikan putri padanya. Bukan hal yang harusnya disesali, ini adalah hadiah baginya. Dan akan terus melindungi orang-orang terkasih.

__ADS_1


Hasil DNA pun mengatakan positif. Dan itu merupakan harta yang tak ternilai harganya. Namun, tetap harus menjadi rahasia besar. Setelah ini, akan banyak hal yang harus dilalui. Belum selesai pertikaian Shinea dan Rinella.


Hampir menjadi keluarga lengkap, tinggal membereskan benalu yang menghalangi hubungan darah ini. Jika memang ini adalah waktunya, biarlah melawan badai sekalipun. Hati akan tetap kuat dan tak gentar melawan arus.


Lina begitu sangat mencintai Shinji, hanya saja hal ini tidak akan Fedro biarkan begitu saja. Apa yang telah dia rebut, akan menjadi petaka untuk keluarga ini. Ancaman buta bahkan menggila. Dia itu rubah tua yang licik dan culas. Orang yang berbahaya!


***


“Nak, Ibu sudah buatkan sarapan untukmu. Kemarilah!”


“Iya, bu..”


“Kakek bahagia, akhirnya kalian bisa bersama!”


“Ayah, aku menyesal. Dulu, aku sering menyakiti Syarla. Rinella ternyata bukan hanya licik, tapi dia ular.”


“Ibu, yang penting ibu sudah tahu kebenarannya.”


“Permisi!!” (Nona Shin tersenyum, manis sekali. Setelah sekian lama dia tidak tersenyum hangat begitu.)


“Cleo, duduklah! Ikut sarapan dengan kami.”


“Nyonya Lina? Kenapa anda bisa di sini. Apakah anda berniat menyakiti Nona kami? Tolong jangan berpura-pura baik di sini!”


“Sudah! Kamu mana mengerti kebaikan seseorang, duduk dan sarapanlah dengan tenang! Hari ini aku berbaik hati padamu. Jangan rusak suasana hatiku!”


“I-iya non.” (bingung- pertama kalinya nona tidak bersikap formal. Sangat lucu. Mmhhe)


...


“Jalang! Keluar kamu. Aku belum memberi perhitungan denganmu!”


(Suara itu... Angella) (-_-)

__ADS_1


***


*to be contineu


__ADS_2