Love As Sakura

Love As Sakura
Episode 7


__ADS_3

...beberapa menit kemudian, Ying akhirnya sudah keluar dari kamar mandi, dan mulai duduk di meja makan,...


"ayo makan!" ungkap Ran Ran kepada Ying


"siapa yang masak ini sangat enak, besok besok suruh dia masak ya!" ungkap Ying sambil mengunyah makanan dan sambil menikmati rasa makanan nya,


"makan dulu, nanti aku kasih tau siapa yang memasaknya!" ungkap Ran Ran dengan puas akan sanjungan kata-kata Ying


......Selesai sarapan pagi......


"siapa yang memasaknya?" tanya Ying dengan pemasaran


"aku yang memasaknya, kamu minum obat gih, dan mulai kerja gih aku yang akan memasak entar, kamu baik-baik kerja ya!" ungkap Ran Ran Tampa sadar seperti berkata seorang istri kepada suaminya


"baik, aku ingin makan yang menunya yang berbeda ya,kamu mau ikut aku kerja tidak?" ungkap Ying Kepada Ran Ran


"baik, aku siap-siap dulu ya!" ungkap Ran Ran yang langsung setuju


...Tut sistem terhubung kembali...


"Nona poin ada sudah mencapai tiga ribu poin, selamat tuan"ungkap sistem kepada Ran Ran


"bagus kalo gitu, ayo kita lihat apa saja yang kita dapatkan dari poin-poin ini" ungkap Ran Ran dengan penasaran


...Ran Ran pun melihat apa yang bisa dia buat, dan akhirnya dia menemukan sebuah senjata kuno yang membuat dia tertarik,...


"sistem apa kegunaan senjata ini?" tanya Ran Ran yang telah tertarik oleh pesona sebuah senjata


"itu adalah senjata busur kuno, dan katanya dia memiliki pasangan senjata yang mempesona dan juga misterius, tapi saya tidak terlalu yakin Dengan cerita itu, jujur saja senjata itu di sembunyikan di sebuah tempat misterius, dan tak ada orang yang dapat menemukan nya, makanya senjata ini ada dalam pilihan sistem"


"baik kalau begitu, aku ingin benda ini menjadi milikku"


"baik nona, poin yang digunakan seribu poin, total poin yang tersisa adalah dua ribu poin lagi" ungkap sistem kepada Ran Ran


"apa? seribu poin? gak salah itu? aku sudah capek-capek mencari poin dan sekarang hilang di ambil debu?" ungkap Ran Ran dengan terkejut


"nona saya sudah mengatakan nya bahwa jika di ruang sitem ini, sangat mudah mendapatkan poin, dan sangat mudah juga poin yang di keluarkan"ungkap sistem dengan terus terang

__ADS_1


"diam! aku mau pergi mandi, matikan sistem konyol ini!"ungkap Ran Ran dengan muak


"Nona anda harus bersabar Nona" ungkap sistem dengan gerogi


"aku ingin mandi!" ungkap Ran Ran dengan muak


"baik Nona" ungkap sistem dengan pasrah


Akhirnya Ran Ran kembali ke dunia nyata dan mandi, lalu setelah iya keluar dari kamarnya, tak menyangka Ying sudah menunggu nya,


"Apa kamu sudah lama menunggu?"tanya Ran Ran kepada Ying


"Tidak kok, tidak lama, barusan aku sampai di tempat ini" ungkap Ying Kepada Ran Ran


"baik, ayang Ying, bilang tadi aku akan menemanimu kerja kan? ayo kita pergi ke ruang kerja mu!" ungkap Ran Ran dengan senang


"baik lah ayo," ungkap Ying Kepada Ran Ran


"lama amat sih jalannya" ungkap Ran Ran dengan terus terang


Ran Ran pun menarik tangan nya Ying dan berjalan cepat ke ruang kerja nya Ying, ini pertama kali nya Ying di paksa berjalan cepat oleh seseorang, para pelayan di sekitar dan perajut di sekitar sangat lah kaget dan tercengang dengan hal yang mereka lihat


......sesampainya di ruang kerja......


"wah banyak sekali berkas yang harus di kerjakan!, aku gak mau bantu deh bikin orang pusing aja!"ungkap Ran Ran dengan nada malas


"kalo bosan silahkan tidur saja!" ungkap Ying kepada Ran Ran


"humm aku gak mau bobo, aku mau menatap Ying yang kerja!" ungkap Ran Ran dengan tegas


"terserah mu!" ungkap Ying dengan pasrah


Ran Ran pun tidak bosan-bosannya menatap pria yang ada di depannya itu, pria yang terlihat keren saat bekerja, dan juga gagah


"*apa pria ini adalah calon suami ku? dia sangat lah membuat jantung ku berdetak kencang setiap kali di samping" pikiran Ran Ran


"heh wanita ini, meskipun hanya lah berakting tapi selalu membuat ku bahagia, dengan sifatnya yang kekanakan itu, andaikan saja dia selalu seperti ini, pasti aku dan Ran Ran akan selalu bahagia" pikiran Ying yang sedang menatap Ran Ran yang sudah mengantuk*

__ADS_1


Ran Ran akhirnya tidur di meja kerja Ying, Ying yang melihat itu menjadi sangat ingin menciumnya,


"wanita ini sangat tidak lah tidak was-was, apa pikiran nya telah di makan babi? sehingga dia tidak was-was di hadapan seorang pria?" pikiran Ying yang tak sadar bahwa sudah mulai memikirkan Ran Ran


"Ying sini kamu!! aku akan mengganjar mu!" ungkap Ran Ran yang sedang mengigau di hadapan Ying


"anak ini, heh sungguh sangat lucu, di mimpinya mengigau tentang diriku! dan lebih parahnya dia ingin memukul ku di dalam mimpinya itu, sungguh sangat idiot!" pikiran Ying yang sambil ketawa kecil


Akhirnya Ying pun mengangkat Ran Ran yang sedang tertidur pulas, dan mengangkat nya di ranjang di depan meja kerja nya, Ying tidak pernah membiarkan seseorang tidur di ranjang itu, tapi pada akhirnya untuk Ran Ran bukanlah hal yang masalah


setelah mengangkat Ran Ran, Ying pun melanjutkan kerjanya sambil tertawa kecil, karena sifat Ran Ran yang lucu, membuat dia sangat semangat bekerja


Akhirnya sudah waktunya makan siang, Ying pun membangun kan Ran Ran dan mengajak Ran Ran untuk memasak makan siang


"Ran Ran bangun, waktunya memasak, kamu sudah bilang akan memasak makanan ku loh!" ungkap Ying sambil membangun kan Ran Ran


"iya, iya aku bangun, udah" ungkap Ran Ran yang masih ngantuk


"masak gih!!" ungkap Ying sambil mendorong Ran Ran keluar dari ruang kerjanya Ying


Akhirnya Ran Ran pun memasak makanan untuk Ying,


"sudah lama tidak bertemu yang mulia" ungkap Xin Jiu


"kapan kamu kembali?" tanya Ying kepada Xin Jiu


"kemaren aku baru kembali ke kerajaan mu ini yang mulia!" ungkap Xin Jiu kepada Ying


"oh begitu ya! aku lanjut kerja dulu!" ungkap Ying dengan acuh tak acuh


"aku dengar yang mulia sudah memiliki wanita cantik, rumor berkata kalau wanita itu adalah wanita yang di jodohkan kepada yang mulia ya?, dan lagi wanita itu katanya imut!" tanya Xin Jiu dengan penasaran


"meskipun kamu melihatnya dia adalah milikku tidak akan pernah menjadi milikmu!"ungkap Ying dengan acuh tak acuh


"yang mulia anda sangatlah pelit terhadap ku!" bantah Xin Jiu kepada Ying


...Tak lama kemudian......

__ADS_1


"Aduhhh" teriak Ran Ran


__ADS_2