Love As Sakura

Love As Sakura
Episode 5


__ADS_3

...Ran Ran kembali memainkan alunan musik yang indah itu, Tetapi, Ying belum lekas sembuh, dan sementara Ran Ran menghentikan alunan musik indah nya itu, dan Ran Ran mulai panik dan Marah membuat Xin Quin membeku,dan takut dengan aura Ran Ran yang sangat menakutkan, dan tak berani menatap Ran Ran,...


"ini? ini Ran Ran yang aku kenal? kok dia sangat menakutkan ya? apa aku salah mengenali orang, tapi dialah yang di sebutkan yang mulia di saat itu" pikiran Xin Quin


...sementara itu Ran Ran yang melirik ke arah pohon sakura, dan sudah menyadari bahwa ada seseorang di sana dan menatap mereka dari tadi, dan mengerti apa yang telah terjadi,...


"Apa kamu sudah puas? sekarang dia sudah hampir mati?" ungkap Ran Ran dengan marah besar


***seketika tempat itu menjadi hening, Xin Quin menjadi bingung atas perkataan Ran Ran, dan bingung Ran Ran yang sangat manja menjadi seorang yang galak...


Tak lama kemudian, datang seekor siluman rubah ekor sembilan, menjumpai Ran Ran dengan ketakutan..


dengan bingung dan tercengang Xin Quin membuka mulut nya karena tercengang***,


"*No-Nona maaf kan saya, saya tidak bermaksud seperti itu, saya hanya ingin membuat dia mendapat kan apa yang diia inginkan, saya tidak ingin memakannya lagi nona mohon maaf kan saya!" ungkap rubah dengan takut dan gelisah


"apa? rubah itu takut dengan Ran Ran, seperti nya Ran Ran bukan orang yang mudah untuk di singgung," ungkap Xin Quin di dalam hatinya


"atau, kamu ingin memakan pil ini lagi?" ungkap Ran Ran dengan marah


......Ran Ran pun mendorong Xin Quin dan rubah itu menjauh menggunakan kekuatan spiritual nya, dan memberikan mereka perisai pelindung, dan membuat mereka tidak bisa keluar dari perisai itu........


...sementara itu Ran Ran dengan panik dan mengambil sebuah pil yang misterius, dan memasukkan nya ke dalam mulutnya, dan segera memberikan nya ke dalam mulutnya Ying untuk di makan,...


...dan mengeluarkan kecapi untuk melakukan alunan musik, dan segera mengerahkan seluruh kekuatan spiritual nya untuk Ying...


...sementara itu, Xin Quin yang sangat tercengang dan sangat ingin tau tentang apa yang mau di lakukan oleh Ran Ran, dan tak berhenti melihat ke arah Ran Ran dan Ying,...


"hey biasa aja kali kalau mau menglihat nya!" sindir rubah itu kepada Xin Quin


"emangnya kamu tau apa yang sedang di lakukan oleh Ran Ran?" tanya Xin Quin dengan penuh rasa penasaran


"biar aku jelaskan, sebenarnya pil itu bukan lah pil biasa, hanya orang-orang yang tertentu yang dapat membuatnya, nama pil itu adalah pil abadi, seseorang yang ingin memakannya harus membuat pil itu menjadi cair di dalam perutnya, dan proses itu lumayan menakutkan" ungkap rubah itu kepada Xin Quin dengan santai


" tunggu bukanya tadi katamu tidak ingin memakannya? dan apa kah kamu sudah pernah memakannya? apa langsung di masukkan dari mulut ke mulut?" tanya Xin Quin dengan penuh penasaran dan dengan penuh semangat kepada rubah itu


" banyak tanya kali si kamu, hey Manusia aku akan beritahu kan kepada mu bahwa aku pernah memakannya tetapi bukan dari mulut ke mulut, dan dia memberikan kepada ku secara paksa bukan untuk bukan hal yang baik melainkan hal yang buruk! aku sangat menyesal telah menyinggung nya, dia memberikan aku pil itu untuk menghukum ku, pertama-tama aku sangat senang, tapi ketika istri, anak, saudaraku, dan bahkan teman-teman ku telah meninggal, aku masih hidup aku sangat bosan, dan ingin mati, tapi apapun caranya tidak bisa, lalu aku melakukan kejahatan untuk di bunuh, tapu malahan mereka yang sakit parah, jadi aku melakukan hal yang baik angka nya menjadi menurun tapi sungguh sangat sulit menurunkan angka nya!" jawab rubah itu kepada Xin Quin dengan penuh penyesalan


"itu! itu apa sebenarnya hal yang telah kamu lakukan?" tanya Xin Quin dengan ragu-ragu kepada rubah itu


"kamu tidak boleh tau!" jawab rubah dengan santai kepada Xin Quin


...Tak lama kemudian Ying sadar menghambur kan darah ke arah Ran Ran, tapi Ran Ran langsung membuat dia tertidur lagi, akhirnya Ran Ran melepaskan Xin Quin dan rubah itu dari perisai yang dia buat,...


"jangan mengulangi ini sekali lagi, jika tidak kamu tau konsekuensinya! " ungkap Ran Ran dengan memperingati rubah itu


...dan akhirnya rubah itu meninggal Ran Ran dan Xin Quin,...

__ADS_1


"kamu, kamu bantu aku memapah nya ke bila salju"Ungkap Ran Ran dengan Xin Quin yang dari tadi bengong


"oh, baik," ungkap Xin Quin yang baru sadar dari keheranannya


......Di Tempat lain......


"Kamu, kamu harus mati!" ungkap Lan Shang dengan nada benci


"sampai kapan kamu menghancurkan foto itu? dan lagian dia adalah seorang raja, kamu tidak bisa membunuhnya! kamu akan di eksekusi nantinya Lan Shang, kamu harus patuh dengan seorang pemimpin" ungkap Ratu duyung kepada Lan Shang


"aku membencinya! dan akan selalu membencinya!" teriak Lan Shang


"Aku harus apa? di sisi lain aku menghormati nya, dan di sisi lain aku membencinya, aku harus apa?" keluh Ratu duyung di pikiran nya


...Di perjalanan pulang...


"kamu siapa nya Ying?" tanya Ran Ran dengan sopan


"oh iya aku lupa mperkenal kan diri, namaku Xin Quin aku adalah temannya yang mulia, nama kamu? dan kamu siapa nya yang mulia?" jawab Xin Quin dengan sopan


"oh, saya adalah Ran Ran, saya adalah temannya Ying" jawab Ran Ran dengan sopan


"sepertinya kamu akrab dengan yang mulia, jujur saja aku sudah lama berteman dengan yang mulia, tapi setelah dia naik tahta, tak ada yang berani memanggil namanya" ungkap Xin Quin dengan Ran Ran


"iya, aku memang selalu memanggil nama nya terang-terangan, maaf jika sudah menyinggung perasaan mu tadi" ungkap Ran Ran dengan nada tidak enak


"capek juga ya memapah yang mulia, ayok kita istirahat, sambil ngobrol" ungkap Xin Quin dengan nada capek


"Wanita ini sangat lah cantik, dan imut, dan juga memiliki keahlian yang baik, apa dia cocok menjadi pasangan yang mulia?" pikiran Xin Quin


"apa yang sedang kamu pikirkan? kok bengong gak jelas sih kamu?" tanya Ran Ran dengan heran


"ah, tidak apa-apa kok, hanya merasa bingung saja kamu adalah seorang yang manja dan selalu bersikap seperti anak-anak, kok kamu tidak sama dengan yang di katakan oleh yang mulia?" tanya Xin Quin dengan heran


"itu ya, em kamu Jangan bilang ke Ying ya, aku hanya mau dia selalu berpikir aku adalah seorang yang manja, aku selalu ingin di manja oleh seseorang, jadi jangan kasih tau ya!" ungkap Ran Ran dengan halus nada dan sopan


"Oh baik lah, asal kamu baik-baik menjaganya" ungkap Xin Quin dengan pasrah


"terimakasih sudah mau mengerti aku, tapi apa penyebab utamanya Ying menjadi seperti ini? apa sebabnya ke inginnya sehingga dia sangat bertekad dalam hal ini?,"tanya Ran Ran dengan penasaran


"kamu, kamu tau tentang-" ngkap Xin Quin yang kata-kata nya sudah di potong oleh Ying


"diam;;" bantah Ying dengan keras


"kamu kok menghentikan nya bicara? padahal dia ingin menjelaskan sesuatu!" ungkap Ran Ran dengan kecewa


"aku tidak ingin kamu mendengar masa lalu ku, aku belum siap mengatakan semuanya dengan mu!" ungkap Ying dengan tegas kepada Ran Ran

__ADS_1


"ayang Ying udah gak sayang lagi sama aku, huhu, huaaa" ungkap Ran Ran dengan teriak


"bu-bukan itu maksudku, aku, aku hanya tidak ingin," ungkap Ying dengan bersalah


...Ran Ran pun pergi dengan nangis,dan meninggalkan Ying dan Xin Quin dengan berlari...


...Ying yang merasa bersalah pun mengejar Ran Ran, dengan kekuatan penuh yang dia punya, karena Ying belum sembuh dari tekanan pil abadi yang di berikan Ran Ran kepada nya...


...Siapa sangka Ying jatuh pingsan di tengah jalan, Ran Ran yang menyadari nya pun kembali ke tempat Ying pingsan, ...


"ka-kamu belum pulih Kenapa mengejar aku sih? ya sudah lah" ungkap Ran Ran dengan mengeluh


"pria ini sangat lugu, dan lucu, aku kira dia sangat pintar, hahaha" pikiran Ran Ran


Ran Ran pun meniup seruling kristal nya dan memanggil seekor kuda yang berbulu putih, dan sangat enak di pandang,


"Ternyata anak ini sangat berbakat, aku menjadi ingin tau tentang mu Ran Ran, dan seberapa bagus nya kamu berakting dengan baik!" pikir Ying


...**Akhirnya Ran Ran memberikan Ying di atas kuda itu dan naik, lalu memeluk Ying dengan erat, Ying yang hanya berpura-pura pingsan mukanya lama kelamaan menjadi memerah, karena pelukan Ran Ran yang erat, ...


...ketika sampai di bila salju, Ran Ran memanggil pelayan pria untuk merangkul Ying, dan akhirnya ketika sampai di kamarnya Ying, Ran Ran pun mencek nadi Ying, dan seketika sadar bahwa Ying Telah sadar dari tadi...


...Ran Ran pun yang memikirkan tadinya dia telah memeluk erat Ying, dan bersentuhan langsung dengan tubuh nya Ying, muka Ran Ran pun memerah**,...


"sampai kapan kamu akan berpura-pura pingsan? kamu tau gak aku khawatir dengan mu ayang Ying," ungkap Ran Ran yang mulai berakting kembali


"aku tak lama tadi di waktu kamu menurunkan aku dari kuda mu yang putih itu" ungkap Ying mengejek Ran Ran


"kalau begitu, kenapa tidak dari tadi kamu bilang sih? tau gak aku tuh capek kali menyuruh orang memindahkan ayang Ying!"


"tau gak, jika kamu terus menerus khawatir dengan ku, wajah jelek kamu menjadi banyak di lihat orang, kamu senyum manis dong, biar tbah cantik" ungkap Ying dengan niat mengalihkan pembicaraan


"ma-masa sih? aku cantik ya menurut mu?" ungkap Ran Ran dengan malu-malu


"bodoh ingin mengalihkan pembicaraan? kamu hebat juga ya? mengira diriku tidak tau trik mu!" pikiran Ran Ran


"makanya senyum manis!" ungkap Ying dengan arogan


...Ran Ran pun tersenyum manis, ...


"i-ini jantung ku kok berdetak kencang hari ini ya? apa? aku sedang..., sudah lah jangan sampai dia tau aku menjadi ingin mencium nya, jangan sampai!" pikiran Ying


"kenapa bengong?" tanya Ran Ran yang sudah tau isi pikiran Ying


"itu tidak apa-apa kok" ungkap Ying yang berusaha menghindari muka Ran Ran


"heh kamu masih di bawah ku anak muda! lihat saja aku akan memprofikasinya kamu akan kalah" pikiran Ran Ran

__ADS_1


...Ran Ran pun mencoba berkali-kali mendekat kan wajahnya dengan wajahnya Ying, Ying pun yang tidak tahan Landung mencium bibir nya Ran Ran, Ran Ran yang tercengang langsung merespon ciuman Ying.....


...*****************...


__ADS_2