Lubang Yang Sama,,!!

Lubang Yang Sama,,!!
Suara hati Naya


__ADS_3

...~โ€ขHappy Readingโ€ข~...


Saat ini mereka sedang makan malam.


Dan Naya merasa kan ada yang berbeda, di mana sikap sang mama sudah lebih baik dari pada sebelum nya.


Dan begitu pun juga dengan sikap om Arya yang layak nya seperti se orang ayah yang se sungguh nya.


Sekali pun heran tapi Naya tidak akan mengucapkan apa-apa.


Naya sudah bisa tau apa yang menjadi perubahan dia manusia di hadapan nya ini.


Ini pasti ulah dari Niko, dan Naya tidak yakin jika mereka ber dua tidak di tegur apakah bisa berubah atau tidak.


Tapi apapun itu Naya sudah tidak peduli seperti hal nya yang ingin Naya lakukan.


Naya akan melakukan apa yang menurut nya sedang, apa yang membuat nya bahagia.


Jika pun suatu hari sang mama meninggalkan nya Naya sudah bisa melepas kan dengan tenang karena ia sudah menyiapkan semua nya.


''Mas sebenar nya Niko itu kemana?'' tanya mama Ani.


''Palingan juga di apartemen nya,'' jawab om Arya.


''Kenapa tidak gabung aja di sini, Naya juga sudah pulang,'' lanjut mama Ani.


''Entah lah setelah dia kehilangan ibu nya dia sangat sulit untuk di atur dan terkesan sangat membenci ku,'' jujur om Arya.


Naya diam saja tidak merespon apa apa.


''Bukan kah hubungan kalian baik baik?'' heran mama Ani.


''Ya tapi aku tau dia tidak menyukai ku dan mungkin selama ini dia hanya menghormati ku saja sebagai orang tua nya,'' jujur om Arya.


''Aku tidak tau letak kesalahan ku di mana tapi aku yakin pasti ada kesalahpahaman di sini, sejak ibu nya meninggal dan dia juga kehilangan sahabat terbaik nya dia berubah menjadi laki-laki yang dingin tidak tersentuh,'' lanjut om Arya.


''Apa yang terjadi?'' tanya mama Ani.


''Makan aja dulu nanti kita bahas,'' jawab om Arya.


Akhir nya mereka makan malam dengan pikiran Naya yang kemana-mana.


''Palah bisa hubungan kita kembali seperti dulu,'' batin nya menjerit.

__ADS_1


''Jika boleh jujur aku sangat merindukan nya,''


''Tapi aku juga tidak berdaya dengan masa lalu kita, tidak berdaya dengan situasi yang saat ini,'' batin Naya bingung.


''Sekali lun apa yang di kata kan oleh bibi itu benar ada nya tapi apa bisa, apa aku sanggup jika seumpama nya perasaan kita masih sama seperti dulu, apakah mama dan om Arya bisa menerima nya dan bagaimana dengan perasaan nya apakah mereka akan sangat terluka,'' lanjut Naya


Memikir kan nya saja sudah membuat nya diri nya tidak samangat.


''Kenapa udahan makan nya tidak enak?'' tanya om Arya.


''Tidak om sudah cukup kenyang,'' jawab Naya.


''Kalau gitu setelah ini jangan ke kamar dulu, kita ngobrol ngobrol sebentar,'' linta om Arya.


Naya hanya mengangguk.


Setelah makan malam selesai mereka semua duduk santai di ruang tamu.


Om Arya memulai pembicaraan.


''Naya Om minta maaf sama kamu karena kita berdua tidak pernah diskusi terlebih dahulu tentang hubungan kita,'' ucap nya yang terdengar tulus.


''Waktu itu kita tidak pernah menyangka akan sampai pada titik ini, di saat mama mu menerima om, Om langsung memutuskan untuk menikahi nya,'' jelas om Arya.


''Om tahu jika Om dan mama kamu salah, kita berdua tidak pernah melibatkan kalian sebagai keluarga, Om dan mama kamu berpikir pernikahan saja sudah cukup tapi nyata nya tidak, kalian semua sudah dewasa kalian sudah bisa menilai mana yang kalian suka dan mana yang tidak kalian suka,'' jelas Om Arya.


''Jangan pernah menyalah kan mama mu tentang pernikahan ini,'' ucap Om Arya


Mendengar kata jangan pernah menyalahkan membuat Naya bad mood.


Karena sadari awal tidak ada yang menyalahkan mama nya.


Bahkan di saat pernikahan itu terjadi Naya mengirimkan buket sebagai ucapan selamat.


Di mana kata menyalahkan itu terucap.


Naya hanya geleng-geleng kepala mendengar nya.


Sampai di sini Naya paham, tidak ada yang benar-benar tulus di dunia, jika seorang ibu saja tidak pernah peka dengan keadaan anak, apalagi orang luar yang notaben nya seorang laki-laki.


''Mama minta maaf Naya, Mama tidak pernah bermaksud untuk tidak peduli sama kamu, Mama melakukan itu hanya demi kebaikan kita berdua,'' ucap sang mama.


''Sudah cukup semua, apakah sekarang giliran Naya.

__ADS_1


, apakah Naya boleh berbicara apa aja di sini, apakah kalian akan tersinggung dengan apa yang akan Naya ucap kan,?'' tanya Naya sebelum berbicara.


''Bicara lah nak,'' ucap om Arya.


''Terima kasih atas waktu nya Om,'' jawab Naya.


''Sebelum Naya berbicara saya ingin mengucapkan selamat pada kalian berdua, Naya hanya ingin mengucap kan secara langsung, sekalipun pada waktu itu Naya sudah mengirimkan buket sebagai ucapan selamat pada kalian berdua,'' ucap Naya.


''Tetima kasih sayang,'' ucap sang mama.


''Boleh Naya berbicara apa yang Naya rasa?'' tanya Naya.


Mereka ber dua mengangguk.


''Maaf jika akan menyakiti kalian, pertama Naya tidak pernah mengucapkan tidak suka atau pun menyalah kan mama baik secara lisan atau pun secara tertulis seperti yang Om Arya katakan barusan,'' jelas Naya.


''Naya sepenuh nya mendukung keputusan mama, baik Naya suka ataupun tidak suka, karena Naya tau pendapat Naya tidak lah penting, tapi apapun itu saya selalu mendoakan yang terbaik untuk kebahagiaan mama,'' jelas Naya.


''Dari kecil Naya sudah kehilangan sosok pemimpin keluarga, di mana saya tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari se orang ayah,'' ucap Naya Deng nada lirih.


''Tapi Naya tidak pernah mengeluh, tidak pernah menangis, tidak pernah merengek pada siapa pun,'' jelas Naya.


''Karena Naya pikir memiliki se orang ibu aja sudah cukup,'' jelas Naya.


''Tapi lagi dan lagi berpikiran Naya salah, ibu yang Naya ingin kan, ibu yang Naya butuh kan juga tidak pernah ada untuk Naya,'' lanjut nya dengan meneteskan air mata nya.


Jika terselip khilaf dalam canda, tergores luka dalam tawa, terbelit pilu dalam tingkah, tersinggung rasa dalam bicara.


Mari kita saling maaf memaafkan, semoga kita tetap SETIA dalam satu jembatan, satu doโ€™a dan satu tujuan dalam menuju RIDHA ALLAH.


Aamiin.


Selamat menunai kan ibadah puasa bestie.


...Jangan lupa mampir ke karya author yang baru ya besti...


...Jangan lupa dukungan ya bestie...


...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...


...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...


...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...

__ADS_1


...๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž...


__ADS_2