
...~โขHappy Readingโข~...
Saat ini mereka semua ada di taman belakang, sedang melihat pekerjaan tukang yang sedang menggali untuk kolam renang.
Hanya papa Arya dan Mama Ani yang berbicara dari tadi sedang kan dua makhluk lainnya diam bagaikan patung.
Tidak ada yang mau memulai pembicaraan.
Sampai akhir nya papa Arya mengajak mereka berinteraksi.
''Naya Niko, papa ingin mulai sekarang kita akan menjadi keluarga yang sesungguh nya,'' u Al PPA Arya.
''Dan mulai hari ini, Om minta pada Naya dan minta pada Niko untuk merubah panggilan kalian, papa ingin Naya mulai sekarang memanggil Om dengan sebutan papa, sedangkan itu Papa minta Niko mulai sekarang panggil tante Ani dengan sebutan Mama,'' ucap papa Arya.
Naya dan Niko yang mendengar itu langsung saling lirik secara bersamaan, mereka tidak ingin seperti ini, mereka tidak ingin menjadi keluarga yang seperti itu, rasa yang mereka memiliki juga tidak gampang untuk di buang, perasaan mereka asli tidak ada kebohongan, rasa sayang yang mereka miliki tulus dan murni terus sekarang bagaimana akan kah mereka hanya akan menjadi saudara.
Niko dan Naya sama-sama tidak bereaksi mereka tidak tahu harus menjawab nya atau tidak.
Di satu sisi mereka menginginkan yang terbaik untuk orang tua nya, tapi di sisi lain bagaimana dengan perasaan mereka.
Akan kah Naya harus mendalami gagal lagi, dan mengalah untuk bahagian nya sendiri.
Terus bagaimana dengan Niko, akan kah dia menerima permintaan dari papa nya, atau dia langsung menolak.
Tapi tidak mungkin juga jika mereka tidak setuju,Naya dan Niko tidak pernah membicarakan tentang masa lalu mereka.
Terus bagaimana mereka akan tahu tentang perasaan masing-masing.
Jika boleh mereka memilih, mereka akan berkata tidak.
Tapi sayang mereka tidak memiliki keberanian itu, baik Naya dan Niko sama-sama bimbang.
Dan tanpa berucap mereka sudah menunjuk kan jika mereka ragu dengan permintaan papa Arya.
''Bagaimana Naya Niko?'' tanya papa Arya.
''Boleh beri waktu Naya waktu ini terlalu mendadak dan jujur Naya belum siap,'' ukur Naya.
''Memanggil kata om dengan kata papa tidaklah mudah seperti kita membalikkan telapak tangan,'' ucap Naya.
''Naya tidak keberatan jika om Arya mengklaim Om Arya sebagai papa Naya, tapi untuk memanggil Om dengan sebutan papa mohon maaf Om Naya butuh waktu, pernikahan Mama yang mendadak saja yang sudah pasti Naya restui Naya butuh waktu ber minggu-minggu untuk meyakinkan hati Naya,'' jelas Naya.
__ADS_1
Papa Arya dan mama Ani tidak akan memaksa Naya, setidak nya om Arya masih bisa mengklaim bahwa diri nya adalah papa dari Naya.
''Papa tidak keberatan Papa tau Naya butuh waktu,'' jawab papa Arya.
''Dan untuk Niko bagaimana?'' tanya papa Arya.
''Sama seperti yang Naya katakan, Niko juga butuh waktu,'' jawab Niko.
Mereka sebagai orang tua sadar jika mereka tidak boleh egois untuk kali ini.
Sudah cukup mereka melukai hati anak-anak mereka dengan pernikahan dadakan tersebut.
Dari sini papa Arya dan mama Ani sadar jika memang mereka terburu-buru di seandai nya mereka ber diskusi terlebih dahulu mem perkenal kan satu sama lain terlebih dahulu mungkin sekarang anak-anak mereka sedang mengenal satu sama lain dan bisa juga sekarang mereka sudah memanggil mama dan papa tanpa di suruh tanpa di paksa.
''Dan Papa dan Mama ingin berlibur mengajak kalian ke Bali, dan untuk kali ini Papa tidak ingin ada penolakan, Papa ingin kita semua berangkat nanti malam karena tiket nya sudah Papa beli, dan kita akan bersenang-senang di sana, dan untuk Naya tadi mama minta izin ke sekolah, dan untuk Niko kamu harus libur kuliah,'' jelas papa Arya.
''Tapi pa kita tidak ada persiapan,'' jawab Niko.
''Maka dari itu Papa mengatakan ini sekarang, biar kalian bisa bersiap-siap dan juga berbelanja keperluan kalian masing-masing, sekarang kalian boleh keluar untuk membeli apapun,'' ucap papa Arya.
''Ini kartu dari Papa untuk Naya, dan papa kali ini juga tidak ingin mendengar kata tidak, Papa ingin Naya menggunakan kartu ini beli apapun yang mereka mau, beli apapun yang Naya suka, jangan sungkan papa tidak akan melarang apapun,'' jelas papa Arya dengan menyodorkan sebuah kartu untuk Naya.
Naya tidak langsung mengambil kartun tersebut, Naya terlebih dahulu melirik Niko dan Niko mengangguk kan kepala nya pertanda iya, setelah itu Naya melirik ke arah mama nya dan lagi-lagi sebuah anggukan yang Naya dapat kan.
''Terima kasih Om,'' ucap Naya.
''Sama-sama sayang,'' jelas papa Arya.
''Kalau gitu Naya siap-siap dulu mau ke mall,'' pamit Naya.
''Niko juga,'' ucap Niko.
Mendengar itu Naya melirik Niko dengan datar.
''Baiklah Niko Mama minta kamu jagain Naya,'' ucap sang Mama.
Mendengar itu Niko sangat bahagia sedang kan Naya menunjukkan reaksi yang berbeda.
''Kenapa harus bareng sih,'' protes Naya.
''Ya nggak apa-apa biar kamu ada yang jagain aja,'' jawab Niko.
__ADS_1
''Ma Naya tidak mau, Naya mau pergi sendiri ke ke mall titik tidak ada koma,'' ucap Naya pada sang Mama.
''Ayolah Naya bukan nya itu bagus kalian itu saudara harus rukun,'' ucap sang Mama.
Mendengar kata saudara ke dua nya membuang muka.
''Kenapa harus jadi saudara sih,'' ucap Naya dan Niko bersamaan.
Dan setelah itu mereka pergi ke kamar masing-masing untuk berganti pakaian.
Saat berganti pakaian pun Naya masih mengomel tak jelas begitu pun juga dengan Niko.
Dan hari ini adalah hari yang sangat langka.
Di mana kedua insan itu akan keluar ber dua an.
Tanpa ada yang mendampingi.
''Ay ayo jangan lama-lama,'' teriak Niko dari bawah.
Niko sangat bahagia.
''Semoga saat di Bali kita sudah bisa seperti dulu lagi Ay,'' batin Niko.
Jika terselip khilaf dalam canda, tergores luka dalam tawa, terbelit pilu dalam tingkah, tersinggung rasa dalam bicara.
Mari kita saling maaf memaafkan, semoga kita tetap SETIA dalam satu jembatan, satu doโa dan satu tujuan dalam menuju RIDHA ALLAH.
Aamiin.
Selamat menunai kan ibadah puasa bestie.
...Jangan lupa mampir ke karya author yang baru ya besti...
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
__ADS_1
...๐๐๐๐...