
...•~Happy Reading~•...
Naya mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang.
Seperti Naya akan pergi ke rumah Rara terlebih dahulu.
Kenapa tidak ke rumah Key karena sudah pasti Key akan di jemput oleh Kay.
Hari ini tidak ada ekstrakurikuler yang akan Naya ikuti.
Dan Naya berencana untuk pulang sebentar.
Karena untuk beberapa hari ke depan Naya tidak akan pulang sebab Naya memiliki jadwal yang sangat padat.
Dan juga Naya masih belum menerima 💯% kehadiran di mana ia sudah memiliki ayah sambung.
Tapi Naya juga ikut bahagia, karena mama nya sudah mendapatkan kebahagiaan yang ia ingin kan.
Semoga mama nya bahagia dengan pernikahan nya kali ini.
Dan Naya juga sudah memutuskan jika Naya akan pindah ke apartemen.
Di mana itu adalah yang terbaik untuk dia sendiri dan juga untuk keluarga sang mama.
Tapi Naya masih belum membicarakan diri secara serius, Naya masih menunggu momen yang pas untuk membicarakan nya.
Jika pun nanti mama nya akan ikut ke rumah suami baru nya, Naya akan tetap memilih untuk pergi dari rumah itu.
Karena hidup sendiri lebih menjamin kebahagiaan nya, tidak perlu menunggu se se orang untuk pulang, tidak perlu harus mengkhawatirkan jika ada se se orang yang sakit.
Entah kenapa Naya lebih suka menyendiri.
Apa lagi Naya fokus dengan penyembuhan nya sendiri, tanpa orang lain di samping nya.
Dan mungkin saat Naya benar-benar pindah, kepala pelayan di rumah itu akan bolak-balik ke apartemen nya sebab Naya pasti membutuhkan bantuan nya.
Naya merasa enjoy dengan kehidupan yang ia jalani di selama ini.
Dan mungkin nanti sore Naya akan pamitan kepada mama nya, untuk menginap beberapa hari di rumah teman nya.
Karena tidak mungkin Naya memberitahu jika ia sudah memiliki apartemen sendiri.
Saat ini Naya sudah berada di depan rumah Rara.
Dan bocah itu belum ada tanda-tanda keluar.
Sampai akhir nya Naya memutuskan untuk masuk.
Dan karena orang tua Rara tidak ada di rumah.
__ADS_1
Jadi Naya langsung pergi ke kamar Rara.
Di mana saat ini Rara masih tenggelam dalam mimpi indah nya.
''Ra bangun Ini sudah pagi kamu tidak mau sekolah?'' ucap Naya.
''Sebentar ini masih pagi aku masih mengantuk,'' jawab Rara.
''Ya udah kalau gitu aku mau berangkat dulu,'' ancam Naya.
Hanya sebuah ancaman yang dapat mengendalikan Rara.
''Eh tunggu ya ya ya aku mandi, marah-marah pagi-pagi sudah kayak ibu tiri aja,'' ngomel Rara.
Tapi meskipun begitu ia juga langsung pergi ke kamar mandi.
Sedangkan Naya membantu membersih kan tempat tidur Naya yang berantakan.
''Rah kamu tidur apa berantem sih, tempat tidur kok kayak gini amat,'' teriak Naya.
''Menurut mu dasar,'' jawab Rara dari dalam kamar mandi.
Dah setelah beberapa menit Rara selesai dengan ritual nya.
Dan setelah itu mereka langsung berangkat karena untuk sarapan Naya sudah membawakan nya.
Dan saat ini Rara lah yang membawa mobil.
''Kamu niat gak sih jemput aku?'' tanya Rara yang merasa kesal kepada Naya.
''Sebenar nya niat gak niat sih,'' jawab Naya.
''Punya temen gini amat,'' gerutu Rara.
''Oh iya gimana hasil nya kemarin?'' tanya Rara yang menanyakan tentang pengobatan yang Naya jalani.
''Masih belum ada perubahan sih tapi sekarang aku merasa lebih tenang, dan rasa nya beban yang aku pikul sedikit berkurang,'' jawab Naya apa adanya.
''Semoga kamu mendapat kan kesembuhan yang kamu ingin kan,'' ucap Rara dengan tulus.
''Terima kasih,'' jawab Naya.
''Terus gimana dengan pernikahan mama mu kemaren?'' tanya Rara kepo.
''Aku gak datang sih karena kemarin kan aku harus menemui dokter psikolog, bagi ku saat ini yang paling penting, yang aku prioritaskan adalah kesembuhan ku, aku tidak peduli dengan yang lain nya,'' jelas Naya.
''Bukan nya aku tidak peduli dengan hari bahagia mama, tapi memang dari awal mama tidak pernah membicarakan ini, aku baru tahu tadi malam tiba-tiba udah ada makan malam dan mama mengatakan akan menikah besok,'' jelas Naya.
''Mama tidak pernah menanyakan pendapat ku, entah aku setuju atau tidak, mama tidak pernah berdiskusi itu dengan ku,'' ucap Naya mengeluarkan apa yang ia rasa.
__ADS_1
''Jika aku tidak peduli jangan hakimi aku dong, jika mama bicara lebih awal mungkin aku akan memilih pernikahan nya dari pada menemui dokter, ''ucap Naya panjang kali lebar.
''Dan aku rasa anak dari om Arya juga tidak ada,'' jelas Naya.
''Dari mana kamu tahu?'' tanya Rara.
''Kepala pelayan mengirim kan aku Vidio dan aku tidak pernah melihat sosok yang akan menjadi kakak ku itu,'' jelas Naya.
''Tapi apapun yang terjadi aku berharap mama bahagia, dan nanti pulang sekolah ikut ya ke rumah,'' ajak Naya.
''Untuk apa?'' tanya Rara penasaran.
''Aku ingin pamitan pada mama jika untuk sementara waktu aku tidak akan pulang,'' jelas Naya.
''Terus kamu mau ke mana jangan aneh-aneh deh Naya,'' ucap Rara.
''Aku akan tinggal di apartemen Ra aku nggak kemana-mana, aku ingin fokus dengan penyembuhan ku setelah itu baru aku pulang,'' jelas Naya.
''Aku akan bilang pada mama jika aku akan menginap di rumah kamu biar mama mengizinkan,'' lanjut Naya.
''Terserah kamu aja lah,'' pasrah Rara.
Dan benar saja setelah pulang sekolah Naya mengajar Rara ke rumah nya, untuk berpamitan pada mama dan suami baru nya.
''Kenapa harus nginep di rumah temen nak?'' tanya sang papa sambung.
''Biar enak aja kerja kelompok nya om dan lagi pula kasihan Rara di rumah nya tidak ada teman nya orang tua nya akan pergi ke luar negeri untuk beberapa Minggu, dan Naya juga tidak enak jika menolak permintaan orang tua Rara,'' lanjut Naya.
Sedangkan Rara tidak tahu harus berkomentar apa.
''Baik lah mama izinkan,'' putus sang mama.
Jika terselip khilaf dalam canda, tergores luka dalam tawa, terbelit pilu dalam tingkah, tersinggung rasa dalam bicara.
Mari kita saling maaf memaafkan, semoga kita tetap SETIA dalam satu jembatan, satu do’a dan satu tujuan dalam menuju RIDHA ALLAH.
Aamiin.
Selamat menunai kan ibadah puasa bestie.
...Jangan lupa mampir ke karya author yang baru ya besti...
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
__ADS_1
...💞💞💞💞...