Love As Sakura

Love As Sakura
Episode 10


__ADS_3

"wah sangat indah, memang pantas menjadi hewan peliharaan ku, Haha" ungkap Ran Ran dengan bahagia


...kupu-kupu indah itu pun mengelilingi Ran Ran, dan kupu-kupu itu sudah di jinakkan oleh Ran Ran, Ying pun menyadari kalau kupu-kupu itu adalah kepompong yang baru saja selesai keluar menjadi kupu-kupu, dan Ying juga mengetahui dari aura kupu-kupu itu bahwa kupu-kupu itu bernama kupu-kupu kristal es, kupu-kupu kristal es adalah kupluk yang mematikan, tak menyangka Ran Ran dapat membuat kupu-kupu itu berubah dari kepompong menjadi kupu-kupu indah. Meskipun warna kepompong indah tetap saja dia sangat mematikan...


"Ran Ran kamu dari mana saja?" tanya Ying kepada Ran Ran


"aku di sini dari tadi, kamu yang kemana aja?" tanya balik Ran Ran Kepada Ying


"kamu tau tidak? aku dari tadi mencari mu kemana-mana?" ungkap Ying Kepada Ran Ran


"Sejak kapan kamu mulai mencari ku ya? padahal aku dari tadi di sini kok! gak kemana-mana" ungkap Ran Ran menghindar dari tatapan mata Ying


"huh! kamu kenapa bisa menjinakkan hewan langkah ini? apa kamu sudah tau jika hewan ini sangat mematikan, dan lagi tidak sembarang orang dapat menjinakkan nya!" ungkap Ying dengan ragu-ragu


"siapa bilang jika kupu-kupu ini gak bisa di jinakkan? buktinya aku bisa kok! emang jenis apa kupu-kupu ini emangnya?" ungkap Ran Ran yang bingung terhadap perkataan Ying


"biar aku beritahu nama kepompong nya adalah ulat Kristal es adalah hewan yang berada di perbatasan negeri es dan negeri peri, dan ketika seseorang ingin menjinakkan nya harus memiliki kualifikasi yang tinggi, jika tidak orang itu akan mati karena tak sanggup menahan aura mematikan dari kepompong ini, dan ketika seseorang yang sanggup membuat kepompong ini berubah menjadi kupu-kupu, maka dia dapat membuat kupu-kupu ini menjadi senjata yang mematikan" ungkap Ying menjelaskan tentang kupu-kupu itu kepada Ran Ran


"lalu, Kenapa aku gak mati? padahal aku kan em gak memiliki kualifikasi yang tinggi, aku hanya memainkan seruling ini dan itu kepompong menjadi kupu-kupu yang indah dan memiliki bentuk indah" ungkap Ran Ran mengelak kata-kata Ying


"meskipun indah tetapi sangat mematikan, jadi kamu harus menyimpan nya dan jangan sembarang mengeluarkan nya!" ungkap Ying dengan tegas


"iya-iya aku gak akan mengeluarkan nya dengan sembarang, sekarang ayo kita pulang, matahari sebentar lagi akan terbenam loh!" ungkap Ran Ran menyadarkan Ying agar segera pulang


"baiklah ayo kita pulang" ungkap Ying yang sudah sadar bahwa matahari akan segera terbenam


Mereka pun pergi dari tempat itu menuju ke tempat peristirahatan, meskipun hanya sebentar bermain-main Ran Ran sangat lah senang karena memiliki Ying yang tidak meninggalkan nya dan mau ikut bermain,


...Di Tempat lain...

__ADS_1


"Matahari hampir tenggelam tapi yang mulia belum kembali, apa ada sesuatu yang terjadi dengan nya?" tanya Xin Jiu kepada Mentri nya yang sekaligus adalah temannya di waktu kecil, dan Mentri itu bernama Siau Me dari keluarga bermarga Me


"yang Mulia harus hamba perbuat sehingga dapat melepaskan beban di pikiran yang mulia?" tanya Siau Me kepada Xin Jiu


"tidak perlu, tidak baik seorang wanita mencari seseorang di malam hari, dan lagi kamu meskipun memiliki kekuatan yang kuat dapat mengalahkan perampok yang ingin menindas seseorang, tapi kamu tetaplah seorang wanita, tidak kurang tidak lebih kamu adalah seorang yang akan di tuduh macam-macam nantinya!" ungkap Xin Jiu yang merasa khawatir tentang Siau Me


"baik yang Mulia saya mengerti" ungkap Siau Me kepada Xin Jiu


"kamu pergilah tidak baik seorang wanita dan laki-laki berada di tempat yang sama di waktu malam hari, orang lain akan berpikir yang aneh aneh tentang dirimu nantinya!" ungkap Xin Jiu yang khawatir solidaritas Siau Me


"baik yang mulia" ungkap Siau Me yang tahu apa yang di pikiran oleh Xin Jiu


"yang Mulia terus-menerus memperhatikan solidaritas seseorang dan menjaga solidaritas nya, sungguh pria idaman ku, sangat lah bijak" pikiran Siau Me


...Di Tempat lain...


"aww kaki aku sakit, ah gak bisa melanjutkan perjalanan huhuhu" ungkap Ran Ran dengan teriak karena dia barusan jatuh dan kakinya tergelincir


"aku gak bisa jalan, terpaksa kamu harus menggendong aku, huhu jika gak mau pergi aja sana sendirian biar aku di sini di makan hewan buas" ungkap Ran Ran yang sedang kesakitan


"baik aku gendong" ungkap Ying dengan pasrah


" itu baru benar" ungkap Ran Ran dengan lega


...Akhirnya Ying pun menggendong Ran Ran, dan jantung Ying berdetak kencang sekali sehingga dapat di rasakan Ran Ran...


"wah Ying apa yang salah dengan jantung mu? mengapa berderak sangat kencang?" tanya Ran Ran kepada Ying yang barusan menggendong Ran Ran


"i-itu karena kamu terlalu berat!" ungkap Ying dengan gerogi kepada Ran Ran

__ADS_1


"apa aku berat? gak kamu lihat aku ini kurus? atau kamu aja yang lemah!" ungkap Ran Ran Kepada Ying karena mengatakan dia itu berat


"terserah mu lah, kalau kamu ngomong lagi aku gak bakalan gendong kamu loh!" ungkap Ying Kepada Ran Ran agar Ran Ran tidak berkata-kata lagi


...Akhirnya Ran Ran diam dan mulai ingin tidur di gendong Ying, ...


"apa kamu selalu tidak was-was jika bersama pria?" tanya Ying dengan lembut


"hahaha, sebenarnya hanya orang yang ku percayai aku melakukan hal ini!" ungkap Ran Ran dengan tertawa kecil


"benarkah?" ungkap Ying untuk memastikan bahwa yang di katakan Ran Ran itu benar


"iya lah" ungkap Ran Ran yang ingin tidur di gendongan Ying karena merasa aman dan nyaman


...Akhirnya setelah menempuh jalan yang bisa di bilang jauh mereka akhirnya sampai ke tempat tujuan dan karena Ran Ran sudah tertidur pulas akhirnya Ying menggendong Ran Ran ke kamarnya Ran Ran...


"yang mulia apa perlu aku bantu?" tanya pengawal yang berada di dekat sana


"tidak perlu, aku hanya ingin mengantar Ran Ran ke kamarnya tanpa bantuan seseorang hanya perlu diriku sendiri" ungkap Ying dengan suara pelan takut membangun Ran Ran


"baik yang mulia" ungkap pengawal dengan pasrah


... keesokan harinya...


"udah dengar belum? jika yang mengantarkan putri Ran Ran ke kamarnya adalah yang mulia" gosib para pelayan di samping kamar Ran Ran


"seperti nya yang mulia sudah mulai berbeda, aku bahkan selalu bingung, jika ingin mengatakan sesuatu kepada yang mulia!" ungkap pelayan yang masih ingin bergosip lagi dan lagi


"Ying sialan kamu buat aku jadi di gosibkan awas aja kamu ya!" pikiran Ran Ran

__ADS_1


...*************...


__ADS_2