
" MONICA , MONICA " pekik satria dengan tatapan tajam dan napas yang memburu satria terus memekik memanggil Monica .
Monica dan ibu mertuanya pun terkejut mendengar pekikan satria yang menyeruak keseluruhan rumah , ibu Satria pun bertanya kepada Monica kenapa satria memekikkan nama nya .
Monica hanya menggeleng karena dirinya pun tak tau sebab satria berteriak seperti orang gila .
" ada apa dengan satria Mon , kenapa dia terus berteriak memanggil mu " tanya ibu satria dengan wajah penuh tanda tanya.
Monica menggeleng dengan bathin yang terus bertanya apa yang terjadi.
" astaga kenapa lagi dia , ya tuhan " bathin Monica dengan deraf langkah kaki yang terus melaju di ikuti ibu mertuanya di belakang.
PRANK
seakan tak puas memekik satria pun melemparkan vas kaca yang berada di di atas meja , dengan terus meneriakkan nama Monica .
ibu satria panik mendengar suara pecahan kaca langkah y bahkan mendahului Monica , sesampainya di hadapannya satria ibu satria pun terperangah kenapa satria menjadi emosi apa yang sedang mengusiknya .
" sayang kau kenapa , tolong tenang lah " ucap ibu satria lirih menatap kepada anak nya itu .
saat Monica sampai di hadapan satria , Monica langsung menarik tubuh satria untuk masuk ke dalam kamar agar perkataan satria tidak membongkar sandiwara yang mereka lakukan .
" kita masuk ke kamar dulu , jangn di sini " bisik Monica kepada satria yang sudah tak terarah dengan emosi yang menggebu - Gebu .
satria menepis tangan Monica yang menarik satrua untuk masuk kedalam kamar , dan mendorong Monica sampai terjatuh dilantai yang berserakan kaca di bawah nya .
__ADS_1
melihat perlakuan kasar satria kepada Monica membuat ibu nya tidak habis pikir apa yang menyebabkan satria begini .
melihat Monica yang sudah berdarah ibu satria pun langsung membawa nya kerumah sakit dan memberikan kecaman kepada satria dengan tatapan mata yang tajam .
" satria apa yang kau lakukan ini tidak baik , sebaiknya kau meminta maaf kepada Monica nanti setelah kau merenungi kesalahan mu " pekik ibu satria sambil memapah menantunya berjalan ke arah mobil .
mendengar perkataan ibunya satria semakin emosi dengan hati yang sakit , ibu yang selalu membela dan tidak pernah berkata kasar saat satria mengamuk sekarang malah membela gadis yang sama sekali tidak penting menurut nya .
" ah sial kenapa ibu membela nya " ucap satria sambil menendang sofa yang ada di hadapannya .
satria pun berlalu pergi meninggalkan ibunya berasama monica ,tanpa rasa bersalah atas perlakuan nya terhadap monica .
***
keadaan Monica sebenarnya tidak terlalu parah , tetapi darah yang mengalir tidak mau berhenti mengalir dari telapak tangan nya .
mendengar penjelasan singkat dari istrinya ayah satria pun langsung meminta supir nya untuk mengantarkan nya ke rumah sakit yang berada di tengah kota tersebut .
***
monica terus menenangkan mertua ya agar tidak khawatir karna luka nya tidak lah parah , hanya perlu di jahit sedikit .
sesampainya ayah satria dirumah sakit , ayah satria langsung menuju ke ruangan yang sebelum nya sudah di beritahukan oleh istria nya .
CLAK suara pintu terbuka ayah satria langsung mengedarkan pandangannya melihat istria nya yang terduduk menunggu menantunya tergeletak di tempat tidur yang sedang di jahit telapak tangan ya .
__ADS_1
ayah satria langsung duduk di samping istri nya dan bertanya apa yang terjadi sebenarnya ,dan di mana satria kenapa saat istria ya terluka malah tidak kelihatan batang hidung nya.
" apa yang sebenarnya terjadi BUSAT , lalu diaman satria kenapa dia tidak ada disini ? " tanya ayah satria
ibu satria pun menjelaskan kejadian yang terjadi di rumah , walaupun sebenarnya ibu satria masih belum paham jelas apa puncak permasalahan nya .
mendengar perkataan istri nya , ayah satria kesal melihat perlakuan anak nya terhadap monica .
" dasar anak sialan , apa sebenarnya mau nya " ucap ayah satria yang langsung berdiri dengan tangan mengepal .
monica pun langsung duduk mendengar suara ayah mertua nya yang mengutuk satria ,
dan mencoba untuk menenangkan ayah mertua nya itu ,agat tidak terbakar emosi.
" sudah lah ayah , aku baik- baik saja , benarkan dok" ucap monica mencoba menenangkan ayah mertua ya dengan Bertanya kepada dokter bahwa ia baik" saja .
dokter pun mengangguk membenarkan perkataan monic sambil memberikan sedikit penjelasan mengenai keadaan tangan monica .
" luka nona Monica tidak terlalu parah tuan Wijaya saya sudah membersihkan luka nya dan menjahit nya , tapi ingat luka y jang sampai terkena air untuk beberapa hari kedepannya" jelaskan panjang lebar dokter dan memberikan resep salep untuk luka monica .
OK GAYS BERSAMBUNG YA😚😚😁
YANG MAMPIR TOLONG VOTE LIKE KOMEN AND RATING YA 😊🙏🙏
MAAG KALO CERITANYA NGEBOSENIN 🙏🙏😁
__ADS_1
YANG UDAH MAMPIR MAKASIH 😚😚