Lubang Yang Sama,,!!

Lubang Yang Sama,,!!
Permintaan Niko


__ADS_3

Naya terus mendiami Niko sedang kan Niko hanya bisa geleng-geleng kepala.


Ia tidak menyangka reaksi Naya akan seperti itu, akan se marah itu dan akan se menyebal kan itu.


Niko hanya ingin membuat Naya cemburu tapi Niko salah.


Ternyata cemburu nya perempuan itu tidak lah baik untuk kesehatan jantung dan hati nya.


Naya masih mendiami Niko.


Padahal Niko sudah berulang kali meminta maaf.


Tapi tidak ada jawaban dari Naya.


Niko terus menggiring Naya agar bisa menjauh dari kedua orang tua tersebut.


Dan usaha nya berhasil.


Saat ini Naya dan Niko sudah berpisah dari mama Ani dan papa Arya, sedangkan Naya masih tidak sadar jika saat ini ia sudah berpisah jalur dengan mama nya.


Sampai akhir nya Niko memberitahu daya barulah ayah memprotes nya.


''Ay ayolah jangan marah,'' bujuk Niko.


''Sumpah tadi itu cuma bohongan aku nggak ngapa-ngapain,'' jelas Niko.


''Terus aku harus peduli gitu,'' jawab Naya ketus.


''Ya kalau kamu sayang sama aku seharus nya kamu peduli,'' balas Niko santai


''Dan aku memilih untuk tidak peduli,'' jawab Naya.


''Ya jangan gitu dong kan tadi kita sudah membuat rencana untuk bersepeda berdua jangan marah lagi aku janji gak akan mengulangi nya, lagian kamu mau aku tinggal sendirian mama dan papa gak ada di sini loh ,'' jelas Niko ingin menakut nakutin Naya


Tapi usaha nya juga tidak berhasil karena Naya tidak takut.


''Ya udah kalau kamu mau pergi aku mau lanjutin jalan,'' jawab Naya.


Karena tidak memiliki jalan lain akhir nya Niko memilih untuk berhenti dan menghadang Naya.


''Apaan sih Ko minggir nggak,'' ucap Naya.


''Nggak sebelum kamu maafin aku,'' jawab Niko.


''Apa yang harus aku maafin kamu gak buat kesalahan apapun,'' jawab Naya.


''Terus kenapa kamu diemin aku?'' tanya Niko.


''Aku hanya nggak suka dengan sama bercanda, aku tahu jika kamu tidak sungguh-sungguh dengan ucapan mu, aku tahu tujuan mu ingin melihat bagaimana reaksi ku, ingin melihat bagaimana aku cemburu,'' jelas Naya.

__ADS_1


''Kamu nggak perlu melakukan itu Ko, apakah perilaku kau tidak cukup meyakin kan untuk mu, kamu masih merasa ragu dengan apa yang aku rasa kan, jika kamu tidak percaya ya udah aku juga nggak maksa, kamu tau bagaimana sifat ku, bagaimana aku menghadapi masalah, apakah sekarang kamu sudah mengenali aku lagi,'' jelas Naya dengan di akhiri dengan sebuah pertanyaan.


''Bukan begitu maksud nya, aku hanya sudah lama tidak pernah melihat mu cemburu, aku hanya rindu dengan masa masa kita,'' jujur Niko.


''Apakah juga dengan yang ini?'' tanya Naya dengan turun dari sepeda nya dan langsung menc*um Niko.


Niko yang mendapat kan serangan dada kan hanya bisa memelototkan mata nya dan detik berikut nya dia juga membalas apa yang Naya lakukan.


Setelah beberapa menit Naya menghenti kan kegiatan tersebut.


''Apakah sudah cukup?'' tanya Naya.


''Kamu tau itu sangat lah kurang,'' jawab Niko.


''Jangan melunjak,'- jawab Naya.


Niko hanya tersenyum mendengarkan itu.


Dan setelah itu mereka melanjutkan jalan-jalan nya dengan perasaan yang lebih tenang.


Niko dan Naya saling mengejar satu sama lain.


Sampai akhir nya mereka memilih berhenti dan duduk dengan pengunjung yang lain nya yang ada di sana.


Apa yang mereka lakukan itu bisa mengurangi beban yang mereka tanggung.


Untung saja sebelum nya Naya dan Niko sudah menyiapkan semua kebutuhan nya jadi mereka tidak kesulitan.


''Kenapa pengen tinggal di sini?'' tanya Naya.


''Ya nggak gitu juga konsep nya Ay,'' jawab Niko


Naya hanya terceceh.


''Aku hanya merasa nyaman aja di sini, kita bisa melakukan apa yang kita mau tanpa peduli dengan orang lain karena kita tidak mengenal orang-orang yang berada di sini,'' jelas Niko.


''Mau merek gila-gila an pun mereka tidak akan peduli,'' lanjut Niko.


''Kamu bener terkadang kita memang mem butuh kan waktu untuk sendiri tidak mengenal siapa pun dan tidak di ganggu oleh siapa pun,'' jawab Naya.


''Dan aku membutuh kan itu semua,'' lanjut Naya.


''Apa yang ingin kamu selesai kan?'' tanya Niko.


''Apa aja, butuh waktu sendiri bukan hanya untuk menyelesaikan masalah, bisa juga di jadikan untuk termenung, mengintropeksi diri, membawa pikiran kita jauh ke depan,'' jawab Naya.


''Kamu mengambil jurusan bisnis?'' tanya Naya tiba tiba.


''Iya sekali pun aku tidak suka tapi aku harus melakukan nya, tapi tak apalah aku akan melakukannya dengan sungguh-sungguh,'' jawab Niko.

__ADS_1


''Aku memang menyukai musik, tapi kata papa biar lah musik itu hanya menjadi sebuah hobi dan kalau bisa membuat karya agar kita memiliki kenangan dan juga kebanggaan sendiri,'' lanjut Niko.


''Aju setuju dengan apa yang om Arya kata kan, karena bagaimana pun kamu akan tetap menjadi penerus om Arya mau kamu juga aku pun tidak,'' jelas Niko.


''Ya semoga aja aku tidak mengecewakan,'' jawab Niko dengan tersenyum.


''Ya udah yuk balik aja lagian ini sudah di ujung mereka juga banyak yang balik,'' ajak Naya.


Niko mengangguk kan kepala nya.


Di jalan mereka sambil mengobrol dan hal sederhana seperti itu yang paling mereka kangen dan semua kenangan mereka.


''Gak ya Ay kita bisa seperti ini lagi,'' ucap Niko.


''Ini semoga kehendak Tuhan Ko,'' jawab Naya.


''Kira-kira mama dan Om Arya sudah balik belum ya?'' tanya Naya pada Niko.


''Ya mana aku tahu, Ay nanti di kamar ku aja ya,'' pinta Niko.


''Kenapa harus di kamar mu kenapa gak di kamar masing-masing aja,'' heran Naya.


''Ayolah kalau aku yang di kamar mu mereka pasti curiga karena kamar papa dan aku bersebelahan,'' jelas Niko.


''Kalau aku tidak ada di kamar mereka sudah pasti bisa menebak jika aku sama kamu,'' jelas Niko.


''Kenapa sih permintaan mu selalu aneh-aneh,'' heran Naya.


''Tapi kan nggak macam-macam Ay,'' bela Niko.


Naya hanya mengendus kesal karena menolak pun percuma Niko akan memaksa nya.


Jika terselip khilaf dalam canda, tergores luka dalam tawa, terbelit pilu dalam tingkah, tersinggung rasa dalam bicara.


Mari kita saling maaf memaafkan, semoga kita tetap SETIA dalam satu jembatan, satu do’a dan satu tujuan dalam menuju RIDHA ALLAH.


Aamiin.


Selamat menunai kan ibadah puasa bestie.


...Jangan lupa mampir ke karya author yang baru ya besti...


...Jangan lupa dukungan ya bestie...


...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...


...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...


...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...

__ADS_1


...💞💞💞💞...


__ADS_2