
"Baik saya ikut!" ungkap Ran Ran
"kamu kok asal ikut Ran Ran?" ungkap Ying kepada Ran Ran yang selalu menjawab sewenang-wenang nya sendiri
"karena aku penasaran, makanya aku ikut" ungkap Ran Ran menjelaskan kepada Ying
"Yang Mulia apa anda juga ikut?" Tanya Xin Jiu kepada Ying
"baiklah saya ikut" ungkap Ying Kepada Xin Jiu
"baiklah, Yang Mulia dan kamu memejamkan mata dan kita akan pergi ke dalam mimpi yang di berikan Xin Quin kepada ku!" ungkap Xin Jiu dengan terus terang
......Dalam Mimpi......
"emm kok kita masih di bila salju ya? padahal aku kan maunya di tempat lain" ungkap Ran Ran dengan kecewa
"makanya kamu kalau di bilang dengarkan, huh kan jadi kecewa sendiri" ungkap Ying dengan sedikit marah
"hey orang tua kamu diam aja Napa? lagian aku juga gak mau dengar kan orang tua seperti kamu, huh menyia-nyiakan waktu ku berbicara dengan mu" ungkap Ran Ran dengan tenang
...Tak lama kemudian...
Xin Quin pun datang dan mengejutkan Ran Ran, dan Xin Quin langsung menuju ke Xin Jiu
"Ying apa mereka adalah sepasang kekasih? mereka terlihat mirip!" ungkap Ran Ran Tampa sadar dan langsung bicara asal-asalan
"kamu ini kenapa sih? asal ceplas-ceplos aja, kamu gak tau marga mereka adalah Xin berarti mereka adalah saudara, kamu gak mikir dulu sebelum berkata ya!" ungkap Ying menegur Ran Ran
"iya maaf" ungkap Ran Ran dengan rasa bersalah
"haii kita berjumpa lagi," ungkap Xin Quin kepada Ran Ran
"iya kita berjumpa lagi, tadi itu maaf ya sudah menyinggung kamu, maaf ya, lagian aku gak tau nama pria itu, jadi aku asal ceplas-ceplos aja maaf ya," ungkap Ran Ran kepada Xin Quin dengan penuh bersalah
"iya gak apa-apa kok, ini biar aku kenal kan, dia adalah kakak ku, dan namanya adalah Xin Jiu" ungkap Xin Quin kepada Ran Ran
__ADS_1
"oh jadi namanya Xin Jiu!" ungkap Ran Ran dengan jelas
"kakak perkenalkan dia adalah Ran Ran semoga kalian dapat berteman baik" ungkap Xin Quin kepada Ran Ran dan Xin Jiu
"katakan apa informasi yang ingin kamu katakan" ungkap Ying sambil menghalangi Xin Jiu menatap Ran Ran
"baik apa yang mulia sudah mendapatkan surat yang di berikan oleh Yan Da?" tanya Xin Quin Kepada Ying
"iya aku sudah mendapatkan nya baru saja! kenapa kamu berkata demi kian?" tanya ying kepada Xin Quin
"apa kah yang mulia merasa aneh tidak?" tanya Xin Quin kepada Ying
"ya aku memang merasakan ada ke anehan, mungkin ada sesuatu yang di inginkan Yan Da sehingga dia memberikan surat itu, dan dengan surat itu dia dapat membalikkan apa yang dia ingin kan!" ungkap Ying dengan serius
" itu sebabnya aku memanggil kalian di sini! untuk membahas hal ini"ungkap Xin Quin dengan serius
"Iya kita harus cari sesuatu agar dia membuka topengnya dengan sendirinya" ungkap Ying dengan serius
"Tapi apa yang harus kita lakukan? lagian kita jarang berkomunikasi dengan Negeri Api, itu sebabnya kita harus memiliki rencana yang ditail dan baik!" ungkap Xin Jiu dengan serius
"lalu apa rencana?" tanya Xin Quin kepada Ran Ran
"Rencananya adalah •^•"
...Setelah bangun dari mimpi...
...Setelah mereka bangun mereka mulai melakukan apa yang telah di rencanakan sesuai kesepakatan bersama,...
...hal yang paling pertama di lakukan adalah menghadiri undangan yang telah di berikan itu, mereka akan memulai perjalanan mereka mulai besok pagi, karena pergi ke suatu negeri dengan negeri lainnya sangat lah jauh...
...Mereka pun melakukan persiapan penuh agar tidak terjadi hal yang tidak di ingin kan nanti nya, sebelum pagi para pengawal menyediakan bahan makanan dan kereta kuda, dan kuda yang terbaik,...
...Pagi hari pun tiba...
...Mereka pun memulai perjalanan jauh mereka melintasi banyak negeri untuk nyampai di negeri api...
__ADS_1
...Beberapa jam kemudian...
"Ying, aku capek duduk ayo jalan kaki yuk, supaya melepaskan kepenatan, ayo lah," ungkap Ran Ran membujuk Ying
"baik lah" jawab Ying dengan lembut dan mengelus kepala Ran Ran dengan lembut
"kita istirahat sebentar" teriak Ying Kepada para pengawal yang ada di sampingnya
...Akhirnya Mereka pun berhenti untuk beristirahat, dan Ran Ran mengajak Ying untuk berkeliling kesana kemari karena ingin tau banyak tentang negeri yang mereka pijak itu...
"Ayo Ying aku lihat ada kupu-kupu indah di sana ayo ke sana" ungkap Ran Ran yang langsung berlari setelah mengucapkan kata-kata nya
"tunggu sebentar" ungkap Ying yang mengejar Ran Ran
...Mereka pun bermain dedaunan saling melempar daun, bisa di bilang mereka perang daun, tak selesai-selesai mereka tertawa bahagia, Ying pun Tambah lama sifatnya tambah berbeda karena adanya Ran Ran,...
"hu hu hu capek, istirahat dulu yuk, aku capek," ungkap Ran Ran yang sudah agak lelah karena sudah hampir setengah jam mereka berlari dan bermain terus,
...Mereka pun istirahat di samping pohon dan tak lama kemudian Ran Ran ingin tidur dan bersandar di bahu Ying, Ying pun tidak menolak Sandara Ran Ran, dan mengulurkan tangannya untuk mengelus kepala Ran Ran...
"Apa kamu selalu begini di hadapan banyak pria?" tanya Ying kepada Ran Ran sambil mengelus elus kepalanya Ran Ran
"hahaha apa kamu iri?"tanya Ran Ran Kepada Ying sambil tertawa akan perkataan Ying
...Ran Ran pun tidak sengaja melihat ada sebuah kupu-kupu yang indah, dan mengejarnya, Karena takut Ran Ran kenapa-kenapa Ying pun mengejar Ran Ran...
...Tampa di sadari Ran Ran sudah lumayan jauh, Karena Ying tengah lengah karena capek dari tadi berlari dan bermain dengan Ran Ran, Ying pun terus menerus mencari jejak Ran Ran, dan sudah dua kali di berkeliling tapi tidak menemukan keberadaan Ran Ran,...
...Ying pun mulai panik dan berlari mencari Ran Ran dan berteriak memanggil Ran Ran, agar Ran Ran kembali dan mereka kembali ke kereta mereka, sudah lama Ying tidak menemukan Ran Ran, dan akhirnya Ying pun panik dan mulai menangis, ...
...Akhirnya ada sebuah alunan musik yang sangat familiar di telinga nya Ying, entah kapan dia mendengar lagu itu tapi dia ingat jelas bahwa alunan itu pernah dia dengar, entah di mana tempat itu dia dengar...
...Akhirnya Ying pun mengikuti suara alunan musik itu, dan melihat seseorang yang sangat familiar....
...**************...
__ADS_1