
...flashback...
"assalamualaikum" ucap seorang di luar pintu
"waalakumsallam nanti" ucap afia sedikit berteriak.
"yani...,buka pintunya sayang mamah lagi masak" ucap afia
"iya mah "jawab Yani
"Adik ku ganteng" ucap Vina pada anak yang berusia lima tahun itu. namun anak itu tak menanggapi dirinya ia terus fokus menonton film
"adik ku sayang sana bukain pintu dulu yah" lanjut nya Yanti
"no,kan tth yang di suluh"
"nanti tth beliin makanan mau,es Boba,gimana"
"emm" ucapnya berpikir
"Oky,tapi yang buanyak "lanjutnya
"iya sayang,dah sana bukain pintu" tak lama Abay keluar dari ruang tv bergegas ke depan membuka pintu.
"ceklek"
pintu pun terbuka menampilkan sesosok pria yang tegap, hidup nya Manjung, matanya sipit, bibir tipis, kulit putih dan perawakan yang tinggi,siapa pun yang melihatnya mengakui akan ke ganteng orang tersebut.
"om ganteng" ucap Abay langsung memeluk pamannya itu.
"om kenapa jarang ke sini" lanjut manja.
"paman sibuk sayang" bales pria itu sembari mengusap rambut abay
"om gak kangen Ama abay?"
"om kangen sama jagoan om" ucap nya
"om, mau nginep kan, temen abay tidul soalnya abay sepi kalu gak ada om" seru abay Maja dengan posisi masih nyaman berpelukan.
"ingsaallah"
"abay siapa" tanya Yanti dari dalam karena tak kunjung adiknya itu kembali. iapun lekas berjalan ke luar.
"om Sofi" ucapnya
"abay suruh om masuk" ucap yanti.
abay pun melepas pelukannya lalu menggandeng tangan Om nya itu. setelah itu Yanti pun bergegas ke dapur
"Mama ada om Sofi" ucap Yanti.
"ya sudah bawakan dia minum" ucapnya afia sembari melangkah kan kaki nya ke ruang tamu. sesampainya di sana ia langsung duduk.
"gimana sof kabar kamu sehat?"
"Alhamdulillah th baik,tth gimana?"
"seperti yang kamu lihat, Alhamdulillah tth juga baik"
afiatul zahro Al fharo
atau yang sering di panggil afia, ia merupakan anak suling dari keluarga Alfharo sekaligus tth ya Shofi Al fharo atau yang sering di panggil Sofi sebagai anak bungsu, perbedaan mereka haya terpaut lima tahun.
"gimana kabarnya tifana?"
"Alhamdulillah dia baik th"
"kenapa kamu gak ajak ke sini? tumben"
"Sofi lupa,soalnya Sofi ke sini bukan untuk hiburan"
"terus untuk apa, biasanya juga kamu ke sini buat hiburan mengisi waktu luang"
"beginilah,kan kelas sebelas akan ada studi tour sekaligus kami akan mengunjungi beberapa universitas di sin, untuk itu saya harus kesini untuk menjalin komunikasi antara sekolah kami dan universitas itu".
__ADS_1
afia yang mendengar haya bisa ber oh ria.
"terus ngapain kamu ke sini, emang udah ke universitas nya?"
"belum rencana besok jadi saya mau nginep di sini"
"holehhh,om ganteng ginep" ucap abay yang memperhatikan pembicaraan itu sejak tadi. afia yang melihat anaknya kecil nya itu langsung tersenyum dan membawa abay dalam pangkuan nya.
" ya sudah kalu gitu,tth mau lanjut masak dulu" ucap afia
"abay jangan nakal ya Ama om,mamah mau lanjut masak dulu" ucap nya pada anak nya
"Oky mama" ucap abay. setelah itu pun afia langsung melangkah pergi.
Di sisi lain Yanti tengah menghubungi Sifa,yang ia tau Sifa tengah bertemu dengan sahabat nya.
" assalamualaikum Sifa"
"waalakumsallam "
"lu udah ketemu Vina?"
"belum, dia lama banget sih,padahal gue udah tunggu hampir setengah jam".
di sisi Sifa, ia sedang duduk di taman, mengamati taman yang menjadi tempat favoritnya,taman ini cukup berbeda dari yang dulu sekarang taman ini sudah lebih indah,dan banyak penjual di tepi sana termasuk penjual bakso langganan nya dulu.
"ada apa lu nelpon gue"
"di sini ada om gue, gue nitip ayam geprek sama es Boba yah, kalau lu mau pulang masing-masing 6 Oky"
"gak cukup duit gue, gue cuma bawa 200k doang"
"nanti gue kirim ke dana lu 200k"
"Oky deh"
"es Boba rasa apa?"
"kalu gue Oreo series, yang lain seterah"
"Oky"
"gak tau,orang Vina belum datang"
"ya udah lah seterah mu yang penting pesenan gue jangan sampai supa"
"iya".
* * *
kembali ke ruang tamu diama ada Sofi dan abay yang sedang bercanda
"om, om tidul Ama abay kan" ucap abay manja sembari duduk di pangkuan sofi
"emm"
"om jangan emm, emm ajah dong abay gak ngelti" ucap abay,Sofi yang melihat nya pun menjadi gemas sendiri
"abay lucu banget sih, sini om cium"ucap Sofi terkekeh
"no, om gak boleh cium abay kalu gak mau tidul Ama abay" ucapnya ngambek
"iya om akan tidur Ama abay" ucap Sofi kamu lalu mencium gemas pipi abay beberapa kali
"ih om kaya tth cantik, suka cium abay" ucap abay sambil menjauh kan tubuh nya
"siapa tth cantik?"
"sahabat tth nya abay"
"siapa namanya?" tanyanya gemas sampil memeluk abay
"namanya pelcis aya om ganteng" ucap abay sambil menyentuh dagunya seraya mengingat ingat
"siapa?"
__ADS_1
"abay lupa" abay yang melihat tth nya berjalan mendekati mereka sambil membawa buah-buahan dan minum iya langsung menanyakannya
"tth nama th cantik iapa?"
"Sifa" jawab yanti singkat, lantas Sofi yang mendengar nya pun langsung terdiam, ia kembali mengingat Sifa nya.
apa sifa yang di maksud Yanti sama dengan Sifa itu? ahh mungkin beda,mana mungkin sama, mungkin ke betulan saja namanya sama.
Sifa di mana kau? apa kau baik-baik saja,apa kau tidak merindukan keluarga mu,Abah dan umi sakit sif, kapan kau pulang? sudah satu Minggu kau bilang, aku harus cari ke mana lagi kau?
"om kenapa, om melamun?" tanya Yanti yang melihat om nya itu terdiam,Sofi yang mendengar itu pun langsung tersadar dari lamunannya
"tidak om haya mengingat seseorang"
"oo" beo yanti
"tth makanan Ama Boba abay mana?" ucap abay
"nanti tth cantik membawakan nya" bales Yanti lalu pergi.
memang abay selaku memanggil Sifa tth cantik dari sejak Sifa datang ke sini dan menginap, mungkin karena perawakan Sifa yang cantik jadi abay menyebut Sifa tth cantik.
...flashback off...
jam sudah menunjukkan pukul 17:00 namun Sifa belum juga pulang, abay yang tak sabar menunggu es Boba ya itu terus saya cemberut di pangkuan sofi.
"Sofi kapan kamu akan menikah dengan tifana, hubungan mu sudah tiga taun tidak baik bila berlama-ama?" tanya Arton suami afia, sembari meminum kopi
"Sofi tidak bisa dengan dia kak" ucapnya dengan raut muka kecewa
"kenapa? bukankah hubungan kalian baik baik saja"
"iya"
"terus kenapa tidak bisa,saya liat kalian cukup serasi"
"-_-"
"apa dia selingkuh?"
"tidak kak"
"terus kenapa? kau bosan" tanyanya geram
"dia di jodohkan oleh almarhum umi" ucap afia yang tiba-tiba saja ada di situ.
"hah"ucap Arton kaget, ia tak habis pikir bisa-bisa nya mertuanya itu menjodohkan anaknya sendiri yang sudah memiliki kekasih.
"ko bisa, bukankah umi tau kalu kamu memiliki kekasih?"
"ceritanya panjang" jawab Sofi singkat.
"ceklek"
pintu depan pun terbuka, memperlihatkan seorang gadis yang tengah kesulitan membawa beberapa kantong keresek. mereka yang mendengar suara pintu terbuka langsung mengalihkan pandangannya ke pintu.
"tth cantik" ucap abay.
ia langsung bergegas turun dari pangkuan sofi dan berlari menghampiri Sifa. Sifa yang mendengar namanya di panggil langsung mengarahkan pandangannya ke ruang tamu
pak Sofi batin Sifa.
yang kini mematung, terlihat raut wajah panik,takut, dan sedih, tubuh kinih telah lemas ingin saja rasanya Sifa menghilang dari tempat itu.
begitu pun dengan Sofi, ia terlihat kaget tak percaya orang yang selama satu Minggu ini ia cari ternyata ada di sini, bahkan di rumah tth nya sendiri.
"Sifa sini" ucap Yanti yang melihat sahabatnya itu mematung di ambang bintu, dan keresek itu terjatuh.
" tth cantik, kenapa diem Ayuk ke luang tamu, ada om ganteng loh" ucap abay sambil menarik-narik baju Sifa.
Sifa yang merasa baju ya tertarik pun langsung tersadar dari diamnya, kemudian ia menatap abay dan mengambil kantong keresek yg di dalamnya makan. iapun kemudian berjalan menghampiri sahabat di ruang tamu.
sungguh langkah nya sangat lambat seperti kura-kura. Yanti yang melihat sahabatnya sangat lambat dan mukanya pucat ia langsung menghampiri sifa.begitu pun Sofi ia bangkit dari duduknya kemudian melangkah menghampiri nya.
"Sifa lu kenapa, lu sakit?" ucap Yanti. Sifa tak menghiraukan ucapan Yanti. ia terus saja menatap Sofi yang melangkah kearah dirinya.
__ADS_1
"brukk"
Sifa pun terjatuh tak sadar diri.