Luka Membawa Cinta

Luka Membawa Cinta
PRIA GILA


__ADS_3

mendengar pertanyaan itu Monica hanya tersenyum dan membiarkan satria yang menjawab semua pertanyaan ibunya itu .


" apa kalian mengunjungi menara Eiffel , sungai Seine dan jalan - jalan di Champs Elysees , ibu sudah liat di google pemandangan nya indah sekali " tanya ibu satria sambil melampirkan senyuman nya kepada Monica dan satria .


Monica menatap ke arah satria dan satria pun menarik nafas dalam-dalam dan mulai menjawab pertanyaan ibunya .


" ya Bu , kami mengunjunginya , bahkan pemandangan nya lebih indah dari pada melihat di google " ucap satria dengan tenang dan perlahan menyantap sarapan nya .


" benarkah sat , apa Kau mengabadikan pemandangan nya " tanya ibu satria lagi .


UHUK


Monica tersedak mendengar pertanyaan mertuanya , dengan nya satria memberikan air minum kepada Monica .


" ini minum lah , lain kali perlahan lah saat makan " ucap satria sambil mengusap usap bahu Monica .


" terima kasih " sahut Monica dan mengambil gelas yang di berikan satria .


" pemandangan apa ? jalan jalan apa ? " bathin Monica


melihat perhatian satria kepada Monica dan kendali emosi satria yang sedikit berubah lebih baik , ayah dan ibu satria merasa bahagia .


setelah memberimu ucap minum satria pun memberikan benda pipihnya kepada ibunya " ya Bu , ini dia lihat lah " ucap satria .


ibu satria pun mengambil benda pipihnya tersebut dan melihat lihat photo pemandangan dan photo anak dan menantunya selama bulan madu di Paris .


Monica pun terkejut bagaimana bisa ada photo mereka saat di Paris sedangkan mereka hanya berada di resort selama di Paris .


" apa , bagaimana bisa ada photo ku dan satria " bathin Monica dengan matanya terbelalak dan membulat sempurna menatap kearah satria .


satria pun paham dengan pandangan terkejut Monica , dan langsung memberikan isyarat kepada Monica untuk tenang .


ayah dan ibu satria sangat senang melihat kemajuan hubungan Monica dengan satria , kedua pun pun sepakat untuk meninggalkan mereka berdua untuk sarapan berdua .


" baiklah yah , ayo kata mu tadi , kau mau berangkat pagi ke kantor " ajak ibu satria kepada suami sambil memberikan isyarat untuk bangkit .


" ayo Bu , ayah ada meeting penting pagi ini di kantor " sahut ayah satria dan segera bangkit dari kursinya .

__ADS_1


satria dan Monica pun serasa bersamaan berkata " hati - hati di jalan yah "


ketik hanya ada mereka berdua di meja makan Monica pun mulai menanyai satria dengan pertanyaan yang mengganjal di pikiran dan hati nya .


" satria , sebenarnya apa yang sudah kau lakukan , bagaimana bisa ada photo kita saat di Paris kemarin " ucap Monica sambil terus menatap ke arah satria .


satria pun terkekeh pelan menatap wajah kebingungan Monica , lalu satria pun menjelaskan kalau sebelumnya ia sudah meminta bantuan temanya yang bernama Edward untuk mengedit photo mereka .


" hahaha gadis bodoh , aku tidak sebodoh dirimu yang melakukan sesuatu tanpa persiapan , sebelum kita pulang aku sudah meminta si Edward untuk mengedit photo kita " ucap satria terkekeh sambil menyombongkan diri nya .


setelah mendengar penjelasan satria Monica hanya dia sambil mengerucuti bibir nya , dan langsung meninggalkan satria sendiri di meja makan .


satria pun tersenyum tipis melihat Tingkah laku Monica yang seperti kekanak-kanakan .


setelah selesai sarapan satria pun bangkit dari kursinya dan masuk kedalam kamar untuk mandi , saat masuk ke dalam kamar satria melihat ke arah Monica yang terbaring di ranjang sambil memainkan benda pipihnya .


mengetahui kehadiran satria , monica hanya melirik kearah pintu masuk tanpa menyapa atau apa pun .


satria pun melangkah gontai mengambil handuk dan melangkah masuk ke dalam kamar mandi , setengah jam kemudian satria pun keluar dari kamar mandi melihat lihat tapi Tek menemukan barang yang di cari nya .


" hey gadis bodoh , dimana pakaian ku ? " ucap satria sambil memegangi simpulan handuk di pinggangnya.


Monica pura-pura tak mendengar perkataan satria , dan terus fokus kepada benda yang ada di hadapannya.


satria pun marah karena perkataan nya tak di gubris oleh Monica .


" Monica " pekik satria sambil berjalan menuju ke arah Monica dan langsung melempar kan benda yang membuat nya di acuhkan .


Monica terkejut mata nya terbelalak melihat kearah satria yang sudah ada di hadapannya dan melemparkannya benda pipihnya.


" apa yang kau lakukan pria gila " pekik Monica kesal karena mendapat kan perlakuan kasar satria .


satria pun semakin emosi dan mencengkram wajah Monica dan berkata " kau berani mengabaikan ku hanya karena benda sialan itu " ucap Monica dengan wajah yang hanya berjarak beberapa cm dari wajah Monica . dan dengan mata nya menatap tajam ke mata Monica .


Monica memberontak tapi apa daya cengkeraman satria lebih kuat dari tenaga nya .


" lepaskan pria gila lepaskan " ucap Monica tanpa memberi kan tatapan takut atas perlakuan satria .

__ADS_1


tanpa sadar handuk yang tadi d pegang satria pun terlepas karena satria mencengkram wajah Monica , kondisi itu pun di sadari oleh satria dan Monica dan langsung menimbulkan suasana canggung .


" a hm hah terserah " ucap satria mengambil kembali handuk nya membelikan nya kembali ke pinggangnya .


tak kalah salting nya Monica pun langsung menutupi dirinya dengan selimut .


" hah dasar pria gila " bathin Monica dengan wajah yang sudah memerah .


satria pun langsung mengambil sendiri pakaian nya dan langsung mengenakan di ruang wadrobe , meninggalkan suasana canggung yang terjadi di dalam kamar satria pun berniat akan pergi .


dengan setelan kaus lengan panjang yang di gulung sedikit dan celana jeans ternama satria pergi .


mengetahui satria sudah keluar dari kamar Monica pun perlahan keluar dari selimut yang menutupi dirinya .


tidak ingin memikirkan hal yang tidak - tidak Monica pun langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya .


dan bersiap untuk pergi keluar untuk bertemu dengan sahabat nya , yaitu Sasa yang sudah dari kemarin mengajak bertemu karena ingin meminta penjelasan dari Monica tentang pernikahan nya dengan satria yang tak di duga - duga .


setelah selesai mandi Monica pun mengenakan sweater dan celana jeans nya dengan rambut di gerai .


setelah berpamitan dengan mertua nya Monica pun berangkat menggunakan mobil yang di siapkan oleh mertuanya untuk nya , karna ibu satria tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak di ingin kan seperti penculikan .


Monica hanya bisa pasrah , mau melawan pun tidak ada guna nya karna keinginan ibu mertuanya itu tidak bisa di bantah .


setelah 1 jam di jalan akhirnya Monica sampai di sebuah cafe tempat biasa Monica dan Sasa bertemu .


saat Monica sampai ternyata Sasa sudah tiba dan langsung melambai kan tangan ke arah Monica .


Monica pun berjalan menuju ke arah Sasa dan duduk di hadapannya yang hanya berjarak 1 meja kecil .


OK BERSAMBUNG YA GAYS 😙


YANG MAMPIR TOLONG VOTE , LIKE , KOMEN , AND RATING NYA 🙏🙏😁😙


YANG UDAH MAMPIR MAKASIH YA😙😙😁


MAAF KALO CERITANYA NGEBOSENIN 🙏🙏😁

__ADS_1


__ADS_2