
Di kamar , , Kevin masih belum sadarkan diri.di sana ada nek Imah, Puspita,dan Bambang yang sedari tadi menemani Kevin,sesekali bambang mengoleskan minyak angin ke hidung Kevin.
"nek,Puput mau buatin bubur dulu yah" nek Imah pun mengangguk.
Kevin yang mencium aroma harus yang menyeruak ke dalam rongga hidung nya pun mulai mengerjap ngerjapkan mata nya
" ah tuan muda akhir nya sadarkan diri " ucap Bambang
Kevin pun beranjak dari tidur nya,mencari posisi ternyaman untuk duduk,di bantu oleh nek Imah membenarkan bantal untuk Kevin.
"terimakasih banyak nek" ucap Kevin.
" Kevin kamu sudah sadar " ucap Puspita sambil membawakan semangkuk bubur hangat kaya akan remah spesial resep dari nenek nya,bahkan aroma nya menyebar ke seluruh ruangan.
"baik lah tuan kami permisi dulu" pamit nek Imah dan Bambang.
Puspita pun duduk di bibir ranjang,memberikan semangkuk bubur itu ke pada Kevin.
"makan lah . . maaf aku membuat mu menjadi seperti ini "
namun Kevin menggelengkan kepala nya,
"sebagai permintaan maaf mu,aku mau kamu menyuapin ku" Kevin mengedipkan satu matanya.
"deg ... haduh jantung ku kenapa ini berasa mau copot" seketika pipi Puspita pun merona
"e , , e , , baiklah nih aaaaaa" Puspita pun menyuapi kevin.
"hmmmm. . .masakan mu tidak buruk,aku mau kamu bekerja untuk ku selama aku disini" pinta Kevin
"tapi kev . . aku cuma di minta Bambang untuk membuat kan mu makan siang,ya walaupun telat" jawab Puspita sambil masih terus menyuapi Kevin.
"aku tidak suka mengulangi kata-kata ku puuu" dengan raut wajah kecewa
"baik lah , ,akan aku pertimbangan kan nanti" dengan melempar senyum kepada Kevin
"apa itu , , manis sekali senyuman nya " gumam Kevin dlm hati
tak terasa,waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 wib.
"tuan . . eh kev aku pamit pulang dulu,kev. . .kev . ." namun Kevin pun tak kunjung menjawab.
"Kevin , , " Puspita memegang dahi Kevin dengan punggung tangan nya.
" ah ya ampun kayak nya dia demam" Puspita segera pergi mengambil kompresan.
"olive. . olive . ." kevin mengigau memanggil nama olive.
olive adalah seorang model bertubuh sexy, berusia 25 tahun,dia pacar dari Kevin pratama,olive bekerja di studio milik Erik Pratama,Erik dan olive adalah sahabat sejak kecil.
"olive . . .siapa dia apa dia pacar nya Kevin" Puspita duduk di bibir ranjang Kevin dan mengompres kevin,setelah selesai dia sempat memandangi Kevin.
Puspita duduk di karpet tepat di bawah ranjang Kevin,tangan nya melipat di bibir ranjang dan karena lelah dia pun tertidur pulas dalam ke adaan duduk.
ke esokan harinya ...
Kevin mulai mengerjap ngerjapkan matanya,dia melirik ke arah Puspita yang tidur dengan posisi terduduk,Kevin mengerut kan dahi nya.
"puuuu , ," ucap Kevin sambil mengecup pucuk kepala Puspita.
merasa ada yang mengelus rambutnya Puspita pun terbangun dari tidur nya.
" eh . . . kev kamu udah mendingan ??" kabar kevin yg pertama kali Puspita tanyakan ketika dia terbangun.
"selamat pagi . . " Kevin tersenyum ke arah Puspita,tangan nya meraih rambut yang menutupi wajah Puput dan menyelipkan nya di belakang telinga.
__ADS_1
kevin mendekat kan bibir nya tepat di telinga Puput,hembusan nafas hangat membuat Puput bergidik kegelian.
"kenapa kamu tidur di situ,kamu bisa tidur satu ranjang dengan ku jika kau mau." Kevin mencoba menggoda Puspita.
pipi Puput merah merona seperti kepiting rebus "deg , ,haduh . . .dia benar benar menyebalkan"
" semalam kamu demam kev , , dan aku kelelahan sampai tertidur di sini" ucap Puput
"aku akan membuat kan mu sarapan dulu , ,setelah itu aku akan pergi ke kebun menemui nenek,pasti dia khawatir karena semalam aku tidak pulang."
Puput beranjak pergi dan menuju ke dapur,sedangkan Kevin juga beranjak dari kasur nya dan pergi ke kamar mandi.
tak lama kemudian, cekleeekkk
"Astaga . . !!" mata Puput terbelalak melihat Kevin keluar dari kamar mandi hanya dengan sehelai handuk yang melingkar di pinggang nya,Puput pun segera berbalik badan dan menutup wajah dengan kedua tangan nya.
Kevin tersenyum nakal,dia mendekati Puput dan memeluk nya dari belakang,Kevin menarik Puput sedikit masuk ke dalam dan menutup pintu kamar nya "cekleeekkk. ."
Kevin membalikan tubuh puput.
jantung Puput berdegub kencang,Puput terlihat menelan ludah nya ketika melihat dada bidang milik kevin,aroma yang menyeruak ke rongga hidung Puput membuat nya terhipnotis,sadar mata Puput tertuju pada dada nya Kevin pun menggoda Puput
"kau boleh memegang nya jika kau mau." suara Kevin terdengar lirih di telinga Puput,membuat Puput tersadar kembali.
" apa maksud mu kev,aku kesini cuma mau memanggil mu untuk sarapan" Puput membalikan tubuh nya dan keluar dari kamar Kevin.
Kevin terkekeh senang ketika berhasil menggoda Puput,
dreettt. . .dreettt. . .dreettt
ponsel Kevin bergetar (olive Adiwijaya)
"hallo . .sayang apa kabar mu ??" terdengar suara di sebrang sana.
Kevin tersenyum "aku baik,sebentar lagi aku akan pergi ke gudang untuk mengecek laporan disana."
"emuaachhh" balas Kevin, kemudian mematikan telpon nya.
°°°
di kebun strawberry
"nenek,maafkan puput semalam puput tidak pulang." ucap Puput
Dalam hati nya Puput takut nenek nya marah,karena Puput selama ini tidak pernah menginap di tempat lain.
"iya nak,tidak apa-apa semalam Bambang ke rumah mengabari nenek,kalau tadi malam tuan muda demam,dan kamu merawat nya" ucap nek imah
flashback on
Tok. . tok. . tok.
cekleeekkk. . . Bambang dengan perlahan membuka pintu kamar Kevin,dan melihat Puput sedang mengompres kevin.
Puput yang saat itu sedang mendengar Kevin mengigau tidak sadar kalau Bambang memperhatikan nya dari dalam.
"eh. . apa tuan muda sedang sakit " suara Bambang lirih
"syukur lah Puput mau merawat nya,aku harus segera mengabari nek Imah sekarang takut dia khawatir." gumam nya dalam hati.
Bambang pun menutup pintu perlahan dan segera beranjak pergi untuk mengabari nek Imah.
*flashback off
"benarkah . . kenapa Bambang bisa tau kalau Kevin demam bukan nya semalam dia tidak menemui Kevin,ah sudahlah yang penting nenek tidak marah*"
__ADS_1
"nenek,hari ini aku akan membantu mu bekerja." sambil mulai memilih buah strawberry yang matang
"apa kamu tidak lelah nak , ,lebih baik kamu pulang dan beristirahat di rumah saja" kata nek Imah
"ah tidak papa aku ingin membantu nenek saja hari ini" terlihat Puput mulai memasukan buah ke dlm keranjang.
°°°
"aku senang sekali, setelah beberapa hari aku akan bertemu kevin" ucap olive kepada Erik yang sedang sibuk mengemudi.
kebetulan perusahaan Erik mengadakan pemotretan di kota B tempat yang sama di mana Kevin berada,tentu saja olive sebagai model nya.erik memutuskan untuk membawa olive ke villa keluarga nya agar lebih nyaman ketika beristirahat.sedangkan crew yang lain nya menyewa penginapan di sekitar lokasi syuting.
"berapa jam lagi kita akan sampai Erik , , " tanya olive tidak sabaran
"hemmm 10 jam , ," canda Erik
"benarkah,kalau gitu kenapa tidak menggunakan pesawat saja." jawab olive dgn polos nya
"hah , , apakah kau percaya" Erik pun tertawa terbahak bahak mendengar jawaban olive...
"kau . . .apa kau mengerjai ku hah ??" teriak olive.mereka pun akhirnya tertawa bersama di dlm perjalanan itu.
°°°
Kevin yang saat itu sedang sibuk mengontrol area perkebunan bersama Bambang dan staf staf gudang lain nya.tiba-tiba pandangan Kevin tertuju pada seorang gadis cantik berkulit putih dengan rambut panjang yang di kuncir kuda berada di sebrang sana sedang sibuk memilih buah strawberry yg matang.
Kevin pun melangkah menuju Puspita berada, seketika pandangan Puspita pun tertuju kepada Kevin yang sedang berjalan menuju ke arah nya, mereka saling memandang sampai Kevin berhenti tapat di depan Puspita.
"puuuuu , , sedang apa kau di sini ??" tanya Kevin
"aku sedang membantu nenek memanen buah,apa kau tidak melihatnya" jawab Puspita datar
walaupun tidak bisa di pungkiri kalau Puspita mulai jatuh hati dengan pesona Kevin pratama,namun dia lebih memilih memendam dan membuang prasaan itu jauh jauh,mengingat Kevin yg mengigau nama seorang wanita semalam.
Puspita pun melanjutkan pekerjaannya tanpa memperdulikan Kevin.
"baiklah aku akan membantu mu" Kevin mulai ikut memilih buah
"jangan tuan,para karyawan anda sedang menunggu di sana sebaiknya anda kembali" menunjuk pada staf yang bersama Kevin tadi.
"aku tidak peduli,aku ingin bersamamu." pandangan Kevin tertuju pada daun kering yang dia sangka adalah ulat bulu.
"aaaahhh , ," Kevin mundur dan keringat mulai mengucur deras,wajah nya terlihat pucat.
Puspita yang sedari tadi ingin mengacuhkan nya,mulai khawatir dengan ke adaan kevin.
"Kevin kau kenapa , , apa kau belum begitu sehat ??" tanya puput sambil mengelap keringat kevin dengan lengan baju nya.
"u , ,u , ,ulat" Kevin memejamkan mata nya mengingat bayangan masa kecil di mana ulat bulu membuat seluruh tubuh nya bengkak karena gatal dan ada beberapa bagian yang berdarah karena garukan Kevin sendiri.
"tenanglah tidak ada ulat di sini" Puput memeluk Kevin dan menenangkan nya,nafas Kevin memburu saat itu namun perlahan nafas nya mulai teratur.
Kevin merasa nyaman dalam pelukan Puput,Kevin memendam wajah nya di sela sela leher Puput.
Puput yg merasa geli melepaskan pelukan nya,Kevin memandang wajah Puput dan merangkup pipi nya,mata Kevin tertuju pada bibir Puput,Kevin mendekat kan wajah nya ke waja Puput,bibir mereka saling menempel,Puput memejamkan mata nya, melihat itu Kevin seperti mendapat persetujuan untuk mengecup bibir Puput.
" cup" nafas Kevin terdengar kasar seakan tidak puas Kevin mel***t bibir Puput dengan lembut,salah satu tangan Kevin menarik pinggang Puput agar tidak ada jarak di antar mereka tangan satunya lagi meraih tengkuk Puput mendorong nya agar dapat mencium nya lebih dalam lagi.
para staf termasuk Bambang menunduk malu melihat apa yg di lakukan tuan muda nya, untung nya para pekerja kebun sedang beristirahat makan siang saat itu termasuk nek Imah.
drett . . .drett. .drett. . .
Kevin segera melepas ciuman nya dan meraih ponsel di saku celana nya,Kevin mendapatkan sebuah pesan dari olive.
Kevin mengerut kan dahi nya ketika membuka isi pesan yg di kirim oleh olive,dimana olive mengirim sebuah foto Kevin dan Puspita sedang berciuman,foto di ambil dari arah kamar Kevin.
__ADS_1
kebun strawberry yang berada di tebing akan terlihat jelas ketika dilihat dari jendela kamar Kevin.