
olive melangkah mundur,sambil memegangi dada nya yang mulai terasa sesak,bahkan terasa sangat perih.
olive duduk di bibir ranjang,dia menghela nafas panjang untuk menetralkan perasaan nya.
tangis olive tak terbendung,bulir air mata jatuh tak tertahankan
"hiks . . .hiks. . .hiks."
"apa yang kamu lakukan kepadaku kev , ,kau mengkhianati ku. ??"
langkah Kevin terhenti ketika mendengar tangis seorang wanita di dari arah dalam kamar nya, "ceklekk , ," kevin membuka pintu perlahan kemudian melangkah masuk,
Kevin terlihat ragu untuk mendekati olive.
mendengar pintu terbuka,olive pun memalingkan wajah nya ke arah asal suara.dia melihat Kevin tengah berdiri dan menatap nya,mata olive terlihat sayup.
Kevin kemudian duduk di bibir ranjang menghadap olive dengan melipat sebelah kaki nya.
"olive . . ." Kevin meraih pipi olive menuntun nya agar olive menatap mata Kevin,namun mata olive terus berusaha menghindar.
"tatap mataku sayang , ," ucap Kevin lirih
Kevin kemudian memeluk olive untuk menenangkan nya.
"tidak adakah yang akan kamu jelaskan kepada ku kev, hah ??" sambil masih terisak.
"aku melihat nya dengan jelas ,, !!"
olive melepas pelukan Kevin,kini mereka pun duduk berhadapan,mata olive menyelidik melihat ekspresi kevin.
" aku bisa jelasin semuanya olive , ,aku tidak sengaja melakukan hal itu,tadi aku merasa melihat ulat bulu ketika aku mau memetik strawberry di sana. " sejak lama olive tau bahwa Kevin pobia ulat bulu sejak kecil,itu pun Erik yg memberitahu nya.
" gadis itu , ," Kevin seketika teringat pada Puspita yang ia tinggalkan begitu saja di kebun setelah mendapat pesan singkat dari olive.
" ya , ,lalu apa yg gadis itu lakukan di sana kev ??" ekspresi wajah kevin tak pernah lepas dari pandangan olive.
olive merasa heran dengan kejadian tadi,olive yang telah 2 tahun berpacaran dengan Kevin sangat mengenal baik sosok Kevin Pratama,dia tidak pernah mendekati wanita lain selain diri nya itu pun masih pada batas wajar,selama ini Kevin hanya memeluk dan mencium pipi olive saja,namun yg di saksikan nya tadi benar-benar di luar dugaan.
olive bisa menjalin kasih dengan Kevin karena olive sering main di rumah Pratama dengan Erik.kevin dgn pribadi nya yg dingin saat itu tertarik pada keceriaan olive dia memiliki karakter yg sama dgn adik nya Erik.
" gadis itu cucu dari salah satu pegawai kebun disini , ,dia tadi hanya mencoba menenangkan ku saja,aku mohon percaya lah padaku olive " tangan Kevin menggenggam salah satu tangan olive dan menyimpan ke dada nya.
"baik lah kev, , kali ini aku percaya padamu tapi kalau aku melihat nya lg aku tidak yakin dengan perasaan ku." ucap olive dengan nada penuh penekanan.
__ADS_1
"terimakasih , ," Kevin mengulas senyum di bibir tipis nya.
°°°
olive tengah sibuk di meja makan,menata hasil masakn nya untuk makan malam, terlihat Erik sedang berjalan ke arah nya kemudian menarik kursi kemudian duduk.
" wangi sekali masakan ini, ," mata Erik menatap semua masakan yg tersaji di meja
Puput kaget melihat sosok pria tampan yg mempunyai wajah hampir mirip dengan Kevin " eh , , maaf tuan ini siapa yah ??" Erik yg sedari tadi berjalan sambil memainkan ponsel nya pun tidak menyadari kehadiran Puput di sana.
Erik melirik ke arah puput .
" ya ampun , apa aku sedang bermimpi setelah melihat makan lezat ini,di samping ku pun ada bidadari tak bersayap yang siap melayani sang raja "
" ehem , ," deheman Puput seketika it menyadarkan lamunan Erik.
" e , ,eh maaf kau tadi kau bilang apa ??" sambil terus memandangi wajah Puput
"kalau boleh tau tuan ini siapa ??"
dengan cepat Erik menjawab "tentu saja,aku pangeran mu." memasang wajah tanpa dosa dengan ucapan nya barusan.
puput pun kaget mendengar ucapan itu bahkan terlihat kerutan halus di kening nya.
" he he he ,, kenalin aku Erik Pratama anak kedua dari tuan Pratama" menyodorkan tangan nya ke arah puput.
"pu , ,put eh Puspita Sari namun orang² disini sering memanggil saya Puput tuan." membalasa salam dari Erik.
tanpa di tanya Puput menjelaskan posisi nya di villa itu kepada Erik.
"saya bekerja paruh waktu di sini tuan,tugas saya hanya memasak dan mencuci piring saja selama tuan Kevin berada disini,saya tidak menginap setelah menyiapkan makan malam saya biasanya langsung pulang."
Erik pun mengangguk angguk saja,sambil tangan nya mulai mengambil nasi dan beberapa lauk disana.
" oh baiklah kalau gitu , , apa kamu mau ikut makan malam bersama ku dulu ?? seperti nya masakan mu lezat sekali,kemari duduk lah." ucap Erik sambil menepuk kursi di sebelah nya.
Erik dengan Kepribadian nya mudah akrab dengan banyak orang,dia memiliki sifat ayah nya yg rendah hati dan bijak dalam bergaul.
"tidak , , terimakasih banyak tuan tapi saya harus segera pulang nenek saya pasti sudah menunggu di rumah." tolak puput
"saya permisi dulu tuan , ," Puput pun pamit kepada Erik.
"ah , iya baiklah kalau gitu terimakasih yah hati² di jalan." kemudian Erik melanjutkan makan malam nya.
__ADS_1
tak selang beberapa lama Kevin dan olive pun ikut bergabung di meja makan.
"siapa yang memasak ini, wangi nya enak ??" tanya olive
"Pegawai paruh waktu disini baru saja dia pulang ," jawab Erik
"Dasar tidak sopan, bisa² nya kamu makan tanpa menunggu kami terlebih dahulu." ucap Kevin ketus
"aku pikir kakak tidak akan makan malam,lagian aroma masakan ini membuat aku tidak bisa menahan perut ku lebih lama lagi ." jawab Erik
tanpa sengaja garpu milik Erik dan Kevin mendarat di paha ayam goreng yang sama
"ini milikku , ,"
"tidak, aku lebih dulu mengambil nya "
mata mereka saling menatap tajam, olive yang menyaksikan kakak beradik itu coba melerai kedua nya.
"maaf tuan tuan tapi ayam ini milikku , ," olive mengambil ayam itu dengan tangan nya.
Kevin dan Erik pun akhir nya mengalah dan melanjutkan makan malam nya dengan khidmat,suasana meja makan pun jadi hening hanya suara sendok yang mengenai piring saja yang terdengar saat itu.
°°°
tok . . .tok. . .tok. . .ceklek
"nenek,aku pulang ..." Puput melangkah masuk ke dalam rumah.
"nak,apa kamu sudah makan ??" tanya nek Imah dari arah dapur dengan membawa sepiring nasi dan air putih hangat.
"hmm ,, belum nek " Puput duduk di karpet depan tv
rumah nek Imah sangat lah kecil dan sederhana.
"makan lah,nenek barusan buatin nasi goreng putih kesukaan kamu" Puput meraih nasi goreng itu dan mulai menyantap nya.
"apakah nenek tidak makan ??" tanya puput
"sudah tadi sore nak,tadi ada yg ngirim sayur tahu jadi nenek gak masak lagi deh,makan nya nenek buatin nasi goreng buat kamu makan."jawab nek Imah sambil duduk di samping Puput dan menyelonjorkan kaki nya menghadap tv.
selesai makan Puput pun mencuci piring bekas makan nya,kemudian masuk kamar mandi untuk bersih² dan segera berganti pakain.
ketika hendak masuk ke kamar nek Imah sudah terlelap,Puput melihat nek Imah sudah meringkuk di depan tv dengan beralasakan karpet dan berbantal kan tangan nya sendiri yg di lipat.
__ADS_1
Puput masuk ke kamar mengambil bantal dan selimut, membawa nya ke ruang tengah, menyelimuti nek Imah dan Puput pun ikut tertidur di samping nek Imah.