
Naya merasa sangat capek tapi dia juga happy.
Dan setelah di rasa cukup Naya beranjak dari duduk nya karena makanan yang ia pesan pun sudah habis.
Saat berada di luar restoran tiba tiba ada yang memeluk nya.
Dan itu membuat Naya sangat kaget, bahkan Naya sudah bersiap-siap untuk mengajar orang tersebut tapi siapa sangka itu adalah Niko.
''Diam ini aku,'' ucap Niko baru lah Naya berhenti berontak.
Naya mendongak kan kepala ke atas memastikan apakah itu Niko atau bukan.
Dan benar saja itu adalah Niko, bahkan Niko mencari kesempatan untuk mencium kening Naya saat melihat nya.
Dan itu membuat Naya berontak lagi.
''Oke oke tenang tenang,'' jelas Niko.
''Ngapain kamu di sini?'' tanya Naya.
''Pertanyaan mu aneh,'' jawab Niko.
''Maksud nya sejak kapan kamu ke sini om Arya dan Mama di mana?'' tanya Naya.
''Tante sama papa langsung ke hotel, dan aku pergi sendiri, karena jika aku pergi ke hotel terlebih dahulu aku malas untuk keluar lagi,'' jawab Niko apa ada nya dan posisi mereka masih saling memeluk satu sama lain.
''Ya udah sana pergi takut di cariin mama sama om Arya,'' ucap Naya.
Tapi Niko tidak merespon nya.
''Sejak kapan kamu ada di sini?'' tanya Niko.
''Dari tadi malam,'' jawab Naya apa ada nya.
''Kamu baru sampai?'' tanya Naya.
Karena seharus nya sudah berapa jam yang lalu.
''Sudah beberapa jam yang lalu, dan rencana nya aku akan pergi ke hotel setelah ini,tapi siapa sangka aku bertemu sama kamu di sini,'' jawab Niko.
''Kalian nginep di hotel mana?'' tanya Naya.
''Di hotel xxx, kamu?'' tanya Niko.
''Sama aku juga di hotel itu,'' jawab Naya.
''Ya udah kalau gitu ayo ke hotel aku capek,'' ajak Niko.
''Terus kenapa harus bareng?'' tanya Naya heran.
''Udah ayo,'' ucap Niko dengan menarik tangan Naya.
''Koko gak mungkin kamu kan mau nginap di kamar ku,'' ucap Naya ber tanya dengan curiga.
Niko tidak menjawab ia hanya menarik tangan Naya Deng sangat erat.
Tidak ingin berdebat Naya hanya ikut Niko.
''Di lantai berapa?'' tanya Niko.
''Apa nya?'' tanya Naya bingung.
__ADS_1
''Kamar kamu di lantai berapa?'' tanya Niko.
''Di lantai tiga nomor 225,'' jawab Naya
Dan setelah itu Niko melangkah kan kaki nya menuju ke sana.
''Koko, kamu benaran mau ikut aku ke kamar?'' tanya Naya.
''Iya,'' jawab Niko.
''Ya udah lah terserah kamu gak mau ganti baju?'' tanya Naya.
''Biar lah nanti aku minta ke staf,'' jawab Niko.
Dan setelah itu Niko meminta kunci nya ke Naya dan aku tidak mau Naya memberikan nya.
Dan setelah itu Niko langsung masuk dan langsung pergi ke ranjang yang ada di sana.
''Mandi dulu ko,'' ucap Naya.
''Capek Ay,'' jawab Niko.
Dan untuk sekarang mereka akan bebas, karena tidak akan ada mengganggu mereka.
Di mana mama Ani dan papa Arya tidak pernah tau tentang Naya yang sudah ada di Paris sebelum mereka.
Dan untuk Niko mereka juga tidak akan menghawatir nya sebab dari awl Niko sudah bilang jika ia akan pergi sendiri.
Jadi mereka bebas.
''Ya udah aku mandi dulu,'' ucap Naya.
Tidak ada sautan dari Niko karena ia sudah terlelap bukan karena ingin mengerjai Naya.
Setelah selesai mandi Naya langsung menonton drakor tanpa mempedulikan Niko yang sedang tepar.
Naya sudah siap dengan cemilan yang akan ia santap saat akan menonton.
Tak lupa Naya memesan steak, spaghetti, kentang dan juga beberapa makanan lain nya.
Karena sudah bisa di pastikan saat bangun Niko pasti akan mencari makanan, saat Niko bangun tinggal di angetin aja.
Satu jam kemudian Niko bangun dan ia langsung mencari air putih dan Naya sudah siap kan itu juga.
''Ay,'' panggil Niko.
''Apa Ko,'' jawab Naya.
''Di sini ada air putih nggak?'' tanya Niko.
''Itu di kulkas ada di atas kulkas juga ada yang anget juga tinggal mencet''' jawab Naya.
Setelah minum Niko langsung berbaring di dekat Naya.
''Nonton drakor lagi?'' tanya Niko.
''Kamu lihat bagaimana,'' jawab Naya se ada nya.
Dan karena di sana ada makanan Niko langsung memakan nya.
''Nggak mau di angetin dulu?'' tanya Naya perhatian.
__ADS_1
Niko menggeleng.
''Ua udah,'' jawab Naya yang kembali sibuk nonton.
Setelah makan Niko bingung karena ia tidak memiliki baju ganti.
''Kata nya tadi gampang sekarang bingung,'' heran Naya.
''Aku mau mandi kamu pesankan ya,'' jelas Niko.
''Kalau kamu hak pesan kan berarti aku akan tidur dengan handuk saja malam ini,'' ancam Niko.
''Ya udah tidur aja dengan handuk masa bodoh lagian aku sudah pernah melihat semua nya,'' batin Naya
Tapi tidak pernah keluar dari mulut nya karena ia masih memiliki rasa malu yang cukup besar.
Tanpa menjawab Naya mengeluarkan beberapa baju untuk Niko setelah Niko tidak ada.
Karena saat tadi ia berbelanja iya juga membelikan beberapa baju untuk Niko.
Dan siapa sangat sekarang berguna juga.
Naya menyiapkan baju untuk Niko setelah itu ia kembali ke sofa untuk nonton drakor.
Setelah itu Niko keluar dan langsung memakai baju yang sudah ada di ranjang.
''Kok pas kamu beli ya?'' tanya Niko.
''Kalau nggak beli mau dapat dari mana ko,'' jawab Naya sedikit kesal.
''Maksud nya ini dari staf hotel atau kamu yang beli?'' tanya Niko.
''Aku,'' jawab Naya jujur.
Mendengar itu Niko tersenyum.
''Masih perhatian juga,'' ucap Niko tapi masih bisa di dengar oleh Naya.
Tapi Naya pura-pura putih budek aja nggak denger.
Dan sudah bisa di pastikan jika malam ini mereka akan bermalam bersama.
Apakah akan terjadi sesuatu pada mereka koment di bawah besti
Jika terselip khilaf dalam canda, tergores luka dalam tawa, terbelit pilu dalam tingkah, tersinggung rasa dalam bicara.
Mari kita saling maaf memaafkan, semoga kita tetap SETIA dalam satu jembatan, satu do’a dan satu tujuan dalam menuju RIDHA ALLAH.
Aamiin.
Selamat menunai kan ibadah puasa bestie.
...Jangan lupa mampir ke karya author yang baru ya besti...
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
__ADS_1
...💞💞💞💞...