love in strawberry garden

love in strawberry garden
SAHABAT BARU OLIVE


__ADS_3

pagi hari Puput tengah sibuk, terlihat dia sedang memotong² sayur di samping tungku kayu sambil mengukus nasi.


" selamat pagi nenek. " sapa Puput


"pagi nak , sedang apa kamu put ?? "


"lihatlah aku hari ini akan menggoreng zukini dan ikan patin asam pedas,sama tempe goreng." sambil menunjukkan satu persatu bahan yang akan Puput masak.


" sebenarnya aku tidak yakin kalau yang aku masak ini nyambung,hahaha , ," Puput tertawa


" ya ampun cucu nenek ini ada apa,terlihat sangat bersemangat sekali ?? sekarang sudah hampir pukul 07.00 WIB apa kamu tidak takut kesiangan,kenapa masih santai² aja,sini biar nenek yang melanjutkan masak nya." sambil meraih ulekan untuk membuat bumbu.


" haiihhh , , tidak usah nenek ku sayang , ," sambil merangkup pipi nenek nya


" lihat lah aku sudah rapih dari tadi,hanya tinggal menyelesaikan masakan ini saja."


" tapi apa ini enggak kebanyakan put,kita kan hanya makan berdua saja ?? " ucap nek Imah kebingungan


" hehehe , tenang saja nenek, aku akan membawa nya sebagian." kata Puput sambil mengulas senyum.


" iya baiklah , , ayo kita segera cepat selesaikan masakan nya,nenek juga harus segera pergi ke kebun."


"baiklah nenek,Nanti siang aku juga akan ke kebun untuk mengambil buah strawberry, haiihh waktu itu karena ribut² seperti nya buah itu tertinggal." Puput terlihat memonyongkan bibir nya


Puput dan nek Imah pun segera menyelesaikan masakan nya,dan menaruh masakan nya dia dua rantang yang berbeda.


" 1 rantang untuk tuan muda,1 rantang lagi untuk sahabat ku pak mandor Bambang."


kata Puput sambil menyusun rapi rantang- rantang yang akan dia bawa ke villa.


setelah selesai menyiapkan bawaan nya ,Puput dan nek Imah pun makan bersama di dapur.


°°°


tok tok tok !!!


"Erik , , Erik , , bangun lah , ,Erik. " teriak olive sambil menggedor-gedor pintu kamar Erik.


"ada apa ??" terdengar suara dari arah belakang olive.


olive pun melirik ke arah suara.


"eh , , kev kamu sudah bangun rupanya !! " olive melangkah menghampiri Kevin.


" kenapa pagi-pagi begini sudah berteriak di depan kamar orang sih sayang, hmm ??" sambil membelai lembut pucuk kepala olive.


" lihatlah adik mu kevin , ,sudah jam segini belum keluar kamar juga,sebentar lagi kita harus berangkat, aku harus segera melakukan pemotretan atau kalau terlalu siang kulit mulus ku bisa terbakar matahari." rengek olive kepada Kevin


"sudahlah biarkan saja dulu, mungkin dia lelah, sebaiknya kita sarapan dulu yah !!" olive pun mengangguk menuruti perkataan kekasih nya.mereka berdua berjalan menuju meja makan.


°°°


Puput melihat Bambang yang tengah menyiram bunga di halaman depan villa,


"selamat pagi pak Bambang." sapa Puput


"ah , iya selamat pagi Puput." jawab Bambang sambil melihat ke arah rantang yang Puput bawa.


" wah bawa apaan tuh put ?? wangi sekali aroma nya,hmm." Bambang menelan ludah mencium aroma masakan yang di bawa Puput.


"oh iya ini buat pak Bambang,aku yang memasak nya tadi sebelum berangkat kesini." sambil menyodorkan 1 rantang untuk Bambang


"wah emang terbaik deh Puput,tau aja kalo saya sudah kelaparan nungguin kamu datang." Bambang pun berjalan membawa rantang yang Puput berikan ke arah tempat duduk di samping villa.


"ah pak Bambang ini,memang kemarin² makan darimana ?? kan Puput baru bekerja di sini." canda Puput


" makan di warung teh susi,he he he tapi itu kan bayar put" Bambang pun telihat malu saat itu.


" ah kamu ini put, pak... pak... pak terus kita temenan sejak lama tapi kamu selalu memanggil ku bapak,kita cuma beda 6 tahun put,usia ku tidak setua itu" gerutu Bambang sambil mulai membuka satu persatu rantang yang terdiri dari 3 susun.


Puput pun berjalan menghampiri Bambang,dan duduk di sebelah nya.


" haiihhh iya sama²." ucap Puput sambil mengerlingkan matanya.


seketika Bambang yang mulai melahap makanan itu pun tersedak mendengar ucapan Puput.


"uhuk , ,uhuk , , uhuk, ," Puput pun kaget dan segera menepuk nepuk punggung bambang


" haiihhh ,, kamu ini bukan nya bilang terimakasih malah menggerutu,kuwalat kan." sambil terus menepuk punggung Bambang dan tertawa.


" aku ambilkan minum dulu,tunggu sebentar " Puput pun segera masuk ke dalam menuju arah dapur sambil masih tertawa geli.


tanpa sadar Puput melewati dua orang yang sudah memandangi nya dari tadi,yaitu olive dan Kevin yang berniat untuk sarapan.


Puput segera menuju ke dapur dan membuka lemari es,dia mengambil satu botol berisikan air dingin di sana,dia menutup nya kembali dan beranjak pergi dari dapur.


"heyyyyy , , " bentak Kevin,matanya yang sudah melotot dan melipat tangan nya di dada nya.

__ADS_1


bukan hanya Puput yang kaget,begitu pun olive yang dari tadi berdiri di samping Kevin pun ikut kaget,mata kedua perempuan tersebut sampai terbelalak.


" apa kau tidak melihat kami berdiri di sini dari tadi,hah ??" tambah Kevin


jantung Puput berdegup kencang,dia merasa takut melihat kemarahan Kevin kepadanya,tubuh Puput pun bergetar,bahkan tangan nya pun hampir tak sanggup memegangi botol yang sedari tadi dia pegang,mata Puput terlihat berkaca-kaca.


" maaf Kevin , aku tidak melihat mu." Puput menundukkan kepala nya.


"eh , , apa dia bilang ?? dia memanggil kekasih ku dengan nama Kevin ?? " gumam olive dalam hati


" cih , apa kau tidak tau sopan santun,tatap mataku aku sedang berbicara dengan mu Puspita " perintah Kevin.


" apa saja yang kau lakukan hah,lihat jam berapa ini ?? kamu di bayar untuk apa di sini?? apa kau akan membuat kami menunggu lebih lama lagi,hah ??" Kevin terus memarahi Puput,dia bahkan tidak perduli dengan Puput yang dari tadi sudah ketakutan


" apa yang membuat mu semarah ini Kevin,apa salah ku ??" air mata Puput jatuh tak tertahankan.


olive yang melihat Puput mulai menangis pun, mendekati Puput dan memeluk nya dengan erat,seakan dia ikut merasakan ketakutan yang di alami oleh Puput.


"sudahlah jangan menangis,tenangkan dirimu." bujuk olive


°°°


Erik terbangun ketika mendengar suara ribut-ribut dari luar kamar nya,


" hmmm , , ada apa ini pagi-pagi sudah ada keributan" ucap Erik sambil menutupi telinga nya dengan bantal dengan posisi terduduk dan masih memejamkan mata nya.


"hiks , ,hiks , ,hiks, ,"


mata Erik terbelalak mendengar ada suara tangisan perempuan dari arah luar kamar nya.


" ada apa ini,apa olive bertengkar dengan Kevin , haiihh" Erik pun segera berlari kecil ke luar kamar nya dan mencari asal suara tadi.


"suara nya dari arah dapur." Erik pun segera berlari menuju arah dapur.


" ada apa ini kakak,pagi-pagi sudah rame saja apa kau bertengkar dengan teman ku,hah ??" tanya erik penasaran.


"diam !! " bentak Kevin


"eittss , , kenapa kamu ini kak ??" Erik terlihat kebingungan sambil menggaruk kepala nya.


flashback on


"sayang, kita akan sarapan apa pagi ini??" tanya olive sambil mengalungkan tangannya di lengan Kevin.


" tidak tahu, kita lihat saja Puput menyiapkan apa hari ini" jawab Kevin.


"iyaa sayang" Kevin mengulas senyum kepada olive.


ketika sampai di meja makan,Kevin dan olive melihat meja makan yang masih kosong di sana,Kevin pun segera mencari keberadaan Puput,sedangkan olive lebih memilih duduk dan menunggu Kevin.


" kemana gadis ini,apa dia sengaja ingin membuat ku pingsan lagi,sia-sia aku membayar nya kalau jadi nya seperti ini" gerutu Kevin.


Kevin menuju halaman depan,ketika matanya tertuju ke arah samping villa rupanya kevin melihat Puput sedang menepuk nepuk punggung bambang tadi sambil tertawa terbahak-bahak.


Kevin mengepalkan kedua tangan nya,seakan dia tidak terima melihat pemandangan yang sedang dia saksikan,nafas Kevin terdengar kasar,matanya terlihat memerah menahan amarah yang menggebu-gebu.


" sayang,apa kau sudah menemukan Puput ??" tanya olive dari arah dalam.


Kevin pun kaget,dan segera menarik tangan olive masuk kembali ke dalam.


" aku tidak menemukan nya,ayo mungkin dia belum datang."


"eh , , iya baiklah sayang pelan-pelan saja jalan nya,kau menyakiti tangan ku,auhh" ringis olive


" maaf kan aku ,aku tidak sengaja melakukan nya olive" ucap Kevin


"iya baik lah, kamu kenapa Kevin kenapa kamu terlihat marah ??" olive memperhatikan raut wajah Kevin yang muram.


"tidak , , aku hanya kelaparan saja,"


"memang nya orang lapar harus seperti itu yah,apa itu tidak berlebihan ??"


flashback off


" olive jelaskan padaku, ada apa sebenarnya ?? kenapa pagi-pagi kakak ku bisa semarah ini ??" Erik masih penasaran dengan apa yang terjadi.


namun yang menjawab adalah Puspita.


" ini salah saya tuan,saya terlambat menyiapkan sarapan untuk tuan dan nona."


sambil masih terisak.


" haiihhh , , itu masalah nya sampai serame ini " ucap Erik lega.


"mengertilah puput,kalau kakak ku yang tampan ini tidak pernah bisa terlambat makan,jadi jangan di ambil hati yah."Erik mencoba mencairkan suasana.


" yah untung saja,kakakku ini tidak jadi seperti ikan buntal,hffttt ...hahaha" Erik dan olive pun tertawa.

__ADS_1


Puput pun mulai tenang dan tersenyum mendengar ucapan Erik, rupanya Erik berhasil menenangkan hati Puput.sedangkan Kevin masih diam dengan amarah nya.


" aku tidak lapar !!" Kevin segera bergegas pergi kembali ke kamar nya.


Bambang yang merasa Puput lama sekali mengambilkan nya minum itupun segera menyusul,dan melihat kejadian tadi dari dekat pintu.


" puput , ," panggil Bambang


Puput pun teringat bahwa tadi dia berniat mengambilkan minum untuk Bambang.


" ah iya , ini minum nya " puput meberikan minuman itu kepada Bambang


" Puput,kamu meninggalkan rantang ini di depan." Bambang menaruh nya di meja makan,dia mengambil botol minuman dari Puput dan segera bergegas pergi.


" tuan , ,nona , ,saya permisi dulu saya harus segera pergi ke kebun."


"iya, baiklah." jawab Erik


" apa ini , keliatan nya enak ??" melihat rantang 3 susun yang Bambang bawa.


"ini tuan saya tadi memasak nya di rumah,makan nya saya agak sedikit terlambat datang kesini."


"oh begitu,baiklah segera sajikan,aku dan olive rasa nya sudah lapar sekali " perintah Erik


"hey kau , , mandi dan rapikan dulu penampilanmu tidak karuan seperti itu , ,baru boleh makan." ucap olive


" ah cerewet sekali si cantik ini ,hehehe makan saja dulu yah,habis itu aku akan pastikan semua orang akan terpesona dengan penampilan ku nanti." goda Erik sambil mencubit kedua pipi olive.


"iiihhh sakit tau , kau mulai lagi yah mengganggu ku." olive berteriak sambil meraup kedua pipinya dan menghentakkan kaki nya di bawah meja


Erik pun merasa puas setelah mengganggu olive, Puput yang sedang sibuk menyajikan makanan di meja pun ikut tertawa karena gemas melihat tingkah olive yang seperti anak-anak dimana usia nya lebih tua dari Puput.


" kau juga, kenapa kau ikut tertawa bersama si bodoh ini,hah ??."


seketika Puput pun terdiam,dan menundukkan kepalanya.


" hahahaha , , apa kau takut Puput,maaf maaf aku hanya bercanda." ternyata olive hanya mengerjai Puput saja.


mereka bertiga pun akhirnya tertawa bersama sama,suasa yang menegang tadi seketika menjadi hangat kembali.


" silakan tuan dan nona, , makanan nya sudah siap."


" hmm , ,duduk lah Puput kita makan bersama !!" ucap olive


"betul . . " Erik menyetujuinya


"ah tidak usah nona,saya sudah makan tadi di rumah."


"baiklah , ,kalau gitu duduk saja dan temani kami makan.


Puput terlihat ragu ketika olive menyuruh nya duduk di sebelah nya sedangkan Erik berada di sebrang meja tepat di hadapan Puput.


"ayolah, enggak usah malu." perintah olive


Puput pun memantapkan hatinya,kemudian duduk di sebelah olive.erik dan olive pun tersenyum melihat Puput tidak menolak keinginannya.


" oh iya aku rasa kamu tidak perlu memanggil ku nona,hmm panggil aku olive aja yah !!"


" aku juga, panggil aku Erik saja yah biar lebih akrab iya kaaaannn." saut Erik dari sebrang meja


"kau mau jadi teman ku tidak,karena kesibukkan ku beberapa tahun ini,hari-hari ku di habis kan dengan si bodoh itu." olive menyipitkan mata nya ke arah Erik


" hey, siapa yang kau maksud si bodoh ??" Erik celingukan memastikan bahwa bukan dia yang olive masuk.


Puput pun tersenyum melihat tingkah Erik.


" haiihhh , ,aku jadi malu" pipi Erik merah merona ketika Puput tersenyum kepada nya.


" nona,saya hanya gadis desa,saya juga bukan berasal dari keluarga yang mampu saya merasa tidak pantas berteman dengan nona olive." ucap Puput lirih


" dengar Puput , , kami bukan orang yang suka menilai orang lain dari harta, Pendidikan,atau status sosial lain nya,kami berteman dengan orang yang membuat kami nyaman saja." ucap olive dengan nada penuh penekanan.


" oh, apa kau nyaman bersama ku olive ??" goda Erik


"apa kalian sudah berteman lama ??" tanya Puput


" iya,dia sahabat ku dari bayi,mamah ku dan mamah nya olive juga sahabat dan entah kenapa mereka melahirkan beda 1 Minggu saja, jadi kami sudah bersama dari kecil." saut Erik sambil asyik makan.


" gimana kamu mau kan jadi teman ku ??" ucap olive memohon dengan menyatukan kedua tangan nya.


Puput kemudian mengangguk,


" hmm , baiklah ..."


" aaahhhh akhirnya kamu mau jadi teman ku, terimakasih sayangku muach muach muach." olive terlihat bahagia dan memeluk puput.


" hiiihh dasar wanita." ucap Erik lirih sambil mengangkat kedua pundak nya.

__ADS_1


mereka pun melanjutkan sarapan mereka kembali dengan khidmat,dan puput hanya memperthatikan saja.


__ADS_2