
mendengar pertanyaan itu Monica hanya tersenyum dan membiarkan satria yang menjawab semua pertanyaan ibunya itu .
" apa kalian mengunjungi menara Eiffel , sungai Seine dan jalan - jalan di Champs Elysees , ibu sudah liat di google pemandangan nya indah sekali " tanya ibu satria sambil melampirkan senyuman nya kepada Monica dan satria .
Monica menatap ke arah satria dan satria pun menarik nafas dalam-dalam dan mulai menjawab pertanyaan ibunya .
" ya Bu , kami mengunjunginya , bahkan pemandangan nya lebih indah dari pada melihat di google " ucap satria dengan tenang dan perlahan menyantap sarapan nya .
" benarkah sat , apa Kau mengabadikan pemandangan nya " tanya ibu satria lagi .
UHUK
Monica tersedak mendengar pertanyaan mertuanya , dengan nya satria memberikan air minum kepada Monica .
" ini minum lah , lain kali perlahan lah saat makan " ucap satria sambil mengusap usap bahu Monica .
" terima kasih " sahut Monica dan mengambil gelas yang di berikan satria .
" pemandangan apa ? jalan jalan apa ? " bathin Monica
melihat perhatian satria kepada Monica dan kendali emosi satria yang sedikit berubah lebih baik , ayah dan ibu satria merasa bahagia .
setelah memberimu ucap minum satria pun memberikan benda pipihnya kepada ibunya " ya Bu , ini dia lihat lah " ucap satria .
ibu satria pun mengambil benda pipihnya tersebut dan melihat lihat photo pemandangan dan photo anak dan menantunya selama bulan madu di Paris .
Monica pun terkejut bagaimana bisa ada photo mereka saat di Paris sedangkan mereka hanya berada di resort selama di Paris .
" apa , bagaimana bisa ada photo ku dan satria " bathin Monica dengan matanya terbelalak dan membulat sempurna menatap kearah satria .
satria pun paham dengan pandangan terkejut Monica , dan langsung memberikan isyarat kepada Monica untuk tenang .
ayah dan ibu satria sangat senang melihat kemajuan hubungan Monica dengan satria , kedua pun pun sepakat untuk meninggalkan mereka berdua untuk sarapan berdua .
" baiklah yah , ayo kata mu tadi , kau mau berangkat pagi ke kantor " ajak ibu satria kepada suami sambil memberikan isyarat untuk bangkit .
" ayo Bu , ayah ada meeting penting pagi ini di kantor " sahut ayah satria dan segera bangkit dari kursinya .
__ADS_1
satria dan Monica pun serasa bersamaan berkata " hati - hati di jalan yah "
ketik hanya ada mereka berdua di meja makan Monica pun mulai menanyai satria dengan pertanyaan yang mengganjal di pikiran dan hati nya .
" satria , sebenarnya apa yang sudah kau lakukan , bagaimana bisa ada photo kita saat di Paris kemarin " ucap Monica sambil terus menatap ke arah satria .
satria pun terkekeh pelan menatap wajah kebingungan Monica , lalu satria pun menjelaskan kalau sebelumnya ia sudah meminta bantuan temanya yang bernama Edward untuk mengedit photo mereka .
" hahaha gadis bodoh , aku tidak sebodoh dirimu yang melakukan sesuatu tanpa persiapan , sebelum kita pulang aku sudah meminta si Edward untuk mengedit photo kita " ucap satria terkekeh sambil menyombongkan diri nya .
setelah mendengar penjelasan satria Monica hanya dia sambil mengerucuti bibir nya , dan langsung meninggalkan satria sendiri di meja makan .
satria pun tersenyum tipis melihat Tingkah laku Monica yang seperti kekanak-kanakan .
setelah selesai sarapan satria pun bangkit dari kursinya dan masuk kedalam kamar untuk mandi , saat masuk ke dalam kamar satria melihat ke arah Monica yang terbaring di ranjang sambil memainkan benda pipihnya .
mengetahui kehadiran satria , monica hanya melirik kearah pintu masuk tanpa menyapa atau apa pun .
satria pun melangkah gontai mengambil handuk dan melangkah masuk ke dalam kamar mandi , setengah jam kemudian satria pun keluar dari kamar mandi melihat lihat tapi Tek menemukan barang yang di cari nya .
" hey gadis bodoh , dimana pakaian ku ? " ucap satria sambil memegangi simpulan handuk di pinggangnya.
Monica pura-pura tak mendengar perkataan satria , dan terus fokus kepada benda yang ada di hadapannya.
satria pun marah karena perkataan nya tak di gubris oleh Monica .
" Monica " pekik satria sambil berjalan menuju ke arah Monica dan langsung melempar kan benda yang membuat nya di acuhkan .
Monica terkejut mata nya terbelalak melihat kearah satria yang sudah ada di hadapannya dan melemparkannya benda pipihnya.
" apa yang kau lakukan pria gila " pekik Monica kesal karena mendapat kan perlakuan kasar satria .
satria pun semakin emosi dan mencengkram wajah Monica dan berkata " kau berani mengabaikan ku hanya karena benda sialan itu " ucap Monica dengan wajah yang hanya berjarak beberapa cm dari wajah Monica . dan dengan mata nya menatap tajam ke mata Monica .
Monica memberontak tapi apa daya cengkeraman satria lebih kuat dari tenaga nya .
" lepaskan pria gila lepaskan " ucap Monica tanpa memberi kan tatapan takut atas perlakuan satria .
__ADS_1
tanpa sadar handuk yang tadi d pegang satria pun terlepas karena satria mencengkram wajah Monica , kondisi itu pun di sadari oleh satria dan Monica dan langsung menimbulkan suasana canggung .
" a hm hah terserah " ucap satria mengambil kembali handuk nya membelikan nya kembali ke pinggangnya .
tak kalah salting nya Monica pun langsung menutupi dirinya dengan selimut .
" hah dasar pria gila " bathin Monica dengan wajah yang sudah memerah .
satria pun langsung mengambil sendiri pakaian nya dan langsung mengenakan di ruang wadrobe , meninggalkan suasana canggung yang terjadi di dalam kamar satria pun berniat akan pergi .
dengan setelan kaus lengan panjang yang di gulung sedikit dan celana jeans ternama satria pergi .
mengetahui satria sudah keluar dari kamar Monica pun perlahan keluar dari selimut yang menutupi dirinya .
tidak ingin memikirkan hal yang tidak - tidak Monica pun langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya .
dan bersiap untuk pergi keluar untuk bertemu dengan sahabat nya , yaitu Sasa yang sudah dari kemarin mengajak bertemu karena ingin meminta penjelasan dari Monica tentang pernikahan nya dengan satria yang tak di duga - duga .
setelah selesai mandi Monica pun mengenakan sweater dan celana jeans nya dengan rambut di gerai .
setelah berpamitan dengan mertua nya Monica pun berangkat menggunakan mobil yang di siapkan oleh mertuanya untuk nya , karna ibu satria tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak di ingin kan seperti penculikan .
Monica hanya bisa pasrah , mau melawan pun tidak ada guna nya karna keinginan ibu mertuanya itu tidak bisa di bantah .
setelah 1 jam di jalan akhirnya Monica sampai di sebuah cafe tempat biasa Monica dan Sasa bertemu .
saat Monica sampai ternyata Sasa sudah tiba dan langsung melambai kan tangan ke arah Monica .
Monica pun berjalan menuju ke arah Sasa dan duduk di hadapannya yang hanya berjarak 1 meja kecil .
OK BERSAMBUNG YA GAYS 😙
YANG MAMPIR TOLONG VOTE , LIKE , KOMEN , AND RATING NYA 🙏🙏😁😙
YANG UDAH MAMPIR MAKASIH YA😙😙😁
MAAF KALO CERITANYA NGEBOSENIN 🙏🙏😁
__ADS_1